Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.833 views

Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara

 

Oleh:

Ainul Mizan

Guru tinggal di Malang, Jawa Timur

 

KEMENAG resmi melakukan penghapusan konten Khilafah dan Jihad dari materi pendidikan dan materi ujian di madrasah. Penghapusan tersebut dituangkan resmi dalam surat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI yang ditujukan kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi u.p. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah/Pendidikan Islam Seluruh Indonesia dalam surat bernomor B-4339.4/DJ.I/Dt.I.I/PP.00/12/2019 tertanggal 04 Desember 2019.

Penghapusan konten Khilafah dan jihad ini bertujuan untuk mengedepankan Islam wasathiyah, moderat dan merupakan upaya mencegah radikalisme. Materi Khilafah dan jihad dihapuskan dari mata pelajaran Fiqih. Rencananya materi Khilafah dan Jihad akan dimasukkan ke dalam materi SKI (Sejarah Kebudayaan Islam).

Sesungguhnya tidak bisa dipungkiri bahwa hubungan nusantara dengan Khilafah di timur tengah itu sangat erat. Penduduk Indonesia saat ini yang mayoritasnya muslim tidak bisa dilepaskan dari jasa para dai yang menyebarkan Islam di nusantara.

Di Pulau Jawa ada yang disebut sebagai wali songo. Di dalam Kitab Kanzul Hum karya Ibnu Bathutah terungkap bahwa para dai tersebut adalah utusan Sultan Muhammad I dari KhilafahUtsmaniyah yang berpusat di Turki. Rombongan I dipimpin oleh Maulana Malik Ibrahim pada tahun 1404 M. Bersama dengan beliau ada SyaikhSubaqir, Maulana Ishaq (ayah Sunan Giri) dan Syaikh Jumadil Kubro. Kedatangan para dai tersebut secara bergelombong dalam 5 rombongan berturut - turut.

Termasuk pula Sayyid Ali Rahmatullah (Sunan Ampel) menjadi ketua rombongan dai menyusul rombongan Maulana Malik Ibrahim. Fragmen demikian menunjukkan bahwa keberadaan Khilafah sebagai institusi yang konsen dalam mendakwahkan Islam. Saat ini kita bersyukur telah dan sedang menghirup aroma keberkahan hidup di dalam Islam. Ini semua tidak lepas dari jasa dan peran Sang Kholifah yang mengutus para dai ke nusantara.

Bahkan hasil dari dakwah para dai tersebut berdirilah kekuatan politik Islam berupa Kesultanan. Waktu itu Kesultanan Islam yang berperan dalam perjuangan mengusir para penjajah setelah redup dan hilangnya kerajaan Hindu dan Budha. Pada tahun 1511 M, DipatiUnus dari Kesultanan Demak menyeberang ke Selat Malaka bersama pasukannya guna menyerang Portugis. Berikutnya di dalam menghadapi penjajah Belanda di Aceh, Kesultanan Aceh mendapat bantuan secara khusus dari KhilafahUtsmaniyah. Laksamana KurtogluHizier Reis bersama pasukan Utsmaniy membantu Aceh melawan Belanda. Inilah yang menyebabkan Aceh begitu sulit untuk ditaklukan Belanda. Akhirnya Belanda mengirim Dr Snouck Hourgronye dan Van derPlas untuk menyamar menjadi muslim. Misinya adalah menghancurkan Islam dari dalam.

Demikianlah jejak Khilafah di nusantara. Khilafah memainkan peran penting di dalam menyebarkan dakwah Islam dan mempertahankan setiap jengkal tanah negeri dari penjajahan. Apakah kedua peran penting ini mampu dilakukan oleh selain Khilafah dan Kesultanan?

Lantas, terbersit sebuah tanya, tatkala materi Khilafah itu dipindahkan di materi SKI, akankah hanya berlaku sebagai maklumat para siswa? ataukah kedua peran penting dari Khilafah dalam sejarah itu sudah bisa dikover oleh model nationstate seperti saat ini?

Justru bentuk nationstate ini merupakan bentuk negara yang sangat lemah. Hal ini terlihat dari tidak terjaganya agama dari mayoritas penduduknya yang muslim oleh berbagai upaya penistaan. Di samping itu, ketidakberdayaan negara untuk melepaskan diri dari jeratan bentuk - bentuk penjajahan gaya baru.

Kita bisa belajar banyak akan persatuan dan kekuatan yang timbul dari adanya persatuan itu. Masyarakat Eropa membentuk sebuah wadah kesatuan ekonominya yakni MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa). Berbagai kendala ekonomi mampu diatasinya. Begitu pula bersatunya antara Jerman Barat dan Jerman Timur dengan ditandai runtuhnya tembok Berlin. Satu hal penting adalah kesatuan mereka dalam rangka menghimpun semua potensi sumber daya yang dimilikinya untuk mencapai kemajuan bersama.

Oleh karena itu, negeri - negeri Islam juga membutuhkan persatuan. Keterbatasan yang dimilikinya baik dari sisi SDA dan SDM akan terselesaikan dengan persatuan tersebut. Adapun bentuk persatuan negeri - negeri Islam itu adalah dalam wadah Khilafah. Sedangkan gambaran pemerintahannya dan pengaturan kehidupan rakyatnya itu seperti apa dan bagaimana, tentunya lebih tepat dijelaskan di dalam materi Fiqih.

Sesungguhnya Khilafah itu adalah bagian dari ajaran Islam. Konsekwensinya bab tentang Khilafah sebagai pemerintahan Islam termaktub di dalam nash Islam baik di dalam Al - Qur'an dan Hadits Nabi. Di samping itu, materi Khilafah termaktub di dalam kitab - kitab Fiqih para ulama. Jadi di samping mempelajari sejarahnya, penting juga umat Islam mendapat gambaran yang nyata tentang Khilafah di dalam materi Fiqih.

Tinggal satu persoalan lagi. Apabila dikuatirkan umat Islam mempunyai keinginan mendirikan Khilafah, tatkala mempelajari konsepnya, ini dipandang semakin menyuburkan paham radikal. Pertanyaannya, mengapa runtuhnya tembok berlin yang menandai bersatunya 2 Jerman tidak dianggap sebagai paham radikal? Begitu pula, bersatunya masyarakat Eropa yang membentuk MEE tidak disebut sebagai paham radikal? Mengapa ambisi China untuk menjadi raksasa ekonomi di kawasan dengan proyek OBORnya tidak dipandang sebagai berpaham radikal?

Sesungguhnya perubahan bentuk negara itu mengikuti aspirasi rakyat. Alasannya, kekuasaan itu ada di tangan rakyat. Apabila rakyat negeri ini sudah apatis dengan penerapan demokrasi dalam penyelenggaraan negara yang hanya menghasilkan budaya korup, dekadensi moral dan kemiskinan, tentunya hal itu tidak mungkin dipungkiri dalam kenyataannya memang demikian. Lantas rakyat menginginkan perubahan ke arah yang lebih baik adalah hal yang manusiawi. Tentunya kemerdekaan pencarian intelektual akan bentuk dan sistem pemerintahan yang pas harus tetap terbuka. Termasuk sistem pemerintahan Khilafah adalah opsi yang terbuka untuk diadopsi sebagai hasil dari kemerdekaan intelektual tersebut.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
PAN Minta KPK Pertahankan Novel Baswedan Cs

PAN Minta KPK Pertahankan Novel Baswedan Cs

Jum'at, 14 May 2021 10:19

AHY Kecam Tindakan Anarkis Pasukan Bersenjata Israel di Masjid Al-Aqsa

AHY Kecam Tindakan Anarkis Pasukan Bersenjata Israel di Masjid Al-Aqsa

Jum'at, 14 May 2021 10:07

Santap Hidangan Lebaran, Perhatikan Titik Kritis Kehalalannya

Santap Hidangan Lebaran, Perhatikan Titik Kritis Kehalalannya

Jum'at, 14 May 2021 09:50

Pesan Haedar Nashir di Hari Raya Idul Fitri

Pesan Haedar Nashir di Hari Raya Idul Fitri

Jum'at, 14 May 2021 09:34

Mudik Ala-Ala

Mudik Ala-Ala

Jum'at, 14 May 2021 09:27

Makin Kalap Israel, Makin Hancur Lobinya di Indonesia

Makin Kalap Israel, Makin Hancur Lobinya di Indonesia

Jum'at, 14 May 2021 09:11

Dewan Da'wah Desak Pemerintah Lakukan Diplomasi Hentikan Agresi Militer Israel ke Palestina

Dewan Da'wah Desak Pemerintah Lakukan Diplomasi Hentikan Agresi Militer Israel ke Palestina

Jum'at, 14 May 2021 09:07

Tangani Pandemi, Muhammadiyah Rogoh Kocek Rp346 Milyar untuk 31,9 Juta Masyarakat Indonesia

Tangani Pandemi, Muhammadiyah Rogoh Kocek Rp346 Milyar untuk 31,9 Juta Masyarakat Indonesia

Jum'at, 14 May 2021 08:53

Sikapi Kudeta Myanmar, BKSAP dan Parlemen Uni Eropa Gelar Diskusi Daring

Sikapi Kudeta Myanmar, BKSAP dan Parlemen Uni Eropa Gelar Diskusi Daring

Jum'at, 14 May 2021 08:46

Al Aqsha Needs Us!

Al Aqsha Needs Us!

Jum'at, 14 May 2021 08:29

Wakil Pemimpin Hamas Sebut Kelompoknya Belum Gunakan 'Aset Utama' Untuk Melawan Agresi Israel

Wakil Pemimpin Hamas Sebut Kelompoknya Belum Gunakan 'Aset Utama' Untuk Melawan Agresi Israel

Kamis, 13 May 2021 18:15

Jet Tempur Israel Bom Kantor Kelompok Bantuan Kemanusiaan Turki Di Gaza

Jet Tempur Israel Bom Kantor Kelompok Bantuan Kemanusiaan Turki Di Gaza

Kamis, 13 May 2021 17:45

Polisi Prancis Bubarkan Demonstrasi Untuk Mendukung Palestina Di Paris

Polisi Prancis Bubarkan Demonstrasi Untuk Mendukung Palestina Di Paris

Kamis, 13 May 2021 17:21

Euforia Ramadhan vs Lebaran

Euforia Ramadhan vs Lebaran

Kamis, 13 May 2021 10:19

Jadi Panitia Zakat Fitrah, PD PII Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi

Jadi Panitia Zakat Fitrah, PD PII Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi

Kamis, 13 May 2021 10:09

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Rabu, 12 May 2021 21:25

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 21:10

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 20:46

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Rabu, 12 May 2021 20:34

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rabu, 12 May 2021 18:32


MUI

Must Read!
X

Selasa, 11/05/2021 21:11

Kabar Duka dan Proyek Regenerasi Ulama