Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.415 views

AS Usulkan Agar Para Pejuang Taliban Berbahaya Ditempatkan Dalam Tahanan Rumah

AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Amerika Serikat dilaporkan mengusulkan agar para pejuang Taliban yang dianggap berbahaya ditempatkan di bawah tahanan rumah menyusul pembebasan mereka dari penjara Afghanistan sebagai solusi untuk kebuntuan yang telah menunda proses perdamaian intra-Afghanistan.

Mengutip sumber-sumber resmi senior, Reuters melaporkan hari Jum'at (31/7/2020) bahwa Washington mengusulkan agar Kabul mentransfer tahanan Taliban ke sebuah fasilitas, yang akan berada di bawah pengawasan pemerintah Afghanistan dan kelompok militan.

Usulan itu disampaikan pekan ini kepada pihak-pihak yang bertikai di Afghanistan oleh para diplomat top AS, kata sumber itu.

Pemerintah Afghanistan menolak membebaskan kelompok terakhir dari sekitar 5.000 tahanan yang pembebasannya dituntut oleh Taliban sebagai syarat untuk memulai pembicaraan damai.

Dari 400 tahanan Taliban yang tersisa untuk dibebaskan, lebih dari setengahnya dituduh melakukan kejahatan serius, termasuk membunuh ribuan warga sipil dan merencanakan serangan terhadap misi asing dan kantor pemerintah di seluruh negeri.

Bersama dengan Kabul, AS dan sekutu Baratnya percaya sejumlah pejuang Taliban tersebut terlalu berbahaya untuk melenggang bebas.

"Amerika dan sekutu mereka sepakat bahwa akan gila untuk membiarkan beberapa pejuang Taliban yang paling ditakutkan keluar dengan bebas ... pasukan Afghanistan menangkap mereka karena melakukan beberapa kejahatan paling kejam terhadap kemanusiaan," klaim seorang diplomat senior Barat di Kabul.

Presiden Ashraf Ghani mengatakan keputusan pembebasan para tahanan Taliban yang dituduh melakukan kejahatan serius harus dilakukan oleh Loya Jirga, majelis besar para sesepuh Afghanistan.

Sumber-sumber dan diplomat Taliban mengatakan kelompok pejuang itu bersikeras kebebasan 400 jihadis dalam daftar yang telah disajikan kepada Kabul.

"Taliban bersikukuh tentang pembebasan mereka, satu-satunya jalan tengah adalah membuat pemerintah Afghanistan menyerahkan para pejuang ini kepada Taliban jika mereka setuju untuk menempatkan mereka dalam tahanan rumah," Reuters mengutip seorang diplomat di Kabul.

Pembicaraan damai intra-Afghanistan pada awalnya direncanakan akan dimulai pada bulan Maret di ibukota Qatar, Doha, tetapi proses tersebut telah berulang kali tertunda di tengah percekcokan terhadap para tahanan, dengan Taliban menjaga serangan mereka di seluruh negeri.

Utusan Khusus AS Zalmay Khalilzad melakukan kunjungan ke Kabul minggu ini dan menekan para pemimpin Taliban dan presiden untuk "upaya berkelanjutan untuk menyelesaikan masalah yang tersisa menjelang negosiasi intra-Afghanistan," termasuk pembebasan tahanan, kata Departemen Luar Negeri tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Namun, Presiden Ghani dan Taliban, keduanya mengisyaratkan bahwa perundingan dapat dimulai segera setelah hari libur keagamaan Idul Adha.

Taliban mengumumkan gencatan senjata tiga hari mulai Jum'at untuk liburan Idul Adha.

Sebagai tanggapan, Ghani memerintahkan pembebasan 500 tahanan Taliban lainnya pada hari Jum'at. Dia mengatakan mereka bukan bagian dari tahanan "berbahaya" yang diminta oleh Taliban.

Gencatan senjata, yang merupakan gencatan senjata resmi ketiga dalam hampir 19 tahun perang, telah meningkatkan harapan untuk pembicaraan perdamaian yang akan segera dimulai.

Sejak Jum'at, belum ada laporan tentang bentrokan besar antara jihadis dan pasukan pemerintah.

Di provinsi selatan Kandahar, tempat Taliban mengendalikan petak-petak tanah pedesaan, tidak ada pertempuran yang dilaporkan.

"Tidak ada gerakan musuh atau serangan oleh Taliban," kata Baheer Ahmad, juru bicara gubernur Kandahar.

Juru bicara gubernur provinsi Nangarhar di timur juga mengatakan bahwa "tidak ada laporan tentang serangan jihadis dalam dua hari terakhir sejak gencatan senjata dimulai."

Nangarhar telah menjadi tempat bentrokan reguler antara pasukan pemerintah dan Taliban.

Ghani mengatakan pekan lalu bahwa lebih dari 3.500 tentara Afghanistan dan hampir 800 warga sipil telah terbunuh sejak kesepakatan damai ditandatangani antara Taliban dan AS pada akhir Februari, di Doha. (ptv)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Persis Kutuk Keras dan Menuntut Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Persis Kutuk Keras dan Menuntut Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Jum'at, 18 Sep 2020 22:15

Ekspor Minyak Saudi Turun 62 Persen Pada Kuartal Kedua 2020

Ekspor Minyak Saudi Turun 62 Persen Pada Kuartal Kedua 2020

Jum'at, 18 Sep 2020 22:00

Gedung Putih Sebut 5 Negara Lagi Secara Serius Pertimbangkan Normalisasi Hubungan Dengan Israel

Gedung Putih Sebut 5 Negara Lagi Secara Serius Pertimbangkan Normalisasi Hubungan Dengan Israel

Jum'at, 18 Sep 2020 21:45

Fraksi PKS Sosialisasikan RUU Perlindungan Tokoh Agama ke Sejumlah Ormas Islam

Fraksi PKS Sosialisasikan RUU Perlindungan Tokoh Agama ke Sejumlah Ormas Islam

Jum'at, 18 Sep 2020 20:13

Bullying, Duri dalam Pendidikan Indonesia

Bullying, Duri dalam Pendidikan Indonesia

Jum'at, 18 Sep 2020 19:52

Israel Akan Bujuk UEA Untuk Promosikan Pembangunan Jalur Pipa Antara Saudi dan Israel

Israel Akan Bujuk UEA Untuk Promosikan Pembangunan Jalur Pipa Antara Saudi dan Israel

Jum'at, 18 Sep 2020 19:46

Pengungsi Suriah di Turki Kembangkan Game Seluler Yang Telah Diunduh 45 Juta Pengguna

Pengungsi Suriah di Turki Kembangkan Game Seluler Yang Telah Diunduh 45 Juta Pengguna

Jum'at, 18 Sep 2020 18:59

PM Pakistan Imran Khan: Normalisasi Hubungan Dengan Israel 'Tidak Ada Gunanya'

PM Pakistan Imran Khan: Normalisasi Hubungan Dengan Israel 'Tidak Ada Gunanya'

Jum'at, 18 Sep 2020 17:50

Kekacauan Negara di Era Jokowi

Kekacauan Negara di Era Jokowi

Jum'at, 18 Sep 2020 14:13

Penanganan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dipertaruhkan di Mata Dunia

Penanganan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dipertaruhkan di Mata Dunia

Jum'at, 18 Sep 2020 13:20

Operasi Intelijen 'Orang Gila'

Operasi Intelijen 'Orang Gila'

Jum'at, 18 Sep 2020 09:03

Pakaian Taqwa adalah sebaik-baiknya Bekal Kehidupan

Pakaian Taqwa adalah sebaik-baiknya Bekal Kehidupan

Jum'at, 18 Sep 2020 08:58

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Jum'at, 18 Sep 2020 08:37

Mereka Ingin Sekali Anies Baswedan Jatuh Lewat Kekacauan Covid-19

Mereka Ingin Sekali Anies Baswedan Jatuh Lewat Kekacauan Covid-19

Jum'at, 18 Sep 2020 06:41

Menelisik Kata Tusuk yang Dapat Berbeda Narasi

Menelisik Kata Tusuk yang Dapat Berbeda Narasi

Jum'at, 18 Sep 2020 06:01

Pengunduh Terbanyak Aplikasi TikTok Berasal dari Indonesia

Pengunduh Terbanyak Aplikasi TikTok Berasal dari Indonesia

Kamis, 17 Sep 2020 23:30

Mendakwahkan Islam Haruskah Menghapus Kebudayaan?

Mendakwahkan Islam Haruskah Menghapus Kebudayaan?

Kamis, 17 Sep 2020 23:20

Balada Negeri Pura-Pura Tapi Nyata

Balada Negeri Pura-Pura Tapi Nyata

Kamis, 17 Sep 2020 23:15

Turki Tolak Permintaan Rusia Untuk Mundur Dari Pos-pos Pengamatan di Idlib Suriah

Turki Tolak Permintaan Rusia Untuk Mundur Dari Pos-pos Pengamatan di Idlib Suriah

Kamis, 17 Sep 2020 21:45

Taliban Serang 3 Pos Polisi Afghanistan di Nangarhar

Taliban Serang 3 Pos Polisi Afghanistan di Nangarhar

Kamis, 17 Sep 2020 21:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Rabu, 16/09/2020 21:38

WIZ Luncurkan Pojok Belajar