Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.296 views

Titik Merah Jadi Simbol Perlawanan Warga Kashmir Terhadap India

NEW YORK (voa-islam.com) - Titik merah terkenal yang menandai kisah Kashmir yang dikelola India di media sosial muncul jauh sebelum India menghapuskan status khusus mayoritas wilayah Muslim tersebut.

Keputusan untuk mencabut Pasal 370 konstitusi India pada 5 Agustus didahului oleh peningkatan militer di lembah Himalaya, diikuti oleh kuncian yang melumpuhkan sekarang di hari ke-12, dan penangkapan ratusan pemimpin politik dan aktivis.

Di tengah krisis, sejumlah akun media sosial yang terkait dengan Kashmir, termasuk Stand With Kashmir, kelompok advokasi akar rumput di Amerika Serikat, membukukan titik merah di halaman media sosial mereka.

"Di situlah ide dengan warna merah dimulai melalui percakapan yang sangat informal," kata Hafsa Kanjwal, salah satu sukarelawan kelompok itu.

"Kami memutuskan untuk menggunakannya [titik merah] sebagai kampanye untuk mencoba setidaknya melakukan semacam pengorganisasian media sosial awal untuk membuat orang sadar."

Halaman Instagram dimulai awal tahun ini sebagai ruang online untuk warga Kashmir. Tetapi ketegangan terakhir di kawasan itu mengubah titik merah menjadi simbol perlawanan di media sosial terhadap kendali militer India.

Kanjwal mengatakan, pengikut akun Facebook meningkat dari 300 menjadi 10.000 dalam dua-tiga hari pertama kepindahan India.

Ratusan warga Kashmir dan pendukung mereka di Twitter dan Facebook juga mengubah gambar profil mereka menjadi titik merah.

Dalam serangkaian peristiwa yang ironis, para aktivis mengatakan tanggapan itu mengejutkan mereka dan membantu menjadikan Kashmir sebagai berita utama global, meskipun ada upaya India untuk menjauhkan warga Kashmir.

"Sebagian dari saya bertanya-tanya apakah mereka [India] benar-benar menembak dirinya sendiri sejak mereka menginternasionalkan masalah yang benar-benar belum diinternasionalisasi," katanya.

Kashmiri Mehroosh Tak yang bermarkas di Inggris, yang menghadiri protes menentang langkah India di London pekan lalu, setuju.

"Beberapa orang yang biasanya tidak keluar saat ini merasa bahwa India telah melewati batas," katanya dalam sebuah wawancara telepon dengan Al Jazeera. "Dalam arti tertentu, India telah menyatukan kita."

Antropolog Ather Zia dari Colorado mengatakan Kashmir selalu menjadi masalah internasional. "Apa yang baru adalah kecaman," katanya, merujuk pada berbagai editorial surat kabar yang mengutuk kebijakan India tentang Kashmir.

Kanjwal mengatakan kemarahan itu sangat kuat karena warga Kashmir di luar wilayah tersebut belum dapat menghubungi orang yang mereka cintai bahkan selama liburan Idul Adha.

Berbagai postingan di media sosial oleh warga Kashmir telah menjadi viral dalam sepekan terakhir, menceritakan cobaan mereka karena tidak dapat menghubungi anggota keluarga mereka, tentang ketidakmampuan mereka untuk melakukan perjalanan ke wilayah itu untuk sebuah perayaan keagamaan, atau wartawan yang tidak dapat melaporkan.

"Dengan pengekangan komunikasi seperti itu, sangat penting bagi warga Kashmir yang memiliki semacam konektivitas untuk mengeluarkan informasi dan meningkatkan kesadaran," kata seorang warga Kashmir, yang membantu mengorganisir protes di Berlin dengan syarat anonim karena takut akan pembalasan.

"Kami telah menggunakan platform media sosial untuk terhubung ke warga Kashmir lain dan mengatur aksi protes atau pertemuan."

Selama seminggu terakhir, berbagai protes telah diadakan di kota-kota AS di New York, Washington, Houston, Denver dan Boston, serta di seluruh dunia, termasuk ibu kota India, New Delhi.[aljz/fq/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Jadilah Remaja Anti Baper

Jadilah Remaja Anti Baper

Kamis, 24 Sep 2020 08:43

Santri Pesantren Mahasiswa Ngaji di Alam Terbuka

Santri Pesantren Mahasiswa Ngaji di Alam Terbuka

Kamis, 24 Sep 2020 07:34

Tanggapi Pidato Presiden di PBB, Netty: Indonesia Harus Dorong Negara Maju Temukan Vaksin Covid-19

Tanggapi Pidato Presiden di PBB, Netty: Indonesia Harus Dorong Negara Maju Temukan Vaksin Covid-19

Kamis, 24 Sep 2020 06:39

Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Kamis, 24 Sep 2020 06:22

Hoorree…Pilkada 2020 Ditunda, Kecuali Solo dan Medan

Hoorree…Pilkada 2020 Ditunda, Kecuali Solo dan Medan

Kamis, 24 Sep 2020 06:17

Resesi Tak Teralakkan, Anis Minta Pemerintah Bantu Masyarakat dan Dunia Usaha

Resesi Tak Teralakkan, Anis Minta Pemerintah Bantu Masyarakat dan Dunia Usaha

Rabu, 23 Sep 2020 21:29

Pejabat Afghanistan: Tahanan Taliban Yang Dibebaskan Pemerintah Kembali Lagi Ke Medan Perang

Pejabat Afghanistan: Tahanan Taliban Yang Dibebaskan Pemerintah Kembali Lagi Ke Medan Perang

Rabu, 23 Sep 2020 21:05

Peran Ibu Mendidik dengan Kasih Sayang, Bukan Penjagal Akibat Kesal

Peran Ibu Mendidik dengan Kasih Sayang, Bukan Penjagal Akibat Kesal

Rabu, 23 Sep 2020 20:28

Ancaman Corona di Momen Pilkada

Ancaman Corona di Momen Pilkada

Rabu, 23 Sep 2020 19:58

Palestina Sebut Israel Rusak 100.000 Alat Tes Swab Virus Corona

Palestina Sebut Israel Rusak 100.000 Alat Tes Swab Virus Corona

Rabu, 23 Sep 2020 19:45

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI

Rabu, 23 Sep 2020 19:30

Dilematika Remaja, Pernikahan Usia Dini

Dilematika Remaja, Pernikahan Usia Dini

Rabu, 23 Sep 2020 18:40

Sedikitnya 28 Tewas Dalam Bentrokan Antara Pejuang IS dan Pasukan Pro-Assad di Utara Raqq

Sedikitnya 28 Tewas Dalam Bentrokan Antara Pejuang IS dan Pasukan Pro-Assad di Utara Raqq

Rabu, 23 Sep 2020 17:45

Perwakilan Hamas dan Fatah Akan Bertemu di Turki untuk Bahas Rekonsiliasi Antar-Palestina

Perwakilan Hamas dan Fatah Akan Bertemu di Turki untuk Bahas Rekonsiliasi Antar-Palestina

Rabu, 23 Sep 2020 17:15

Kemenag Disarankan Kerjasama dengan Ormas Islam Terkait Program Sertifikat Penceramah

Kemenag Disarankan Kerjasama dengan Ormas Islam Terkait Program Sertifikat Penceramah

Rabu, 23 Sep 2020 15:00

Alhamdulillah, Saudi Akan Cabut Larangan Umrah Mulai Oktober

Alhamdulillah, Saudi Akan Cabut Larangan Umrah Mulai Oktober

Rabu, 23 Sep 2020 11:29

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Persis: Tunda Pilkada Dahulukan Keselamatan Jiwa

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Persis: Tunda Pilkada Dahulukan Keselamatan Jiwa

Rabu, 23 Sep 2020 11:00

Alhamdulillah, Inilah Nakhoda Baru Dewan Dakwah

Alhamdulillah, Inilah Nakhoda Baru Dewan Dakwah

Rabu, 23 Sep 2020 05:24

Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Selasa, 22 Sep 2020 22:15

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Selasa, 22 Sep 2020 22:13


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X