Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.012 views

Waspadai Pelangi Buatan Manusia dalam Simbol Sexual Menyimpang

Oleh: Ummu Aqeela

Pelangj, fenomena alam ciptaan Tuhan yang sekarang jarang sekali kita jumpai. Begitu pelangi muncul pasti mayoritas orang berbondong-bondong untuk melihat keindahannya.

Saat kecil kita mengenal tiga warna dalam pelangi merah, kuning, hijau karena pernyataan itu tertuang dalam sebuah lagu anak-anak. Tapi nyatanya warna-warna pelangj lebih dari tiga dan sungguh sangat menakjubkan.

Yang sangat disayangkan sekarang warna pelangi itu disalah gunakan oleh sebagian besar kaum yang menamai diri mereka kaum LGBT yaitu lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Warna pelangi yang mereka angkat sebagai simbol merefleksikan keberagaman kaum mereka seolah menegaskan bahwa mereka adalah ciptaan Tuhan.

Bahwa mereka sebagai manusia tentu saja adalah ciptaan Tuhan itu tidak terbantahkan, namun jika perilaku menyimpang mereka juga dianggap Tuhan yang menciptakan itu adalah pemikiran yang kebablasan.

Saking kebablasannya mereka mempunyai ritual khusus tiap tahun untuk memparadekan simbolnya sebagai eksistensi keberadaan mereka yang ingin diakui dan juga diterima. Parade inipun dihadiri banyak kalangan mulai dari umum bahkan public figure, yang tentu saja mempunyai orientasi sex yang berbeda.

Dari Indonesia sendiri seorang public figure yang mengaku dirinya adalah seorang transgender yaitu Dena Rahman terlihat menghadiri parade tersebut, mengatasnamakan Indonesia sambil mengibarkan merah putih disana. (Liputan6.com 4/7/2019).

Di Indonesia sendiri kaum LGBT menjadi polemik yang tak berkesudahan, banyak pertentangan karena sudah pasti melanggar syari'at agama namun, tidak sedikit pula dukungan moral karena dianggap sebagai hak asasi manusia.

Demam pelangi LGBT saat ini sudah mulai mengkhwatirkan, karena warna-warna pelangi yang mereka usung sudah menyasar dalam tontonan anak-anak generasi penerus kita, seolah mencoba di cuci otaknya bahwa dari sedini mungkin mereka mencintai warna itu dan mereka mencintai keberagaman dalam warna itu. Pelangi memang sangat menakjubkan jika pelangi itu Allah ciptakan, namun saat ini pelangi menjadi menakutkan karena penodaan maknanya yang diciptakan manusia.

Ini membuktikan bahwa dalam hukum sekulerisme dan kapitalisme semua bisa berkembang, bahkan aktifitas yang awalnya hanya sebagai eksistensi kaumnya saja sudah menjadi aktifitas politik yang membahayakan. Hukum sekulerisme yang memang digaungkan untuk memisahkan peran agama dalam kehidupan lambat laun menuai hasilnya, sudah tidak terhitung umat yang terlena dalam hukum ini sehingga akidah Islam sebagai pondasi hanya sebatas di rasa dan hati namun tidak dalam pemikirannya.

Pemerintahpun yang dianggap menjadi garda terdepan dalam menangkal segala pengaruh negatif terlihat lemah bahkan terkesan membuka pintu lebar-lebar untuk kaum nabi luth ini berkembang dengan suburnya. Karena lemahnya perlindungan negara, maka semakin berat pula tugas orang tua dalam meri'ayah anak-anaknya. Bagaimana tidak, ibarat seekor ikan kita bertahan hidup dalam air yang tercemar, yang mau tidak mau kita meneguknya untuk bertahan hidup.

Karena berbagai fenomena yang muncul efek dari sekulerisme yaitu pemisahan agama dalam kehidupan, maka jalan satu-satunya jalan untuk menarik manusia menuju fitrahnya yaitu dengan mengembalikan fungsi agama itu sendiri dalam kehidupan.

Agama atau syari'at Islam adalah pondasi, akidah dasar sebagai fungsi pengontrol atau rambu dalam kita melakukan berbagai aktifitas. Karena Islam mengatur semuanya, mulai dari urusan kamar mandi, politik bahkan fitrah kita sebagai manusia yaitu laki-laki dan perempuan, tidak terbatas dalam ritual peribadahan saja (sholat,zakat,puasa,dll).

Dalam Islam, Allah menciptakan laki-laki dan perempuan untuk berpasang dan memperbanyak keturunan, proses itupun harus sesuai syari'at yaitu adanya pernikahan yang sah secara agama. Semua hubungan seksualitas diluar pernikahan adalah ilegal dan menyimpang. Dan sudah pasti akan mendapatkan dosa besar dan laknat dari Allah SWT.

Untuk mengurai permasalah yang sistemik ini tentu kita tidak bisa berjuang secara sendiri-sendiri, dibutuhkan kerjasama yang solid dan sistemik pula. Namun hal yang tidak mungkin kesolidan itu terwujud ketika negara masih menerapkan sistem demokrasi. Karena terbukti sejak demokrasi diterapkan hingga sekarang penyimpangan seks tidak makin terberantas namun makin membebas.

Tidak ada penyelesaian selain mengembalikan semuanya ke hukum-hukum Allah secara kaffah. Ketika penanaman ketaqwaan dan keimanan yang kuat akan adanya hisab segala perbuatan akan membuat umat berpikir seribu kali untuk melakukan maksiat. Kembali ke syari'at satu-satunya syarat menciptakan umat yang ta'at dan bermartabat. Wallahu'alam bishowab.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Dandim yang Terdzalimi

Dandim yang Terdzalimi

Jum'at, 18 Oct 2019 12:55

Mardani: Janji Ekonomi Tumbuh 7 Persen Harus Dituntaskan Periode Kedua Jokowi

Mardani: Janji Ekonomi Tumbuh 7 Persen Harus Dituntaskan Periode Kedua Jokowi

Jum'at, 18 Oct 2019 12:32

Antara Joker dan Isu Radikalisme

Antara Joker dan Isu Radikalisme

Jum'at, 18 Oct 2019 11:10

Keangkuhan Jenderal

Keangkuhan Jenderal

Jum'at, 18 Oct 2019 10:46

Hari Pertama Penerapan UU Jaminan Produk Halal, Kantor BPJPH Sepi

Hari Pertama Penerapan UU Jaminan Produk Halal, Kantor BPJPH Sepi

Jum'at, 18 Oct 2019 10:18

Prabowo yang Semakin Jauh

Prabowo yang Semakin Jauh

Jum'at, 18 Oct 2019 08:42

Ceramah UAS Tidak Selaras dengan Jati Diri UGM, Mungkinkah?

Ceramah UAS Tidak Selaras dengan Jati Diri UGM, Mungkinkah?

Jum'at, 18 Oct 2019 04:39

Dewan Da’wah Jabar Gelar Pelatihan Dakwah

Dewan Da’wah Jabar Gelar Pelatihan Dakwah

Kamis, 17 Oct 2019 23:31

Kampus yang Diobok-obok

Kampus yang Diobok-obok

Kamis, 17 Oct 2019 22:36

Para Pendukung Kelompok Teroris YPG Lukai Warga Negara Turki di Jerman

Para Pendukung Kelompok Teroris YPG Lukai Warga Negara Turki di Jerman

Kamis, 17 Oct 2019 22:15

Gelandang Arsenal Mesut Ozil Sebut  Rasisme Masih Jadi Masalah Utama di Jerman

Gelandang Arsenal Mesut Ozil Sebut Rasisme Masih Jadi Masalah Utama di Jerman

Kamis, 17 Oct 2019 21:45

HMK Gelar Launching dan Bedah Buku Sejarah Pemikiran dan Gerakan Politik Persis

HMK Gelar Launching dan Bedah Buku Sejarah Pemikiran dan Gerakan Politik Persis

Kamis, 17 Oct 2019 21:30

Penyanyi Amerika Serikat Della Miles Dukung Operasi Anti-Teror Turki di Suriah Utara

Penyanyi Amerika Serikat Della Miles Dukung Operasi Anti-Teror Turki di Suriah Utara

Kamis, 17 Oct 2019 21:15

Aksi Kriminal Terhadap Wiranto

Aksi Kriminal Terhadap Wiranto

Kamis, 17 Oct 2019 20:41

Apa Kabar Ali Mochtar Ngabalin?

Apa Kabar Ali Mochtar Ngabalin?

Kamis, 17 Oct 2019 19:31

Laporan: Israel, Yordania dan Palestina Perkirakan Hamas Akan Menangkan Pemilu

Laporan: Israel, Yordania dan Palestina Perkirakan Hamas Akan Menangkan Pemilu

Kamis, 17 Oct 2019 18:30

2 Pejuang IS Asal Belgia Meloloskan Diri dari Kamp Tahanan di Suriah Utara

2 Pejuang IS Asal Belgia Meloloskan Diri dari Kamp Tahanan di Suriah Utara

Kamis, 17 Oct 2019 17:15

AS Bom Gudang Penyimpanan Amunisi Milik Sendiri di Kobani Suriah Utara

AS Bom Gudang Penyimpanan Amunisi Milik Sendiri di Kobani Suriah Utara

Kamis, 17 Oct 2019 16:15

Membaca Surat Al-Ikhlas dan An-Nas di Shalat Dhuha, Boleh?

Membaca Surat Al-Ikhlas dan An-Nas di Shalat Dhuha, Boleh?

Kamis, 17 Oct 2019 14:00

KH Tengku Zulkarnain Sebut Abu Janda Hina KH Ma'ruf Amin

KH Tengku Zulkarnain Sebut Abu Janda Hina KH Ma'ruf Amin

Kamis, 17 Oct 2019 11:43


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X