Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.321 views

Indonesia Darurat Hoaks Jelang Pemilu

Oleh: Sholihah, S.Pd (Institut Kajian Politik dan Perempuan) 

Pada tanggal 17 Februari 2019 jutaan pasang mata telah menyaksikan agenda Debat Capres Kedua. Agenda yang dinanti-nanti oleh masyarakat indonesia sebagai lanjutan dari Debat Capres Pertama.

Mengingat dalam Debat Capres ini, publik dapat melihat sejauh mana visi-misi pasangan kedua paslon dalam pembahasan “Energi, Pangan, Infrastruktur, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup”.

Hal yang cukup menarik dan berbeda dari Debat Capres Kedua dibandingkan Debat Capres Pertama bahwa debat yang kedua ini tidak ada kisi-kisi untuk masing-masing paslon, sehingga benar-benar menguji kapabilitas masing-masing paslon.

Pada malam itu sontak semakin menambah panasnya atmosfer politik, ramai dan bersitegang baik di dunia maya maupun di dunia nyata, dikarenakan data-data yang disampaikan paslon 1 tepatnya data yang disampaikan oleh Jokowi banyak yang tidak sesuai dengan data yang ada di lapangan sebagaimana data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hal ini langsung di respon oleh publik sebagai kebohongan atau hoaks. Tercatat ada 7 hoaks yang disampaikan oleh Presiden Jokowi, antara lain:

Hoaks ke-1, data tentang impor jagung. Presiden Jokowi menyampaikan bahwa tahun 2018 total impor jagung sebesar 180.000 ton. Faktanya menurut data BPS bahwa impor jagung 2018 mencapai 737.228 ton

Hoaks ke-2, data tentang produksi sawit. Presiden Jokowi menyampaikan bahwa produksi sawit sebesar 46 juta ton per tahun. Faktanya menurut data BPS bahwa produksi sawit pada tahun 2018 sebesar 34,5 ton

Hoaks ke-3, data tentang jaringan 4G. Presiden Jokowi menyampaikan telah membangun jaringan 4G 100% di tengah, 100% di barat, 90% di timur. Faktanya menurut data kominfo kabupaten dan kota terlayani 4G adalah 64,4%

Hoaks ke-4, data tentang konflik pembebasan lahan. Presiden Jokowi menyampaikan dalam 4,5 tahun hampir tidak ada konflik pembebasan lahan. Faktanya pada laporan Ombudsman 2017 terdapat 13,43% laporan berasal dari pembebasan lahan.

Hoaks ke-5, data tentang kebakaran hutan. Presiden Jokowi menyampaikan bahwa sejak 2015 tidak pernah terjadi kebakaran hutan. Faktanya, data menunjukkan pada tahun 2016-2018 terjadi kebakaran hutan lebih dari 30.000 hektar

Hoaks ke-6, data tentang produksi beras. Presiden Jokowi menyampaikan bahwa produksi beras tahun 2018 sebesar 33 juta ton dan konsumsinya sebesar 28 juta ton. Fakta di lapangan menunjukkan data produksi beras 2018 adalah 48,5 juta ton dan konsumsinya sebesar 33,47 juta ton dan impor beras sebesar 500 ton

Hoaks ke-7, data tentang pembangunan jalan desa. Presiden Jokowi menyampaikan bahwa telah membangun lebih dari 191.000 km jalan desa. Faktanya hanya 158,691 km, sedangkan 191.000 km adalah jalan yang dibangun sejak indonesia merdeka.

Itulah beberapa hoaks yang disampaikan oleh Jokowi yang saat ini masih menjabat sebagai Presiden. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa beliaulah yang selama ini menyerukan untuk memerangi hoaks, ternyata beliaulah pelaku utama hoaks dan langsung disaksikan oleh seluruh rakyat Indonesia sekaligus rakyat sebagai korban. Ada yang menelan mentah-mentah, ada pula yang mencoba untuk menelaah.

Kenapa hal ini bisa terjadi? Ini adalah kebutuhan dari petahana untuk mempertahankan posisi menjelang pesta demokrasi supaya di tahun 2019 tidak terusir dari istana negara. Sebegitu besar ambisi untuk bekuasa hingga menghalalkan segala cara, termasuk salah satunya menebar hoaks dan fitnah kepada lawan politiknya.

Tidak ada sanksi hukum, yang ada hanya sebatas menurunkan kredibilitasnya, bahkan bagi orang-orang yang ada dikubunya akan tetap membela karena kepentingan politik telah membuat mereka buta akan kebenaran. Dalam pesta demokrasi memang tidak ada aturan yang baku, tidak peduli pakai money politic ataukah dengan menebar kebohongan sekalipun, selama nanti terpilih berdasarkan suara terbanyak tetap itulah yang dianggap menang.

Sejatinya sitem pemerintahan demokrasi yang menjadikan pesta demokrasi diwarnai dengan segala kebohongan. Memberikan peluang kepada siapa saja yang ingin berkuasa dengan berbagai cara yang selama ini dianggap sah-sah saja, semisal dengan membagikan sembako ketika kampanye.

Kemudian Shooting untuk pencitraan di lokasi bencana, menyerang pribadi lawan politik, mengkriminalisasi orang-orang yang dianggap membahayakan posisinya tanpa ditunjukkan kesalahannya, membungkam orang-orang kritis dengan dalih UU ITE, membagikan sertifikat tanah, menebar hoaks, dan tak terhitung berbagai cara yang dihalalkan oleh sistem demokrasi. [syahid/voa-islam.com] 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Soal Pembatalan Haji 2020, PKS: Pemerintah Melanggar Undang-Undang!

Soal Pembatalan Haji 2020, PKS: Pemerintah Melanggar Undang-Undang!

Selasa, 02 Jun 2020 23:40

Hikmah di Balik Pembatalan Ibadah Haji 1441H

Hikmah di Balik Pembatalan Ibadah Haji 1441H

Selasa, 02 Jun 2020 22:36

Apple Kunci iPhone Jarahan Untuk Selamanya Ketika Protes Atas Tewasnya Flyod Berlanjut di AS

Apple Kunci iPhone Jarahan Untuk Selamanya Ketika Protes Atas Tewasnya Flyod Berlanjut di AS

Selasa, 02 Jun 2020 22:35

Batalkan Pemberangkatan Haji 2020 Secara Sepihak, Legislator Sebut Menag Offside

Batalkan Pemberangkatan Haji 2020 Secara Sepihak, Legislator Sebut Menag Offside

Selasa, 02 Jun 2020 21:22

Bangladesh Laporkan Kematian Pertama Akibat COVID-19 di Kamp Pengungsi Rohingya

Bangladesh Laporkan Kematian Pertama Akibat COVID-19 di Kamp Pengungsi Rohingya

Selasa, 02 Jun 2020 21:10

Australia Selidiki Serangan Terhadap Wartawannya Oleh Polisi AS Saat Meliput Demonstrasi

Australia Selidiki Serangan Terhadap Wartawannya Oleh Polisi AS Saat Meliput Demonstrasi

Selasa, 02 Jun 2020 20:46

Seorang Karyawan Kantor PM Israel Benyamin Netanyahu Positif Terinfeksi Virus Corona

Seorang Karyawan Kantor PM Israel Benyamin Netanyahu Positif Terinfeksi Virus Corona

Selasa, 02 Jun 2020 19:15

Koalisi Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houtsi yang Akan Menargetkan Warga Sipil Khamis Mushalit

Koalisi Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houtsi yang Akan Menargetkan Warga Sipil Khamis Mushalit

Selasa, 02 Jun 2020 19:00

IPO Desak KPU RI Terapkan Protokol Next Normal untuk Pilkada 2020

IPO Desak KPU RI Terapkan Protokol Next Normal untuk Pilkada 2020

Selasa, 02 Jun 2020 17:47

Ahli Sebut Penggunaan Masker Saat Berolahraga Dimungkinkan

Ahli Sebut Penggunaan Masker Saat Berolahraga Dimungkinkan

Selasa, 02 Jun 2020 15:57

Data Pemilih Bocor, Komisioner KPU Perlu Dirombak Total

Data Pemilih Bocor, Komisioner KPU Perlu Dirombak Total

Selasa, 02 Jun 2020 14:41

Utamakan Keselamatan, Keberangkatan Jamaah Haji Tahun Ini Dibatalkan

Utamakan Keselamatan, Keberangkatan Jamaah Haji Tahun Ini Dibatalkan

Selasa, 02 Jun 2020 13:53

Meski Covid-19 Belum Berakhir, Pengamat Sarankan Pilkada tetap Dilaksanakan di Tahun 2020

Meski Covid-19 Belum Berakhir, Pengamat Sarankan Pilkada tetap Dilaksanakan di Tahun 2020

Selasa, 02 Jun 2020 12:55

Terkait New Normal, Politisi PKS Minta Ojek Online Boleh Bawa Penumpang dengan Protokol Kesehatan

Terkait New Normal, Politisi PKS Minta Ojek Online Boleh Bawa Penumpang dengan Protokol Kesehatan

Selasa, 02 Jun 2020 12:39

Din Syamsuddin Doakan Ade Armando

Din Syamsuddin Doakan Ade Armando

Selasa, 02 Jun 2020 11:37

Trump Ancam Kirim Militer AS untuk Tumpas Kerusuhan Sipil Akibat Kematian George Flyod

Trump Ancam Kirim Militer AS untuk Tumpas Kerusuhan Sipil Akibat Kematian George Flyod

Selasa, 02 Jun 2020 11:35

Soal Covid-19, Jangan Samakan Negeri Gingseng dengan Negeri Tetangga

Soal Covid-19, Jangan Samakan Negeri Gingseng dengan Negeri Tetangga

Selasa, 02 Jun 2020 11:10

Dilarang WHO, Legislator Minta Pemerintah Klarifikasi Penggunaan ‘Klorokuin’ untuk Pasien Covid-19

Dilarang WHO, Legislator Minta Pemerintah Klarifikasi Penggunaan ‘Klorokuin’ untuk Pasien Covid-19

Selasa, 02 Jun 2020 10:21

Ade Armando: Memang Salah Saya Apa?

Ade Armando: Memang Salah Saya Apa?

Selasa, 02 Jun 2020 09:56

Pakar Ingatkan Risiko Gangguan Kesehatan Saat WFH

Pakar Ingatkan Risiko Gangguan Kesehatan Saat WFH

Selasa, 02 Jun 2020 09:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X