Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.756 views

WHO Tegur Tanzania yang Tidak Membagikan Info tentang Dugaan Kasus Ebola

TANZANIA (voa-islam.com) - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan teguran publik yang jarang terjadi terhadap Tanzania karena kegagalannya memberikan informasi terperinci tentang dugaan kasus Ebola.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, badan kesehatan PBB itu mengatakan bahwa mereka mengetahui pada tanggal 10 September tentang kematian seseorang di ibukota komersial Tanzania, Dar es Salaam, dua hari sebelumnya.

Pada 11 September, WHO "disadarkan akan laporan tidak resmi" orang tersebut dinyatakan positif mengidap Ebola.

"Kontak yang diidentifikasi dari almarhum secara tidak resmi dilaporkan dikarantina di berbagai tempat di negara itu," kata pernyataan badan tersebut.

Laporan menambahkan bahwa WHO juga telah mengetahui dua infeksi lain yang diduga tidak fatal, salah satunya dilaporkan negatif, tetapi meskipun permintaan berulang kali diberikan tanpa informasi lebih lanjut dari otoritas negara mengenai salah satu dari tiga kasus tersebut.

"Sampai saat ini, data klinis, hasil penyelidikan, kontak yang mungkin dan tes laboratorium potensial yang dilakukan ... belum dikomunikasikan ke WHO," kata pernyataan itu.

"Terbatasnya informasi resmi yang tersedia dari otoritas Tanzania merupakan tantangan," tambah WHO.

Pemerintah Tanzania secara resmi memberi tahu WHO pada 14 September bahwa mereka tidak memiliki kasus Ebola yang dikonfirmasi atau dicurigai. Menteri Kesehatan Ummy Mwalimu mengatakan kepada wartawan pada hari yang sama bahwa para pejabat telah menyelidiki dua kasus penyakit yang tidak diketahui baru-baru ini, tetapi penyakit itu diklaim bukan Ebola.

"Tidak ada wabah Ebola di Tanzania seperti yang kita bicarakan, orang tidak boleh panik," kata Mwalimu.

Sementara itu, tidak ada reaksi langsung terhadap pernyataan WHO pada hari Sabtu oleh otoritas Tanzania, tetapi para ahli kesehatan menggambarkan pilihan bahasa lembaga itu sebagai sangat tidak biasa.

"WHO, sangat enggan untuk memanggil negara-negara dan menyebut mereka dengan cara yang kritis," Lawrence Gostin, direktur fakultas di Institut O'Neill Institut Hukum Kesehatan Nasional dan Global yang berpusat di AS, mengatakan kepada Al Jazeera.

"Fakta bahwa mereka telah melakukannya dalam kaitannya dengan Tanzania adalah indikasi betapa khawatirnya mereka tentang wabah dan pelanggaran norma-norma hukum dan etika yang telah dilakukan pemerintah Tanzania dengan menolak bekerja sama dengan WHO," tambah Gostin.

Wabah Ebola yang sedang berlangsung di Republik Demokratik Kongo (DRC) - yang berbagi perbatasan dengan Tanzania - telah menewaskan lebih dari 2.000 orang hingga saat ini. Dar es Salaam - rumah bagi sekitar enam juta orang - terletak sekitar 1.750 km (1.080 mil) dari pusat epidemi di DRC.

"Pemikiran bahwa Ebola bisa menyebar ke negara lain dan menyebar di negara-negara itu benar-benar menakutkan," kata Gostin.

"Jika pergi ke pusat komersial besar seperti Dar es Salaam dengan rute perjalanan internasional dan populasi yang sangat padat, sulit untuk melebih-lebihkan seberapa serius masalah kesehatan global itu."

WHO mengatakan pada hari Sabtu bahwa pihaknya tidak mengetahui "tanda-tanda penyebaran luas" yang terkait dengan salah satu dari tiga kasus yang dicurigai tetapi mendesak otoritas kesehatan di Tanzania untuk memantau perkembangan secara cermat.

"Investigasi, termasuk dengan dukungan dari pusat kolaborasi WHO, harus terus mencapai diagnosis dan selanjutnya menginformasikan penilaian risiko," kata pernyataan badan tersebut.[aljz/fq/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Health lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Selasa, 22 Sep 2020 22:15

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Selasa, 22 Sep 2020 22:13

Dilema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Dilema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 21:21

Studi: Memiliki Flu Melipat Gandakan Risiko Kematian Akibat Virus Corona

Studi: Memiliki Flu Melipat Gandakan Risiko Kematian Akibat Virus Corona

Selasa, 22 Sep 2020 21:15

Pasukan Keamanan Palestina Tangkap Pendukung Mantan Pejabat Fatah Mohammed Dahlan

Pasukan Keamanan Palestina Tangkap Pendukung Mantan Pejabat Fatah Mohammed Dahlan

Selasa, 22 Sep 2020 21:00

Biadab! Cina Paksa Muslim Uighur Latihan Minum Minuman Keras

Biadab! Cina Paksa Muslim Uighur Latihan Minum Minuman Keras

Selasa, 22 Sep 2020 20:18

Pemimpin yang Dibenci Rakyat

Pemimpin yang Dibenci Rakyat

Selasa, 22 Sep 2020 18:19

Pasangan Didin Hafidhuddin dan Adian Husaini Pimpin Dewan Dakwah

Pasangan Didin Hafidhuddin dan Adian Husaini Pimpin Dewan Dakwah

Selasa, 22 Sep 2020 18:07

Ikhwanul Muslimin Akan Ambil Bagian Dalam Pemilu di Yordania

Ikhwanul Muslimin Akan Ambil Bagian Dalam Pemilu di Yordania

Selasa, 22 Sep 2020 17:45

Gara-Gara ''New Normal'', Indonesia Gak Kunjung Normal

Gara-Gara ''New Normal'', Indonesia Gak Kunjung Normal

Selasa, 22 Sep 2020 16:18

Wah, Ada Ngabaliniyah

Wah, Ada Ngabaliniyah

Selasa, 22 Sep 2020 14:00

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 09:57

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Selasa, 22 Sep 2020 08:50

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Selasa, 22 Sep 2020 07:47

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Selasa, 22 Sep 2020 06:57

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Selasa, 22 Sep 2020 06:35

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 21:20

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Senin, 21 Sep 2020 18:45

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Senin, 21 Sep 2020 17:45

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Senin, 21 Sep 2020 16:37


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X