Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.415 views

Grasi Bagi Pedofili, Angin Surga Bagi Pemangsa

GERAM. Mungkin itu bahasa yang sanggup diungkapkan, melihat kenyataan yang tak semanis harapan. Entah bagi orang tua korban mungkin akan lebih dari itu, luka yang masih menganga karena buah hatinya menjadi korban, kini bertambah perih  karena sang predator kelamin anak kini dibebaskan atas belas kasih dan hak istimewa seorang presiden.

Neil Bantleman  dipenjarakan karena kasus pelecehen/pedofili yang dilakukan bersama rekannyaFerdinant Tjong di sekolah internasional (JIS) dengan masa hukuman penjara selama 11 tahun sejak  2015 lalu, baru menjalani 1/3 masa tahananya. Namun telah mendapat perhatian istimewa dari seorang presiden hingga akhirnya memberikan keringanan bahkan membebaskannya  dengan grasi Juni 2019.

Apa yang menjadi pertimbangan presiden sampai mau mengeluarkan hak istimewanya? Apakah sedemikian istimewa kedudukan seorang pedofilia asing di negeri ini? Sampai-sampai mengorbankan dan melukai hati warga negara sendiri? Apakah sudah diantisipasi dampak dari grasi yang diberikan itu bagi pemberantasan pelaku kejahatan seksual pada anak dan penegakan hukum yang berkeadilan?

Grasi memang hak istimewa seorang presiden, namun alangkah lebih bijaksana jika tidak sembarangan memberikan grasinya tersebut. Sebagai pemimpin tentu harus berpandangan jauh ke depan menimbang dengan matang sebelum memutuskan. Justru dengan pemberian grasi ini akan membuat predator-predator kelamin anak baik pelaku dalam negeri sendiri maupun asing semakin menjadi dan mendapat "angin surga" karena terindikasi melindungi pedofilia.

Grasi yang diberikan dapat memberikan gambaran buruk penerapan hukum di negara ini, karena masa tahanan yang dijalani belum cukup syarat menerima grasi. Padahal, masih banyak kasus yang tentunya lebih layak untuk menerima grasi, seperti pemberian grasi kepada Ustadz Abu Bakar Baasyir, nenek pencuri beras, nenek pencuri coklat dan masih banyak lagi yang lainnya.

Inilah realita dalam demokrasi, hukum bisa dipermainkan dan berubah disesuaikan kondisi. Seorang pelaku kejahatan sudah seharusnya mendapat hukuman setimpal dengan perbuatannya, memberikan keadilan bagi korban dan memberikan efek jera bagi pelaku. Namun, dengan kejadian ini justru berbalik, orang tua dan masyarakat umum akan semakin was-was dan tidak ada ketenangan ketika meninggalkan anaknya baik itu untuk sekolah atau lainnya.

Pelaku pedofilia akan tergoda untuk melakukan hal serupa karena merasa hukuman yang terlalu ringan. Alih-alih ingin memberantasnya, justru dengan grasi ini Indonesia akan menjadi wilayah tujuan predator pedofilia baik dari luar maupun dalam negeri.

Inilah tugas seorang pemimpin untuk melindungi rakyatnya dan sebagai perisai umatnya.  Seorang pemimpin harus bisa memberikan kenyamanan, keamanan, keadilan, kesejahteraan bagi warganya. Seorang pemimpin/imam suatu kaum harus yang paling banyak membaca dan menguasai Al-Qur'an. Dengan Al-Qur'an akan membimbingnya dengan kebenaran dan keputusannya memberi keadilan.

Dalam kepemimpinan Islam, hanya mendasarkan setiap perbuatanya terikat dengan hukum syara. Jika syara membolehkan maka akan dilakukan. Sebaliknya,  jika syara melarang maka tidak akan dilaksanakan. Selamanya hukum syara tidak berubah meskipun zaman berubah karena hakikatnya yang mengalami perubahan hanyalah alat dan pelakunya, sedangkan perbuatannya tetap.

Dengan sistem dan pemimpin Islam, kejahatan seksual pada anak atau pedofilia akan dapat dihapuskan hingga tak akan ada lagi yang terpikir untuk mengulangi dan berbuat kejahatan yang sama, karena keadilan hukum dalam penerapan syariat Islam.*

Ndarie Rahardjo

Guru PAUD tinggal di Depok, Jawa Barat

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

Latest News
Fatah dan Hamas Berjanji Untuk Bersatu Melawan Rencana Aneksasi Tepi Barat Oleh Israel

Fatah dan Hamas Berjanji Untuk Bersatu Melawan Rencana Aneksasi Tepi Barat Oleh Israel

Jum'at, 03 Jul 2020 17:05

Dari New Normal ke New Indonesia

Dari New Normal ke New Indonesia

Jum'at, 03 Jul 2020 16:47

Virus Corona Diduga Menyebar di Kedutaan Besar AS di Riyadh Saudi, Lusinan Karyawan Jatuh Sakit

Virus Corona Diduga Menyebar di Kedutaan Besar AS di Riyadh Saudi, Lusinan Karyawan Jatuh Sakit

Jum'at, 03 Jul 2020 15:00

Warna Mega dalam Peta JalanTrisila dan Ekasila

Warna Mega dalam Peta JalanTrisila dan Ekasila

Jum'at, 03 Jul 2020 12:15

Pelajaran Etika dari Kehidupan Hidup Umar ibnu al-Khattab

Pelajaran Etika dari Kehidupan Hidup Umar ibnu al-Khattab

Jum'at, 03 Jul 2020 11:08

[VIDEO] DR Das'ad Latif: Ulama Jangan Alergi Politik

[VIDEO] DR Das'ad Latif: Ulama Jangan Alergi Politik

Jum'at, 03 Jul 2020 10:05

Visi Jelas, Percaya Sains dan Data Jadi Kunci Pemimpin Dunia Tanggulangi Pandemi

Visi Jelas, Percaya Sains dan Data Jadi Kunci Pemimpin Dunia Tanggulangi Pandemi

Kamis, 02 Jul 2020 22:35

PKS Desak Respon Pemerintah Atas Penolakan Publik terhadap RUU HIP

PKS Desak Respon Pemerintah Atas Penolakan Publik terhadap RUU HIP

Kamis, 02 Jul 2020 20:47

Turki Lanjutkan Deportasi Pejuang Islamic State yang Mereka Tangkap ke Negara Asal

Turki Lanjutkan Deportasi Pejuang Islamic State yang Mereka Tangkap ke Negara Asal

Kamis, 02 Jul 2020 20:45

Militer Pakistan Diduga Kerahkan 20.000 Tentara ke Perbatasan dengan India

Militer Pakistan Diduga Kerahkan 20.000 Tentara ke Perbatasan dengan India

Kamis, 02 Jul 2020 20:15

Israel Lakukan Pemisahan Rasial Pasien COVID-19 di Hotel Karantina

Israel Lakukan Pemisahan Rasial Pasien COVID-19 di Hotel Karantina

Kamis, 02 Jul 2020 19:45

Tetapkan LPH Tanpa Libatkan MUI, BPJPH Digugat Indonesia Halal Watch ke PTUN

Tetapkan LPH Tanpa Libatkan MUI, BPJPH Digugat Indonesia Halal Watch ke PTUN

Kamis, 02 Jul 2020 19:11

Menlu AS Pompeo Desak Turki Tidak Ubah Hagia Sophia Menjadi Masjid

Menlu AS Pompeo Desak Turki Tidak Ubah Hagia Sophia Menjadi Masjid

Kamis, 02 Jul 2020 18:00

Pentagon: Taliban Pertahankan Hubungan Dekat dengan Afiliasi Al-Qaidah

Pentagon: Taliban Pertahankan Hubungan Dekat dengan Afiliasi Al-Qaidah

Kamis, 02 Jul 2020 17:45

Pakistan Blokir Game Online PUBG Karena Berdampak Negatif

Pakistan Blokir Game Online PUBG Karena Berdampak Negatif

Kamis, 02 Jul 2020 17:15

Lupa Baca Basmalah saat Mandi Besar

Lupa Baca Basmalah saat Mandi Besar

Kamis, 02 Jul 2020 16:56

Milisi Dukungan UEA Jarah 5 Kontainer Uang Tunai Milik Bank Sentral Yaman di Pelabuhan Mukalla

Milisi Dukungan UEA Jarah 5 Kontainer Uang Tunai Milik Bank Sentral Yaman di Pelabuhan Mukalla

Kamis, 02 Jul 2020 16:25

[VIDEO] Diabetes dan Cara Penanganannya || Part 2

[VIDEO] Diabetes dan Cara Penanganannya || Part 2

Kamis, 02 Jul 2020 10:58

Mengeja Hujan

Mengeja Hujan

Kamis, 02 Jul 2020 09:26

Jokowi Marah, Demo RUU HIP Gak Goyah

Jokowi Marah, Demo RUU HIP Gak Goyah

Kamis, 02 Jul 2020 08:25


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X