Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.758 views

India Tuduh Badan Intelijen Pakistan Terlibat Serangan Bom Mematikan di Khasmir

NEW DEHLI, INDIA (voa-islam.com) - Seorang komandan senior militer India di Kashmir mengatakan badan mata-mata utama Pakistan terlibat dalam serangan bom mematikan di wilayah yang disengketakan yang menewaskan lebih dari 40 tentara India pekan lalu.

Serangan bom mobil, yang diklaim oleh kelompok jihadis yang berbasis di Pakistan yang disebut Jaish-e-Mohammad (JeM), membunuh 41 pasukan paramiliter India di pinggiran kota utama Srinagar pada hari Kamis.

Komandan Umum India K.J.S. Dhillon mengklaim pada hari Selasa (19/2/2019) bahwa serangan itu "dikendalikan dari seberang [perbatasan] oleh ISI dan komandan Pakistan dan JeM," menggunakan singkatan untuk Inter-Services Intelligence, yang merupakan badan mata-mata utama Pakistan.

“JeM adalah anak dari tentara Pakistan dan ISI. Serangan itu didalangi oleh Pakistan, ISI, dan JeM, ”katanya.

Dhillon mengatakan New Delhi telah melacak dalang serangan itu tetapi menambahkan bahwa dia tidak bisa lebih spesifik tentang dugaan peran agen mata-mata Pakistan.

Menanggapi serangan mematikan itu, Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan pada hari Jum'at bahwa mereka yang berada di balik pemboman itu "harus membayar mahal."

“Kami akan memberikan balasan yang sesuai; tetangga kita tidak akan diizinkan untuk mendestabilkan kita, ”kata Modi.

“Saya ingin memberi tahu kelompok teroris (baca; jihadis) dan tuan mereka bahwa mereka telah melakukan kesalahan besar. Mereka harus membayar mahal, ”katanya setelah rapat kabinet darurat.

'Memulai perang ada di tangan manusia'

Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan telah membantah keterlibatan Islamabad dalam serangan itu, mengatakan New Delhi telah "menyalahkan pemerintah Pakistan tanpa bukti ... Jika Anda memiliki bukti, kami akan bertindak."

“Adalah kepentingan kami bahwa tidak seorang pun dari tanah kami yang menyebarkan kekerasan. Saya ingin memberi tahu pemerintah India bahwa kami akan mengambil tindakan jika bukti ditemukan terhadap siapa pun dari Pakistan, ”kata Khan, Selasa.

Perdana menteri juga memperingatkan bahwa jika terjadi serangan oleh India, Islamabad tidak akan membuang waktu memikirkan pembalasan. "Kami akan membalas," katanya.

“Kita semua tahu memulai perang ada di tangan manusia, di mana itu akan membawa kita hanya Tuhan yang tahu. Masalah ini harus diselesaikan melalui dialog,” tambahnya.

Pakistan menuntut penyelidikan terbuka oleh India

Secara terpisah, dalam sepucuk surat kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi menuntut agar India melakukan penyelidikan terbuka dan kredibel terhadap pemboman itu.

"Mengaitkannya dengan Pakistan bahkan sebelum penyelidikan tidak masuk akal," kata Qureshi, menyerukan PBB untuk membantu "meredakan ketegangan" di wilayah tersebut.

"Dengan perasaan mendesak saya menarik perhatian Anda pada situasi keamanan yang memburuk di wilayah kami yang diakibatkan oleh ancaman penggunaan kekuatan terhadap Pakistan oleh India," tulisnya.

Jammu dan Kashmir adalah wilayah yang disengketakan yang terletak antara India dan Pakistan. Dua saingan bersenjata nuklir itu telah berperang empat kali sejak pembagian mereka pada 1947, tiga di antaranya atas Kashmir.

Pakistan secara luas dituduh mempersenjatai dan melatih pejuang Khashmir, hal yang dibantah keras Islamabad. (st/ptv)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Libya Ajukan Keluhan Ke Moskow Terkait Tentara Bayaran Rusia yang Membantu Pasukan Haftar

Libya Ajukan Keluhan Ke Moskow Terkait Tentara Bayaran Rusia yang Membantu Pasukan Haftar

Sabtu, 19 Oct 2019 17:15

Muhammadiyah Harap Jokowi-Ma'ruf Lebih Rangkul Seluruh Lapisan Masyarakat

Muhammadiyah Harap Jokowi-Ma'ruf Lebih Rangkul Seluruh Lapisan Masyarakat

Sabtu, 19 Oct 2019 16:29

BPJPH Belum Siap, Sejumlah UKM Gagal Daftar Sertifikasi Halal

BPJPH Belum Siap, Sejumlah UKM Gagal Daftar Sertifikasi Halal

Sabtu, 19 Oct 2019 15:38

Bully dan Kekerasan Coreng Citra Pendidikan

Bully dan Kekerasan Coreng Citra Pendidikan

Sabtu, 19 Oct 2019 14:51

Trump Klaim Beberapa Negara Eropa Bersedia Pulangkan Pejuang IS yang Ditahan di Suriah

Trump Klaim Beberapa Negara Eropa Bersedia Pulangkan Pejuang IS yang Ditahan di Suriah

Sabtu, 19 Oct 2019 14:00

Erdogan Ancam Lancarkan Kembali Serangan Jika Milisi Komunis Kurdi Tidak Mundur dari 'Zona Aman'

Erdogan Ancam Lancarkan Kembali Serangan Jika Milisi Komunis Kurdi Tidak Mundur dari 'Zona Aman'

Sabtu, 19 Oct 2019 13:00

Komnas HAM Selidiki Kasus Wafatnya Dua Mahasiswa Kendari

Komnas HAM Selidiki Kasus Wafatnya Dua Mahasiswa Kendari

Sabtu, 19 Oct 2019 08:40

Pak Jokowi, Kenapa Pelantikan Dibuat Tegang?

Pak Jokowi, Kenapa Pelantikan Dibuat Tegang?

Sabtu, 19 Oct 2019 06:31

Soal Fenomena Cross-Hijaber, MUI: Pria Berdandan Menyerupai Wanita Hukumnya Haram

Soal Fenomena Cross-Hijaber, MUI: Pria Berdandan Menyerupai Wanita Hukumnya Haram

Sabtu, 19 Oct 2019 03:55

Ustaz Bachtiar Nasir Disambut Kesultanan Bacan

Ustaz Bachtiar Nasir Disambut Kesultanan Bacan

Jum'at, 18 Oct 2019 22:06

Inilah 4 Tips Agar Berdandan Tidak Jadi Tabarruj

Inilah 4 Tips Agar Berdandan Tidak Jadi Tabarruj

Jum'at, 18 Oct 2019 21:55

Buzzer, Penyebar Kebaikan or Kebohongan?

Buzzer, Penyebar Kebaikan or Kebohongan?

Jum'at, 18 Oct 2019 21:43

Pengamat: Jokowi Harus Buktikan kepada Publik Soal Pilihan Menteri

Pengamat: Jokowi Harus Buktikan kepada Publik Soal Pilihan Menteri

Jum'at, 18 Oct 2019 21:12

Tatkala Kampus Alami Degradasi Intelektualitas

Tatkala Kampus Alami Degradasi Intelektualitas

Jum'at, 18 Oct 2019 21:01

Kearifan Muslim Melayu Kepulauan Cocos

Kearifan Muslim Melayu Kepulauan Cocos

Jum'at, 18 Oct 2019 20:56

Islamic State Bebaskan Para Muslimah yang Ditahan Pasukan Kurdi di Penjara Raqqa

Islamic State Bebaskan Para Muslimah yang Ditahan Pasukan Kurdi di Penjara Raqqa

Jum'at, 18 Oct 2019 19:45

Siapakah Pengkhianat Negara Sesungguhnya?

Siapakah Pengkhianat Negara Sesungguhnya?

Jum'at, 18 Oct 2019 19:05

Para Ilmuwan Menemukan Badai Besar Dapat Menciptakan ' Gempa Badai'

Para Ilmuwan Menemukan Badai Besar Dapat Menciptakan ' Gempa Badai'

Jum'at, 18 Oct 2019 18:45

BPJPH Belum Siap Ambil Alih Sertifikasi Halal

BPJPH Belum Siap Ambil Alih Sertifikasi Halal

Jum'at, 18 Oct 2019 18:24

Hamas Kecam Upaya Negara Arab untuk Menormalkan Hubungan dengan Israel

Hamas Kecam Upaya Negara Arab untuk Menormalkan Hubungan dengan Israel

Jum'at, 18 Oct 2019 17:45


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X