Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.727 views

Kembali ke Jiwa yang Suci

 

Oleh:

Basrowi*

 

LEBARAN kali ini (2020M/1441 H) merupakan lebaran yang paling unik dibandingkan dengan lebaran-lebaran sebelumnya. Setiap orang dihimbau untuk shalat ‘Ied di rumah, bersilaturahmi online, tidak mudik, tidak berjabat tangan, dan tidak membuat kerumunan.

Ruh-nya tetap sama, yaitu kembali ke jiwa yang fitri. Bagi yang beriman dan melaksanakan seluruh perintah Allah, akan menjadi hamba Allah SWT yang ‘La’allakum tattakuun’ dan ‘itkum minannaar’ (hamba yang bertaqwa dan terhindar dari siksa api neraka).   

Selama ini, setiap lebaran seluruh umat muslim selalu merayakannya dengan melakukan silaturahmi, saling berkunjung, dan berjabat tangan. Kali ini, fenomena itu hanya akan ada dalam dunia maya. Seluruhnya dilakukan secara virtual.

Tidak ada yang kurang. Makna, tujuan, dan hasil akhirnya tetap sama, yaitu kosong-kosong. Saling maaf memaafkan, tidak ada lagi dosa yang disebabkan karena pergaulan antar-sesama.

Berebut Mengakui Kesalahan

Mayoritas umat selama ini adalah berebut kebenaran. Akulah yang benar dan orang lainlah yang salah. Dalam konsep silaturahmi yang hakiki, ketika masing-masing pihak telah berebut kesalahan itulah yang paling baik.

Ketika Nabi Muhammad pulang berdakwah terlalu larut malam, beliau khawatir mengganggu tidur istrinya, Beliau akhirnya tidak mengetuk pintu dan memutuskan untuk tidur di luar. Hingga menjelang subuh, Aisyah tidak mendapati suaminya di sampingnya, lalu ia membuka pintu dan mendapati Nabi tidur di luar. Nabi, dengan tergopoh minta maaf karena pulang kemalaman. Istrinya merebut, dialah yang salah, karena tidur terlalu lelap.

Saling berebut mengakui kesalahan itulah yang paling tepat untuk kita terapkan di era seperti ini, dimana mayoritas orang selalu berebut kebenaran. Apalagi di tengah pandemi seperti ini, semua orang harus mengakui kesalahan masing-masing. Ketika hal itu bisa terwujud, insya Allah, proses penanganan Covid-19 di Indonesia akan cepat berlalu.

Tidak ada saling kunjung

Saling kunjung yang dilakukan saat lebaran seperti tahun lalu telah membuat kemacetan. Bila hal itu terjadi saat pandemi ini tentu sangat berbahaya. Peraturan Menhub Nomor 25 tahun 2020 tentang pengendalian transportasi selama masa mudik idul Fitri tahun 1441 Hijriah tidak lain bertujuan agar penyebaran Covid-19 dapat dihentikan.

Bagitu pula anjuran Gubernur DKI Jakarta agar masyarakat tidak saling kunjung harus ditaati, karena penyebaran virus tidak mengenal hari, tempat, dan sasaran.

Benar, lebaran memang momen kembali suci yang harus dimanfaatkan untuk saling bermaafan dan menyambung tali silaturahmi agar tidak terputus. Di saat inilah, rasa persaudaraan dibangun seiring hilangnya rasa permusuhan dan kebencian. Menjaga hubungan baik dengan sesama merupakan ajaran Islam, terlebih dengan kerabat dan saudara.

Kata shilah (arab) yang berarti hubungan, dan kata Rahim (arab) yang berarti kerabat atau kasih sayang, perlu dijaga sebagaimana Q.S. Al-anfaal ayat 63 yang artinya, “Kalau kalian tidak mengerjakan apa yang Aku perintahkan itu (yaitu untuk berukhuwah, bersilaturahmi) tentu akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang besar.”

Jadi, upaya menyambung tali silaturahmi sangat dianjurkan, meskipun di era covid-19, tali silatuhami harus tetap dijaga, bahkan harus ditingkatkan meskipun hanya melalui virtual.

Q.S An Nisa: 36, menjelaskan, “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.”

Di sini jelas bahwa tali silaturahmi dan berbuat baik harus terus tersambung dengan siapa pun, baik orang tua, saudara maupun kerabat, tetangga, handai tolan, anak yatim, dan semua orang muslim. Bertalian dengan itu juga dilarang untuk sombong dan membanggakan diri.

Rosulullah saw memerintahkan umatnya untuk selalu menyambung tali silaturahmi. Dalam sabdanya, “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka muliakanlah tamunya. Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka sambunglah tali silaturahmi. Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka katakanlah yang baik atau diam.” (H.R. Bukhari)

Banyak sekali cara untuk menyambung tali silaturahmi seperti, menggunakan aplikasi kartu ucapan lebaran, stiker/GIF, panggilan video via WhatsApp, google, massager rooms, video zoom, pesan Line dan lainnya, sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak silaturahmi meskipun hanya melalui on-line.

Manfaat Tali Silaturahmi

Silaturahim yang dikemas dalam dunia maya tetap saja mempunyai berbagai manfaat agar dapat menjadikan diri kembali fitrah dan mendapatkan keberkahan. Bahkan menyambung tali silaturahmi sebagai bentuk kecintaan dan ketaqwaan seorang hamba.

Mempererat tali silaturahmi dengan sesama laksana menyambung hubungan dengan Allah SWT. Dengan kata lain, silaturahmi merupakan wahana untuk mendekatkan diri pada Allah SWT. Jangan sampai umat yang besar ini hanya laksana buih di lautan, meskipun banyak tetapi tidak ada kekuatan sama sekali.

Rasulullah bersabda, “Nyaris orang-orang kafir menyerbu dan membinasakan kalian, seperti halnya orang-orang yang menyerbu makanan di atas piring.” Seseorang berkata, “Apakah karena sedikitnya kami waktu itu?” Beliau bersabda, “Bahkan kalian waktu itu banyak sekali, tetapi kamu seperti buih di atas air. Dan Allah mencabut rasa takut musuh-musuhmu terhadap kalian serta menjangkitkan di dalam hatimu penyakit wahn.” Seseorang bertanya, “Apakah wahn itu?” Beliau menjawab, “Cinta dunia dan takut mati,” (HR. Ahmad, Al-Baihaqi, Abu Dawud).

Di sinilah perlunya menjaga tali silaturahmi agar, terbangun persatuan dan kesatuan umat islam. Dengan demikian, terbangun kekuatan besar yang disegani oleh siapa pun.

Allah swt telah menjanjikan pahala yang sangat besar bagi siapa saja yang menjaga tali silaturahmi, seperti diperluas rezekinya, diberi kemudahan dalam segala urusan, dan pahala. Sabda Rasulullah yang diriwayatkan Abu Hurairah: “Siapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung tali silaturahmi.” (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim).

Terlebih menyambung tali silaturahmi kepada keluarga, sangat dianjurkan. Sebagaimana dalam hadis yang berbunyi: “Sedekah terhadap orang miskin adalah sedekah dan terhadap keluarga sendiri mendapat dua pahala: sedekah dan silaturahmi.” (HR Tirmidzi)

Sebaliknya, Allah SWT sangat murka dengan hambanya yang memutus tali silaturahmi. Bahkan, orang yang memutuskan tali silaturahmi terancam tidak bisa masuk surga. Sebagaimana sabda Rasulullah saw dari Abu Muhammad Jubair bin Muth’im r.a, dari Nabi saw beliau bersabda: “Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan (silaturahmi)” (HR Bukhari dan Muslim).

Oleh karena itu, menjaga tali silaturahmi merupakan kewajiban setiap muslim. Banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh baik pada tataran dunia maupun akhirat. Tidak ada halangan sedikitpun untuk menjaga tali silaturahmi meskipun dalam kondisi 3B. Semoga saja dengan mempererat tali silaturahmi, kita bisa kembali ke jiwa yang suci.

*Pengamat Kebijakan Ekonomi Syariah. Alumsi PPs Ekonomi Syariah di UIN Raden Intan Lampung, S3 Sosiologi Uniar, & S3 UPI YAI.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Latest News
5 Kiat Meraih Khusyu’ dalam Shalat

5 Kiat Meraih Khusyu’ dalam Shalat

Kamis, 28 Jan 2021 17:00

Depkeu AS: Islamic State Terus Andalkan 'Pusat Logistik' Di Turki

Depkeu AS: Islamic State Terus Andalkan 'Pusat Logistik' Di Turki

Kamis, 28 Jan 2021 12:45

Pemerintah Diminta Adil dan Tak Buka Ruang Politisir Isu Pemaksaan Siswi Berjilbab

Pemerintah Diminta Adil dan Tak Buka Ruang Politisir Isu Pemaksaan Siswi Berjilbab

Kamis, 28 Jan 2021 12:04

PB Pemuda Muslimin Indonesia Minta KPK Segera Periksa Puan dan Tangkap Herman Hery

PB Pemuda Muslimin Indonesia Minta KPK Segera Periksa Puan dan Tangkap Herman Hery

Kamis, 28 Jan 2021 09:19

PKS Desak PLN Tetap Jaga Stabilitas Operasional Meski Harga Batu Bara Naik

PKS Desak PLN Tetap Jaga Stabilitas Operasional Meski Harga Batu Bara Naik

Kamis, 28 Jan 2021 08:56

Partai Gelora Tolak PT 5 persen, Mahfuz: 4 persen Saja Tidak Mudah Mencapai

Partai Gelora Tolak PT 5 persen, Mahfuz: 4 persen Saja Tidak Mudah Mencapai

Kamis, 28 Jan 2021 08:32

Ketua Komisi VI DPRA Minta Pemerintah Aceh Serius Berlakukan Zakat Pengurang Pajak di Aceh

Ketua Komisi VI DPRA Minta Pemerintah Aceh Serius Berlakukan Zakat Pengurang Pajak di Aceh

Kamis, 28 Jan 2021 07:56

Gerakan Wakaf Nasional Itu Ambivalensi Rezim Jokowi?

Gerakan Wakaf Nasional Itu Ambivalensi Rezim Jokowi?

Kamis, 28 Jan 2021 07:20

Tembus 1 Juta Kasus, Fahira: Kecepatan Virus Bisa Diimbangi Penguatan 3T dan Pembatasan Mobilitas

Tembus 1 Juta Kasus, Fahira: Kecepatan Virus Bisa Diimbangi Penguatan 3T dan Pembatasan Mobilitas

Kamis, 28 Jan 2021 06:56

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Kamis, 28 Jan 2021 04:06

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Kamis, 28 Jan 2021 04:02

Jubir Kesehatan UEA: Orang Perlu Divaksin COVID-19 Setiap Tahun

Jubir Kesehatan UEA: Orang Perlu Divaksin COVID-19 Setiap Tahun

Rabu, 27 Jan 2021 21:35

Jumlah Kasus Virus Corona di Seluruh Dunia Lampaui 100 Juta

Jumlah Kasus Virus Corona di Seluruh Dunia Lampaui 100 Juta

Rabu, 27 Jan 2021 20:35

Zalim kepada HTI atau Anti Islam?

Zalim kepada HTI atau Anti Islam?

Rabu, 27 Jan 2021 15:33

Jangan Berhenti Berbuat Baik Meski Lelah Menghampiri

Jangan Berhenti Berbuat Baik Meski Lelah Menghampiri

Rabu, 27 Jan 2021 15:24

Waspada Politik Belah Bambu di Balik Narasi Kontra Ekstremisme

Waspada Politik Belah Bambu di Balik Narasi Kontra Ekstremisme

Rabu, 27 Jan 2021 15:09

Polisi Israel Kembali Terlibat Bentrok dengan Yahudi Ultra-Ortodoks di Yerusalem

Polisi Israel Kembali Terlibat Bentrok dengan Yahudi Ultra-Ortodoks di Yerusalem

Rabu, 27 Jan 2021 15:00

Turki Hadapi Musuh Jihadis Misterius di Idlib

Turki Hadapi Musuh Jihadis Misterius di Idlib

Rabu, 27 Jan 2021 14:30

Taubat Politik Jusuf Kalla

Taubat Politik Jusuf Kalla

Rabu, 27 Jan 2021 12:10

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Rabu, 27 Jan 2021 11:53


MUI

Must Read!
X