Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.851 views

Syafii Maarif Kesiangan, Negara Mau Tenggelam Dikatakan Oleng

 

Oleh:

Asyari Usman || Wartawan Senior

 

ALHAMDULILLAH. Meskipun sudah kesiangan, hampir zuhur, Syafii Maarif akhirnya terbangun juga. Kemarin, mantan ketua PP Muhammadiyah itu berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bukan surat yang berisi marah-marah. Hanya perasaan sedih beliau. Lebih tepat keprihatinan terhadap penanganan wabah Covid-19.

Pak Syafii menyurati Jokowi pada saat korban tenaga medis semakin tak terkendali. Sudah 115 dokter meninggal dunia karena tertular virus Corona. Ada tujuh profesor di antara 115 itu. Tenaga kesehatan lainnya, lebih banyak lagi.

“…plus tenaga medis yang juga wafat dalam jumlah besar pula,” tulis Syafii.

Beliau sengaja menyebutkan kepada Jokowi bahwa dirinya adalah salah seorang yang tertua di negeri ini. Barangkali dimaksudkan untuk menyentuh hati junjungan beliau itu agar Jokowi serius menanggapi imbauannya. Pak Syafii mengimbau supaya Presiden memerintahkan kepada Menkes untuk menolong nyawa para dokter semaksimal mungkin.

Sebetulnya, isi surat Syafii itu biasa-biasa saja. Namun, karena itu ditulis oleh salah seorang mentor yang paling dihormati Jokowi (kalau pun iya paling dihormati), diperkirakan akan diperhatikan. Akan ada dampaknya terhadap cara pemerintah menangani pandemi Covid-19.

Perlu kita cermati surat singkat Syafifi Maa’rif itu. Yang pertama dan paling utama adalah deskripsi beliau tentang kondisi negara pada saat ini. Syafii menggunakan narasi “negara akan oleng”. Ini adalah sindiran ‘ghaib’ Pak Syafii. Maksudnya, sindiran halus. Sindiran yang tak berwujud. Semoga saja Jokowi paham. Tapi, bersiap-siap saja kalau beliau akhirnya tak paham.

Bisa jadi Pak Syafii tak sampai hati menyebutkan situasi yang sebenarnya. Atau, boleh jadi pula Buya (panggilan untuk Pak Syafii) belum basuh muka dengan sempurna ketika beliau hanya menyebutkan “negara akan oleng”. Padahal, “negara sedang tenggelam”. Bukan “akan oleng”.

Mungkin juga sebutan “negara akan oleng” itu diucapkan Buya karena beliau bangun kesiangan terburu-buru. Belum selesai ‘download’ semua detail situasi terkini. Sehingga terasa kurang ‘nyambung. Tapi, tidak apa-apalah.

Kita tunggu saja ‘download’-nya usai. Mungkin nanti Buya akan memperbaiki narasi “akan oleng” itu. Para pembantu Buya perlu lebih sering meng-update beliau. Supaya beliau nanti tidak terlambat mencari pelampung.

Jangan sampai kapal tenggelam hingga ke dasar laut, Pak Syafii masih teriak-teriak “kapal oleng”. Bagus kasih beliau sarapan dulu sebelum berkomentar.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News

MUI

Must Read!
X