Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.666 views

PBB Sebut Blokade Komunikasi di Kashmir Sebagai Hukuman Kolektif

JENEWA (voa-islam.com) - PBB pada hari Kamis kemarin menggambarkan blokade komunikasi di Kashmir yang dikelola India sebagai bentuk "hukuman kolektif" dan mendesak pemerintah India untuk segera memulihkan saluran telepon dan internet di sana.

Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan di Jenewa, lima pelapor khusus PBB meminta New Delhi untuk memberikan akses ke informasi dan mengakhiri larangan aksi protes damai, yang diberlakukan di wilayah itu awal bulan ini.

Pernyataan tertulis mengatakan para ahli menyatakan keprihatinan bahwa langkah-langkah itu, yang diberlakukan setelah parlemen India mencabut status khusus Jammu dan Kashmir, akan memperburuk ketegangan di wilayah tersebut.

Ada pemadaman komunikasi hampir total di wilayah tersebut sejak malam 4 Agustus. Tidak hanya internet atau telepon seluler yang macet, tetapi kabel dan saluran televisi Kashmir juga telah dimatikan.

"Penutupan jaringan internet dan telekomunikasi, tanpa pembenaran dari pemerintah, tidak konsisten dengan norma-norma dasar kebutuhan dan proporsionalitas," kata para pakar PBB.

"Pemadaman ini merupakan bentuk hukuman kolektif terhadap rakyat Jammu dan Kashmir, tanpa dalih pelanggaran yang memicu," tambah mereka.

Para pejabat PBB juga menggambarkan pembatasan yang diberlakukan oleh otoritas India sebagai "secara intrinsik tidak proporsional".

Mengekspresikan kekhawatiran pada laporan bahwa pasukan keamanan melakukan penggerebekan malam di rumah-rumah pribadi yang mengarah ke penangkapan para pemuda, para ahli PBB mengatakan tuduhan terhadap mereka harus diselidiki.

“Penahanan semacam itu bisa menjadi pelanggaran serius hak asasi manusia. Tuduhan harus diselidiki secara menyeluruh oleh pihak berwenang, dan, jika dikonfirmasi, mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban, ”kata pernyataan itu.

Pernyataan itu juga menyoroti penggunaan kekuatan yang berlebihan terhadap pengunjuk rasa, termasuk amunisi hidup.

“India memiliki tanggung jawab untuk menggunakan kekuatan minimum yang diperlukan ketika mengatasi aksi protes. Ini berarti bahwa penggunaan kekuatan mematikan adalah ukuran yang diizinkan hanya sebagai upaya terakhir dan untuk melindungi nyawa. "

Mereka yang telah menandatangani pernyataan termasuk David Kaye (AS), Pelapor Khusus tentang promosi dan perlindungan hak untuk kebebasan berpendapat dan berekspresi; Michel Forst (Prancis), Pelapor Khusus tentang situasi pembela HAM; Bernard Duhaime, Ketua-Pelapor, Kelompok Kerja untuk Penghilangan Paksa; Clement Nyaletsossi Voule, Pelapor Khusus tentang hak untuk berkumpul dan berkumpul secara damai; Agnes Callamard, Pelapor Khusus tentang eksekusi di luar hukum, ringkasan atau sewenang-wenang.[anadolu/fq/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Rabu, 18 Sep 2019 22:15

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Rabu, 18 Sep 2019 21:53

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Rabu, 18 Sep 2019 21:30

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Rabu, 18 Sep 2019 21:10

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

Rabu, 18 Sep 2019 21:00

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Rabu, 18 Sep 2019 20:56

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Rabu, 18 Sep 2019 20:53

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Rabu, 18 Sep 2019 20:43

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Rabu, 18 Sep 2019 20:30

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 18 Sep 2019 20:04

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Rabu, 18 Sep 2019 19:57

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Rabu, 18 Sep 2019 19:04

‘Islam Ramah’ yang Tak Ramah

‘Islam Ramah’ yang Tak Ramah

Rabu, 18 Sep 2019 18:54

Kirim Relawan Ditolak Riau, Anies Ucapkan Syukur Api Sudah Padam

Kirim Relawan Ditolak Riau, Anies Ucapkan Syukur Api Sudah Padam

Rabu, 18 Sep 2019 18:49

AS Gugat Mantan Karyawan NSA Edward Snowden Terkait Buku Terbaru

AS Gugat Mantan Karyawan NSA Edward Snowden Terkait Buku Terbaru

Rabu, 18 Sep 2019 18:48

Kejanggalan Dewan Pengawas KPK

Kejanggalan Dewan Pengawas KPK

Rabu, 18 Sep 2019 18:09

Iran Tahan 3 Warga Australia atas Tuduhan Mata-mata

Iran Tahan 3 Warga Australia atas Tuduhan Mata-mata

Rabu, 18 Sep 2019 17:47

Ada Elite yang Sengaja Menjinakkan KPK karena Tersandung Dugaan Korupsi

Ada Elite yang Sengaja Menjinakkan KPK karena Tersandung Dugaan Korupsi

Rabu, 18 Sep 2019 17:09

AS dan Bahrain Bahas Masalah Keamanan di Tengah Ketegangan dengan Iran

AS dan Bahrain Bahas Masalah Keamanan di Tengah Ketegangan dengan Iran

Rabu, 18 Sep 2019 16:13

Fahri: KPK Salah Jalan (6-habis)

Fahri: KPK Salah Jalan (6-habis)

Rabu, 18 Sep 2019 16:09


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X