Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.560 views

Turki Peringatkan Suriah untuk 'Tidak Bermain Api'

ANKARA, TURKI (voa-islam.com) - Turki pada hari Selasa (20/8/2019) memperingatkan Damaskus  "untuk tidak bermain dengan api" sehari setelah serangan udara terhadap konvoi militer Turki menewaskan tiga warga sipil dan melukai 12 lainnya di Suriah barat laut.

"Rezim tidak perlu bermain dengan api. Kami akan melakukan apa pun untuk memastikan keamanan tentara dan pos pengamatan kami," Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu mengatakan pada konferensi pers di ibu kota Ankara. Namun, ia menambahkan, "kami harap itu tidak mencapai titik itu."

Serangan hari Senin terjadi di tengah transfer pasukan ke Idlib di Suriah barat laut yang dimaksudkan untuk memastikan keamanan pos pengamatan Turki di zona de-eskalasi, menjaga rute pasokan tetap terbuka, dan mencegah korban sipil di wilayah tersebut.

Pos militer itu sendiri saat ini dalam posisi terkepung pasukan pemerintah Suriah.

Cavusoglu mengatakan Turki tidak berniat memindahkan pos militer mereka, mungkin ke utara lebih jauh. "Saat ini kami tidak memiliki niat seperti memindahkan ini ke tempat lain. Itu akan melanjutkan misinya," katanya, seraya menambahkan bahwa langkah-langkah keamanan dan militer yang diperlukan sedang diambil.

Titik pengamatan tersebut adalah salah satu dari 12 yang didirikan oleh Turki di barat laut Suriah di bawah Proses Perdamaian Astana dengan Rusia dan Iran yang bertujuan mengurangi pertempuran di barat laut Suriah. Moskow dan Teheran sangat mendukung rezim Bashar al-Assad, sementara Turki mendukung beberapa pejuang oposisi di wilayah tersebut.

Cavusoglu mengatakan Turki melakukan kontak dengan Rusia "di setiap tingkat" setelah insiden Senin dan untuk memperkenalkan kembali gencatan senjata di wilayah Idlib di barat laut Suriah.

Pasukan rezim Assad dan milisi sekutu meningkatkan operasi militer di daerah itu empat bulan lalu. Serangan itu telah menewaskan ratusan orang dan memaksa ratusan ribu orang melarikan diri ke perbatasan Turki. Turki khawatir pertempuran itu akan memicu gelombang masuk lebih lanjut dari pengungsi Suriah, 3,6 juta di antaranya sudah tinggal di Turki.

Pasukan rezim maju ke Khan Sheikhoun di Idlib selatan pada hari Senin untuk pertama kalinya sejak kota itu jatuh di bawah kendali oposisi pada 2014. Rezim Suriah yang didukung Rusia di sekitar Khan Sheihkoun telah mengancam akan mengepung pejuang oposisi di wilayah terakhir mereka yang tersisa di utara. Hama, termasuk kota-kota Latamneh dan Kafr Zeita.

Kelompok-kelompok oposisi mengundurkan diri dari kota setelah rezim maju, menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia. Observatorium mengatakan pejuang oposisi Suriah yang tetap tinggal di daerah itu telah berkumpul di titik pengamatan Turki di kota Morek, di wilayah yang ditinggalkan oleh oposisi.

Turki dan Rusia sepakat September lalu untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi di mana tindakan agresi secara tegas dilarang. Namun, rezim teroris Assad dan sekutu-sekutunya secara konsisten telah melanggar ketentuan-ketentuan gencatan senjata, dengan sering melancarkan serangan di dalam zona de-eskalasi.

Zona ini saat ini dihuni oleh sekitar 4 juta warga sipil, termasuk ratusan ribu orang yang terlantar dalam beberapa tahun terakhir oleh pasukan rezim dari kota-kota di seluruh negara yang lelah perang.

Suriah telah terkunci dalam perang saudara yang ganas sejak awal 2011, ketika rezim Assad menindak protes damai pro-demokrasi dengan keganasan yang tak terduga. Sejak itu, ratusan ribu orang telah terbunuh dan lebih dari 10 juta lainnya mengungsi. (st/TDS)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Empat Mitos Sertifikasi Halal

Empat Mitos Sertifikasi Halal

Jum'at, 22 Nov 2019 22:44

AS Izinkan Microsoft Jual Perangkat Lunak ke Huaewei

AS Izinkan Microsoft Jual Perangkat Lunak ke Huaewei

Jum'at, 22 Nov 2019 22:40

Ilmuan Amerika: 27 Juta Umat Muslim Tewas Akibat Perang Melawan Teror AS

Ilmuan Amerika: 27 Juta Umat Muslim Tewas Akibat Perang Melawan Teror AS

Jum'at, 22 Nov 2019 22:20

Inggris Akan Pulangkan Anak Yatim Piatu Pejuang Islamic State dari Suriah

Inggris Akan Pulangkan Anak Yatim Piatu Pejuang Islamic State dari Suriah

Jum'at, 22 Nov 2019 22:00

Hidup dengan Islam, Hidup Sesuai Fitrah

Hidup dengan Islam, Hidup Sesuai Fitrah

Jum'at, 22 Nov 2019 21:31

AS Konfirmasi 2 Sandera Barat yang Dibebaskan Taliban Tiba di Jerman

AS Konfirmasi 2 Sandera Barat yang Dibebaskan Taliban Tiba di Jerman

Jum'at, 22 Nov 2019 21:30

STAI Tgk Chik Pante Kulu Gelar International Guest Lecture

STAI Tgk Chik Pante Kulu Gelar International Guest Lecture

Jum'at, 22 Nov 2019 20:12

Soal Format Pilkada, Fahira Idris Tawarkan Uji Publik Calon Kepala Daerah

Soal Format Pilkada, Fahira Idris Tawarkan Uji Publik Calon Kepala Daerah

Jum'at, 22 Nov 2019 19:19

Mardani Dukung Wapres Fokus Kembangkan Perekonomian dan Keuangan Syariah Nasional

Mardani Dukung Wapres Fokus Kembangkan Perekonomian dan Keuangan Syariah Nasional

Jum'at, 22 Nov 2019 17:06

Isu Radikalisme: Upaya Memecah Belah Anak Bangsa?

Isu Radikalisme: Upaya Memecah Belah Anak Bangsa?

Jum'at, 22 Nov 2019 13:31

Suara untuk Anak-anak Gaza

Suara untuk Anak-anak Gaza

Jum'at, 22 Nov 2019 12:18

Jokowi Diusulkan Tiga Periode, Pengamat: Nanti Dikasih Tiga Minta Empat Terus Seumur Hidup

Jokowi Diusulkan Tiga Periode, Pengamat: Nanti Dikasih Tiga Minta Empat Terus Seumur Hidup

Jum'at, 22 Nov 2019 11:25

Empat Hari Pasca Musywil, PW Persis DKI Jakarta Masa Jihad 2019-2023  Dilantik

Empat Hari Pasca Musywil, PW Persis DKI Jakarta Masa Jihad 2019-2023 Dilantik

Jum'at, 22 Nov 2019 10:42

Kalau Ahok Kangen Bentak-bentak, Kerja di Swasta Saja

Kalau Ahok Kangen Bentak-bentak, Kerja di Swasta Saja

Jum'at, 22 Nov 2019 08:45

Ahok Bakal Jadi Bos BUMN, KH Tengku Zulkarnain: Driver Ojol Saja Wajib Punya SKCK

Ahok Bakal Jadi Bos BUMN, KH Tengku Zulkarnain: Driver Ojol Saja Wajib Punya SKCK

Jum'at, 22 Nov 2019 07:30

Adhie Massardi: Jika Pertamina Banyak Mafianya Kenapa Bukan Kirim Polisi?

Adhie Massardi: Jika Pertamina Banyak Mafianya Kenapa Bukan Kirim Polisi?

Jum'at, 22 Nov 2019 06:17

Jika Polisi Tak Proses Hukum, Kasus Sukmawati akan Digaungkan pada Reuni Akbar 212

Jika Polisi Tak Proses Hukum, Kasus Sukmawati akan Digaungkan pada Reuni Akbar 212

Kamis, 21 Nov 2019 22:08

Rindu untuk Gaza

Rindu untuk Gaza

Kamis, 21 Nov 2019 22:07

Saat Presiden Marah Soal Impor Cangkul, Ada Apakah?

Saat Presiden Marah Soal Impor Cangkul, Ada Apakah?

Kamis, 21 Nov 2019 21:50

Ustaz Yusuf Martak: Sukmawati Lakukan Penistaan Islam Tingkat Tinggi

Ustaz Yusuf Martak: Sukmawati Lakukan Penistaan Islam Tingkat Tinggi

Kamis, 21 Nov 2019 21:07


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Kamis, 21/11/2019 10:36

Sukma, Terpaparkah Radikalisme?