Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.581 views

Visi pada Investasi, Mengokohkan Imperialisme Asing?

 

Oleh: Mamik Laila

Baru-baru ini, petahana Joko Widodo menyampaikan visi yang akan dia pegang erat selama menjabat. Visi itu adalah mengundang investasi seluas-luasnya. Dia pun dengan lantang menyampaikan, "Jangan ada yang alergi terhadap investasi. Dengan cara inilah lapangan pekerjaan akan terbuka sebesar-besarnya," kata Jokowi pada kompas.com, 14/7/2019.

Visi memiliki arti pandangan jauh ke depan, yang berkait dengan tujuan yang ingin dicapai baik secara individu maupun secara lembaga. Adapun persyaratan yang hendaknya dipenuhi oleh suatu pernyataan visi, diantaranya meliputi: berorientasi kedepan, tidak dibuat berdasarkan pada kondisi saat ini, mengekspresikan kreatifitas, berdasar pada prinsip dan nilai yang mengandung penghargaan kepada masyarakat. (pengertianku.net)

Sejauh yang tertera bahwa visi itu memiliki rancangan masa ke depan. Bukan dibuat berdasar keadaan saat ini. Kalau dilihat visi mengundang investasi asing, itu jelas memberikan kelonggaran pihak asing untuk masuk lebih dalam ke negara Indonesia. Investasi Asing ini jelas menguntungkan mereka. Rakyat Indonesia hanya gigit jari, hanya bisa bermain di sektor hilir. Bagaimana Indonesia akan menjadi negara terdepan dan maju?

Telah diabadikan sejarah, bagaimana kolonialisme dan Imperialisme adalah jalan bagi para penjajah untuk masuk Indonesia. Meskipun model Imperialisme saat ini sedikit berbeda dengan jaman Belanda, namun pada hakikatnya Imperialisme tetaplah bercokol dalam negeri ini.

Negara bisa maju, saat negara memiliki cara pandang jauh ke depan, memiliki arah pandang yang jelas, dan tidak disetir oleh pihak lain. Ideologi negara yang shohihlah yang akan mampu mengantarkan negara ini menjadi negara maju dan menjadi mercusuar peradaban. Negara ideologis akan memiliki arahan yang kuat, mandiri, tidak akan membebek pihak asing, memiliki capaian target jelas dalam mewujudkan visinya. Ideologi yang diemban tak lain adalah ideologi Islam.

Ideologi Islam terbukti mampu membangun peradabannya sekitar 14 Abad. Sungguh, waktu yang tak sedikit. Tidak ada peradaban di dunia ini yang mengalahkan kokohnya peradaban Islam. Dia dibangun dari landasan yang kuat, bersandar pada aturan Allah SWT Tuhan semesta alam. Sandarannya bukan lagi materi, karena itu tak dibawa mati. Apalagi kehidupan duniawi yang tak abadi. Maka negara kuat yang mampu berdiri sendiri dan mampu mengantarkan pada kemajuan tak lain adalah negara yang berlandaskan pada ideologi Islam. Ideologi Islam sebagai pijakan arah pandang serta memiliki perangkat khas dalam pengaturan negara.

Sudah waktunya ideologi Islam diberi ruang untuk membuktikan bahwa dengan ideologi ini, negara tercinta Indonesia akan menjadi mercusuar peradaban baru yang gemilang. Wallahua'lam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Pejuang IS, 'Jihadi Jack', Berharap Kanada Bawa Dia Keluar dari Penjara Kurdi

Pejuang IS, 'Jihadi Jack', Berharap Kanada Bawa Dia Keluar dari Penjara Kurdi

Selasa, 20 Aug 2019 10:30

Bahrain Akan Bergabung dengan Upaya AS untuk Melindungi Navigasi Laut Teluk

Bahrain Akan Bergabung dengan Upaya AS untuk Melindungi Navigasi Laut Teluk

Selasa, 20 Aug 2019 09:05

Ashabul Kafe

Ashabul Kafe

Selasa, 20 Aug 2019 03:11

Cinta Monyet Memicu Aksi Kekerasan

Cinta Monyet Memicu Aksi Kekerasan

Selasa, 20 Aug 2019 00:00

Pasca Penggulingan Al-Bashir, Krisis Ekonomi di Sudan Jadi Semakin Parah

Pasca Penggulingan Al-Bashir, Krisis Ekonomi di Sudan Jadi Semakin Parah

Senin, 19 Aug 2019 23:49

Turki Copot Tiga Walikota Pro-Kurdi

Turki Copot Tiga Walikota Pro-Kurdi

Senin, 19 Aug 2019 23:40

Afghanistan Hentikan Perayaan Kemerdekaan Pasca Pembantaian di Pesta Pernikahan

Afghanistan Hentikan Perayaan Kemerdekaan Pasca Pembantaian di Pesta Pernikahan

Senin, 19 Aug 2019 22:30

Suriah Sebut Konvoi Turki Masuki Idlib untuk Bantu Pejuang Oposisi

Suriah Sebut Konvoi Turki Masuki Idlib untuk Bantu Pejuang Oposisi

Senin, 19 Aug 2019 22:21

Thailand Tolak Tuntutan Kelompok Pejuang Muslim Melayu untuk Membebaskan Para Tahanan

Thailand Tolak Tuntutan Kelompok Pejuang Muslim Melayu untuk Membebaskan Para Tahanan

Senin, 19 Aug 2019 22:15

Pasukan Pemerintah Libya Tembak Jatuh Drone Bersenjata Milik UEA di Kota Misrata

Pasukan Pemerintah Libya Tembak Jatuh Drone Bersenjata Milik UEA di Kota Misrata

Senin, 19 Aug 2019 21:49

Pasukan Rezim Suriah Mulai Dekati Khan Sheikhoun dari Idlib

Pasukan Rezim Suriah Mulai Dekati Khan Sheikhoun dari Idlib

Senin, 19 Aug 2019 21:46

FBI Klaim Gagalkan Serangan 'Supremasi Kulit Putih' di Pusat Yahudi

FBI Klaim Gagalkan Serangan 'Supremasi Kulit Putih' di Pusat Yahudi

Senin, 19 Aug 2019 21:43

Tanggapan atas Pelaporan UAS Terkait Konten Ceramah Agama

Tanggapan atas Pelaporan UAS Terkait Konten Ceramah Agama

Senin, 19 Aug 2019 21:08

Trump akan Masukkan Anti Fasis Sebagai Kelompok Teror Domestik

Trump akan Masukkan Anti Fasis Sebagai Kelompok Teror Domestik

Senin, 19 Aug 2019 21:08

Sudan Tunda Pembentukan Dewan Kedaulatan

Sudan Tunda Pembentukan Dewan Kedaulatan

Senin, 19 Aug 2019 20:39

Peran APBN untuk PDB Dipertanyakan

Peran APBN untuk PDB Dipertanyakan

Senin, 19 Aug 2019 20:25

Iqomah di Masjid, Ibu-ibu di Rumah Tidak Boleh Shalat Sunnah?

Iqomah di Masjid, Ibu-ibu di Rumah Tidak Boleh Shalat Sunnah?

Senin, 19 Aug 2019 20:00

Papua Membara; Kedaulatan Meregang!

Papua Membara; Kedaulatan Meregang!

Senin, 19 Aug 2019 19:57

Israel Tahan 23 Warga Palestina dalam Serangan di Tepi Barat

Israel Tahan 23 Warga Palestina dalam Serangan di Tepi Barat

Senin, 19 Aug 2019 19:35

Presiden Irak Desak AS dan Iran Redakan Ketegangan

Presiden Irak Desak AS dan Iran Redakan Ketegangan

Senin, 19 Aug 2019 19:31


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X