Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.491 views

Hamas: Pejuang Perlawanan Tidak Akan Pernah Serahkan Senjata dan Normalkan Hubungan dengan Israel

JALUR GAZA, PALESTINA (voa-islam.com) - Gerakan Hamas Palestina menggambarkan senjata pejuang perlawanan mereka sebagai garis merah, mengecam keras upaya sejumlah negara Arab dan kerajaan Teluk Persia untuk menormalkan hubungan diplomatik dengan rezim Israel setelah bertahun-tahun melakukan kontak rahasia.

Hamas, dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Rabu (15/5/2019) untuk memperingati ulang tahun ke-71 Hari Nakba dengan tegas menolak semua proyek yang bertujuan melikuidasi tujuan Palestina atau merusak hak-hak rakyat Palestina, khususnya proposal kontroversial Presiden AS Donald Trump untuk perdamaian antara Israel dan Palestina, dijuluki "Kesepakatan Abad Ini".

Unjuk rasa diselenggarakan untuk memperingati Hari Nakba - atau Hari Bencana - peringatan hari ketika, kembali pada tahun 1948, ratusan ribu warga Palestina secara paksa diusir dari tanah air mereka dan Israel menyatakan keberadaannya.

Hamas kemudian menyerukan kepada rakyat Palestina untuk menentang pendudukan rezim Tel Aviv dengan segala cara, terutama perlawanan bersenjata, yang merupakan opsi strategis untuk melindungi negara Palestina dan mengembalikan hak-hak mereka.

"Senjata di tangan pejuang perlawanan adalah garis merah, dan orang-orang kita berhak untuk mengerjakan pengembangan mereka. Proses mengelola front perlawanan (anti-Israel) berada dalam kerangka melawan pendudukan Israel dengan cara yang mengganggu persamaan rezim Tel Aviv dan menjamin kepentingan bangsa Palestina, "kata gerakan perlawanan Palestina tersebut.

Pernyataan itu juga menolak semua bentuk normalisasi politik, budaya dan komersial dengan Israel.

“Upaya semacam itu sama saja dengan menusuk di belakang bangsa Palestina dan melanggar hak-hak mereka. Mereka juga mendorong musuh Israel untuk melakukan lebih banyak kejahatan dan pelanggaran terhadap orang-orang kami dan situs-situs suci (di tanah-tanah pendudukan), ”bunyinya.

Hamas akhirnya menyerukan partisipasi massa dan efektif dalam semua peristiwa yang menandai Hari Nakba serta protes anti-pendudukan di sepanjang pagar yang memisahkan daerah kantong pantai yang terkepung dan wilayah yang diduduki Israel.

Palestina telah mengadakan aksi unjuk rasa mingguan di sepanjang perbatasan Gaza untuk memprotes pengepungan di daerah kantong itu dan menuntut hak bagi para pengungsi untuk kembali ke rumah mereka yang mereka tinggalkan selama penciptaan Israel tahun 1948.

Lebih dari 270 warga Palestina telah terbunuh oleh pasukan Israel sejak demonstrasi anti-pendudukan dimulai di Jalur Gaza pada 30 Maret 2018. Lebih dari 16.000 warga Palestina juga menderita luka-luka.

Bentrokan Gaza mencapai puncaknya pada 14 Mei 2018, menjelang peringatan 70 tahun Hari Nakba (Hari Bencana), yang bertepatan dengan keputusan AS untuk memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Al-Quds Yerusalem Timur yang diduduki. (st/ptv)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Surat Terbuka untuk Bu Suk yang Beropini Busuk

Surat Terbuka untuk Bu Suk yang Beropini Busuk

Rabu, 20 Nov 2019 21:25

Israel tangkap 745 Anak-anak Palestina Sejak Awal 2019

Israel tangkap 745 Anak-anak Palestina Sejak Awal 2019

Rabu, 20 Nov 2019 21:15

Mufida: Kartu Pra Kerja Jangan Miss Leading dan Salah Sasaran

Mufida: Kartu Pra Kerja Jangan Miss Leading dan Salah Sasaran

Rabu, 20 Nov 2019 20:46

Inilah 8 Hal Penting Persiapan Nikah, Bukan Sertifikat

Inilah 8 Hal Penting Persiapan Nikah, Bukan Sertifikat

Rabu, 20 Nov 2019 20:44

Kejagung Upayakan Aset First Travel Dikembalikan ke Calon Jamaah, Fahira: Langkah Tepat

Kejagung Upayakan Aset First Travel Dikembalikan ke Calon Jamaah, Fahira: Langkah Tepat

Rabu, 20 Nov 2019 19:41

Tampaknya Sukmawati Belum Selesai dengan Islam

Tampaknya Sukmawati Belum Selesai dengan Islam

Rabu, 20 Nov 2019 12:05

Pengacara Harap MUI Undang Sukmawati untuk Klarifikasi, Anwar Abbas: Tak Usah

Pengacara Harap MUI Undang Sukmawati untuk Klarifikasi, Anwar Abbas: Tak Usah

Rabu, 20 Nov 2019 11:29

PKS Minta Pemerintah Tunda Naikan Tarif Listrik

PKS Minta Pemerintah Tunda Naikan Tarif Listrik

Rabu, 20 Nov 2019 10:56

Hak Anak dalam Islam

Hak Anak dalam Islam

Selasa, 19 Nov 2019 19:31

Tanah Airku Rusak karena Kemaksiatan

Tanah Airku Rusak karena Kemaksiatan

Selasa, 19 Nov 2019 18:43

Kapitalisme Menggerus Naluri  Keibuan

Kapitalisme Menggerus Naluri Keibuan

Selasa, 19 Nov 2019 17:45

Menyoal Sertifikasi Perkawinan

Menyoal Sertifikasi Perkawinan

Selasa, 19 Nov 2019 16:39

Menakar Substansi Sertifikat Nikah

Menakar Substansi Sertifikat Nikah

Selasa, 19 Nov 2019 15:53

Bershalawat Sebelum Adzan, Adakah Dalilnya?

Bershalawat Sebelum Adzan, Adakah Dalilnya?

Selasa, 19 Nov 2019 15:00

Kampung Isinya Cuma 20 Orang, Tapi Terima Dana Desa Rp 1 Miliar

Kampung Isinya Cuma 20 Orang, Tapi Terima Dana Desa Rp 1 Miliar

Selasa, 19 Nov 2019 14:42

Fenomena Generasi Z

Fenomena Generasi Z

Selasa, 19 Nov 2019 13:24

Mengukur Integritas dan Ketegasan Anies

Mengukur Integritas dan Ketegasan Anies

Selasa, 19 Nov 2019 13:06

GPII Minta PBB Beri Sanksi Israel

GPII Minta PBB Beri Sanksi Israel

Selasa, 19 Nov 2019 12:50

3 Pilot Rezim Assad Tewas Saat Bom Barel yang Dimuat di Helikopter Meledak

3 Pilot Rezim Assad Tewas Saat Bom Barel yang Dimuat di Helikopter Meledak

Selasa, 19 Nov 2019 11:45

Politisi PDIP Minta Kasus Sukmawati Tak Diperpanjang, Wasekjen MUI: Enak Saja

Politisi PDIP Minta Kasus Sukmawati Tak Diperpanjang, Wasekjen MUI: Enak Saja

Selasa, 19 Nov 2019 11:26


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Senin, 18/11/2019 22:32

MUI Mulai Lakukan Standarisasi Dai