Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.123 views

Penulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam Dalam Acara Di New York

AMERIKA SETIKAT (voa-islam.com) - Penulis kontroversial Salman Rushdie, yang telah menghadapi ancaman pembunuhan karena novelnya The Satanic Verses atau Ayat-ayat setan, telah ditikam setidaknya sekali di leher dan sekali di perut saat di atas panggung di sebuah acara di negara bagian New York.

Penulis Inggris kelahiran India itu telah diterbangkan ke rumah sakit tetapi kondisinya belum diketahui. Dia masih menjalani operasi.

Pria berusia 75 tahun itu hendak memberikan ceramah ketika seorang pria menyerbu panggung di Chautauqua Institution dan mulai menyerang Salman saat diperkenalkan kepada penonton, menurut saksi mata.

Novelis itu jatuh ke lantai setelah diserang oleh tersangka, yang kemudian dijatuhkan oleh penonton dan anggota staf yang berlari di atas panggung. Tersangka ditangkap oleh polisi negara segera setelah itu dan dia sekarang ditahan.

Dia telah diidentifikasi sebagai Hadi Matar, 24 tahun dari Fairview, New Jersey, yang membeli tiket untuk acara tersebut.

Polisi mengatakan mereka belum mengetahui motif penyerangan itu tetapi mereka yakin dia bertindak sendiri.

Saksi Pilar Pintagro mengatakan kepada Sky News: "Kami sangat ketakutan karena tempat pertama (dia ditikam) ada di leher dan di situlah darah mulai memercik ke mana-mana, lalu dia menikamnya di bahu dan terus menusuk beberapa kali karena itu begitu cepat.

"Orang-orang dari penonton benar-benar melompat ke atas panggung untuk mencoba menjatuhkannya dan Salman berusaha menjauh dari orang ini tetapi dia terus menusuk beberapa kali, dan dia akhirnya ditembaki."

Penulis dibantu oleh seorang dokter yang hadir sebelum layanan darurat tiba.

Polisi mengatakan moderator acara, Henry Reese, mengalami cedera kepala ringan setelah juga diserang.

Saksi lain Julia Mineeva Braun mengatakan kepada Sky News bahwa ketika Salman Rushdie diperkenalkan "tiba-tiba dari sisi kiri panggung seorang pria pendek, (berpakaian) serba hitam, berlari keluar dan dia mendekati Tuan Rushdie".

"Itu sangat cepat ... kami pikir dia sedang memperbaiki mikrofonnya dan kemudian kami melihat pisaunya. Dia mulai menikam lehernya terlebih dahulu ... dan Tuan Rushdie bangkit dan mulai berlari. Kami masih shock. P

ilar Pintagro mengatakan dia mengharapkan keamanan lebih di acara tersebut.

"Tidak terlalu banyak polisi di sekitar," katanya. "Itu sebabnya orang-orang dari penonton melompat ke atas panggung karena kami mengharapkan lebih banyak polisi.

Akhirnya polisi datang dan menembaknya. Tapi polisi butuh waktu lima menit untuk tiba."

Sebuah gambar yang beredar di media sosial muncul menunjukkan Salman Rushdie dengan kaki sedikit terangkat dan seseorang menekan perutnya.

Puluhan penonton hadir dalam acara tersebut.

Dalam sebuah video di Twitter, diambil beberapa baris dari panggung, seorang wanita terdengar berkata: "Mudah-mudahan mereka bisa menyelamatkannya karena pisau pertama tepat di dekat arterinya.

Jeremy Genovese, 68, dari Beachwood, Ohio, mengatakan: "Orang-orang terkejut, banyak orang menangis." Salman Rushdie, yang tinggal di New York City dan menjadi warga negara Amerika pada 2016, akan berbicara dengan Henry Reese, dari organisasi City of Asylum, sebuah program residensi bagi para penulis yang tinggal di pengasingan di bawah ancaman penganiayaan.

Mereka diperkirakan mendiskusikan peran Amerika sebagai suaka bagi penulis dan seniman lain di pengasingan dan sebagai rumah bagi kebebasan berekspresi.

Polisi negara bagian mengatakan: "Sekitar pukul 11 pagi, seorang tersangka pria berlari ke atas panggung dan menyerang Rushdie dan seorang pewawancara. Rushdie diangkut dengan helikoptermemilih ke rumah sakit daerah."

Mereka menambahkan: "Pewawancara mengalami cedera kepala ringan. Seorang polisi negara bagian yang ditugaskan untuk acara tersebut segera menahan tersangka."

Buku keempat Rushdie, The Satanic Verses, dilarang pada tahun 1988 di sejumlah negara Muslim, karena mengandung bagian-bagian yang menghujat Islam.

Negara Timur Tengah menawarkan hadiah lebih dari $3 juta untuk siapa saja yang membunuh penulisnya.

Penerjemah Jepang buku itu ditikam sampai mati pada tahun 1991 dan orang lain yang terlibat dalam penerbitannya diserang. (SN) 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

Ahad, 25 Sep 2022 16:31

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Ahad, 25 Sep 2022 14:15

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Ahad, 25 Sep 2022 13:48

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Ahad, 25 Sep 2022 11:13

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Sabtu, 24 Sep 2022 23:29

KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39

Ulama Uzbekistan Larang Warga Uzbek Ikut Bertempur Bersama Rusia Di Ukraina

Ulama Uzbekistan Larang Warga Uzbek Ikut Bertempur Bersama Rusia Di Ukraina

Sabtu, 24 Sep 2022 21:34

Filter Agama dalam Keluarga adalah Pedomanan Menuju Kebahagian Dunia dan Akhirat

Filter Agama dalam Keluarga adalah Pedomanan Menuju Kebahagian Dunia dan Akhirat

Sabtu, 24 Sep 2022 21:25

Akmal Sjafril: Sains Tak Mampu Mengudeta Tuhan

Akmal Sjafril: Sains Tak Mampu Mengudeta Tuhan

Sabtu, 24 Sep 2022 21:12

Muktamar PERSIS XVI, Wakil Presiden KH. Maruf Amin Siap Buka Acara

Muktamar PERSIS XVI, Wakil Presiden KH. Maruf Amin Siap Buka Acara

Sabtu, 24 Sep 2022 21:05

Pendidikan Indonesia Tidak Mengajarkan Sekulerisme

Pendidikan Indonesia Tidak Mengajarkan Sekulerisme

Sabtu, 24 Sep 2022 08:35

Toleransi Tidak Ahistoris; Jangan Paksakan Jika Masyarakat Menolak Pembangunan Gereja

Toleransi Tidak Ahistoris; Jangan Paksakan Jika Masyarakat Menolak Pembangunan Gereja

Sabtu, 24 Sep 2022 05:27

Mulailah Dari Land Cruiser Hitam

Mulailah Dari Land Cruiser Hitam

Jum'at, 23 Sep 2022 23:21

Peringati Serangan 11 September, Al-Qaidah Sebut Aliansi Utara 'Cucu Abu Righal'

Peringati Serangan 11 September, Al-Qaidah Sebut Aliansi Utara 'Cucu Abu Righal'

Jum'at, 23 Sep 2022 21:30

Menjadi Pemuda Istimewa

Menjadi Pemuda Istimewa

Jum'at, 23 Sep 2022 21:19

Ribuan Warga Rusia Melarikan Diri Ke Luar Negeri Setelah Seruan Putin Untuk Perang Di Ukraina

Ribuan Warga Rusia Melarikan Diri Ke Luar Negeri Setelah Seruan Putin Untuk Perang Di Ukraina

Jum'at, 23 Sep 2022 20:55

Saudi Minta Iran Berhenti Campuri Urusan Dalam Negeri Orang Lain

Saudi Minta Iran Berhenti Campuri Urusan Dalam Negeri Orang Lain

Jum'at, 23 Sep 2022 18:15

Laporan BSR Temukan Facebook Langgar Hak Pengguna Palestina

Laporan BSR Temukan Facebook Langgar Hak Pengguna Palestina

Jum'at, 23 Sep 2022 17:32

MUI Jabar Sepakat: Ajaran Syiah Sesat

MUI Jabar Sepakat: Ajaran Syiah Sesat

Jum'at, 23 Sep 2022 17:24

15 Faidah Dzikrullah dari Kitab ''Fiqh Doa dan Dzikir''

15 Faidah Dzikrullah dari Kitab ''Fiqh Doa dan Dzikir''

Jum'at, 23 Sep 2022 17:01


MUI

Must Read!
X

Jum'at, 23/09/2022 21:19

Menjadi Pemuda Istimewa