Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.397 views

Dua Roket dari Gaza Hantam Ibukota Tel Aviv Setelah Lewati Sistem Perisai Rudal Israel

JALUR GAZA, PALESTINA (voa-islam.com) - Setidaknya dua roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza yang terkepung telah mendarat di ibukota Israel Tel Aviv, melewati sistem perisai rudal Iron Dome dan menandai kekalahan memalukan bagi salah satu pasukan militer termahal di dunia.

Serangan pada Kamis (14/3/2019) malam menyebabkan peringatan roket menggema di seluruh Israel tengah, media Israel melaporkan.

Beberapa orang mengatakan kepada media lokal bahwa mereka dapat mendengar dua ledakan keras di Gush Dan (wilayah Tel Aviv yang lebih besar), sementara beberapa juga mengklaim telah melihat rudal Iron Dome diluncurkan.

Pihak berwenang di kota Tel Aviv dan Rishon Lezion mengatakan mereka akan membuka tempat perlindungan umum sebagai tindakan peringatan.

Sistem rudal Iron Dome diaktifkan tetapi tampaknya gagal mencegat salah satu rudal tersebut.

Militer Israel mengkonfirmasi berita itu tetapi mencoba untuk menyampaikan kegagalan intersepsi sebagai akibat dari mekanisme penghancuran diri sistem rudal yang dimulai begitu ia menyadari rudal itu akan mendarat di daerah terbuka.

Laporan awal menunjukkan bahwa roket tidak menyebabkan kerusakan atau cedera. Namun, beberapa orang harus dirawat karena syok karena ini adalah pertama kalinya sejak perang terakhir Israel dengan Gaza pada 2014 bahwa sirene rudal diaktifkan di Tel Aviv.

Juru bicara militer Ronen Manelis mengatakan tidak seorang pun di Tel Aviv memperkirakan roket Palestina akan melakukan perjalanan sejauh ini.

"Kami tidak memiliki pengetahuan sebelumnya tentang tembakan ini hari ini, dan pada kenyataannya itu mengejutkan kami," kata Manelis.

Israel meluncurkan serangan ke Gaza

Tak lama setelah serangan itu, militer Israel mengatakan pihaknya "menyerang sasaran teror di Gaza" tetapi tidak memberikan perincian. Sumber-sumber Palestina melaporkan serangan Israel di dekat pelabuhan Khan Yunis, di Gaza selatan.

Saksi mata di Gaza mengatakan pesawat tempur Israel melakukan serangan udara di seluruh kantong terkepung tersebut.

Wartawan mengatakan tidak ada laporan korban dari serangan Israel, tetapi orang-orang yang tinggal di Gaza khawatir akan terjadi peningkatan besar dari militer Israel.

Netanyahu menyerukan pertemuan darurat

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang juga bertindak sebagai menteri rezim untuk urusan militer, mengadakan pertemuan darurat di markas tentara setelah serangan roket.

Menurut laporan, Israel telah meminta delegasi keamanan Mesir di Gaza untuk meninggalkan daerah itu. Outlet media di Gaza melaporkan bahwa gerakan perlawanan Hamas telah mengungsi dari pos militer untuk mengantisipasi serangan Israel.

Delegasi itu telah menengahi perundingan tidak langsung antara Hamas dan Israel sejak akhir Februari dilaporkan dengan harapan mencapai kesepakatan gencatan senjata yang bisa mengarah pada kesepakatan jangka panjang yang berlangsung antara lima hingga 10 tahun.

Satu sumber Palestina di Gaza mengatakan kepada Haaretz bahwa roket ditembakkan dari bagian utara kantong itu. Tidak ada kelompok Palestina yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Gerakan perlawanan Palestina Hamas dan Jihad Islam membantah memiliki peran dalam serangan itu.

Kegagalan Iron Dome

Serangan rudal itu lebih lanjut merusak reputasi Iron Dome sebagai sistem perisai rudal yang seharusnya untuk suatu waktu dan selamanya mengakhiri kekhawatiran tentang serangan roket dari Gaza.

Sistem multi-miliar dolar itu mengalami kekalahan memalukan selama serangan militer terbaru antara Gaza dan Tel Aviv pada bulan November, ketika Hamas menembakkan lebih dari 460 roket ke tanah yang diduduki dalam waktu kurang dari 24 jam dalam menanggapi agresi Israel.

Bentrokan berakhir setelah gencatan senjata yang ditengahi Mesir diberlakukan di Gaza.

Gencatan senjata itu dikritik oleh beberapa pejabat Israel dan membuat Avigdor Lieberman mundur sebagai menteri urusan militer. Pengunduran diri, yang bisa membawa pemilihan awal di tanah yang diduduki, dielu-elukan oleh Hamas sebagai "pengakuan kekalahan" dan "kemenangan politik" untuk perlawanan Palestina.

Saat itu, pemimpin Hamas di Gaza Yahya Sinwar memperingatkan Israel untuk tidak menguji kelompok perlawanan lagi atau akan menargetkan Tel Aviv.

Sinwar mencatat bahwa ia telah berbicara dengan Muhammad Deif, pemimpin sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin Al-Qassam tentang kemungkinan tanggapan terhadap agresi Israel berikutnya.

“Deif memintaku untuk mengatakan bahwa Tel Aviv dan Gush Dan (sasaran) berikutnya. Serangan pertama yang menghantam Tel Aviv akan mengejutkan Israel," katanya.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Latest News
Harga Bawang Putih Naik, Rakyat Menjerit

Harga Bawang Putih Naik, Rakyat Menjerit

Senin, 20 May 2019 14:28

Membedah Persoalan Sebab Kematian Mendadak Petugas Pemilu Dari Perspektif Keilmuan

Membedah Persoalan Sebab Kematian Mendadak Petugas Pemilu Dari Perspektif Keilmuan

Senin, 20 May 2019 13:20

Amien Rais Dipanggil Polisi sebagai Saksi Kasus Makar People Power

Amien Rais Dipanggil Polisi sebagai Saksi Kasus Makar People Power

Senin, 20 May 2019 13:16

Dituduh Makar, Lieus Sungkharisma Diciduk Polda Metro Jaya

Dituduh Makar, Lieus Sungkharisma Diciduk Polda Metro Jaya

Senin, 20 May 2019 12:19

Dana Zakat Seharusnya Dikelola Siapa?

Dana Zakat Seharusnya Dikelola Siapa?

Senin, 20 May 2019 11:40

Solusi Stabilitas Harga Pangan Ada di Tangan Penguasa

Solusi Stabilitas Harga Pangan Ada di Tangan Penguasa

Senin, 20 May 2019 10:47

Proyek OBOR China, Indonesia Terancam Terbakar?

Proyek OBOR China, Indonesia Terancam Terbakar?

Senin, 20 May 2019 09:55

Setop Stigma Negatif pada People Power

Setop Stigma Negatif pada People Power

Senin, 20 May 2019 06:01

Polisi adalah Aparat Negara, Bukan Alat Politik Rezim

Polisi adalah Aparat Negara, Bukan Alat Politik Rezim

Senin, 20 May 2019 04:01

Pasukan India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir

Pasukan India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir

Senin, 20 May 2019 01:39

Hendropriyono Tuding Pendukung Prabowo Mulai Ompong

Hendropriyono Tuding Pendukung Prabowo Mulai Ompong

Ahad, 19 May 2019 23:37

Bus Pariwisata Jadi Sasaran Serangan Bom di Mesir

Bus Pariwisata Jadi Sasaran Serangan Bom di Mesir

Ahad, 19 May 2019 23:14

Titik Balik Otoritarian di Rezim Jokowi

Titik Balik Otoritarian di Rezim Jokowi

Ahad, 19 May 2019 23:01

Pengacara Eggi Minta People Power 2014 Diusut

Pengacara Eggi Minta People Power 2014 Diusut

Ahad, 19 May 2019 22:33

Meski Juara, Kursi PDIP Rontok di DKI Jakarta

Meski Juara, Kursi PDIP Rontok di DKI Jakarta

Ahad, 19 May 2019 22:33

Dewan Militer Sudan Lanjutkan Pembicaraan dengan Para Demonstran

Dewan Militer Sudan Lanjutkan Pembicaraan dengan Para Demonstran

Ahad, 19 May 2019 21:42

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 7,9 Persen

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 7,9 Persen

Ahad, 19 May 2019 21:41

Pasukan Irak Klaim Tangkap Komandan Daesh di Mosul

Pasukan Irak Klaim Tangkap Komandan Daesh di Mosul

Ahad, 19 May 2019 21:14

Ulama Nigeria Sebut Kesenjangan Ekonomi Penyebab Ketidakstabilan Negara Itu

Ulama Nigeria Sebut Kesenjangan Ekonomi Penyebab Ketidakstabilan Negara Itu

Ahad, 19 May 2019 21:06

Meningkatnya Ancaman Kebebasan Berpendapat

Meningkatnya Ancaman Kebebasan Berpendapat

Ahad, 19 May 2019 21:01


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X