Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.572 views

Kebijakan Impor Ala Keran Bocor

BARANG impor membombardir negeri.  Ragam komoditas datang tanpa batas.  Ada pihak yang beruntung, namun lebih banyak yang buntung. Harga barang jadi tak menentu. Adakalanya mengalami lonjakan tinggi, namun tiba-tiba anjlok turun kembali. 

Ayam asal Brasil dan Amerika Serikat misalnya,  membanjiri pasar ternak di Indonesia, khususnya ternak ayam potong atau ras (broiler). Ini adalah vonis dari Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terhadap  Indonesia karena telah melakukan pelanggaran perdagangan . Konsekuensinya, pangsa pasar industri peternakan dalam negeri akan dibanjiri produk daging ayam yang lebih murah asal Amerika dan Brasil yang berdaya saing tinggi karena biaya produksinya lebih efisien (tempo.co.id).

Akibatnya, para peternak pribumi merugi. Aksi bagi-bagi ayam gratis pun digelar di beberapa daerah, sebagai bukti unjuk sikap terhadap penguasa.

Hingga Agustus ini, impor beberapa komoditas pangan yang dilakukan pemerintah juga sempat menjadi sorotan. Salah satunya impor beras yang diberikan saat petani sedang panen raya. Bahkan impor sempat dipaksakan saat kapasitas Gudang Bulog sudah berlebih. 

Tak cukup sampai disitu, impor gula yang sempat meroket menyebabkan Indonesia menjadi importir terbesar di dunia per tahun 2017-2018. 

Impor jagung sebanyak  ribu ton per Maret 2019 juga menjadi polemik karena diberikan saat kesalahan data belum dibenahi.

Keputusan impor kian brutal terasa. masuknya baja China menghantam  produsen baja lokal. Permendag Nomor 22 Tahun 2018 membuka celah masuknya penjualan baja karbon yang lebih murah dari pasar domestik. Imbasnya adalah kerugian besar pada pabrik Krakatau Steel.

Tak hanya itu, masuknya produk semen asing ke Indonesia juga menuai persoalan. Sebab, produksi semen Indonesia masih surplus 35 juta ton per tahun (Tempo.co.id).

 

Di Balik Layar

Masuknya barang Impor saat ini adalah terbesar sepanjang sejarah negeri. Aroma tak sedap yang hinggap terkait kebijakan ini menyeret banyak pihak. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita disebut terlibat dalam kasus dugaan gratifikasi impor pupuk oleh anggota DPR RI nonaktif, Bowo Sidik Pangarso. KPK pernah menggeledah kantornya dan menyita dokumen impor gula rafinasi.

 Lengkap sudah dugaan banyak pihak. Kejanggalan yang mewarnai derasnya impor kali ini,  nyatanya kental dengan permainan dibelakang layar.   

Menteri terciduk, Anggota Dewan pun tertunduk. OTT KPK terhadap pelaku suap impor bawang putih dan anggota DPR menunjukkan bahwa ada kongkalingkong pengusaha dan penguasa.

Tak dapat dipungkiri, semrawutnya laju perdagangan disebabkan kebijakan yang keliru.  Intervensi kapitalis ke dalam legislatif menjadi jalan pintas menggoyang aturan.  

Inklusifitas demokrasi membuka lebar peluang tersebut.  Semangat kebebasan yang ada di dalamnya menjadi pembenaran agar tujuan utama-meraih keuntungan materi- dalam sistem kapitalis sekuler  tercapai. Meski dengan segala cara.

Dominasi sektor perdagangan oleh  pengusaha, dalam waktu singkat akan mematikan peran negara. Kartel dagang Impor yang saat ini dikelola oleh segelintir pengusaha,   akan mengambil alih sebagian besar sektor perdagangan. Negara merugi. Rakyat gigit jari.

Terjawab sudah tanda tanya besar mengapa impor dilakukan saat produksi  mengalami signifikansi.

Harga produk impor yang dipastikan lebih murah, akhirnya membuat produk lokal kalah . Petani kecewa, proses menanam yang tidak mudah , ternyata dibayar dengan biaya murah.

 

Menuju Negeri Bebas Impor

Negeri kita memiliki modal besar untuk mandiri dan sejahtera. Kekayaan yang terhampar tak hanya nampak di hadapan. Minyak bumi, batu bara, emas, dan intan adalah secuil diantara kekayaan.  Tanah subur membentang luas. Ragam herba tumbuh menjadi pusaka. Hingga pelaut  Eropa terpikat pada Malaka. Melihat lada dan cengkeh sebagai primadona.

Masyhur sudah kita sebagai negeri kaya.  Karenanya impor bukan lah pilihan, jika tepat mengambil kebijakan. Pengelolaan yang benar dengan aturan Pencipta mampu membebaskan negeri dari belenggu ini.

Islam mengatur bagaimana mekanisme pengelolaan kekayaan alam supaya bisa mencukupi semua kebutuhan. Tiap Pasar diawasi, agar harga semua kebutuhan bersahabat dengan rakyat. Dalam Islam setiap aparat wajib taat pada syariat. Mereka bertanggung jawab tak hanya pada rakyat, namun juga kelak di akhirat. kekuasaan yang mereka miliki, tak patut dijadikan ajang mencari materi.

Sanksi tegas bagi yang melanggar, serta kontrol yang baik, menjadikan sistem Islam makin kokoh berada di atas aqidah nya.

Semuanya akan  terasa jika Islam diterapkan dalam kehidupan nyata.*

Ummu Azka

Pemerhati Kebijakan Publik

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Medis: Lebih 500 Orang Meninggal di Kamp Al-Hol Suriah pada 2019

Medis: Lebih 500 Orang Meninggal di Kamp Al-Hol Suriah pada 2019

Jum'at, 17 Jan 2020 21:22

Yusuf Deedat, Putra Kristolog Terkemuka Ahmad Deedat Kritis Setelah Ditembak di Kepala

Yusuf Deedat, Putra Kristolog Terkemuka Ahmad Deedat Kritis Setelah Ditembak di Kepala

Jum'at, 17 Jan 2020 18:45

Saudi Bayar Kompensasi 10 Warga Malaysia Korban Tragedi Jatuhnya Crane di Masjidil Haram

Saudi Bayar Kompensasi 10 Warga Malaysia Korban Tragedi Jatuhnya Crane di Masjidil Haram

Jum'at, 17 Jan 2020 18:15

11 Anggota Pasukan AS Alami Geger Otak Akibat Serangan Rudal Iran di Pangkalan Udara Al-Assad Irak

11 Anggota Pasukan AS Alami Geger Otak Akibat Serangan Rudal Iran di Pangkalan Udara Al-Assad Irak

Jum'at, 17 Jan 2020 17:45

Keluarga Korban Pesawat Penumpang Ukiraina yang Ditembak Jatuh Militer Iran Tuntut Kompensasi

Keluarga Korban Pesawat Penumpang Ukiraina yang Ditembak Jatuh Militer Iran Tuntut Kompensasi

Jum'at, 17 Jan 2020 17:19

Ketika KPK Sudah Jinak

Ketika KPK Sudah Jinak

Jum'at, 17 Jan 2020 15:25

LPPOM MUI: Uhamka Kampus Pertama di Indonesia Miliki Kantin Tersertifikasi Halal

LPPOM MUI: Uhamka Kampus Pertama di Indonesia Miliki Kantin Tersertifikasi Halal

Jum'at, 17 Jan 2020 08:55

Kunjungi PP Muhammadiyah, Menhub Bahas Kerjasama Pendidikan Kelautan dan Kemaritiman

Kunjungi PP Muhammadiyah, Menhub Bahas Kerjasama Pendidikan Kelautan dan Kemaritiman

Jum'at, 17 Jan 2020 08:36

Majelis Taklim Al Islah dan WMI Bagikan Paket Sekolah untuk Korban Bencana Bogor

Majelis Taklim Al Islah dan WMI Bagikan Paket Sekolah untuk Korban Bencana Bogor

Jum'at, 17 Jan 2020 08:24

PDIP Melecehkan KPK dan Hukum

PDIP Melecehkan KPK dan Hukum

Jum'at, 17 Jan 2020 07:18

Mampukah Jokowi Menjinakkan Banteng?

Mampukah Jokowi Menjinakkan Banteng?

Kamis, 16 Jan 2020 23:27

Korupsi Menggurita, Rakyat Sengsara

Korupsi Menggurita, Rakyat Sengsara

Kamis, 16 Jan 2020 22:42

Afiliasi Islamic State Bebaskan 5 Pekerja Bantuan Lokal yang Mereka Culik di Nigeria Timur

Afiliasi Islamic State Bebaskan 5 Pekerja Bantuan Lokal yang Mereka Culik di Nigeria Timur

Kamis, 16 Jan 2020 22:00

Israel Khawatir Akan Kemenangan Hamas Jika Mahmoud Abbas Meninggal

Israel Khawatir Akan Kemenangan Hamas Jika Mahmoud Abbas Meninggal

Kamis, 16 Jan 2020 21:35

AS Pertimbangkan Untuk Hentikan Bantuan Militer ke Irak Jika Pasukannya Diusir

AS Pertimbangkan Untuk Hentikan Bantuan Militer ke Irak Jika Pasukannya Diusir

Kamis, 16 Jan 2020 21:15

Fraksi PKS Resmi Usulkan Pansus Jiwasraya dan Hak Interpelasi BPJS

Fraksi PKS Resmi Usulkan Pansus Jiwasraya dan Hak Interpelasi BPJS

Kamis, 16 Jan 2020 21:06

Turki Bantah Beri Kewarganegaran untuk Warga Suriah yang Berperang di Libya

Turki Bantah Beri Kewarganegaran untuk Warga Suriah yang Berperang di Libya

Kamis, 16 Jan 2020 20:39

Mimpi Digauli Suami, Haruskah Mandi?

Mimpi Digauli Suami, Haruskah Mandi?

Kamis, 16 Jan 2020 20:34

Aktifis Kulluna Maryam dari Al Quds Sambangi Muslimah Wahdah Islamiyah

Aktifis Kulluna Maryam dari Al Quds Sambangi Muslimah Wahdah Islamiyah

Kamis, 16 Jan 2020 20:00

IPCN Gandeng WMI Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Kawasan Terisolir Jasinga dan Lebak

IPCN Gandeng WMI Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Kawasan Terisolir Jasinga dan Lebak

Kamis, 16 Jan 2020 19:38


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X