Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.403 views

Kebijakan Impor Ala Keran Bocor

BARANG impor membombardir negeri.  Ragam komoditas datang tanpa batas.  Ada pihak yang beruntung, namun lebih banyak yang buntung. Harga barang jadi tak menentu. Adakalanya mengalami lonjakan tinggi, namun tiba-tiba anjlok turun kembali. 

Ayam asal Brasil dan Amerika Serikat misalnya,  membanjiri pasar ternak di Indonesia, khususnya ternak ayam potong atau ras (broiler). Ini adalah vonis dari Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terhadap  Indonesia karena telah melakukan pelanggaran perdagangan . Konsekuensinya, pangsa pasar industri peternakan dalam negeri akan dibanjiri produk daging ayam yang lebih murah asal Amerika dan Brasil yang berdaya saing tinggi karena biaya produksinya lebih efisien (tempo.co.id).

Akibatnya, para peternak pribumi merugi. Aksi bagi-bagi ayam gratis pun digelar di beberapa daerah, sebagai bukti unjuk sikap terhadap penguasa.

Hingga Agustus ini, impor beberapa komoditas pangan yang dilakukan pemerintah juga sempat menjadi sorotan. Salah satunya impor beras yang diberikan saat petani sedang panen raya. Bahkan impor sempat dipaksakan saat kapasitas Gudang Bulog sudah berlebih. 

Tak cukup sampai disitu, impor gula yang sempat meroket menyebabkan Indonesia menjadi importir terbesar di dunia per tahun 2017-2018. 

Impor jagung sebanyak  ribu ton per Maret 2019 juga menjadi polemik karena diberikan saat kesalahan data belum dibenahi.

Keputusan impor kian brutal terasa. masuknya baja China menghantam  produsen baja lokal. Permendag Nomor 22 Tahun 2018 membuka celah masuknya penjualan baja karbon yang lebih murah dari pasar domestik. Imbasnya adalah kerugian besar pada pabrik Krakatau Steel.

Tak hanya itu, masuknya produk semen asing ke Indonesia juga menuai persoalan. Sebab, produksi semen Indonesia masih surplus 35 juta ton per tahun (Tempo.co.id).

 

Di Balik Layar

Masuknya barang Impor saat ini adalah terbesar sepanjang sejarah negeri. Aroma tak sedap yang hinggap terkait kebijakan ini menyeret banyak pihak. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita disebut terlibat dalam kasus dugaan gratifikasi impor pupuk oleh anggota DPR RI nonaktif, Bowo Sidik Pangarso. KPK pernah menggeledah kantornya dan menyita dokumen impor gula rafinasi.

 Lengkap sudah dugaan banyak pihak. Kejanggalan yang mewarnai derasnya impor kali ini,  nyatanya kental dengan permainan dibelakang layar.   

Menteri terciduk, Anggota Dewan pun tertunduk. OTT KPK terhadap pelaku suap impor bawang putih dan anggota DPR menunjukkan bahwa ada kongkalingkong pengusaha dan penguasa.

Tak dapat dipungkiri, semrawutnya laju perdagangan disebabkan kebijakan yang keliru.  Intervensi kapitalis ke dalam legislatif menjadi jalan pintas menggoyang aturan.  

Inklusifitas demokrasi membuka lebar peluang tersebut.  Semangat kebebasan yang ada di dalamnya menjadi pembenaran agar tujuan utama-meraih keuntungan materi- dalam sistem kapitalis sekuler  tercapai. Meski dengan segala cara.

Dominasi sektor perdagangan oleh  pengusaha, dalam waktu singkat akan mematikan peran negara. Kartel dagang Impor yang saat ini dikelola oleh segelintir pengusaha,   akan mengambil alih sebagian besar sektor perdagangan. Negara merugi. Rakyat gigit jari.

Terjawab sudah tanda tanya besar mengapa impor dilakukan saat produksi  mengalami signifikansi.

Harga produk impor yang dipastikan lebih murah, akhirnya membuat produk lokal kalah . Petani kecewa, proses menanam yang tidak mudah , ternyata dibayar dengan biaya murah.

 

Menuju Negeri Bebas Impor

Negeri kita memiliki modal besar untuk mandiri dan sejahtera. Kekayaan yang terhampar tak hanya nampak di hadapan. Minyak bumi, batu bara, emas, dan intan adalah secuil diantara kekayaan.  Tanah subur membentang luas. Ragam herba tumbuh menjadi pusaka. Hingga pelaut  Eropa terpikat pada Malaka. Melihat lada dan cengkeh sebagai primadona.

Masyhur sudah kita sebagai negeri kaya.  Karenanya impor bukan lah pilihan, jika tepat mengambil kebijakan. Pengelolaan yang benar dengan aturan Pencipta mampu membebaskan negeri dari belenggu ini.

Islam mengatur bagaimana mekanisme pengelolaan kekayaan alam supaya bisa mencukupi semua kebutuhan. Tiap Pasar diawasi, agar harga semua kebutuhan bersahabat dengan rakyat. Dalam Islam setiap aparat wajib taat pada syariat. Mereka bertanggung jawab tak hanya pada rakyat, namun juga kelak di akhirat. kekuasaan yang mereka miliki, tak patut dijadikan ajang mencari materi.

Sanksi tegas bagi yang melanggar, serta kontrol yang baik, menjadikan sistem Islam makin kokoh berada di atas aqidah nya.

Semuanya akan  terasa jika Islam diterapkan dalam kehidupan nyata.*

Ummu Azka

Pemerhati Kebijakan Publik

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Pasukan Darat Rusia Berkumpul di Pedesaan Selatan Idlib Diduga untuk Serangan Baru

Pasukan Darat Rusia Berkumpul di Pedesaan Selatan Idlib Diduga untuk Serangan Baru

Senin, 16 Sep 2019 19:15

Muhammadiyah Palangkaraya Inisiasi Mobil Oksigen Hadapi Karhutla

Muhammadiyah Palangkaraya Inisiasi Mobil Oksigen Hadapi Karhutla

Senin, 16 Sep 2019 18:57

Iran Bantah Tuduhan AS Terkait Serangan Fasilitas Minyak Saudi

Iran Bantah Tuduhan AS Terkait Serangan Fasilitas Minyak Saudi

Senin, 16 Sep 2019 18:53

Pria Singapura Ditangkap di Bawah ISA Karena Sediakan Uang untuk Keperluan Jihadis

Pria Singapura Ditangkap di Bawah ISA Karena Sediakan Uang untuk Keperluan Jihadis

Senin, 16 Sep 2019 18:30

KAMMI Desak Jokowi, KPK, dan DPR Duduk Bersama Selesaikan Polemik KPK

KAMMI Desak Jokowi, KPK, dan DPR Duduk Bersama Selesaikan Polemik KPK

Senin, 16 Sep 2019 18:12

Arab Saudi Berusaha Pulihkan Produksi Minyak Pasca Serangan Drone

Arab Saudi Berusaha Pulihkan Produksi Minyak Pasca Serangan Drone

Senin, 16 Sep 2019 17:50

Tempo Tonjok Pinokio

Tempo Tonjok Pinokio

Senin, 16 Sep 2019 17:13

2 Warga AS Ditangkap di New Delhi karena Terbangkan Drone Dekat Istana Kepresidenan

2 Warga AS Ditangkap di New Delhi karena Terbangkan Drone Dekat Istana Kepresidenan

Senin, 16 Sep 2019 16:44

Tanggapi Niat Israel untuk Caplok Wilayah Tepi Barat, Turki: Israel Jadi Rasis dan Apartheid

Tanggapi Niat Israel untuk Caplok Wilayah Tepi Barat, Turki: Israel Jadi Rasis dan Apartheid

Senin, 16 Sep 2019 15:15

Memasang Bendera Setengah Tiang Lagi, Perlukah?

Memasang Bendera Setengah Tiang Lagi, Perlukah?

Senin, 16 Sep 2019 15:11

Selamat Jalan KPK...

Selamat Jalan KPK...

Senin, 16 Sep 2019 14:40

Dinilai Kampanyekan Liberalisme, Tagar #BoikotFilmTheSantri Bergema di Jagad Twitter

Dinilai Kampanyekan Liberalisme, Tagar #BoikotFilmTheSantri Bergema di Jagad Twitter

Senin, 16 Sep 2019 14:30

2 Kelompok Pemberontak Sudan Sepakat Lanjutkan Protes

2 Kelompok Pemberontak Sudan Sepakat Lanjutkan Protes

Senin, 16 Sep 2019 14:15

Natsir, A Hassan, dan Persatuan Islam

Natsir, A Hassan, dan Persatuan Islam

Senin, 16 Sep 2019 14:01

Shut Down KPK?

Shut Down KPK?

Senin, 16 Sep 2019 13:30

Layanan Internet di Jayapura dan Daerah Lainnya di Papua Dibuka Kembali

Layanan Internet di Jayapura dan Daerah Lainnya di Papua Dibuka Kembali

Senin, 16 Sep 2019 10:45

Kemenag akan Hapus Materi Perang di Kurikulum Madrasah

Kemenag akan Hapus Materi Perang di Kurikulum Madrasah

Senin, 16 Sep 2019 08:15

Greater Adria, Benua Tersembunyi di Bawah Eropa

Greater Adria, Benua Tersembunyi di Bawah Eropa

Senin, 16 Sep 2019 01:00

Pemerintahan Trump Bergerak untuk Larang Rokok Elektrik

Pemerintahan Trump Bergerak untuk Larang Rokok Elektrik

Senin, 16 Sep 2019 00:00

Jerman akan Terima 25% Migran yang Diselamatkan dari Italia

Jerman akan Terima 25% Migran yang Diselamatkan dari Italia

Ahad, 15 Sep 2019 23:54


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X