Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.110 views

Indonesia Mengapa Belum Lockdown?

Oleh:

Sayma Putri S

Aktivis Muslimah Dakwah Community

 

VIRUS Corona sudah menyebar di 150 negara di dunia termasuk Indonesia, pesatnya persebaran virus jenis baru ini (Covid-19) akhirnya membuat Badan Kesehatan Dunia (WHO) Menetapkan menjadi sebuah pandemi.

Berbagai negara merespon dengan cepat, bahkan negara-negara lain sudah melakukan kebijakan, ada yang mendeklarasikan status darurat ada juga yang melakukan lockdown untuk menghentikan penyebaran virus corona, beberapa negara yang sudah memilih opsi tersebut yaitu Itali, China, Prancis, hingga Malaysia. Namun tidak dengan Indonesia. Hingga hari ini masih belum ada keputusan untuk lockdown.

Juga terus melakukan usaha evakuasi warganya dari Wuhana seperti Jepang, Amerika Serikat, dan Prancis. Sejumlah pihak di dalam negeri lantas menyarankan kepada Presiden Jokowi untuk menerapkan langkah serupa. 

Indonesia sudah banyak yang terjangkit virus covid-19, menjangkitnya sampai ratusan orang hingga ribuan orang. Hal itu Juga disampaikan Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (20/3/2020)

"(Menurut) data, kemungkinan yang kita miliki, yakni population of risk, adanya kelompok orang yang berisiko (terjangkit virus corona) adalah pada kisaran 600.000 hingga 700.000 (orang)," ujar Yuri. Kompas.com/21/03/2020

Terus menerus korban semakin bertambah membuat masyarakat khawatir. Mengapa Pemerintah juga tidak melakukan lockdown, bahkan sejak awal pemerintah dianggap lambat dengan tidak pembatasi wisatawan Cina ke Indonesia. Tidak menutup tempat tempat bertransaksi, seperti mol, minimarket, pasar, bank, tempat wisata, dll, padahal kita sudah sama-sama tahu penyebaran virus ini semakin meluas bila banyak melakukan aktivitas diluar rumah, sedangkan rakyat tidak tau siapa saja yang mengalami atau terjangkitnya virus Covid 19 ini. 

Lambatnya penetapan status dan penyerahan langkah tindak masing-masing daerah bisa jadi berbeda penanganan antara pemerintah daerah, terbukti membuat warga terjangkit Covid  meningkat hingga berlipatganda. Bahkan masyarakat masih beraktivitas seperti biasa, karena kebijakan diserahkan kemasing-masing daerah, sehingga berbeda-beda pencegahan dan penyelesaiannya. Padahal korban semakin hari semakin bertambah. Entah apa lagi yang di tunggu. Jangan menunggu sebanyak apa korban baru menerapkan lockdown.

Jika memang dana sudah disiapkan untuk melakukan tindakan lockdown, lalu apa lagi, seperti yang di katakana Mentri keuangan Ibu Sri Mulyani mengatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran dan memfasilitasi kebijakan lockdown. Tapi sampai hari ini fasilitas maskerpun belum sampai kerakyat, bahkan ada rumah sakit yang tidak mendapatkan fasilitas, seperti masker daan pelindunh tubuh, bagaimana dengan kebutuhan lainnya? 

Masyarakat berusaha sendiri, baik itu penderita maupun tim medis, sebagian Masyarakat mengambil tindakan inisiatif sendiri, dengan menjaga kesehatan, kebersihan, dan mencoba bertahan dirumah masing-masing. Bagi sebagian masyarakakan tidak paham dan tidak mengeti tetap melakukan aktivitasnya. Hal ini akan memperlambat pencegahan satu diantara yang lain, karena tida semua paham akan hal ini, dalam kondisi seperti ini butuhnya peran pemerintah, bukan menyerahkan begitu saja. Padahal hal seperti ini adalah tanggungjawab pemimpin untuk rakyatnya.

 Hal ini menunjukkan betapa lambannya negara mengurusi rakyat, di lihat dari sikap pemerintah sejak awal hingga menyerahkan begitu saja kepada kepala daerah dan sejak awal menganggap remeh terhadap masalah ini bahkan hingga hari ini sebelum dilakukan lockdown pemerintah dianggap meremehkan masalah ini. Andaikan sejak awal kejadian di Cina pemerintah langsung mengambil sikap tegas dan tepat, tentulah tidak sampai selebar ini penyebarannya. Dan hari ini masyarakat menghimbau Pemerintah memberlakukan lockdown dan memfasilitasi segala kebutuhan rakyat.

Sudaah selayaknya kita kembali kepada sistem Islam, yang mampu mengurusi urusan umat dengan cepat dan tepat. Islam selalu punya solusi dalam menghadapi berbagai macam persoalan begitulah keunggulan Ideologi ini lengkap dengan aturannya. Islam telah lebih dulu dari masyarakat modern menghadapi wabah.

Selain Islam memerintahkan umatnya untuk senantiasa menjaga kesehatan, menjaga kebersihan diri maupun lingkungan sekitar. Namun demikian penguasa punya peran sentral untuk menjaga kesehatan warganya. Apalagi saat terjadi wabah seperti hari ini, peran penguasa sangat di butuhkan. Penguasa tidak boleh abai. Penguasa seharusnya bertanggungjawab atas segala persoalan yang mendera rakyatnya.

Dalam sejarah, wabah penyakit menular pernah terjadi pada masa Rasulullah saw. Dan khalifah Umar bin al Khatthab ra. Wabah itu ialah kusta yang menular dan mematikan sebelum diketahui obatnya. Adalah menerapkan karantina atau isolasi terhadap penderita. Dan tidak meninggalkan dan tidak memasuki wilayah wabah, mencari tahu mekanisme penyakit dan antisipasi pencegahan penyakit berbasis bukti.

Sebagaimana telah di contohkan  sebelumnya oleh para penguasa Muslim pada masa lalu sudah selayaknya kita kembali kepada aturan yang sempurna yaitu Islam. Wallahu a'lam bi ash-shawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Hizbut Tahrir Inggris Menawarkan Solusi Pembebasan Al-Aqsa

Hizbut Tahrir Inggris Menawarkan Solusi Pembebasan Al-Aqsa

Ahad, 16 May 2021 23:40

Untung Jutaan dari Desain Animasi ala Canva Pro. Premium Member Start Rp.99 ribu

Untung Jutaan dari Desain Animasi ala Canva Pro. Premium Member Start Rp.99 ribu

Ahad, 16 May 2021 23:03

Rashida Tlaib: Israel Bom Media Internasional Agar Dunia Tidak Dapat Melihat Kejahatan Perang Mereka

Rashida Tlaib: Israel Bom Media Internasional Agar Dunia Tidak Dapat Melihat Kejahatan Perang Mereka

Ahad, 16 May 2021 22:29

Pertempuran Antara Taliban Dan Pasukan Afghan Berlanjut Setelah Gencatan Senjata 3 Hari Berakhir

Pertempuran Antara Taliban Dan Pasukan Afghan Berlanjut Setelah Gencatan Senjata 3 Hari Berakhir

Ahad, 16 May 2021 22:00

Sudah 181 Orang Yang Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Sejak 10 Mei, 52 Di Antaranya Anak-anak

Sudah 181 Orang Yang Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Sejak 10 Mei, 52 Di Antaranya Anak-anak

Ahad, 16 May 2021 21:30

Israel Bombardir Kantor Media, Forjim: Langgar Konvensi Jenewa 1949

Israel Bombardir Kantor Media, Forjim: Langgar Konvensi Jenewa 1949

Ahad, 16 May 2021 10:27

Legislator Mengharapkan Pemerintah RI Terjunkan Pasukan Perdamaian di Palestina

Legislator Mengharapkan Pemerintah RI Terjunkan Pasukan Perdamaian di Palestina

Ahad, 16 May 2021 06:55

Sampah Hari Pertama Lebaran di Jakarta Menurun Dibandingkan Tahun Lalu

Sampah Hari Pertama Lebaran di Jakarta Menurun Dibandingkan Tahun Lalu

Ahad, 16 May 2021 06:28

Innalillahi, Ketua Umum MUI Sulsel Berpulang

Innalillahi, Ketua Umum MUI Sulsel Berpulang

Ahad, 16 May 2021 06:18

Studi Buktikan Vegetarian Punya Biomarker Lebih Sehat

Studi Buktikan Vegetarian Punya Biomarker Lebih Sehat

Sabtu, 15 May 2021 23:33

WhatsApp Mulai Pakai Kebijakan Privasi Baru Mulai 15 Mei

WhatsApp Mulai Pakai Kebijakan Privasi Baru Mulai 15 Mei

Sabtu, 15 May 2021 23:22

HNW Desak Kemendikbud Segera Koreksi Seluruh Aturan yang Ditolak MA tentang SKB Seragam

HNW Desak Kemendikbud Segera Koreksi Seluruh Aturan yang Ditolak MA tentang SKB Seragam

Sabtu, 15 May 2021 23:20

Venezuela Minta Komunitas Internasional Hentikan Serangan Israel Di Jalut Gaza

Venezuela Minta Komunitas Internasional Hentikan Serangan Israel Di Jalut Gaza

Sabtu, 15 May 2021 22:06

Roket Hamas hantam Pangkalan Udara Hatzerim Israel

Roket Hamas hantam Pangkalan Udara Hatzerim Israel

Sabtu, 15 May 2021 21:05

Serangan Udara Israel Di Kamp Pengungsi Gaza Tewaskan 8 Anak dan 2 Wanita Dari Keluarga Yang Sama

Serangan Udara Israel Di Kamp Pengungsi Gaza Tewaskan 8 Anak dan 2 Wanita Dari Keluarga Yang Sama

Sabtu, 15 May 2021 20:48

Fraksi PKS: Dunia Harus Segera Menghentikan Kebiadaban Israel!

Fraksi PKS: Dunia Harus Segera Menghentikan Kebiadaban Israel!

Sabtu, 15 May 2021 15:55

Buya Anwar Abbas Serukan Boikot Produk Berafiliasi Israel

Buya Anwar Abbas Serukan Boikot Produk Berafiliasi Israel

Sabtu, 15 May 2021 08:54

Istiqamah Setelah Ramadhan

Istiqamah Setelah Ramadhan

Sabtu, 15 May 2021 08:46

Warga Bekasi Sumbangkan Donasi untuk Rakyat Palestina

Warga Bekasi Sumbangkan Donasi untuk Rakyat Palestina

Sabtu, 15 May 2021 08:27

Band Rock Amerika Rage Against The Machine Kutuk Kekerasan Israel Di Yerusalem Dan Gaza

Band Rock Amerika Rage Against The Machine Kutuk Kekerasan Israel Di Yerusalem Dan Gaza

Jum'at, 14 May 2021 20:35


MUI

Must Read!
X