Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.675 views

Patutkah Korean Wave Jadi Panutan Generasi Muda?

 

Oleh:

Icha Reza Tutiana, ST || Tinggal di Palangkaraya, Kalimantan Tengah

 

 

SEIRING perkembangan jaman, idola anak muda pun terus berganti. Tidak terkecuali generasi millenial saat ini yang cenderung menggemari hal-hal yang berkaitan dengan Korean Wave (gelombang korea). Korean Wave atau atau dalam bahasa koreanya disebut hallyu amat digemari oleh kalangan anak muda di Tanah Air. Mulai dari musik K-Pop (Korean Pop), drama dan film, makanan, fashion, kosmetik, hingga berniat mempelajari bahasa Korea. 

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin pun menyampaikan pendapatnya tentang terkenalnya K-Pop di Indonesia. Menurutnya K-Pop bisa mendorong kreativitas anak muda untuk mempromosikan budaya Indonesia ke dunia internasional. Selain lewat industri hiburan, kata Ma'ruf, hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea juga semakin diperkuat pada sektor ekonomi, sosial, dan budaya. Karena itu, Ma'ruf berharap tren tersebut dapat meningkatkan kerja sama antar kedua negara, khususnya di bidang ekonomi (tirto.id, 20/09/20).

Namun sayangnya pernyataan Wakil Presiden Ma'ruf Amin tersebut menuai kritik dari musisi senior Tanah Air yaitu Ahmad Dhani. Ahmad Dhani yang merupakan salah satu pendiri dan anggota band Dewa 19 tersebut menyatakan bahwa Wakil Presiden kurang memahami tentang industri musik. Ahmad Dhani menyebut musisi Indonesia jauh lebih berkualitas ketimbang artis K-Pop dan tentu lebih kreatif.

Menurut Dhani, yang dibutuhkan musisi Indonesia saat ini ialah dukungan dari pemerintah. Ditambahkannya lagi bahwa pemerintah Korsel (Korea Selatan) menyiapkan dana besar untuk memajukan musik nasional Korsel (Korea Selatan). Pemerintah Korsel serius untuk mengangkat industri musik Korsel menjadi masuk ke industri musik dunia (detik.news.com, 20/09/20). 

Mendengar pernyataan Wakil Presiden Ma'ruf Amin tersebut, jelas hanya melihat tren Korean Wave dari sisi positifnya saja. Kenyataanya Korean Wave juga memiliki sisi negatif. Contohnya seperti girlband (grup musik perempuan), yang kerap tampil menggunakan baju yang minim dan membentuk lekuk tubuh, serta diiringi dengan tarian yang terkadang sensual.

Belum lagi drakor (drama korea) yang kerap menampilkan gaya hidup bebas, seperti pacaran, hamil di luar nikah, hingga perselingkuhan. Tentu saja ini merupakan salah satu bentuk hidup bebas (liberal) yang seharusnya dihindari. Namun ironisnya, stasiun televisi Tanah Air pun memanfaatkan momen ini, sehingga turut menayangkan drama korea tersebut.

Sisi negatif lainnya, meskipun K-Pop menghasilkan materi bagi pelaku industrinya, namun justru para pelakunya rentan terhadap kerusakan lifestyle (gaya hidup). Seperti terlibat narkoba, depresi, hingga bunuh diri. Korea Selatan sendiri menempati peringkat ke - 10 dunia dalam hal kasus bunuh diri menurut WHO (World Health Organizations). Beberapa waktu lalu pun terungkap kasus pembulian anggota dalam sebuah girlband bernama AoA (Ace of Angel), yang justru aksi pembulian tersebut dilakukan oleh leader (pemimpin) di dalam grup tersebut.

Tentunya kita tidak menginginkan masuknya budaya liberal dari tren Korean Wave ini makin merusak generasi anak muda. Generasi muda kita seharusnya diajak untuk semakin bertakwa, bukan malah didorong untuk menjadikan Korean Wave sebagai insprasi.  Sudah seharusnya generasi muda memiliki panutan yang benar. Banyak pemuda islam yang tercatat dalam sejarah dapat menjadi inspirasi.

Contohnya Ali bin Abu Thalib RA, beliau merupakan pemuda cerdas dan salah satu yang masuk islam saat usianya baru 7 tahun. Bahkan kelak menjadi salah satu Khalifah. Selain itu ada Sultan Mehmet II yang dikenal dengan sebutan Muhammad Al-Fatih karena keberhasilannya menaklukkan ibu kota Byzantium (Romawi Timur). Saat itu beliau masih berusia 23 tahun ketika menaklukkan kota tersebut pada tanggal 29 Mei 1453.

Demikianlah, pentingnya generasi muda mencontoh tokoh yang tepat untuk jadi inspirasi. Tentunya hal ini juga harus didukung oleh negara dengan memfilter budaya - budaya luar yang negatif sehingga akan terwujud generasi terbaik yang bebas dari gaya hidup yang rusak.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Mulai Pertarungan Politik Istana

Mulai Pertarungan Politik Istana

Kamis, 26 Nov 2020 23:23

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Kamis, 26 Nov 2020 23:22

Ketika Jokowi Goyah

Ketika Jokowi Goyah

Kamis, 26 Nov 2020 22:20

Copot Segera Pangdam Jaya

Copot Segera Pangdam Jaya

Kamis, 26 Nov 2020 21:16

Seni Bersikap Bodo Amat, Seni Menghadapi Hidup dengan Pikiran Jernih

Seni Bersikap Bodo Amat, Seni Menghadapi Hidup dengan Pikiran Jernih

Kamis, 26 Nov 2020 21:10

Inilah 3 Langkah Mendidik Anak Cinta Ulama

Inilah 3 Langkah Mendidik Anak Cinta Ulama

Kamis, 26 Nov 2020 20:54

Turki: Resolusi Prancis Agar Mengakui Nagorno-Karabakh Wilayah Merdeka Bias dan Tidak Realistis

Turki: Resolusi Prancis Agar Mengakui Nagorno-Karabakh Wilayah Merdeka Bias dan Tidak Realistis

Kamis, 26 Nov 2020 20:45

Sepuluh Santri Dewan Da’wah Ikuti Wisuda Santri Tahfidz Muamalat

Sepuluh Santri Dewan Da’wah Ikuti Wisuda Santri Tahfidz Muamalat

Kamis, 26 Nov 2020 20:33

Ketika TNI Menjadi Pamong Praja

Ketika TNI Menjadi Pamong Praja

Kamis, 26 Nov 2020 19:00

Panglima TNI dan Kapolri Kedepan Diharapkan Berasal dari Santri atau Hafiz Qur'an

Panglima TNI dan Kapolri Kedepan Diharapkan Berasal dari Santri atau Hafiz Qur'an

Kamis, 26 Nov 2020 18:56

Teror Mendagri

Teror Mendagri

Kamis, 26 Nov 2020 18:43

Turki Jatuhi Vonis Penjara Seumur Hidup Kepada Hampir 500 Tersangka Pelaku Kudeta 2016

Turki Jatuhi Vonis Penjara Seumur Hidup Kepada Hampir 500 Tersangka Pelaku Kudeta 2016

Kamis, 26 Nov 2020 18:00

Kiai Didin: Tugas Ulama Kawal Arah Bangsa

Kiai Didin: Tugas Ulama Kawal Arah Bangsa

Kamis, 26 Nov 2020 17:53

Rusia Klaim Gagalkan Rencana Serangan Islamic State di Moskow

Rusia Klaim Gagalkan Rencana Serangan Islamic State di Moskow

Kamis, 26 Nov 2020 17:15

Ketua Umum Baru MUI Dipilih Malam Ini, Berikut Nama-nama yang Muncul

Ketua Umum Baru MUI Dipilih Malam Ini, Berikut Nama-nama yang Muncul

Kamis, 26 Nov 2020 16:09

HTS Bebaskan Pekerja Bantuan Inggris Touqir Sharif Setelah 3 Bulan Lebih Penahanan

HTS Bebaskan Pekerja Bantuan Inggris Touqir Sharif Setelah 3 Bulan Lebih Penahanan

Kamis, 26 Nov 2020 13:25

Presiden: Pemerintah Dukung Ikhtiar Dakwah dan Kiprah MUI

Presiden: Pemerintah Dukung Ikhtiar Dakwah dan Kiprah MUI

Kamis, 26 Nov 2020 08:10

Harta, Tahta, Oppa

Harta, Tahta, Oppa

Kamis, 26 Nov 2020 06:37

75 Tahun Merdeka, Indonesia Belum Punya UU Khusus Minol

75 Tahun Merdeka, Indonesia Belum Punya UU Khusus Minol

Kamis, 26 Nov 2020 05:29

Singapura Deportasi 15 Warga Bangladesh Karena Postingan Anti-Prancis

Singapura Deportasi 15 Warga Bangladesh Karena Postingan Anti-Prancis

Rabu, 25 Nov 2020 22:05


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Selasa, 24/11/2020 21:41

Umat Islam di Perancis Makin Ditekan!