Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.074 views

Kembali ke Jiwa yang Suci

 

Oleh:

Basrowi*

 

LEBARAN kali ini (2020M/1441 H) merupakan lebaran yang paling unik dibandingkan dengan lebaran-lebaran sebelumnya. Setiap orang dihimbau untuk shalat ‘Ied di rumah, bersilaturahmi online, tidak mudik, tidak berjabat tangan, dan tidak membuat kerumunan.

Ruh-nya tetap sama, yaitu kembali ke jiwa yang fitri. Bagi yang beriman dan melaksanakan seluruh perintah Allah, akan menjadi hamba Allah SWT yang ‘La’allakum tattakuun’ dan ‘itkum minannaar’ (hamba yang bertaqwa dan terhindar dari siksa api neraka).   

Selama ini, setiap lebaran seluruh umat muslim selalu merayakannya dengan melakukan silaturahmi, saling berkunjung, dan berjabat tangan. Kali ini, fenomena itu hanya akan ada dalam dunia maya. Seluruhnya dilakukan secara virtual.

Tidak ada yang kurang. Makna, tujuan, dan hasil akhirnya tetap sama, yaitu kosong-kosong. Saling maaf memaafkan, tidak ada lagi dosa yang disebabkan karena pergaulan antar-sesama.

Berebut Mengakui Kesalahan

Mayoritas umat selama ini adalah berebut kebenaran. Akulah yang benar dan orang lainlah yang salah. Dalam konsep silaturahmi yang hakiki, ketika masing-masing pihak telah berebut kesalahan itulah yang paling baik.

Ketika Nabi Muhammad pulang berdakwah terlalu larut malam, beliau khawatir mengganggu tidur istrinya, Beliau akhirnya tidak mengetuk pintu dan memutuskan untuk tidur di luar. Hingga menjelang subuh, Aisyah tidak mendapati suaminya di sampingnya, lalu ia membuka pintu dan mendapati Nabi tidur di luar. Nabi, dengan tergopoh minta maaf karena pulang kemalaman. Istrinya merebut, dialah yang salah, karena tidur terlalu lelap.

Saling berebut mengakui kesalahan itulah yang paling tepat untuk kita terapkan di era seperti ini, dimana mayoritas orang selalu berebut kebenaran. Apalagi di tengah pandemi seperti ini, semua orang harus mengakui kesalahan masing-masing. Ketika hal itu bisa terwujud, insya Allah, proses penanganan Covid-19 di Indonesia akan cepat berlalu.

Tidak ada saling kunjung

Saling kunjung yang dilakukan saat lebaran seperti tahun lalu telah membuat kemacetan. Bila hal itu terjadi saat pandemi ini tentu sangat berbahaya. Peraturan Menhub Nomor 25 tahun 2020 tentang pengendalian transportasi selama masa mudik idul Fitri tahun 1441 Hijriah tidak lain bertujuan agar penyebaran Covid-19 dapat dihentikan.

Bagitu pula anjuran Gubernur DKI Jakarta agar masyarakat tidak saling kunjung harus ditaati, karena penyebaran virus tidak mengenal hari, tempat, dan sasaran.

Benar, lebaran memang momen kembali suci yang harus dimanfaatkan untuk saling bermaafan dan menyambung tali silaturahmi agar tidak terputus. Di saat inilah, rasa persaudaraan dibangun seiring hilangnya rasa permusuhan dan kebencian. Menjaga hubungan baik dengan sesama merupakan ajaran Islam, terlebih dengan kerabat dan saudara.

Kata shilah (arab) yang berarti hubungan, dan kata Rahim (arab) yang berarti kerabat atau kasih sayang, perlu dijaga sebagaimana Q.S. Al-anfaal ayat 63 yang artinya, “Kalau kalian tidak mengerjakan apa yang Aku perintahkan itu (yaitu untuk berukhuwah, bersilaturahmi) tentu akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang besar.”

Jadi, upaya menyambung tali silaturahmi sangat dianjurkan, meskipun di era covid-19, tali silatuhami harus tetap dijaga, bahkan harus ditingkatkan meskipun hanya melalui virtual.

Q.S An Nisa: 36, menjelaskan, “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.”

Di sini jelas bahwa tali silaturahmi dan berbuat baik harus terus tersambung dengan siapa pun, baik orang tua, saudara maupun kerabat, tetangga, handai tolan, anak yatim, dan semua orang muslim. Bertalian dengan itu juga dilarang untuk sombong dan membanggakan diri.

Rosulullah saw memerintahkan umatnya untuk selalu menyambung tali silaturahmi. Dalam sabdanya, “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka muliakanlah tamunya. Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka sambunglah tali silaturahmi. Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka katakanlah yang baik atau diam.” (H.R. Bukhari)

Banyak sekali cara untuk menyambung tali silaturahmi seperti, menggunakan aplikasi kartu ucapan lebaran, stiker/GIF, panggilan video via WhatsApp, google, massager rooms, video zoom, pesan Line dan lainnya, sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak silaturahmi meskipun hanya melalui on-line.

Manfaat Tali Silaturahmi

Silaturahim yang dikemas dalam dunia maya tetap saja mempunyai berbagai manfaat agar dapat menjadikan diri kembali fitrah dan mendapatkan keberkahan. Bahkan menyambung tali silaturahmi sebagai bentuk kecintaan dan ketaqwaan seorang hamba.

Mempererat tali silaturahmi dengan sesama laksana menyambung hubungan dengan Allah SWT. Dengan kata lain, silaturahmi merupakan wahana untuk mendekatkan diri pada Allah SWT. Jangan sampai umat yang besar ini hanya laksana buih di lautan, meskipun banyak tetapi tidak ada kekuatan sama sekali.

Rasulullah bersabda, “Nyaris orang-orang kafir menyerbu dan membinasakan kalian, seperti halnya orang-orang yang menyerbu makanan di atas piring.” Seseorang berkata, “Apakah karena sedikitnya kami waktu itu?” Beliau bersabda, “Bahkan kalian waktu itu banyak sekali, tetapi kamu seperti buih di atas air. Dan Allah mencabut rasa takut musuh-musuhmu terhadap kalian serta menjangkitkan di dalam hatimu penyakit wahn.” Seseorang bertanya, “Apakah wahn itu?” Beliau menjawab, “Cinta dunia dan takut mati,” (HR. Ahmad, Al-Baihaqi, Abu Dawud).

Di sinilah perlunya menjaga tali silaturahmi agar, terbangun persatuan dan kesatuan umat islam. Dengan demikian, terbangun kekuatan besar yang disegani oleh siapa pun.

Allah swt telah menjanjikan pahala yang sangat besar bagi siapa saja yang menjaga tali silaturahmi, seperti diperluas rezekinya, diberi kemudahan dalam segala urusan, dan pahala. Sabda Rasulullah yang diriwayatkan Abu Hurairah: “Siapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung tali silaturahmi.” (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim).

Terlebih menyambung tali silaturahmi kepada keluarga, sangat dianjurkan. Sebagaimana dalam hadis yang berbunyi: “Sedekah terhadap orang miskin adalah sedekah dan terhadap keluarga sendiri mendapat dua pahala: sedekah dan silaturahmi.” (HR Tirmidzi)

Sebaliknya, Allah SWT sangat murka dengan hambanya yang memutus tali silaturahmi. Bahkan, orang yang memutuskan tali silaturahmi terancam tidak bisa masuk surga. Sebagaimana sabda Rasulullah saw dari Abu Muhammad Jubair bin Muth’im r.a, dari Nabi saw beliau bersabda: “Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan (silaturahmi)” (HR Bukhari dan Muslim).

Oleh karena itu, menjaga tali silaturahmi merupakan kewajiban setiap muslim. Banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh baik pada tataran dunia maupun akhirat. Tidak ada halangan sedikitpun untuk menjaga tali silaturahmi meskipun dalam kondisi 3B. Semoga saja dengan mempererat tali silaturahmi, kita bisa kembali ke jiwa yang suci.

*Pengamat Kebijakan Ekonomi Syariah. Alumsi PPs Ekonomi Syariah di UIN Raden Intan Lampung, S3 Sosiologi Uniar, & S3 UPI YAI.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Pendemi Menghantam Negeri, KDRT kian Bersemi; Salah Siapa?

Pendemi Menghantam Negeri, KDRT kian Bersemi; Salah Siapa?

Senin, 25 May 2020 23:05

Lebaran Seru #diRumahAja

Lebaran Seru #diRumahAja

Senin, 25 May 2020 22:30

Tentara Pakistan Peringatkan India Terkait Status Wilayah Sengketa Kashmir

Tentara Pakistan Peringatkan India Terkait Status Wilayah Sengketa Kashmir

Senin, 25 May 2020 21:35

Pria Bersenjata Serang dan Bakar Markas Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Maysan Irak

Pria Bersenjata Serang dan Bakar Markas Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Maysan Irak

Senin, 25 May 2020 21:15

Pemerkosaan Hak Asasi Habib Bahar bin Smith

Pemerkosaan Hak Asasi Habib Bahar bin Smith

Senin, 25 May 2020 21:14

Jepang Akhiri Keadaan Darurat Virus Corona di Seluruh Wilayah

Jepang Akhiri Keadaan Darurat Virus Corona di Seluruh Wilayah

Senin, 25 May 2020 20:45

Kemenhub Perketat Larangan Arus Balik ke Jakarta

Kemenhub Perketat Larangan Arus Balik ke Jakarta

Senin, 25 May 2020 20:36

Pemerintah Dianggap Gak Konsisten, Rakyat Marah

Pemerintah Dianggap Gak Konsisten, Rakyat Marah

Senin, 25 May 2020 20:18

Pemerintah Afghanistan Bebaskan Sekitar 100 Tahanan Taliban Menyusul Gencatan Senjata Idul Fitri

Pemerintah Afghanistan Bebaskan Sekitar 100 Tahanan Taliban Menyusul Gencatan Senjata Idul Fitri

Senin, 25 May 2020 20:15

Ratusan Tentara Bayaran Rusia Ditarik Mundur dari Tripoli Setelah Kekalahan Pasukan Haftar

Ratusan Tentara Bayaran Rusia Ditarik Mundur dari Tripoli Setelah Kekalahan Pasukan Haftar

Senin, 25 May 2020 19:46

Pesan Idul Fitri Haedar Nashir: Tak Boleh Lengah Atas Nama Berdamai

Pesan Idul Fitri Haedar Nashir: Tak Boleh Lengah Atas Nama Berdamai

Senin, 25 May 2020 17:25

Cegah Penularan Covid-19, Senator Berharap Masyarakat Tak Silaturrahmi Idul Fitri Secara Fisik

Cegah Penularan Covid-19, Senator Berharap Masyarakat Tak Silaturrahmi Idul Fitri Secara Fisik

Senin, 25 May 2020 09:54

Penerapan Nilai Kefitrian Menuju New Normal

Penerapan Nilai Kefitrian Menuju New Normal

Senin, 25 May 2020 08:59

[Hoax] Surat Rapid Test kepada Ulama Modus Operandi PKI

[Hoax] Surat Rapid Test kepada Ulama Modus Operandi PKI

Senin, 25 May 2020 06:39

Haftar Serukan Pasukannya Targetkan 'Kolonial' Turki Setelah Derita Kerugian Besar

Haftar Serukan Pasukannya Targetkan 'Kolonial' Turki Setelah Derita Kerugian Besar

Ahad, 24 May 2020 22:00

Wanita Iran Berusia 107 Tahun Sembuh dari Infeksi Virus Corona

Wanita Iran Berusia 107 Tahun Sembuh dari Infeksi Virus Corona

Ahad, 24 May 2020 21:45

Presiden Afghanisttan Asraf Ghani Berjanji Percepat Pembebasan Tahanan Taliban

Presiden Afghanisttan Asraf Ghani Berjanji Percepat Pembebasan Tahanan Taliban

Ahad, 24 May 2020 21:34

Anggota DPR RI Kritik Narasi Damai Pemerintah Terhadap Virus Corona

Anggota DPR RI Kritik Narasi Damai Pemerintah Terhadap Virus Corona

Ahad, 24 May 2020 09:35

RUU Omnibus Law Dinilai Berpotensi Mengundang Campur Tangan Rezim terhadap Pers

RUU Omnibus Law Dinilai Berpotensi Mengundang Campur Tangan Rezim terhadap Pers

Ahad, 24 May 2020 08:51

BPJS Naik Kembali, Bukti Setengah Hati Melayani Rakyat

BPJS Naik Kembali, Bukti Setengah Hati Melayani Rakyat

Ahad, 24 May 2020 07:44


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X