Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.838 views

Mantan Perdana Menteri Ahmet Dovutoglu Akui Turki Kirim Pengungsi Muslim Uighur Kembali ke Cina

ARDAHAN, TURKI (voa-islam.com) - Mantan perdana menteri Turki mengakui bahwa pemerintah mengirim pengungsi Muslim Uighur kembali ke Cina dalam pidatonya pada hari Selasa, menyusul laporan yang mengarah pada kritik terhadap Ankara karena memfasilitasi penganiayaan Beijing terhadap warga Uighur di Beijing.

Ahmet Davutoglu, yang sebelumnya merupakan bagian dari partai AKP Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang berkuasa, menyebutkan kebijakan tersebut dalam konteks politik domestik Turki selama pidato di kota Ardahan di timur.

Davutoglu mempertanyakan aliansi Partai Gerakan Nasionalis (MHP) dengan pemerintah Erdogan, mengatakan bahwa MHP tidak dapat mendamaikan nasionalisme mereka dengan kebijakan mendeportasi warga Uighur, yang oleh banyak orang Turki dianggap sebagai saudara etnis dan agama.

“Pendukung MHP yang tulus ..., ketika dihadapkan dengan kekejaman Cina ini, tidak dapat menyetujui kebijakan ini yang mengirim orang Uighur ke Cina secara tidak langsung. Mereka seharusnya tidak menyetujuinya, "katanya.

Muslim Uighur di Turki beresiko dideportasi ke Cina

Pertama kali dilaporkan pada hari Ahad bahwa Turki mengirim pengungsi Uighur kembali ke Cina, di mana mereka menghadapi hukuman penjara dan penganiayaan, melalui negara ketiga seperti Tajikistan.

Erdogan "membantu Cina memulangkan para pembangkang Muslim dengan mengirim mereka ke negara ketiga sebelum mereka kembali [ke Cina]," Telegraph melaporkan.

Selama beberapa dekade, umat Muslim Uighur mencari perlindungan di Turki dari penindasan di Cina, yang telah menahan satu juta warga Uighur di “kamp pendidikan ulang” yang dilaporkan memaksa mereka untuk melepaskan identitas agama mereka.

Pemerintah Cina menunguh banyak orang Uighur sebagai ekstrimis dan mengklaim mereka berbahaya bagi keamanan nasional China.

Uighur di Turki

Dengan perkiraan 30.000 warga Uighur di Turki, setidaknya dua wanita dari komunitas tersebut, dan anak-anak mereka, telah dideportasi oleh pejabat Turki tahun lalu dan dikirim ke Cina melalui Tajikistan, Telegraph melaporkan.

Di masa lalu, Erdogan menyebut tindakan Cina terhadap Muslim Uighur di Cina sebagai "genosida."

Tetapi baru-baru ini pemerintahnya telah berhenti berbicara menentang perlakuan Cina terhadap Uighur, suatu langkah yang menurut Telegraph kemungkinan bermotivasi ekonomi dan berasal dari keinginan Ankara untuk investasi Cina di Turki.

Laporan bahwa pemerintah Turki mengirim pencari suaka Uighur ke Cina melalui negara ketiga "sesuai dengan pola keseluruhan yang kita lihat dengan kebijakan Cina Erdogan," menurut mantan anggota parlemen Turki Aykan Erdemir.

"Kepatuhan Erdogan terhadap tuntutan Beijing didorong oleh kebutuhannya yang meningkat akan modal Cina pada saat modal Barat melarikan diri dari pasar Turki," klaim Erdemir, yang sekarang adalah Direktur Senior Program Turki di Yayasan Pertahanan Demokrasi, dalam sebuah wawancara dengan Al Arabiya Berbahasa Arab.

"Cina telah menemukan bahwa relatif murah untuk membeli kebisuan Erdogan tentang masalah Uighur," tambahnya.

Erdogan vs Davutoglu

Pernyataan Davutoglu muncul setelah sebuah universitas yang ia bantu mendirikan ditutup oleh Erdogan bulan lalu.

Penutupan itu terjadi setelah Davutoglu menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan partai-partai oposisi untuk menentang AKP, menurut Al Arabiya.

Davutoglu dulunya adalah sekutu dekat Erdogan sebelum ia melepaskan diri dari AKP tahun lalu dan mendirikan partai politiknya sendiri, Partai Masa Depan, untuk menantang pemerintahan presiden Turki saat ini.

Dia menjabat sebagai perdana menteri dari 2014 hingga 2016. Sejak meninggalkan posisinya, dia menuduh AKP melanggar kebebasan berbicara dan kebebasan dasar lainnya. (Aby)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Menelan Hoax Pengobatan Covid

Menelan Hoax Pengobatan Covid

Ahad, 09 Aug 2020 08:46

Menaikan Imun Raga dan Jiwa di Tengah Pandemi

Menaikan Imun Raga dan Jiwa di Tengah Pandemi

Ahad, 09 Aug 2020 08:37

Politisi PKS Catat Titik Kelemahan Omnibus Law

Politisi PKS Catat Titik Kelemahan Omnibus Law

Ahad, 09 Aug 2020 07:55

Pandemi Mencengkram, Resesi Menghantam

Pandemi Mencengkram, Resesi Menghantam

Ahad, 09 Aug 2020 07:46

Legislator: RUU Ciptaker Dorong Sentralisasi

Legislator: RUU Ciptaker Dorong Sentralisasi

Ahad, 09 Aug 2020 07:32

Bertemu Tokoh Oposisi, PDIP Bermanuver?

Bertemu Tokoh Oposisi, PDIP Bermanuver?

Sabtu, 08 Aug 2020 23:24

Fahri Optimis Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Indonesia dari Resesi Ekonomi

Fahri Optimis Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Indonesia dari Resesi Ekonomi

Sabtu, 08 Aug 2020 22:41

Ta’aruf, Cara Perkenalan yang Sesuai dengan Hukum Syara’

Ta’aruf, Cara Perkenalan yang Sesuai dengan Hukum Syara’

Sabtu, 08 Aug 2020 22:06

Obat Virus Corona Dinanti Publik

Obat Virus Corona Dinanti Publik

Sabtu, 08 Aug 2020 21:52

Ahli Bahan Peledak Italia Percaya Ada Gudang Senjata Di Atau Dekat Lokasi Ledakan Beirut

Ahli Bahan Peledak Italia Percaya Ada Gudang Senjata Di Atau Dekat Lokasi Ledakan Beirut

Sabtu, 08 Aug 2020 21:45

Indonesia Halal Watch Sebut Penetapan LPH Sucofindo Langgar UU

Indonesia Halal Watch Sebut Penetapan LPH Sucofindo Langgar UU

Sabtu, 08 Aug 2020 21:30

8 Tentara Somalia Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab di Pangkalan Militer di Mogadishu

8 Tentara Somalia Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab di Pangkalan Militer di Mogadishu

Sabtu, 08 Aug 2020 21:26

Istri Dubes Belanda Untuk Libanon Tewas Setelah Luka Parah Dalam Ledakan di Pelabuhan Beirut

Istri Dubes Belanda Untuk Libanon Tewas Setelah Luka Parah Dalam Ledakan di Pelabuhan Beirut

Sabtu, 08 Aug 2020 20:45

Lebih Dari 60 Orang Masih Hilang Setelah Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Beirut Libanon

Lebih Dari 60 Orang Masih Hilang Setelah Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Beirut Libanon

Sabtu, 08 Aug 2020 20:22

Mundur... Mundur... Mundur...

Mundur... Mundur... Mundur...

Sabtu, 08 Aug 2020 19:19

Gerindra dan Nepotisme

Gerindra dan Nepotisme

Sabtu, 08 Aug 2020 16:17

Menelisik Dibalik Deklarasi KAMI

Menelisik Dibalik Deklarasi KAMI

Sabtu, 08 Aug 2020 11:10

Kondisi Keuangan PLN Memburuk, Legislator Ingatkan Pemerintah

Kondisi Keuangan PLN Memburuk, Legislator Ingatkan Pemerintah

Sabtu, 08 Aug 2020 06:36

Soal Kampanye Pakai Masker, Pemimpin dan Tontonan Jadi Contoh Bagi Masyarakat

Soal Kampanye Pakai Masker, Pemimpin dan Tontonan Jadi Contoh Bagi Masyarakat

Sabtu, 08 Aug 2020 06:22

Militer Turki Serang Posisi Pasukan Suriah di Pedesaan Timur Idlib

Militer Turki Serang Posisi Pasukan Suriah di Pedesaan Timur Idlib

Jum'at, 07 Aug 2020 21:48


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X