Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.256 views

Gubernur Indonesia

Tony Rosyid

[Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa]

Dalam sebuah rapat rutin di MPI (Majlis Pelayan Indonesia), kami sempat membicang tentang Anies Baswedan. Bachtiar Nasir, tokoh yang akrab dipanggil UBN itu nyeletuk. Seperti tak sengaja. Menyebut Anies dengan sebutan "Gubernur Indonesia".

Semua peserta rapat yang hanya beberapa orang itu terhenyak. Kaget. Ada istilah baru, asing, tapi sepertinya pas banget untuk Anies Baswedan. Dapat ilham dari mana mantan ketua GNPF MUI ini.

"Nah, ini bagus", kataku. Ijin UBN, besok saya mau tulis. Bachtiar Nasir tak keberatan. Begitu juga dengan yang lain.

Maklum, seorang penulis tak bisa diam ketika dapat ide dan gagasan baru. Dan ini kebiasaanku. Ide muncul, buka HP, lalu tulis. Sekalipun lagi naik motor antar anak sekolah. Dan artikel ini aku tulis di atas motor, pinggir jalan persis di depan gerbang sekolah SMA anak. Kadang menulis sambil nyetir mobil saat jalan tersendat. Alhamdulillah, sekali nabrak gojek, dan sekali nabrak mobil. Nasib! Begitulah jika menulis jadi hobi.

Pagi hari usai rapat di MPI. Aku tulis artikel. Di dalam artikel aku sebut "Anies Gubernur Indonesia". Hari itu aku kirim ke sejumlah media, yang memang setia menunggu setiap tulisanku. Terima kasih buat kalian semua. Para pejuang dan penjaga pilar demokrasi yang hebat-hebat. Juga aku kirim ke media sosial. Viral!

Malam harinya, Maruarar Sirait pres rilis. Hampir semua tv meliput. Sebagai ketua Steering committee (SC) Piala Presiden 2018, ia minta maaf kepada Anies, "Gubernur Indonesia" atas peristiwa di GBK. Dimana Anies sempat dicegat Paspampres, tak boleh naik panggung mendampingi Persija ketika penyerahan piala (17/2/2018). Kejadian yang sempat membuat bumi Indonesia heboh.

Maruarar Sirait menyebut Anies sebagai "Gubernur Indonesia". Entah ia habis baca tulisanku, atau faktor kebetulan belaka. Tapi sejak itu, kata "Gubernur Indonesia" melekat di nama Anies Baswedan dan sangat populer hingga hari ini.

Soal Anies disebut "Gubernur Indonesia" aku tulis karena punya logika yang sangat kuat. Pertama, Anies gubernur di ibu kota. Jakarta merepresentasikan Indonesia. Bicara jantungnya Indonesia ya Jakarta.

Kedua, Anies mendapat dukungan secara nasional saat pilgub. Bahkan sejumlah ulama pesantren dan para saudagar membiayai kepulangan para santri asal Jakarta untuk nyoblos (menggunakan hak pilihnya). Kehadiran Anies seolah bukan semata kepentingan warga Jakarta, tapi kepentingan rakyat Indonesia.

Ketiga, Anies membuktikan kerjanya sebagai gubernur, bahkan kepala daerah terbaik. Anies mendapatkan Anugerah sebagai gubernur terbaik di even "Anugerah Indonesia Maju 2019". Penghargaan diberikan oleh Suara Ekonomi dan Rakyat Merdeka.

Tak kurang dari 22 penghargaan Anies peroleh selama kurun waktu dua tahun memimpin DKI. Bahkan di era Anies realisasi investasi tercatat mencapai titik tertinggi di sepanjang sejarah di DKI (7/11).

Jika mau membandingkan dengan gubernur-gubernur sebelumnya, penghargaan dan data-data ini bisa jadi ukuran dan standar yang obyektif. Bukan dengan opini, pendapat orang atau imajinasi yang terkadang lebih banyak berupa fitnah atau kampanye hitam.

Tak etis membanding-bandingkan para pemimpin DKI. Mereka semua punya kontribusi yang harus diapresiasi. Tapi, ada pihak-pihak yang sepertinya berupaya mengganggu Anies, lalu membandingkannya dengan gubernur sebelumnya secara tidak obyektif. Karena dibangun melalui opini, imajinasi, bahkan lebih banyak berupa fitnah. Bikin gaduh. Kontra-produktif dengan pola kerja, karakter dan narasi Anies yang teduh. Itulah tantangan dan ujian bagi Anies. Risiko seorang pemimpin.

Dengan sejumlah prestasi itu, akhir bulan lalu, tepatnya tanggal 26 Nopember, Anies terpilih menjadi ketua APPSI (Asosiasi Pemerintahan Propinsi Seluruh Indonesia). Terpilihnya Anies menjadi ketua APPSI seolah mengkonfirmasi sekaligus menjadi jawaban bahwa Anies layak untuk disebut sebagai "Gubernur Indonesia".

Mengapa rakyat begitu cepat menerima dan antusias terhadap sebutan Anies sebagai "Gubernur Indonesia" bahkan ikut menviralkannya, karena menganggap Anies berkapasitas dan layak menjadi pemimpin nasional. Bahkan dalam sejumlah event, tak jarang masyarakat berteriak:  "presiden...presiden...presiden..."

Sebelum pilpres 2019, Anies dibujuk dan didorong oleh sejumlah ketum partai dan pimpinan ormas besar untuk nyapres. Kepada mereka dan juga kepada publik Anies tegas; ia ingin menuntaskan tugasnya di DKI dan memberikan kesempatan bagi Pak Prabowo untuk mengadu keberuntungan kali kedua. Meskipun Prabowo akhirnya gagal untuk kedua kalinya. Mungkin karena melawan orang yang sama. Apakah Prabowo akan mencoba lagi untuk ketiga kalinya? Tak menutup kemungkinan. Kita tunggu tanggal mainnya.

Pilpres selesai dan presiden belum dilantik, suara dari penjuru Indonesia muncul "Anies for Presiden 2024". Bahkan televisi dan media-media mainstream ikut membicarakan itu. Tidak hanya media, survei LSI Denny JA dan Indobarometer menempatkan Anies sebagai calon presiden 2024 yang paling potensial.

Dari data-data dan fakta-fakta yang terungkap itu, maka ada alasan logis bagi rakyat memberi julukan dan memanggil Anies sebagai "Gubernur Indonesia". [PurWD/voa-islam.com]

Depan Pintu Gerbang SMA di Depok, 5/12/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Selasa, 22 Sep 2020 22:15

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Selasa, 22 Sep 2020 22:13

Dilema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Dilema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 21:21

Studi: Memiliki Flu Melipat Gandakan Risiko Kematian Akibat Virus Corona

Studi: Memiliki Flu Melipat Gandakan Risiko Kematian Akibat Virus Corona

Selasa, 22 Sep 2020 21:15

Pasukan Keamanan Palestina Tangkap Pendukung Mantan Pejabat Fatah Mohammed Dahlan

Pasukan Keamanan Palestina Tangkap Pendukung Mantan Pejabat Fatah Mohammed Dahlan

Selasa, 22 Sep 2020 21:00

Biadab! Cina Paksa Muslim Uighur Latihan Minum Minuman Keras

Biadab! Cina Paksa Muslim Uighur Latihan Minum Minuman Keras

Selasa, 22 Sep 2020 20:18

Pemimpin yang Dibenci Rakyat

Pemimpin yang Dibenci Rakyat

Selasa, 22 Sep 2020 18:19

Pasangan Didin Hafidhuddin dan Adian Husaini Pimpin Dewan Dakwah

Pasangan Didin Hafidhuddin dan Adian Husaini Pimpin Dewan Dakwah

Selasa, 22 Sep 2020 18:07

Ikhwanul Muslimin Akan Ambil Bagian Dalam Pemilu di Yordania

Ikhwanul Muslimin Akan Ambil Bagian Dalam Pemilu di Yordania

Selasa, 22 Sep 2020 17:45

Gara-Gara ''New Normal'', Indonesia Gak Kunjung Normal

Gara-Gara ''New Normal'', Indonesia Gak Kunjung Normal

Selasa, 22 Sep 2020 16:18

Wah, Ada Ngabaliniyah

Wah, Ada Ngabaliniyah

Selasa, 22 Sep 2020 14:00

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 09:57

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Selasa, 22 Sep 2020 08:50

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Selasa, 22 Sep 2020 07:47

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Selasa, 22 Sep 2020 06:57

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Selasa, 22 Sep 2020 06:35

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 21:20

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Senin, 21 Sep 2020 18:45

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Senin, 21 Sep 2020 17:45

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Senin, 21 Sep 2020 16:37


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X