Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.451 views

Analisa Rateka Lee Soal Acara Untukmu Indonesia

NAMA RatekaLee sempat mencuat pada 2014 silam. Ratake adalah netizen yang berhasil membongkar upaya kristenisasi di momen car free day Jakarta, 2 Nopember 2014. Hasil liputan video Ratake yang kemudian viral ini membelalakan mata banyak pihak perihal nyatanya kasus kristenisasi di Ibukota Negara.

Kini, acara Untukmu Indonesia: Berkarya Dalam Harmony tak luput dari perhatian Rateka. Dalam website rtkchannel.wixsite.com, Rateka menganalisa acara tersebut. Seperti apa?

 

=================

 

Mencurigai kegiatan bertajuk "Untukmu Indonesia: Berkarya Dalam Harmony" yang diadakan untuk menyambut Hari Tari Sedunia Sabtu (28/4) sebagai bagian dari upaya Kristenisasi publik tentunya bukan tanpa sebab. Sama seperti saat kami memutuskan untuk meliput kegiatan serupa tiga tahun lalu di Jakarta. 

Pertama, tema. Hampir dipastikan membawa semangat nasionalisme alias cinta Indonesia, disertai dengan pertunjukkan atau aksi kebudayaan dan seni. Juga pemecahan rekor ini-itu, pasar rakyat murah, pengobatan gratis, hingga berbagai macam door prize yang akan menarik banyak massa terutama dari kalangan menengah ke bawah sebagai target mereka. 

Kedua, desain. Meski kami akui desain flyer mereka kali ini nampak lebih baik ketimbang tiga tahun lalu, namun tetap saja bukan desain sekelas acara milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Apalagi lihat saja, menulis "harmoni" saja masih menggunakan "y" di belakang. Ketiga, simbol terselubung alias subliminal message. Coba perhatikan huruf "i" kedua pada kata "Indonesia" yang seolah dilambangkan dengan jantung terbelah, di mana bagian bawah dikelir dengan warna biru. 

Bisa dikatakan ini adalah simbol favorit mereka yang hampir hadir di setiap acara. Masalahnya, simbol ini sama sekali tidak mencerminkan nasionalisme karena merupakan lambang burung merpati, sebagai perwujudan Roh Kudus (Matius 3:16). Padahal kalo toh mau menggunakan lambang burung, mengapa tidak menggunakan burung Garuda? 

Tentu saja tim desain mereka tidak akan gegabah dalam mencantumkan logo, mengingat aksi mereka sebelumnya sudah kami pergoki sehingga harus lebih hati-hati dalam bergerak. Karena itu, lambang burung merpati yang sedang menukik ke bawah tersebut juga dapat dilihat atau diartikan sebagai tangan yang sedang menengadah. 

Tak percaya itu simbol burung merpati? Coba saja lihat kupon sembako yang dibagikan kepada masyarakat ini. Lalu apa hubungannya sembako dengan merpati? Atau nasionalisme dengan merpati?  

Keempat, siapa sih penyelenggara kegiatan gede-gedean ini? Coba saja Anda lihat pada salah satu flyer, tercantum akun Instagram mereka @untukmu.indonesia. Tapi ketika kami coba cari, akun tersebut tidak ada. Palingan yang namanya mirip-mirip saja. 

Kelima, viral-nya video kami tiga tahun lalu terbukti meningkatkan kepedulian masyarakat muslim Jakarta pada khususnya mengenai kegiatan sejenis, sehingga bisa Anda Googling dengan kata kunci "Forum Untukmu Indonesia" ada banyak sekali berita yang mengangkat kegiatan ini. Bahkan Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta sampai harus memberikan klarifikasi.

Panitia acara hanya menekankan bahwa acara ini bebas dari atribut parpol, karena memang mereka bukan membawa bendera parpol, melainkan agama. Klarifikasi tersebut juga menjadi bukti kuat kecurigaan kami dan banyak pihak lainnya, termasuk Majelis Ulama Indonesia seperti dikutip dari VOA-Islam berikut ini. 

Ketua Komite Dakwah Khusus Majelis Ulama Indonesia (KDK MUI), Ustadz Abu Deedat Syihabuddin meminta umat Islam agar tidak menghadiri acara Untukmu Indonesia yang bakal digelar Sabtu (28/4/2018) di Monumen Nasional (Monas) Jakarta. 

Menurut Ustadz Abu Deedat, acara tersebut adalah pemurtadan yang dikemas kegiatan sosial. Seperti diketahui pada acara yang digagas Forum Untukmu Indonesia ini akan ada pembagian sembako dan hadiah bagi masyarakat yang hadir. 

“Ya ini acara pemurtadan dilakukan kaum Nasrani yang dikemas acara sosial. Mereka mendompleng acara kebangsaan untuk misi pemurtadan,” ungkap Ustadz Abu Deedat kepada Voa Islam, Jumat (27/4/2018).

Ilustrasi merpati yang tertera pada kupon makan, sembako, dan hadiah adalah salah satu bukti yang paling sederhana bahwa acara tersebut ada misi pemurtadan. 

“Gambar merpati itu berarti ruh kudus. Dari sini saja sudah kebaca misi mereka,” jelas pakar kristologi ini. 

Dikatakan Ustadz Abu Deedat, pasar murah, pengobatan gratis, serta pembagian sembako adalah hal yang sering dijadikan topeng untuk misi tersembunyi pemurtadan.

Dengan banyaknya pemberitaan dan kritisnya masyarakat, bisa ditebak bahwa panitia acara kemungkinan akan mengubah beberapa acara agar lebih "halus" lagi sehingga kegiatan yang bebas dihadiri siapa saja termasuk mereka yang bertindak sebagai pengawas dari masyarakat tersebut tidak mudah mengidentifikasi jika memang benar ada proses Kristenisasi. 

Pertanyaan penutup dari kami; jika mereka memang benar dari kelompok agama tertentu, jika memang mereka benar berniat berbagi kepada sesama dalam rangka Paskah, lalu mengapa tidak terang-terangan saja? Mengapa harus menggunakan nama forum fiktif dengan membawa Indonesia? Seolah mereka yang menentang kegiatan ini adalah orang-orang yang tidak nasionalis.

Sekali lagi, mengapa harus terselubung jika memang tidak ada yang perlu ditutupi?

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Kuwait dan Bahrain Umumkan Kasus Pertama Corona, Berasal dari Orang yang Datang dari Iran

Kuwait dan Bahrain Umumkan Kasus Pertama Corona, Berasal dari Orang yang Datang dari Iran

Selasa, 25 Feb 2020 22:46

KUII dan Penuntasan Masalah Besar Umat Islam

KUII dan Penuntasan Masalah Besar Umat Islam

Selasa, 25 Feb 2020 22:39

Ikapi DKI Jakarta: IBF Milik Semua Umat Islam

Ikapi DKI Jakarta: IBF Milik Semua Umat Islam

Selasa, 25 Feb 2020 22:04

Hasil Riset: 64% atau 175,4 Juta Penduduk Indonesia Sudah Terkoneksi Internet

Hasil Riset: 64% atau 175,4 Juta Penduduk Indonesia Sudah Terkoneksi Internet

Selasa, 25 Feb 2020 21:50

AQAP Konfirmasi Kematian Qasim Al-Rimi, Tunjuk Khalid Batarfi Sebagai Pemimpin Baru

AQAP Konfirmasi Kematian Qasim Al-Rimi, Tunjuk Khalid Batarfi Sebagai Pemimpin Baru

Selasa, 25 Feb 2020 21:45

Peran Perempuan dalam Memajukan Peradaban Bangsa

Peran Perempuan dalam Memajukan Peradaban Bangsa

Selasa, 25 Feb 2020 21:20

Mantan Diktator Mesir Hosni Mubarak Meninggal Dunia

Mantan Diktator Mesir Hosni Mubarak Meninggal Dunia

Selasa, 25 Feb 2020 21:14

Keluarga Palestina di Gaza Tuntut Israel Kembalikan Jenazah Keluarganya yang Diseret Buldoser

Keluarga Palestina di Gaza Tuntut Israel Kembalikan Jenazah Keluarganya yang Diseret Buldoser

Selasa, 25 Feb 2020 20:35

Terkait Jiwasraya, Benny Tjokro Diharapkan Ungkap Dalang yang Rugikan Negara Rp 13,7 T

Terkait Jiwasraya, Benny Tjokro Diharapkan Ungkap Dalang yang Rugikan Negara Rp 13,7 T

Selasa, 25 Feb 2020 19:49

PKS Minta BPH Migas Berantas Mafia BBM Bersubsidi

PKS Minta BPH Migas Berantas Mafia BBM Bersubsidi

Selasa, 25 Feb 2020 17:58

Rektor UIC: Jakarta Banjir Sejak Zaman Baheula, Makanya Ada Rawamangun, Rawa Badak dll

Rektor UIC: Jakarta Banjir Sejak Zaman Baheula, Makanya Ada Rawamangun, Rawa Badak dll

Selasa, 25 Feb 2020 15:29

Muslimah Wahdah Islamiyah Depok Gelar Kajian

Muslimah Wahdah Islamiyah Depok Gelar Kajian

Selasa, 25 Feb 2020 12:42

Orang-orang Nias Bersyahadat di Pulau Banyak Barat

Orang-orang Nias Bersyahadat di Pulau Banyak Barat

Selasa, 25 Feb 2020 11:58

Babe Haikal Ungkap Perbedaan Orang 'Waras' dengan 'Tak Waras' dalam Sikapi Banjir Jakarta

Babe Haikal Ungkap Perbedaan Orang 'Waras' dengan 'Tak Waras' dalam Sikapi Banjir Jakarta

Selasa, 25 Feb 2020 10:13

Jokowi Kunjungi Riau, Legislator PKS: Jangan Hanya Bangun Jalan Tol tapi Jalan Umum Juga

Jokowi Kunjungi Riau, Legislator PKS: Jangan Hanya Bangun Jalan Tol tapi Jalan Umum Juga

Selasa, 25 Feb 2020 09:50

Siapakah Produsen Kegaduhan?

Siapakah Produsen Kegaduhan?

Selasa, 25 Feb 2020 09:37

20 Guru Al-Muhajirin Purwakarta Ikuti Seleksi Guru Berprestasi

20 Guru Al-Muhajirin Purwakarta Ikuti Seleksi Guru Berprestasi

Selasa, 25 Feb 2020 09:31

Tips Sholat Khusyuk

Tips Sholat Khusyuk

Selasa, 25 Feb 2020 08:41

Mewujudkan Toleransi Beragama Jangan Sekadar Simbol

Mewujudkan Toleransi Beragama Jangan Sekadar Simbol

Selasa, 25 Feb 2020 08:26

Waspadai Tiga Ancaman LGBT

Waspadai Tiga Ancaman LGBT

Selasa, 25 Feb 2020 08:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X