Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.239 views

Tak Mau Ambil Resiko, Australia Tolak Pulangkan Warganya yang Terkait Islamic State

CANBERRA, AUSRTALIA (voa-islam.com) - Australia pada hari Kamis (14/3/2019) menolak untuk memulangkan para terduga anggota kelompok Islamic State, menjadikannya negara Barat terbaru yang menolak mengembalikan warganya yang ditangkap di Suriah.

Pejabat Australia tidak akan meletakkan bahaya untuk mengambil anggota IS dari Timur Tengah, Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan, menggemakan klaim resmi bahwa Inggris tidak akan menempatkan pejabat dalam bahaya untuk memulangkan bayi anggota IS, Shamima Begum, seorang warga negara Inggris yang dikonfirmasi meninggal pekan lalu.

Komentar Morrison datang setelah seorang janda IS Australia meminta negaranya untuk mengizinkannya membawa pulang anak-anaknya dari kamp pengungsi Suriah.

Wanita itu, yang diidentifikasi pada hari Kamis sebagai Zehra Duman, mengatakan putrinya membutuhkan perawatan di rumah sakit.

"Tidak ada yang benar-benar peduli dengan kita di sini, dan aku mengerti kemarahan yang mereka miliki terhadap banyak dari kita di sini," kata wanita itu kepada ABC.

"Tapi anak-anak tidak perlu menderita."

Sang perdana menteri mengatakan bahwa orang Australia yang bepergian ke zona perang bersama keluarga mereka harus bertanggung jawab atas tindakan mereka.

"Tragedi besar dari mereka yang pergi dan bergabung dengan "teroris" - untuk mendukung tujuan "teroris" melalui Daesh dan telah membawa keluarga mereka ke medan perang di mana mereka pada dasarnya berperang melawan Australia - adalah mereka telah menempatkan anak-anak mereka dalam posisi yang mengerikan ini," kata Morrison menggunakan akronim Arab untuk Islamic State.

"Aku tidak akan membahayakan orang Australia untuk mencoba mengeluarkan orang dari situasi itu."

Pemerintah Australia tidak bisa lagi menggunakan risiko yang dirasakan sebagai alasan untuk menolak memulangkan para anggota IS dan keluarga mereka, pakar keamanan Universitas Deakin Greg Parton mengatakan kepada AP.

"Kehati-hatian perlu diambil untuk membawanya kembali, tapi itu sepenuhnya bisa dilakukan," katanya, menjelaskan bahwa alasan itu telah bertahan di masa lalu ketika kelompok IS masih mengendalikan sebagian besar wilayah di Suriah.

Kehadiran Islami State di Suriah kini menjadi beberapa ratus pejuang di wilayah kecil di wilayah Suriah Timur, yang melawan serangan oleh pasukan Tentara Demokratik Suriah (SDF) yang bersekutu dengan AS untuk merebut kembali tanah itu.

Banyak negara Barat enggan memulangkan warga mereka yang terkait IS, karena khawatir tidak mampu mengumpulkan bukti yang cukup yang akan membuktikan bahwa mereka bersalah atas kejahatan di pengadilan setempat.

Australia tidak pernah menghadapi dilema yang sama sejak 2014, ketika pemerintah mengadopsi undang-undang baru yang telah menganggap tindak pidana berada di wilayah yang dikuasai IS di Suriah dan Irak.

Sementara belum ada yang dituntut di bawah hukum, warga Australia yang dinyatakan bersalah dengan undang-undang baru akan menghadapi 10 tahun penjara.

Morrison telah menolak untuk memulangkan Duman dan anak-anaknya karena kebijaksanaan politik, kata Barton, menjelaskan bahwa membawa keluarga itu ke Australia akan membuat sang perdana menteri tidak populer dalam pemilihan negara Mei itu.

Pemimpin oposisi Bill Shorten, yang jajak pendapat menyarankan kemungkinan akan menjadi perdana menteri setelah pemilihan, mengatakan partainya akan bekerja untuk memulangkan anak-anak Australia dari Suriah tanpa "skor politik".

"Kami akan menyelesaikannya. Apakah kamu memisahkan anak-anak dari orang tua mereka? Siapa yang akan menjaga mereka?" dia berkata.

Duman sebelumnya mengatakan di media sosial bahwa keluarga Turki-Australia-nya di Melbourne pada 2014 mengikuti pejuang IS Mahmoud Abdullatif, yang telah pergi berbulan-bulan sebelumnya, ke Raqqa, ibukota de-facto IS.

Pasangan itu menikah tahun itu, meskipun Abdullatif meninggal lima minggu setelah pernikahan.

Janda itu menjadi perekrut online yang rajin untuk kelompok itu, mendesak para perempuan lain untuk bergabung dengannya, dan sebelumnya mengatakan dia tidak merindukan Australia. (st/TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Berapa Lama Ma'ruf Amin Jadi Wapres Jokowi?

Berapa Lama Ma'ruf Amin Jadi Wapres Jokowi?

Senin, 19 Aug 2019 16:31

Presiden Terguling Sudan Omar Al-Bashir Tiba di Pengadilan untuk Menghadapi Dakwaan Korupsi

Presiden Terguling Sudan Omar Al-Bashir Tiba di Pengadilan untuk Menghadapi Dakwaan Korupsi

Senin, 19 Aug 2019 16:15

UAS Dituduh, Haikal Hassan Bereaksi

UAS Dituduh, Haikal Hassan Bereaksi

Senin, 19 Aug 2019 12:17

Mengambinghitamkan Agama (Umat) Islam di Ekonomi?

Mengambinghitamkan Agama (Umat) Islam di Ekonomi?

Senin, 19 Aug 2019 12:17

Hak Jawab Pemkot Bekasi Terkait Artikel Voa Islam: Wali Kota Bekasi Terpapar Paham Radikal

Hak Jawab Pemkot Bekasi Terkait Artikel Voa Islam: Wali Kota Bekasi Terpapar Paham Radikal

Senin, 19 Aug 2019 11:22

Gibraltar Tolak Permintaan AS untuk Menahan Kapal Tanker Minyak Iran

Gibraltar Tolak Permintaan AS untuk Menahan Kapal Tanker Minyak Iran

Senin, 19 Aug 2019 10:31

Setelah Bandara Sipil, Kini Giliran Kebun Binatang di Tripoli yang Dibombardir Oleh Pasukan Haftar

Setelah Bandara Sipil, Kini Giliran Kebun Binatang di Tripoli yang Dibombardir Oleh Pasukan Haftar

Senin, 19 Aug 2019 10:30

India Tangkap Setidaknya 4000 Orang di Kashmir Sejak Pencabutan Status Otonomi Khusus

India Tangkap Setidaknya 4000 Orang di Kashmir Sejak Pencabutan Status Otonomi Khusus

Senin, 19 Aug 2019 09:30

MUI: Kasus GKI Yasmin Sudah Selesai, Relokasi!

MUI: Kasus GKI Yasmin Sudah Selesai, Relokasi!

Senin, 19 Aug 2019 09:12

Perlu Diaudit: Kekayaan Para Mantan Presiden, Wapres, Menteri, Dirut BUMN

Perlu Diaudit: Kekayaan Para Mantan Presiden, Wapres, Menteri, Dirut BUMN

Senin, 19 Aug 2019 08:28

Isu Radikal Untungkan Para Pemburu Rente? Dahnil Singgung Mahfud

Isu Radikal Untungkan Para Pemburu Rente? Dahnil Singgung Mahfud

Senin, 19 Aug 2019 06:17

Kemerdekaan RI Tak Diberikan Gratis oleh Penjajah

Kemerdekaan RI Tak Diberikan Gratis oleh Penjajah

Senin, 19 Aug 2019 05:17

Puluhan Ribu Orang di Hong Kong Kembali Gelar Aksi Demo

Puluhan Ribu Orang di Hong Kong Kembali Gelar Aksi Demo

Senin, 19 Aug 2019 03:51

Mahfud oh Mahfud

Mahfud oh Mahfud

Senin, 19 Aug 2019 02:03

Puluhan Orang Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri dalam Pernikahan di Kabul

Puluhan Orang Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri dalam Pernikahan di Kabul

Senin, 19 Aug 2019 01:40

Pasukan Israel Bunuh 3 Warga Palestina di Dekat Pagar Gaza

Pasukan Israel Bunuh 3 Warga Palestina di Dekat Pagar Gaza

Senin, 19 Aug 2019 00:47

India Kembali Berlakukan Jam Malam di Kashmir

India Kembali Berlakukan Jam Malam di Kashmir

Ahad, 18 Aug 2019 23:43

Kemampuan Jokowi Pindah Ibu Kota Dipertanyakan

Kemampuan Jokowi Pindah Ibu Kota Dipertanyakan

Ahad, 18 Aug 2019 23:17

Bebas Penjajahan Secara Total, Mungkinkah?

Bebas Penjajahan Secara Total, Mungkinkah?

Ahad, 18 Aug 2019 23:16

Belajar Arti Kemerdekaan dari Bilal

Belajar Arti Kemerdekaan dari Bilal

Ahad, 18 Aug 2019 23:01


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Ahad, 18/08/2019 13:11

Kemerdekaan Sejati