Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.897 views

Pemukulan terhadap Habib Umar Assegaf, Buruknya Budaya Hukum Aparat

 

Oleh:

Dr. H. Abdul Chair Ramadhan, S.H., M.H

Direktur HRS Center

 

TINDAKAN pemukulan yang dilakukan oleh oknum aparat Satpol PP terhadap Habib Umar Abdullah Assegaf merupakan salah satu contoh betapa buruknya budaya hukum aparat. Terlebih lagi, tindakan yang sangat tidak pantas itu dilakukan terhadap Ulama Besar pengasuh Majelis Roudhotus Salaf dan ketua Al-Bayyinat Bangil Jawa Timur.

Beliau bersama dengan Almarhum Habib Ahmad bin Zen Al Kaff dan Habib Thohir bin Abdullah Al-Kaff dalam Al-Bayinat – merupakan organisasi ternama – menentang perkembangan ajaran sesat Syiah Iran di Indonesia.

Aparat yang bertugas dalam rangka PSBB seharusnya lebih arif dan mampu untuk menahan diri. Tindakan pemukulan itu tergolong penganiayaan ringan, sebagaimana dimaksudkan dalam Pasal 352 ayat 1 KUHP dengan ancaman penjara selama-lamanya tiga bulan. Oleh karena itu, pelaku harus diproses secara hukum.

Terkait dengan pelanggaran PSBB, penulis sudah berkali-kali mengatakan tidak ada sanksi hukum yang mengaturnya. Pembatasan kegiatan di luar rumah dalam konteks PSBB sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 sama sekali tidak mengandung norma hukum ancaman pidana. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan – yang menjadi dasar belakunya Peraturan Pemerintah 21 Tahun 2020 – tidak pula ditemukan adanya norma hukum dimaksud. Begitu pun dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular. Oleh karena itu, terhadap masyarakat yang tidak mengindahkannya tidak dapat kenakan sanksi hukum, termasuk terhadap Habib Umar Abdullah Assegaf.

Polri yang akan menindak pelaku pelanggaran PSBB dengan kekuataan Pasal 212 KUHP juga tidak tepat. Pasal tersebut harus menunjuk adanya regulasi yang menjadi dasar kewajiban seseorang dengan disertai sanksi hukumnya. Dengan demikian, tidak dapat diterapkan dalam mengawal kebijakan social distancing, sebab norma larangan dengan ancaman pidana memang tidak terdapat dalam regulasi tentang PSBB. Jadi, bagaimana mungkin ketentuan Pasal 212 KUHP maupun pasal lainnya dapat diterapkan.

Sejak awal penerapan penanggulangan pandemi Covid-19 terlihat memang tidak sesuai dengan sistem kedaruratan kesehatan masyarakat. Seharusnya kebijakan PSBB diterapkan secara bersamaan dengan sistem karantina. Penerapan PSBB tanpa disertai dengan kekarantinaan baik wilayah, rumah maupun bandara telah menyebabkan ketidakpastian hukum dan lemahnya penanggulangan. Terlebih lagi pemberlakuan PSBB telah melebar dalam bentuk penutupan Masjid dan Mushala baik langsung maupun tidak langsung. Kondisi demikian, tidak sebanding dengan tempat lainnya. Sebutlah pembukaan bandara bagi masuknya orang asing terlebih lagi Tenaga Kerja Asing RRT yang terus berdatangan, ini sangat merisaukan. Beroperasinya pusat perbelanjaan (mal) dan lain-lain, juga mengkhawatirkan. Kesemuanya itu juga terjadi kerumunan orang, tapi juga tidak dilakukan tindakan yang sama. Di sini jelas terlihat adanya perbedaan perlakuan.

Kembali pada aksi pemukulan terhadap Habib Umar Abdullah Assegaf, ini merupakan preseden buruk yang dapat mengarah kepada kekurangajaran terhadap para Habaib, keturunan Nabi Muhammad SAW. Dikhawatirkan akan semakin berkembang perbuatan permusuhan, kebencian atau penghinaan dari pihak-pihak tertentu terhadap Alim Ulama. Apakah ini merupakan tanda yang semakin menunjukkan adanya upaya ke arah tersebut? Jelasnya, baru kali ini ada aparat yang berani terang-terangan di muka umum melakukan tindakan pemukulan. Begitu bencinya pelaku terlihat dari gaya dan tindakan fisiknya kepada Habib Umar Abdullah Assegaf.

Sepanjang pengetahuan kami, orang-orang yang benci terhadap Alim Ulama dan Habaib yang berjuang melawan Syiah rata-rata adalah penganut Syiah. Itu pun mereka taqiyyah, tidak menunjukkannya secara terang-terangan di depan publik. Kecuali, dirinya telah merasa hebat dan kuat. Selain itu, para pembenci terhadap Alim Ulama dan Habaib adalah juga komunis. Kita harus waspada.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Angka Pernikahan Dini Melejit saat Pandemi; Akar Masalah dan Solusi

Angka Pernikahan Dini Melejit saat Pandemi; Akar Masalah dan Solusi

Senin, 03 Aug 2020 22:09

Ujicoba Vaksin Asal China, Netty Aher: Pastikan Vaksin Aman

Ujicoba Vaksin Asal China, Netty Aher: Pastikan Vaksin Aman

Senin, 03 Aug 2020 20:31

Cegah Nikah Dini atau Legalkan Seks Bebas?

Cegah Nikah Dini atau Legalkan Seks Bebas?

Senin, 03 Aug 2020 19:59

Investasi Bodong, Berharap Untung Malah Buntung

Investasi Bodong, Berharap Untung Malah Buntung

Senin, 03 Aug 2020 19:49

Setelah 9 Tokoh Oposisi, Kini Lahir Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia

Setelah 9 Tokoh Oposisi, Kini Lahir Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia

Senin, 03 Aug 2020 19:36

Izinkan Aku menjadi Sahabat Jannahmu

Izinkan Aku menjadi Sahabat Jannahmu

Senin, 03 Aug 2020 19:26

Sejumlah Pria Bersenjata Bersenjata Serang Penjara di Jalalabad Afghanistan Timur

Sejumlah Pria Bersenjata Bersenjata Serang Penjara di Jalalabad Afghanistan Timur

Senin, 03 Aug 2020 16:00

Jet-jet Tempur Israel Serang Jalur Gaza

Jet-jet Tempur Israel Serang Jalur Gaza

Senin, 03 Aug 2020 15:15

Kuwait Larang Penerbangan dari 31 Negara Yang Dianggap 'Berisiko Tinggi' Virus Corona

Kuwait Larang Penerbangan dari 31 Negara Yang Dianggap 'Berisiko Tinggi' Virus Corona

Senin, 03 Aug 2020 14:28

Pengangguran 10 Juta! Ikuti Training & Praktek 5 hari di RM Padang Express

Pengangguran 10 Juta! Ikuti Training & Praktek 5 hari di RM Padang Express

Senin, 03 Aug 2020 09:46

Djoko S Tjandra Tertangkap Setelah 3 Jenderal Dicopot

Djoko S Tjandra Tertangkap Setelah 3 Jenderal Dicopot

Senin, 03 Aug 2020 08:32

AS Usulkan Agar Para Pejuang Taliban Berbahaya Ditempatkan Dalam Tahanan Rumah

AS Usulkan Agar Para Pejuang Taliban Berbahaya Ditempatkan Dalam Tahanan Rumah

Ahad, 02 Aug 2020 23:15

Warga Israel Lakukan Demonstrasi Anti-Netanyahu Terbesar di Al-Quds Yerusalem

Warga Israel Lakukan Demonstrasi Anti-Netanyahu Terbesar di Al-Quds Yerusalem

Ahad, 02 Aug 2020 22:55

Arti Cinta

Arti Cinta

Ahad, 02 Aug 2020 21:52

Menjaga yang Berharga

Menjaga yang Berharga

Ahad, 02 Aug 2020 21:46

Bumi Pertiwi Disapa Resesi

Bumi Pertiwi Disapa Resesi

Ahad, 02 Aug 2020 21:46

7 Tentara Suriah Tewas 9 Lainnya Terluka Dalam Bentrokan Dengan Pejuang Oposisi Suriah di Idlib

7 Tentara Suriah Tewas 9 Lainnya Terluka Dalam Bentrokan Dengan Pejuang Oposisi Suriah di Idlib

Ahad, 02 Aug 2020 21:44

Terimakasih Nak, Kau Ajarkan Ibumu Beretika

Terimakasih Nak, Kau Ajarkan Ibumu Beretika

Ahad, 02 Aug 2020 21:39

Idul Adha: Refleksi Pengorbanan dan Ketaatan Berbuah Keridhaan

Idul Adha: Refleksi Pengorbanan dan Ketaatan Berbuah Keridhaan

Ahad, 02 Aug 2020 21:32

Badan Intelijen Afghanistan Klaim Tewaskan Seorang Pemimpin Senior Islamic State

Badan Intelijen Afghanistan Klaim Tewaskan Seorang Pemimpin Senior Islamic State

Ahad, 02 Aug 2020 21:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X