Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.660 views

Sejuta Orang Lebih Tandatangani Petisi Tuntut Senator Fraser Anning Dipecat

SYDNEY (voa-islam.com) - Lebih dari satu juta orang telah menandatangani petisi untuk mencopot Senator Queensland, Fraser Anning dari parlemen setelah sambutannya terkait pembantaian di masjid Christchurch, lapor Sydney Morning Herald.

Senator Anning mengatakan bahwa meskipun ia menentang kekerasan dalam bentuk apa pun, "yang disoroti adalah meningkatnya ketakutan dalam komunitas kami, baik di Australia dan Selandia Baru, akan meningkatnya kehadiran Muslim".

Respons di media sosial dengan cepat dan geram akibat pernyataan Anning tersebut, tetapi seorang dokter Sydney Kate Ahmad dan seorang penulis Melbourne Harris Sultan memutuskan untuk melakukan lebih dari sekadar berkicau di media sosial.

Secara terpisah dan satu jam terpisah, mereka mulai mengajukan petisi yang meminta Senator Anning dikeluarkan dari parlemen. Untuk keduanya, itu adalah petisi pertama mereka. Sekarang digabungkan, petisi sejauh ini adalah yang terbesar dalam sejarah petisi online Australia - dan bahkan secara individual Dr Ahmad telah melampaui petisi iklan balap kuda Gedung Opera Sydney pada tahun 2018.

Direktur eksekutif change.org, Sally Rugg mengatakan itu bukan hanya petisi dengan tanda tangan terbanyak sejak platform dimulai tetapi juga yang paling cepat berkembang. Hampir 250.000 orang mendaftar dalam 18 jam pertama. Dia mengatakan petisi itu adalah penangkal bagi mereka yang tidak mendukung apa yang dia sebut sentimen anti-Muslim di beberapa bagian media dan parlemen.

Dr Ahmad dalam Petisinya mengatakan:

“Senator Fraser Anning tidak memiliki tempat di pemerintahan negara kita yang demokratis dan multikultural. Kami meminta dia dikeluarkan dari posisinya sebagai senator, dan diselidiki oleh lembaga penegak hukum karena mendukung terorisme sayap kanan. ”

"Ini menunjukkan bahwa orang Australia tidak mentolerir ucapan kebencian yang ekstrem dan sikap yang ditunjukkan Senator Anning," katanya.

Dr Ahmad, 39, adalah staf spesialis neurologis dan direktur pelatihan dokter di Rumah Sakit Royal North Shore. Dia tumbuh di Hobart dan kemudian ke sekolah Katolik kecil.

Meskipun dia senang dengan tanggapannya, dia mengerti tidak ada mekanisme untuk mengusir para politisi kecuali mereka adalah penjahat atau warga negara ganda, tetapi dia ingin menjelaskan.

"Ini harus menjelaskan bahwa pidato kebencian semacam ini tidak akan diterima oleh masyarakat atau negara secara keseluruhan, bahwa ada dampak terhadap perilaku ini," katanya.

“Politik telah merosot ke titik di mana pandangan ekstrem menjadi arus utama dan memiliki lapisan legitimasi. Ini masalah kita memiliki anggota parlemen terpilih seperti ini dan dia harus bertanggung jawab atas tindakannya," pungkas Dr Ahmad.[fq/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Generasi Indonesia Darurat Game Online

Generasi Indonesia Darurat Game Online

Jum'at, 26 Apr 2019 02:09

Remaja Rusak, Akibat Liberalisasi?

Remaja Rusak, Akibat Liberalisasi?

Jum'at, 26 Apr 2019 00:42

Ibu, Sang Arsitek Pencetak Generasi Cemerlang

Ibu, Sang Arsitek Pencetak Generasi Cemerlang

Jum'at, 26 Apr 2019 00:01

Selamatkan Bumi, Selamatkan Kehidupan

Selamatkan Bumi, Selamatkan Kehidupan

Kamis, 25 Apr 2019 23:02

Gereja-gereja Katolik di Sri Lanka Tangguhkan Layanan Pasca Serangan Bom

Gereja-gereja Katolik di Sri Lanka Tangguhkan Layanan Pasca Serangan Bom

Kamis, 25 Apr 2019 22:38

Arab Saudi Eksekusi 37 Orang Mayoritas Syiah Terkait Terorisme

Arab Saudi Eksekusi 37 Orang Mayoritas Syiah Terkait Terorisme

Kamis, 25 Apr 2019 21:48

Presiden PKS: Meninggalnya 119 Petugas KPPS Merupakan Duka Nasional

Presiden PKS: Meninggalnya 119 Petugas KPPS Merupakan Duka Nasional

Kamis, 25 Apr 2019 21:23

Pemilu 2019: Nyawa, Kerja Rodi. dan Hilangnya Harapan

Pemilu 2019: Nyawa, Kerja Rodi. dan Hilangnya Harapan

Kamis, 25 Apr 2019 20:01

UE Desak Mesir Patuhi Janji Setelah Referendum

UE Desak Mesir Patuhi Janji Setelah Referendum

Kamis, 25 Apr 2019 20:00

KPU dan Bawaslu, kepada Manusia Kalian Bisa Sembunyi

KPU dan Bawaslu, kepada Manusia Kalian Bisa Sembunyi

Kamis, 25 Apr 2019 19:48

Pasukan Haftar Tewaskan Enam Migran Gelap di Libya

Pasukan Haftar Tewaskan Enam Migran Gelap di Libya

Kamis, 25 Apr 2019 19:40

Ketua BPN: Pemilu 2019 Paling Jelek

Ketua BPN: Pemilu 2019 Paling Jelek

Kamis, 25 Apr 2019 19:30

KPU yang Seharusnya Mikir

KPU yang Seharusnya Mikir

Kamis, 25 Apr 2019 19:01

Prabowo kepada Pendukungnya: Kita Jangan Lengah!

Prabowo kepada Pendukungnya: Kita Jangan Lengah!

Kamis, 25 Apr 2019 19:00

Kapal TNI Dilengkapi Cat Anti Deteksi Radar

Kapal TNI Dilengkapi Cat Anti Deteksi Radar

Kamis, 25 Apr 2019 18:37

Biro Kontra-Terorisme Israel Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Sri Lanka

Biro Kontra-Terorisme Israel Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Sri Lanka

Kamis, 25 Apr 2019 18:30

Rizal Ramli ke Mahfud MD: Status KPU seperti Boeing 737 MAX 8

Rizal Ramli ke Mahfud MD: Status KPU seperti Boeing 737 MAX 8

Kamis, 25 Apr 2019 18:01

Sedikitnya 11 Tentara Suriah Tewas dalam Serangan HTS di Barat Laut Hama

Sedikitnya 11 Tentara Suriah Tewas dalam Serangan HTS di Barat Laut Hama

Kamis, 25 Apr 2019 17:44

Said Didu Tak Ingin Mahfud MD Dimanfaatkan KPU

Said Didu Tak Ingin Mahfud MD Dimanfaatkan KPU

Kamis, 25 Apr 2019 17:01

Jokowi vs People Power

Jokowi vs People Power

Kamis, 25 Apr 2019 16:05


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X