Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.601 views

Pemimpin Hamas Kecam 'Normalisasi Hubungan Arab-Israel' di Konferensi Bahrain

JALUR GAZA, PALESTINA (voa-islam.com) - Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh mengatakan gerakannya di Palestina menolak konferensi ekonomi Timur Tengah yang disponsori AS pekan depan di Bahrain karena hal itu akan menjadi "normalisasi" hubungan Arab dengan Israel.

Dalam sebuah pengarahan singkat dengan wartawan internasional, Haniyeh juga menuduh Israel gagal mematuhi perjanjian yang dimaksudkan untuk memastikan ketenangan di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas.

"Kami dengan jelas menyatakan tidak menerima dan penolakan kami terhadap negara Arab atau Islam yang mengadakan konferensi semacam itu, yang merupakan normalisasi dengan pendudukan," kata Haniyeh, merujuk pada Israel.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump menyelenggarakan konferensi itu, yang akan diadakan pada 25 dan 26 Juni di Manama, untuk pembukaan komponen ekonomi dari rencana perdamaian AS-Israel-Palestina AS.

Menantu Trump, Jared Kushner, telah menyusun rencana yang sudah lama ditunggu-tunggu, tetapi sebelumnya telah ditolak oleh Palestina, yang menuduh pemerintahan Trump bias pro-Israel.

Bagian politik dari konferensi itu kemungkinan akan ditunda sampai paling tidak setelah pemilihan Israel pada bulan September.

Palestina menuduh Amerika Serikat mencoba menggunakan tawaran potensial miliaran dolar dalam investasi untuk menghindari masalah-masalah politik, terutama pendudukan Israel atas tanah mereka.

"Kami menolak konferensi Manama dan transformasi penyebab Palestina dari penyebab politik menjadi penyebab ekonomi," kata Haniyeh.

Haniyeh juga mengimbau Raja Hamad dari Bahrain "untuk tidak mengadakan lokakarya ini," bersumpah melakukan protes "di semua tanah Palestina dan di luar".

Sebuah kesepakatan yang dicapai pada bulan November diharapkan untuk memastikan ketenangan sebagai imbalan bagi Israel melonggarkan blokade atas Jalur Gaza.

Israel tidak pernah secara terbuka mengkonfirmasi kesepakatan itu, tetapi sejak itu telah mengizinkan Qatar untuk membawa jutaan uang tunai dan investasi ke kantong Palestina.

Pada bulan Mei, kedua pihak mendekati konflik baru, dengan Hamas dan Jihad Islam menembakkan ratusan roket dari Gaza dan militer Israel menyerang puluhan target sebagai tanggapan.

Haniyeh menuduh Israel tidak mengimplementasikan kesepakatan yang dicapai.

"Pemahaman hari ini berada di zona bahaya, karena kegagalan pendudukan (Israel) untuk mengimplementasikan apa yang telah disepakati."

'Bentuk pemerasan'

Haniya menunjuk ke jarak yang Israel izinkan untuk para nelayan Gaza beroperasi di lepas pantai, dengan mengatakan Israel telah berjanji untuk memperpanjangnya hingga 18 mil laut.

Israel pekan lalu melarang semua penangkapan ikan di lepas pantai, meskipun sejak itu telah dilanjutkan hingga enam mil.

"Pendudukan Israel menggunakan jarak ini sebagai bentuk pemerasan," kata Haniyeh.

"Kami tidak menentang perdamaian yang adil (dengan Israel) berdasarkan pada hak yang adil tetapi kami menentang penyerahan diri," tambahnya.

Israel mengatakan pembatasan itu diperlukan untuk mengisolasi Hamas, dengan mengatakan kelompok itu sering berupaya menyelundupkan senjata ke Jalur Gaza.

Sebelumnya pada hari Kamis, Qatar mulai membagikan pembayaran $ 100 kepada 60.000 keluarga miskin Palestina di Gaza dalam tahap terakhir dari uang yang disepakati sebagai bagian dari gencatan senjata bulan November.

Negara Teluk yang kaya gas tersebut, yang merupakan sekutu lama Hamas, sejak itu telah menyediakan pembayaran rutin. (st/TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Tentara Turki Bangun Pangkalan Militer Baru di Timur Laut Suriah

Tentara Turki Bangun Pangkalan Militer Baru di Timur Laut Suriah

Jum'at, 15 Nov 2019 15:05

Ratna Megawangi: Bangun Pendidikan Karakter Harus dengan Jiwa Mutmainnah

Ratna Megawangi: Bangun Pendidikan Karakter Harus dengan Jiwa Mutmainnah

Jum'at, 15 Nov 2019 10:50

Sandiaga Uno Katakan Revolusi Industri 4.0 Membawa Berkah Buat Pengusaha

Sandiaga Uno Katakan Revolusi Industri 4.0 Membawa Berkah Buat Pengusaha

Jum'at, 15 Nov 2019 09:33

Israel Kembali Serang Gaza Hanya Sehari Setelah Kesepakatan Gencatan Senjata

Israel Kembali Serang Gaza Hanya Sehari Setelah Kesepakatan Gencatan Senjata

Jum'at, 15 Nov 2019 08:45

Ketika Imam Kentut

Ketika Imam Kentut

Jum'at, 15 Nov 2019 08:14

Adhie Massardi: Kemerosotan Ekonomi Nasional Bukan Isu, tapi Fakta

Adhie Massardi: Kemerosotan Ekonomi Nasional Bukan Isu, tapi Fakta

Jum'at, 15 Nov 2019 07:35

Tahun 2020, Pemerintah Wajibkan Sertifikasi Perkawinan Calon Pengantin

Tahun 2020, Pemerintah Wajibkan Sertifikasi Perkawinan Calon Pengantin

Kamis, 14 Nov 2019 23:51

Tersangka Anggota IS Amerika yang Terdampar di Perbatasan Turki-Yunani Akan Dideportasi ke AS

Tersangka Anggota IS Amerika yang Terdampar di Perbatasan Turki-Yunani Akan Dideportasi ke AS

Kamis, 14 Nov 2019 22:35

Krisis Moral Bangsa, Akibat Pendidikan ala Sekuler?

Krisis Moral Bangsa, Akibat Pendidikan ala Sekuler?

Kamis, 14 Nov 2019 21:56

Sambangi DPP Wahdah Islamiyah, Forjim Bahas Kerja Sama Jurnalistik

Sambangi DPP Wahdah Islamiyah, Forjim Bahas Kerja Sama Jurnalistik

Kamis, 14 Nov 2019 21:08

Pemilu Tidak Langsung dan Jabatan Presiden Diperpanjang?

Pemilu Tidak Langsung dan Jabatan Presiden Diperpanjang?

Kamis, 14 Nov 2019 19:46

FPKS Minta Pemerintah Jangan PHP Soal Omnibus Law

FPKS Minta Pemerintah Jangan PHP Soal Omnibus Law

Kamis, 14 Nov 2019 16:15

Di Muktamar KBPII, Soetrisno Bachir Kampanyekan Nasionalisme Baru

Di Muktamar KBPII, Soetrisno Bachir Kampanyekan Nasionalisme Baru

Kamis, 14 Nov 2019 15:44

Jihad Islam Hentikan Serangan Roket dari Gaza Setelah Israel Setujui Syarat Gencatan Senjata

Jihad Islam Hentikan Serangan Roket dari Gaza Setelah Israel Setujui Syarat Gencatan Senjata

Kamis, 14 Nov 2019 15:15

Wanita Tabarruj dan Bertingkah Laku Jahiliyah

Wanita Tabarruj dan Bertingkah Laku Jahiliyah

Kamis, 14 Nov 2019 14:47

Siswa SD Alam Ar-Rohmah Outing ke Museum Tubuh Kota Batu

Siswa SD Alam Ar-Rohmah Outing ke Museum Tubuh Kota Batu

Kamis, 14 Nov 2019 14:17

Prancis Akan Bawa Pulang 11 Tersangka Jihadis yang Ditahan di Turki

Prancis Akan Bawa Pulang 11 Tersangka Jihadis yang Ditahan di Turki

Kamis, 14 Nov 2019 12:35

Ulama Saudi yang Ditangkap Karena Menulis Surat Nasihat kepada Raja Meninggal dalam Penjara

Ulama Saudi yang Ditangkap Karena Menulis Surat Nasihat kepada Raja Meninggal dalam Penjara

Kamis, 14 Nov 2019 10:42

Siapa Baha Abu Al-Ata Komandan Jihad Islam yang Dibunuh Israel?

Siapa Baha Abu Al-Ata Komandan Jihad Islam yang Dibunuh Israel?

Kamis, 14 Nov 2019 09:45

Israel Peringatkan Hamas untuk Tidak Terlibat Membantu Jihad Islam dalam Perang

Israel Peringatkan Hamas untuk Tidak Terlibat Membantu Jihad Islam dalam Perang

Kamis, 14 Nov 2019 08:30


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X