Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.118 views

Titik Merah Jadi Simbol Perlawanan Warga Kashmir Terhadap India

NEW YORK (voa-islam.com) - Titik merah terkenal yang menandai kisah Kashmir yang dikelola India di media sosial muncul jauh sebelum India menghapuskan status khusus mayoritas wilayah Muslim tersebut.

Keputusan untuk mencabut Pasal 370 konstitusi India pada 5 Agustus didahului oleh peningkatan militer di lembah Himalaya, diikuti oleh kuncian yang melumpuhkan sekarang di hari ke-12, dan penangkapan ratusan pemimpin politik dan aktivis.

Di tengah krisis, sejumlah akun media sosial yang terkait dengan Kashmir, termasuk Stand With Kashmir, kelompok advokasi akar rumput di Amerika Serikat, membukukan titik merah di halaman media sosial mereka.

"Di situlah ide dengan warna merah dimulai melalui percakapan yang sangat informal," kata Hafsa Kanjwal, salah satu sukarelawan kelompok itu.

"Kami memutuskan untuk menggunakannya [titik merah] sebagai kampanye untuk mencoba setidaknya melakukan semacam pengorganisasian media sosial awal untuk membuat orang sadar."

Halaman Instagram dimulai awal tahun ini sebagai ruang online untuk warga Kashmir. Tetapi ketegangan terakhir di kawasan itu mengubah titik merah menjadi simbol perlawanan di media sosial terhadap kendali militer India.

Kanjwal mengatakan, pengikut akun Facebook meningkat dari 300 menjadi 10.000 dalam dua-tiga hari pertama kepindahan India.

Ratusan warga Kashmir dan pendukung mereka di Twitter dan Facebook juga mengubah gambar profil mereka menjadi titik merah.

Dalam serangkaian peristiwa yang ironis, para aktivis mengatakan tanggapan itu mengejutkan mereka dan membantu menjadikan Kashmir sebagai berita utama global, meskipun ada upaya India untuk menjauhkan warga Kashmir.

"Sebagian dari saya bertanya-tanya apakah mereka [India] benar-benar menembak dirinya sendiri sejak mereka menginternasionalkan masalah yang benar-benar belum diinternasionalisasi," katanya.

Kashmiri Mehroosh Tak yang bermarkas di Inggris, yang menghadiri protes menentang langkah India di London pekan lalu, setuju.

"Beberapa orang yang biasanya tidak keluar saat ini merasa bahwa India telah melewati batas," katanya dalam sebuah wawancara telepon dengan Al Jazeera. "Dalam arti tertentu, India telah menyatukan kita."

Antropolog Ather Zia dari Colorado mengatakan Kashmir selalu menjadi masalah internasional. "Apa yang baru adalah kecaman," katanya, merujuk pada berbagai editorial surat kabar yang mengutuk kebijakan India tentang Kashmir.

Kanjwal mengatakan kemarahan itu sangat kuat karena warga Kashmir di luar wilayah tersebut belum dapat menghubungi orang yang mereka cintai bahkan selama liburan Idul Adha.

Berbagai postingan di media sosial oleh warga Kashmir telah menjadi viral dalam sepekan terakhir, menceritakan cobaan mereka karena tidak dapat menghubungi anggota keluarga mereka, tentang ketidakmampuan mereka untuk melakukan perjalanan ke wilayah itu untuk sebuah perayaan keagamaan, atau wartawan yang tidak dapat melaporkan.

"Dengan pengekangan komunikasi seperti itu, sangat penting bagi warga Kashmir yang memiliki semacam konektivitas untuk mengeluarkan informasi dan meningkatkan kesadaran," kata seorang warga Kashmir, yang membantu mengorganisir protes di Berlin dengan syarat anonim karena takut akan pembalasan.

"Kami telah menggunakan platform media sosial untuk terhubung ke warga Kashmir lain dan mengatur aksi protes atau pertemuan."

Selama seminggu terakhir, berbagai protes telah diadakan di kota-kota AS di New York, Washington, Houston, Denver dan Boston, serta di seluruh dunia, termasuk ibu kota India, New Delhi.[aljz/fq/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Klaim Tewaskan 16  Tentara Turki di Libya

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Klaim Tewaskan 16 Tentara Turki di Libya

Senin, 24 Feb 2020 17:30

Yordania Akan Larang Masuk Warga Cina, Iran dan Korsel Sebagai Tanggapan Atas Wabah Corona

Yordania Akan Larang Masuk Warga Cina, Iran dan Korsel Sebagai Tanggapan Atas Wabah Corona

Senin, 24 Feb 2020 16:30

Paus Franciskus Tidak Setuju Rencana Perdamaian Timur Tengah Donald Trump

Paus Franciskus Tidak Setuju Rencana Perdamaian Timur Tengah Donald Trump

Senin, 24 Feb 2020 16:00

Turki dan Pakistan Akan Tutup Perbatasannya dengan Iran Khawatir Penyebaran Virus Corona

Turki dan Pakistan Akan Tutup Perbatasannya dengan Iran Khawatir Penyebaran Virus Corona

Senin, 24 Feb 2020 16:00

Senator: Wagub DKI Terpilih Harus Mampu Ikuti Ritme Kerja Anies

Senator: Wagub DKI Terpilih Harus Mampu Ikuti Ritme Kerja Anies

Senin, 24 Feb 2020 15:56

PM Malaysia Mahathir Kirim Surat Pengunduran Diri Kepada Raja

PM Malaysia Mahathir Kirim Surat Pengunduran Diri Kepada Raja

Senin, 24 Feb 2020 15:00

Elektabilitas Anies Menguat, Kenapa PSI Galau?

Elektabilitas Anies Menguat, Kenapa PSI Galau?

Senin, 24 Feb 2020 12:45

Hamri Muin Resmi Jabat Ketua Umum PP LIDMI Periode 2020-2022

Hamri Muin Resmi Jabat Ketua Umum PP LIDMI Periode 2020-2022

Senin, 24 Feb 2020 12:25

Survei Indo Barometer, Anies Baswedan Paling Berpotensi Jadi Presiden 2024

Survei Indo Barometer, Anies Baswedan Paling Berpotensi Jadi Presiden 2024

Senin, 24 Feb 2020 07:30

Wakil Bupati Bantaeng: Pimpin Masa Depan dengan Menguasai Teknologi

Wakil Bupati Bantaeng: Pimpin Masa Depan dengan Menguasai Teknologi

Senin, 24 Feb 2020 07:02

PKS: RUU Minerba Harus Memihak Rakyat

PKS: RUU Minerba Harus Memihak Rakyat

Senin, 24 Feb 2020 06:30

Seluruh Korban Hanyut Susur Sungai Sempor Telah Ditemukan

Seluruh Korban Hanyut Susur Sungai Sempor Telah Ditemukan

Senin, 24 Feb 2020 06:28

Kritik untuk Menteri Nadiem: Merdekakan Kampus dari Korporasi!

Kritik untuk Menteri Nadiem: Merdekakan Kampus dari Korporasi!

Ahad, 23 Feb 2020 22:33

Ucapan Salam Keselamatan, Ada yang Alergi?

Ucapan Salam Keselamatan, Ada yang Alergi?

Ahad, 23 Feb 2020 22:05

Mengerikan, Pasukan Israel Seret Jenazah Warga Palestina di Perbatasan Gaza Menggunakan Buldoser

Mengerikan, Pasukan Israel Seret Jenazah Warga Palestina di Perbatasan Gaza Menggunakan Buldoser

Ahad, 23 Feb 2020 21:00

Muadzin Masjid Raya London yang Ditikam Saat Kumandangkan Adzan Maafkan Pelaku Penusukan

Muadzin Masjid Raya London yang Ditikam Saat Kumandangkan Adzan Maafkan Pelaku Penusukan

Ahad, 23 Feb 2020 19:55

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

Ahad, 23 Feb 2020 18:18

Tabligh Akbar di Gowa, Direktur Pristac: Anak adalah Aset Peradaban

Tabligh Akbar di Gowa, Direktur Pristac: Anak adalah Aset Peradaban

Ahad, 23 Feb 2020 17:50

Lebih Dari 10.000 Warga Sipil Terbunuh atau Terluka Dalam Perang Afghanistan pada 2019

Lebih Dari 10.000 Warga Sipil Terbunuh atau Terluka Dalam Perang Afghanistan pada 2019

Ahad, 23 Feb 2020 17:48

Olok-olok Salam Pancasila

Olok-olok Salam Pancasila

Ahad, 23 Feb 2020 16:07


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X