Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.180 views

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Quds Qassem Soleimani dan Wakil Pimpinan PMF Al-Muhandis

BAGHDAD, IRAK (voa-islam.com) - Serangan drone AS di dekat Bandara Internasional Baghdad telah membunuh komandan Pasukan Quds - Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran (IRGC) - Jenderal Qassem Soleimani dan Abu Mahdi al Muhandis, pemimpin Brigade Syi'ah Hizbalah (baca; Hizbulata) Irak dan wakil pemimpin milisi Syi'ah brutal Pasukan Mobilisasi Populer Irak (PMF).

Soleimani dan Muhandis adalah dalang teror dan pemberontakan yang dipuja oleh Syi'ah garis Keras di Iran, Irak, Suriah, dan seterusnya atas dukungan mereka terhadap milisi Syi'ah yang didukung Iran dan kelompok-kelompok teroris yang telah membuat beberapa negara di Timur Tengah menjadi tidak stabil.

Dampak pembunuhan Soleimani dan Muhandis belum sepenuhnya dipahami. Kedua pria itu sangat populer di kalangan milisi Syi'ah dan memiliki hubungan luas dengan politisi Irak serta para pemimpin dan unit militer. AS saat ini memiliki lebih dari 5.000 tentara di sejumlah pangkalan di seluruh negeri dan kedutaan besarnya di Baghdad diserang beberapa hari yang lalu karena pelanggaran yang lebih ringan.

Departemen Pertahanan AS telah mengkonfirmasi serangan drone tersebut, menambahkan bahwa Soleimani memang target. Pernyataan Pentagon juga menyatakan bahwa Soleimani "menyetujui serangan terhadap Kedutaan Besar AS di Baghdad."

Gerai-gerai berita lain, termasuk media pemerintah Iran dan PMF itu sendiri, dan banyak lainnya milik "Sumbu Perlawanan" Iran, telah melaporkan kedua tokoh militer Syi'ah itu tewas.

Fars News, gerai semi-resmi Iran yang berafiliasi dengan IRGC, mengkonfirmasi kabar yang mengatakan bahwa "Soleimani dan Muhandis mati oleh serangan Amerika hari ini setelah hari berkabung yang lama." Keduanya dilaporkan menghadiri pemakaman untuk petempur Brigade Hizbulata Irak yang tewas.

Pada halaman Twitter resminya, PMF telah mengkonfirmasi kematian Muhandis dan Soleimani, menambahkan bahwa mereka "dibunuh oleh serangan udara AS di jalan dari bandara Baghdad."

Saluran televisi pemerintah Irak juga telah mengkonfirmasi kematian kedua komandan itu, yang telah diterbitkan ulang dari gerai mulai dari Al Jazeera dan Al Arabiya hingga gerai pro-Hezbolata Al Mayadeen.

Al Manar, stasiun TV resmi Hizbulata Libanon, mempublikasikan ulang di saluran Telegramnya bahwa "Sumber media Irak: Martir dari wakil kepala Hashd Shaabi [PMF] Abu Mahdi al Muhandis dan komandan Pasukan Quds, Qassem Soleimani."

Laporan-laporan ini muncul setelah serangan udara AS terhadap Brigade Hizbulata Irak, salah satu kelompok proxy utama Iran di negara itu. Serangan udara itu sebagai tanggapan atas kematian satu kontraktor AS dalam serangan roket di pangkalan Amerika di wilayah Kirkuk.

Menanggapi serangan udara tersebut, Brigade Hizbulata mengancam pembalasan yang datang dalam bentuk orang-orangnya, dan anggota milisi yang didukung sekutu Iran lainnya, menyerang kedutaan AS di Baghdad.

Aktor teror utama Iran dan dalang pemberontakan

Soleimani dan Muhandis memiliki hubungan dekat yang telah membentang lebih dari satu dekade.

Soleimani dan Muhandis mengorganisir Pasukan Mobilisasi Populer, kelompok-kelompok milisi Syi'ah yang didominasi oleh kelompok-kelompok teror yang didukung Iran, dan mengarahkan serangan mereka di Irak tengah, utara, dan barat tidak hanya kepada pasukan AS tetapi juga Muslim Sunni di negara itu. Muhadis menjabat sebagai wakil komandan PMF. Keduanya telah difoto beberapa kali saat mengunjungi milisi.

Sebelum bekerja sama untuk memerangi Islamic State, keduanya bekerja sama erat dengan para perwira IRGC dan Quds lainnya untuk mengorganisir milisi Sy'iah untuk menyerang pasukan AS selama pendudukan Irak dari tahun 2003 hingga 2011. Lebih dari 600 tentara AS diperkirakan telah tewas oleh kelompok-kelompok teror Syiah yang didukung oleh dua orang tersebut sebelum Amerika menarik diri dari Irak pada akhir 2011.

Sebagai kepala Pasukan Quds, Soleimani berada di belakang beberapa serangan dan plot paling mengerikan terhadap AS, Israel, Irak, dan sejumlah negara Barat dan Timur Tengah lainnya selama tiga dekade terakhir. Cap Soleimani terlihat di pemberontakan di Irak, Libanon, dan Yaman, dan bahkan di Afghanistan.

Muhandis telah masuk radar dinas militer dan intelijen AS selama lebih dari satu dekade. Departemen Keuangan menunjuk Muhandis dan Brigade Hizbulata di bawah Perintah Eksekutif 13438 (Menghalangi Properti Orang-Orang Tertentu yang Mengancam Upaya Stabilisasi di Irak) pada 2 Juli 2009. Pada hari yang sama, Departemen Luar Negeri juga menunjuk Brigade Hizbulta sebagai entitas teroris di bawah Perintah Eksekutif 13224. Muhandis mengkomandani Brigade Hizbulata.

Muhandis adalah penasihat Soleimani dan anggota Pasukan Quds. Sebagai agen Pasukan Quds senior, Muhandis menciptakan sekelompok pelatih untuk mendukung milisi Syi'ah pro-Iran, seperti Asaib al Haq dan Brigade Hizbulata. "Kelompok-kelompok tersebut menerima pelatihan dalam perang gerilya, menangani bom dan bahan peledak, dan menggunakan senjata - untuk memasukkan rudal, mortir, dan senapan sniper," kata Departemen Keuangan pada Juli 2009.

Muhandis membangun jaringan penyelundupan untuk menyalurkan senjata ke apa yang kemudian dikenal sebagai Kelompok Khusus milisi Syi'ah brutal Tentara Mahdi. Kelompok-kelompok khusus ini kemudian membentuk inti PMF yang terkenal kebrutalannya tidak hanya kepada jihadis tapi juga warga sipil Sunni di Irak dan Suriah.

Dia telah memasok proyektil yang mematikan yang menembus rompi anti peluru, senjata khas Iran, serta roket, mortir, dan senapan sniper dan senapan serbu untuk kelompok-kelompok ini. Dia dikatakan telah secara langsung membantu Tentara Mahdi selama pemberontakan Musim Semi 2008 melawan pasukan Irak dan AS di Kota Sadr di Baghdad, serta di provinsi Maysan dan di Basrah. (TLWJ)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Pantas Khawatir Diboikot, Volume Perdangangan Prancis dengan Negara Muslim 100 Miliar USD Lebih

Pantas Khawatir Diboikot, Volume Perdangangan Prancis dengan Negara Muslim 100 Miliar USD Lebih

Kamis, 29 Oct 2020 22:05

PM Pakistan Imran Khan Minta Muslim Bersatu Melawan Islamofobia

PM Pakistan Imran Khan Minta Muslim Bersatu Melawan Islamofobia

Kamis, 29 Oct 2020 21:15

Warga Saudi Bersenjatakan Pisau Serang Kedubes Prancis di Jeddah, Satu Penjaga Terluka

Warga Saudi Bersenjatakan Pisau Serang Kedubes Prancis di Jeddah, Satu Penjaga Terluka

Kamis, 29 Oct 2020 20:45

Legislator: Pemerintah Harus Tegas Hadapi Freeport

Legislator: Pemerintah Harus Tegas Hadapi Freeport

Kamis, 29 Oct 2020 20:18

Instagram Perpanjang Durasi Live Dari 1 Jam Menjadi 4 Jam

Instagram Perpanjang Durasi Live Dari 1 Jam Menjadi 4 Jam

Kamis, 29 Oct 2020 18:28

DDII Serukan Ikuti Boikot terhadap Produk-produk Perancis dari Berbagai Tokoh Umat Islam Sedunia

DDII Serukan Ikuti Boikot terhadap Produk-produk Perancis dari Berbagai Tokoh Umat Islam Sedunia

Kamis, 29 Oct 2020 18:10

Twitter Sempat 'Down' di Asia Karena Masalah Jaringan

Twitter Sempat 'Down' di Asia Karena Masalah Jaringan

Kamis, 29 Oct 2020 16:40

Aksi Didepan Istana, Hima Persis Terbangkan Balon Bertuliskan Jokowi-Amin Gagal

Aksi Didepan Istana, Hima Persis Terbangkan Balon Bertuliskan Jokowi-Amin Gagal

Kamis, 29 Oct 2020 16:20

Maulid Nabi Muhammad SAW, Muhammadiyah Dorong Maksimalkan Syi’ar Islam

Maulid Nabi Muhammad SAW, Muhammadiyah Dorong Maksimalkan Syi’ar Islam

Kamis, 29 Oct 2020 16:15

Abu Janda Lagi

Abu Janda Lagi

Kamis, 29 Oct 2020 16:10

Jum’at – Ahad: Jadwal Puasa Ayyamul Bidh, Rabiul Awwal 1442 H

Jum’at – Ahad: Jadwal Puasa Ayyamul Bidh, Rabiul Awwal 1442 H

Kamis, 29 Oct 2020 15:00

[VIDEO] VITAPLAS: Efek mirip Viagra, Herbal Stamina Pria ini diburu

[VIDEO] VITAPLAS: Efek mirip Viagra, Herbal Stamina Pria ini diburu

Kamis, 29 Oct 2020 14:50

Sumpah Pemuda Lahir dari Para Pemuda Berjiwa Pendobrak

Sumpah Pemuda Lahir dari Para Pemuda Berjiwa Pendobrak

Kamis, 29 Oct 2020 07:57

Reses di Kota Tual, Legislator PKS Temukan Banyak Desa Belum Teraliri Listrik

Reses di Kota Tual, Legislator PKS Temukan Banyak Desa Belum Teraliri Listrik

Kamis, 29 Oct 2020 07:20

Survei IPO: Kekecewaan Terhadap Kinerja Presiden Meningkat dari 33,5% menjadi 51%

Survei IPO: Kekecewaan Terhadap Kinerja Presiden Meningkat dari 33,5% menjadi 51%

Kamis, 29 Oct 2020 07:06

Isi Masa Reses, Anis Sapa Struktur PKS Jakarta Timur

Isi Masa Reses, Anis Sapa Struktur PKS Jakarta Timur

Kamis, 29 Oct 2020 07:02

Walimah Nikah yang Inspiratif

Walimah Nikah yang Inspiratif

Kamis, 29 Oct 2020 06:47

Mati-matian Bela Demokrasi, Di Akhirat Ternyata Demokrasi Tak Memberi Syafaat

Mati-matian Bela Demokrasi, Di Akhirat Ternyata Demokrasi Tak Memberi Syafaat

Kamis, 29 Oct 2020 05:04

Kecam Presiden Prancis Macron, Ribuan Umat Islam di Solo Gelar Aksi Unjuk Rasa

Kecam Presiden Prancis Macron, Ribuan Umat Islam di Solo Gelar Aksi Unjuk Rasa

Kamis, 29 Oct 2020 04:22

Presiden Prancis Macron Dituntut Minta Maaf Kepada Umat Islam Di Seluruh Dunia

Presiden Prancis Macron Dituntut Minta Maaf Kepada Umat Islam Di Seluruh Dunia

Kamis, 29 Oct 2020 04:10


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Selasa, 27/10/2020 17:14

Jangan Biarkan Insecure Racuni Diri