Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.792 views

Perang Dunia Ke 3: Hoax or Realty?

Oleh: Abdurrahman Anton Minardi

Setelah president Erdoğan membuka perundingan antara Rusia dengan Ukraina 29 Maret 2022 di Istanbul, besoknya menghasilkan beberapa point kesepakatan yaitu :

1. Rusia Sepakat Kurangi Serangan di Ukraina
2. Janji Ukraina pada Rusia tidak akan menjadi anggota NATO atau menjadi pangkalan militer NATO.
3. Perundingan Merupakan Satu Langkah Rusia Kurangi Eskalasi Konflik
4. Turki, Jerman dan Polandia Jadi Penjamin Keamanan Ukraina
5. Tetap Tuntut Perdamaian Penuh di Ukraina
Ukraina bersikukuh dengan sikapnya mengenai batas negara sesuai perbatasan Internasional 1991.
Sedangkan Rusia beralasan Melakukan aksi serangan ke Ukraina atas permintaan kelompok pro kemerdekaan Ukraina Timur Yang merasa dilangggar hak asasi dan genosa atas mereka oleh rezim Ukraina.

Pada 14 April 2022 kedua negara ternyata belum bersepakat mengenai yitik krisial antara kedua negara tersebut.

Ukraina telah menolak untuk mengakui Krimea sebagai republik Rusia dan Donbass sebagai republik merdeka.

Rusia tentu saja merasa bahwa Ukraine telah melanggar kesepakatan Istanbul. Walaupun secara tertulis kedua point tersebut tidak masuk dalam kesepakatan, tapi perwakilan kedua negara bersepakat untuk membicarakannya secara terpisah.

Pada 15 April 2022 secara megejutkan TV Rusia mengumumkan Perang Dunia Ke 3.
Menyusul setelah sehari sebelumnya kapal induk moskva armada laut hitam Rusia tenggelam.

Kementrian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa saat ini kami benar-benar sedang menghadapi infrastruktur NATO jika bukan NATO itu sendiri.

Ukraina mengklaim telah melakukan penyerangan terhadap kapal moskva tersebut dengan menggunakan Rudal Neptunus, sementara Rusia menyatakan bahwa kapal itu meledak karena kebakaran.

Sehari setelah kejadian itu, Rusia meningkatkan serangan ke Kiev Ukraina, yang menyebabkan kondisinya semakin rusak parah. Ledakan besar terjadi di Kiev, dan hal itu nampaknya akan Terus berlanjut sebagaimana diakui Kementrian Pertahanan Rusia.

Apakah perang ini benar-benar akan menjadi Perang Dunia Ke 3 ?

Pertama, kedua negara tersebut mendapatkan dukungan dari aliansinya. Ukraina didukung oleh US, Kanada, Jerman, Prancis, Inggris, Belgia, Belanda, Ceko, Italia, Portugal, Yunani, Rumania, Spanyol dan Israel. Sedangkan Rusia didukung oleh Chechnya, Iran, Cina, Venezuela, Belarusia, Myanmar, Kuba dan Suriah.

Kedua, perkubuan tersebut masih menggambarkan peta romantisme "Cold War" (Perang Dingin) antara sosialisme-komunisme melawan liberalisme-kapitalisme.

Ketiga, embargo ekonomi oleh sejumlah negara atas Rusia menunjukkan bahwa mereka telah menganggap langkah Rusia adalah salah jika tidak bertujuan untuk menghentikan perang. Negara-negara yang telah melakukan embargo ekonomi kepada Rusia adalah US, Uni Eropa, Inggris, Kanada, Australia, Jepang, Taiwan dan Korea Selatan. Embargo ekonomi ini menyebabkan ekonomi Rusia menjadi anjlok. Nilai Rubel menjadi sangat rendah terhadap $US, transaksi bank Rusia dihentikan, transaksi perdagangan dengan Rusia dihentikan, harga-harga barang meningkat drastis terutama harga minyak dan gas.  Di sisi lain kebutuhan dunia atas minyak dan gas Rusia begitu tinggi. Seperempat pasokan minyak dan gas Uni Eropa berasal dari Rusia dimana industry masih sangat tergantung pada komoditas energi ini. Untuk itu tidak dalam urusan ini tidak langsung melakukan penghentian kerjasama. Belum lagi Rusia merupakan pemasok sekitar 30% gandum dunia. Ini akan sangat menyulitkan industri makanan secara global. 

Hal tersebut akan menambah tarik-menarik kepentingan atar kedua kubu yang berseteru.

Keempat, pemilihan ekonomik pasca pandemi atau ada yang menyebut plandemi COVID 19 akan menjadi lebih rumit akibat kenaikan harga dan pembatasan transaksi perdagangan.

Kelima, pasokan dana maupun senjata bahkan pasukan untuk kedua kubu akan memperluas ketegangan dan konflik international.
Kubu Ukraina menginginkan memperluas blok NATO-nya dengan keanggotaan Ukraina di NATO atau menjadi basis NATO di wilayah Eropa Timur. Kubu Rusia juga melihat kubu NATO telah tidak bisa menahan diri bahkan ingin terus memperluas kekuasaannya di dunia. Sedangkan Rusia telah membubarkan aliansi kekuatan Pakta Warsanya dengan runtuhnya Uni Soviet.

Point yang paling krisial adalah ketika negara-negara menjadi bagian dari kubu dua pihak tersebut. Sementara negara-negara yang menjadi pihak penengah masih belum dapat meredakan ketegangan kedua kubu. Bahkan United Nations (UN) atau PBB pun justru malah menjadi ajang menambah dukungan kepada kedua kubu yang berseteru, bukan menjadi pihak yang menengahi konflik.

Ketika alasan kedua negara yang berperang belum selesai malah ditambah beban perang dengan masuknya kepentingan berbagai negara yang menjadi bagian dari kubu maka perang akan semakin panjang dan korban jiwa akan semakin besar.

Perang itu pasti urusan menang atau kalah, dan tidak ada pihak yang mau kalah.

Perang Dunia Ke 3 bukan mustahil, meskipun negara-negara yang telah bergabung ke dalam dua kubu tersebut masih bisa menarik diri dan hentikan demo-demo mendukung Rusia atau Ukraina. Lalu pihak yang netral harus diperluas sehingga upaya damai lebih terbuka lebar.

Di sinilah Organization of Islamic Conference (OIC) harus mengambil langkah strategis untuk ikut mewujudkan gencatan senjata menuju perdamain dan Turki bisa menjadi Triggernya. Jika UN tidak begitu dapat diharapkan untuk melakukannya.

Peace for all.


Istanbul, 20 Romadhon 1443 H/21 April 2022 M.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Karhutla Terjadi Lagi, Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api

Karhutla Terjadi Lagi, Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api

Ahad, 14 Aug 2022 22:12

Akademi Dakwah Indonesia Gelar Mukernas ke-III di Bandung

Akademi Dakwah Indonesia Gelar Mukernas ke-III di Bandung

Ahad, 14 Aug 2022 22:07

Kampanye Anti-Israel Global BDS Kecam Standar Ganda Barat Tentang Perang Ukraina Dan Gaza

Kampanye Anti-Israel Global BDS Kecam Standar Ganda Barat Tentang Perang Ukraina Dan Gaza

Ahad, 14 Aug 2022 20:20

Mendudukkan Posisi Islam dan Budaya dalam Menyatukan Keberagaman

Mendudukkan Posisi Islam dan Budaya dalam Menyatukan Keberagaman

Ahad, 14 Aug 2022 16:50

Wahdah Islamiyah Silaturahmi dengan Kementerian Pertahanan

Wahdah Islamiyah Silaturahmi dengan Kementerian Pertahanan

Ahad, 14 Aug 2022 16:44

Waspada, Inflasi Tinggi Berpotensi Turunkan Level Ekonomi 67% Rakyat

Waspada, Inflasi Tinggi Berpotensi Turunkan Level Ekonomi 67% Rakyat

Ahad, 14 Aug 2022 14:36

7 Orang Terluka Dalam Serangan Penembakan Di Sebuah Bus Di Kota Yerusalem

7 Orang Terluka Dalam Serangan Penembakan Di Sebuah Bus Di Kota Yerusalem

Ahad, 14 Aug 2022 14:15

Anies Berpeluang Diusung Capres 2024 Oleh Partai-partai Ini

Anies Berpeluang Diusung Capres 2024 Oleh Partai-partai Ini

Sabtu, 13 Aug 2022 21:01

Qatar Setuju Biayai Renovasi Rumah-rumah Di Gaza Yang Hancur Selama Konflik Israel-Jihad Islam

Qatar Setuju Biayai Renovasi Rumah-rumah Di Gaza Yang Hancur Selama Konflik Israel-Jihad Islam

Sabtu, 13 Aug 2022 20:05

Saudi Izinkan Pemegang Visa Turis Untuk Melakukan Umrah

Saudi Izinkan Pemegang Visa Turis Untuk Melakukan Umrah

Sabtu, 13 Aug 2022 17:00

FBI Temukan Dokumen 'Sangat Rahasia' Saat Penggerebegan Di Kediaman Donald Trump

FBI Temukan Dokumen 'Sangat Rahasia' Saat Penggerebegan Di Kediaman Donald Trump

Sabtu, 13 Aug 2022 15:45

Penulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam Dalam Acara Di New York

Penulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam Dalam Acara Di New York

Sabtu, 13 Aug 2022 12:11

Islam Mampu Mewujudkan Anak Terlindungi dan Indonesia Maju

Islam Mampu Mewujudkan Anak Terlindungi dan Indonesia Maju

Sabtu, 13 Aug 2022 10:46

Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Jum'at, 12 Aug 2022 22:04

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Jum'at, 12 Aug 2022 21:58

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Jum'at, 12 Aug 2022 21:30

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Jum'at, 12 Aug 2022 21:01

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Jum'at, 12 Aug 2022 21:00

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Jum'at, 12 Aug 2022 20:21

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Jum'at, 12 Aug 2022 17:56


MUI

Must Read!
X