Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.138 views

Indonesia Darurat Hoaks Jelang Pemilu

Oleh: Sholihah, S.Pd (Institut Kajian Politik dan Perempuan) 

Pada tanggal 17 Februari 2019 jutaan pasang mata telah menyaksikan agenda Debat Capres Kedua. Agenda yang dinanti-nanti oleh masyarakat indonesia sebagai lanjutan dari Debat Capres Pertama.

Mengingat dalam Debat Capres ini, publik dapat melihat sejauh mana visi-misi pasangan kedua paslon dalam pembahasan “Energi, Pangan, Infrastruktur, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup”.

Hal yang cukup menarik dan berbeda dari Debat Capres Kedua dibandingkan Debat Capres Pertama bahwa debat yang kedua ini tidak ada kisi-kisi untuk masing-masing paslon, sehingga benar-benar menguji kapabilitas masing-masing paslon.

Pada malam itu sontak semakin menambah panasnya atmosfer politik, ramai dan bersitegang baik di dunia maya maupun di dunia nyata, dikarenakan data-data yang disampaikan paslon 1 tepatnya data yang disampaikan oleh Jokowi banyak yang tidak sesuai dengan data yang ada di lapangan sebagaimana data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hal ini langsung di respon oleh publik sebagai kebohongan atau hoaks. Tercatat ada 7 hoaks yang disampaikan oleh Presiden Jokowi, antara lain:

Hoaks ke-1, data tentang impor jagung. Presiden Jokowi menyampaikan bahwa tahun 2018 total impor jagung sebesar 180.000 ton. Faktanya menurut data BPS bahwa impor jagung 2018 mencapai 737.228 ton

Hoaks ke-2, data tentang produksi sawit. Presiden Jokowi menyampaikan bahwa produksi sawit sebesar 46 juta ton per tahun. Faktanya menurut data BPS bahwa produksi sawit pada tahun 2018 sebesar 34,5 ton

Hoaks ke-3, data tentang jaringan 4G. Presiden Jokowi menyampaikan telah membangun jaringan 4G 100% di tengah, 100% di barat, 90% di timur. Faktanya menurut data kominfo kabupaten dan kota terlayani 4G adalah 64,4%

Hoaks ke-4, data tentang konflik pembebasan lahan. Presiden Jokowi menyampaikan dalam 4,5 tahun hampir tidak ada konflik pembebasan lahan. Faktanya pada laporan Ombudsman 2017 terdapat 13,43% laporan berasal dari pembebasan lahan.

Hoaks ke-5, data tentang kebakaran hutan. Presiden Jokowi menyampaikan bahwa sejak 2015 tidak pernah terjadi kebakaran hutan. Faktanya, data menunjukkan pada tahun 2016-2018 terjadi kebakaran hutan lebih dari 30.000 hektar

Hoaks ke-6, data tentang produksi beras. Presiden Jokowi menyampaikan bahwa produksi beras tahun 2018 sebesar 33 juta ton dan konsumsinya sebesar 28 juta ton. Fakta di lapangan menunjukkan data produksi beras 2018 adalah 48,5 juta ton dan konsumsinya sebesar 33,47 juta ton dan impor beras sebesar 500 ton

Hoaks ke-7, data tentang pembangunan jalan desa. Presiden Jokowi menyampaikan bahwa telah membangun lebih dari 191.000 km jalan desa. Faktanya hanya 158,691 km, sedangkan 191.000 km adalah jalan yang dibangun sejak indonesia merdeka.

Itulah beberapa hoaks yang disampaikan oleh Jokowi yang saat ini masih menjabat sebagai Presiden. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa beliaulah yang selama ini menyerukan untuk memerangi hoaks, ternyata beliaulah pelaku utama hoaks dan langsung disaksikan oleh seluruh rakyat Indonesia sekaligus rakyat sebagai korban. Ada yang menelan mentah-mentah, ada pula yang mencoba untuk menelaah.

Kenapa hal ini bisa terjadi? Ini adalah kebutuhan dari petahana untuk mempertahankan posisi menjelang pesta demokrasi supaya di tahun 2019 tidak terusir dari istana negara. Sebegitu besar ambisi untuk bekuasa hingga menghalalkan segala cara, termasuk salah satunya menebar hoaks dan fitnah kepada lawan politiknya.

Tidak ada sanksi hukum, yang ada hanya sebatas menurunkan kredibilitasnya, bahkan bagi orang-orang yang ada dikubunya akan tetap membela karena kepentingan politik telah membuat mereka buta akan kebenaran. Dalam pesta demokrasi memang tidak ada aturan yang baku, tidak peduli pakai money politic ataukah dengan menebar kebohongan sekalipun, selama nanti terpilih berdasarkan suara terbanyak tetap itulah yang dianggap menang.

Sejatinya sitem pemerintahan demokrasi yang menjadikan pesta demokrasi diwarnai dengan segala kebohongan. Memberikan peluang kepada siapa saja yang ingin berkuasa dengan berbagai cara yang selama ini dianggap sah-sah saja, semisal dengan membagikan sembako ketika kampanye.

Kemudian Shooting untuk pencitraan di lokasi bencana, menyerang pribadi lawan politik, mengkriminalisasi orang-orang yang dianggap membahayakan posisinya tanpa ditunjukkan kesalahannya, membungkam orang-orang kritis dengan dalih UU ITE, membagikan sertifikat tanah, menebar hoaks, dan tak terhitung berbagai cara yang dihalalkan oleh sistem demokrasi. [syahid/voa-islam.com] 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Pejabat Deplu AS: Tahanan Islamic State di Suriah Adalah 'Bom Waktu'

Pejabat Deplu AS: Tahanan Islamic State di Suriah Adalah 'Bom Waktu'

Rabu, 13 Nov 2019 17:00

87 Ulama Muslim, Termasuk Mufti Libya, Serukan Boikot UEA

87 Ulama Muslim, Termasuk Mufti Libya, Serukan Boikot UEA

Rabu, 13 Nov 2019 15:15

Pakar PBB: Al-Shabaab Tetap Menjadi 'Ancaman Potensial' di Somalia dan Regional

Pakar PBB: Al-Shabaab Tetap Menjadi 'Ancaman Potensial' di Somalia dan Regional

Rabu, 13 Nov 2019 13:45

PKS: Pilkada Langsung Wujud Kedaulatan Rakyat

PKS: Pilkada Langsung Wujud Kedaulatan Rakyat

Rabu, 13 Nov 2019 11:01

Aktivis Uighur Sebut Cina Jalankan Lebih Banyak 'Kamp Konsentrasi' Daripada yang Diketahui Umum

Aktivis Uighur Sebut Cina Jalankan Lebih Banyak 'Kamp Konsentrasi' Daripada yang Diketahui Umum

Rabu, 13 Nov 2019 09:27

Jihad Islam, Lebih Kecil dari Hamas Tapi Memiliki Kekuatan Persenjataan yang Setara

Jihad Islam, Lebih Kecil dari Hamas Tapi Memiliki Kekuatan Persenjataan yang Setara

Rabu, 13 Nov 2019 08:36

MS Kaban: Tuduhan Radikal Bernuansa Islamophobia

MS Kaban: Tuduhan Radikal Bernuansa Islamophobia

Rabu, 13 Nov 2019 08:13

Serangan Israel di Gaza Telah Menewaskan Sedikitnya 10 Orang dan Melukai 40 Lainnya

Serangan Israel di Gaza Telah Menewaskan Sedikitnya 10 Orang dan Melukai 40 Lainnya

Rabu, 13 Nov 2019 07:30

Ini Tiga Pengertian Radikal Menurut Menko Polhukam Mahfud MD

Ini Tiga Pengertian Radikal Menurut Menko Polhukam Mahfud MD

Rabu, 13 Nov 2019 07:02

Cinta Rasulullah, Pasti Cinta Syariat

Cinta Rasulullah, Pasti Cinta Syariat

Rabu, 13 Nov 2019 04:36

Pendidikan Karakter di Era 4.0

Pendidikan Karakter di Era 4.0

Rabu, 13 Nov 2019 03:07

Salam Lintas Agama Bukan Masalah Intoleran

Salam Lintas Agama Bukan Masalah Intoleran

Rabu, 13 Nov 2019 02:34

Pahlawan: Pahala dan Berhala

Pahlawan: Pahala dan Berhala

Rabu, 13 Nov 2019 01:54

Yuk, Copy Paste Sifat Rasulullah

Yuk, Copy Paste Sifat Rasulullah

Rabu, 13 Nov 2019 00:47

Masihkah Surga di Telapak Kakimu, Ibu?

Masihkah Surga di Telapak Kakimu, Ibu?

Selasa, 12 Nov 2019 23:42

Tugas Muhammadiyah Menghadapi Oligarki Kuasa

Tugas Muhammadiyah Menghadapi Oligarki Kuasa

Selasa, 12 Nov 2019 22:59

Pemuda: Energi Perubahan

Pemuda: Energi Perubahan

Selasa, 12 Nov 2019 21:28

Brigade Al-Qassam Rayakan Peringatan Setahun Serangan Gagal Israel di Jalur Gaza

Brigade Al-Qassam Rayakan Peringatan Setahun Serangan Gagal Israel di Jalur Gaza

Selasa, 12 Nov 2019 20:36

Situasi Memanas di Gaza, Aktifitas Pembangunan RS Indonesia Tetap Berjalan

Situasi Memanas di Gaza, Aktifitas Pembangunan RS Indonesia Tetap Berjalan

Selasa, 12 Nov 2019 20:28

Gaza Diserang, Suara Ledakan Terdengar Jelas dari Lokasi RS Indonesia

Gaza Diserang, Suara Ledakan Terdengar Jelas dari Lokasi RS Indonesia

Selasa, 12 Nov 2019 19:56


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X