Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.154 views

Masih Soal Pembatalan Kuliah Umum UAS di UGM

 

Oleh:

Ummu Bisyarah

 

UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) yang terkenal dengan "Kampus Kerakyatan" ini kembali menjadi sorotan media karena keputusannya dalam membatalkan kuliah umum Ustadz Abdul Somad atau yang akrab disapa UAS. UAS yang dijadwalkan mengisi kuliah umum hari sabtu tanggal 12 Oktober 2019 bertajuk "Integrasi Islam dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) : Pondasi Kemajuan Indonesia" terpaksa dibatalkan dengan dalih tak selaras dengan jati diri UGM itu sendiri. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Iva Ariani ( Kepala Humas dan Protokol UGM).

Takmir masjid kampus UGM mengaku tak setuju dengan pembatalan ini, dan menilai pembatalan ini bersifat sepihak. Takmir dipaksa untuk membatalkan acara ini oleh pihak rektorat dengan alasan adanya tekanan dari luar (terutama Alumni). Hal ini dikonfirmasi langsung oleh takmir pada akun instagram @masjidkampusugm. Pada akun tersebut dijelaskan bahwa takmir sudah berusaha menjelaskan kepada pihak rektorat bahwa kajian tersebut bersifat akademik, namun apapun penjelasan takmir ditolak dengan dalih Rektor UGM adalah pejabat tertinggi di UGM dan sudah memutuskan untuk menolak  kuliah umum UAS. Rektorat juga mengatakan bahwa Sultan Hamengkubuono X juga menolak kedatangan UAS di UGM.

Sebenarnya penolakan UGM kepada beberapa orang yang dituding "radikal" tak hanya terjadi sekali ini saja. Namun sudah beberapa kali terjadi. Tahun lalu saat acara RDK ( Ramadhan di Kampus) 2018, UGM juga mencoret sejumlah nama yang dijadwalkan menjadi penceramah pada acara tersebut. Beberapa nama itu yakni Fahri Hamzah (Wakil Ketua DPR) yang saat itu memang gencar mengkritik kebijakan penguasa yang mendzolimi rakyat, Ustadz Ismail Yusanto (juru bicara HTI) dan Nopriadi Hermani ( dosen UGM fakultas Teknik, prodi Teknik Fisika dan Nuklir). Para pembicara ini diganti karena dianggap meresahkan masyarakat dan berafiliasi dengan organisasi terlarang, hal ini disampaikan langsung oleh Panut Mulyono selaku Rektor UGM pada Jumat (16/05/18)

Dalam kasus ini ada beberapa hal yang penulis garis merahi

Pertama: matinya Kebebasan Akademik. Terlihat sekali bagaimana upaya pemerintah untuk membungkam dakwah Islam tapi gencar menyuarakan kebatilan. Bagaimana bisa kuliah yang bertajuk "iptek" dinilai tak sesuai jati diri, sedangkan seminar LGBT di fasilitasi bahkan didanai. Jadi apakah LGBT sesuai dengan jati diri kampus ini?

Bukankah kampus merupakan pusat seluruh gagasan bertemu dan dijadikan sebuah perdebatan ilmiah? Karena disinilah pusat bertemunya para intelektual dari seluruh Indonesia. Justru dengan pelarangan kuliah umum ini menunjukkan kampus UGM telah kehilangan jati dirinya sebagai kampus dimana sebuah gagasan itu untuk dipelajari lalu disanggah bukan untuk diadili, apalagi sepihak.

Kedua: UGM telah merendahkan akal mahasiswanya.

UGM adalah salah satu kampus favorit di Indonesia. Sejak didirikan tahun 1949 kampus ini konsisten menempati posisi 1 daftar universitas terbaik di Indonesia. Dengan statusnya sebagai PTN (Kemenristekdikti). Maka tak heran jika persaingan di kampus ini cukup ketat dan tak sembarang mahasiswa yang bisa diterima di kampus kerakyatan ini. Maka jelas bahwa mahasiswa UGM adalah para pemikir ulung dan intelektual yg senantiasa berfikir dalam bertindak. Jika ada paham apapun yang tak sesuai akal mereka pasti mereka kritis bahkan sampai melakukan penelitian tentang hal tersebut hingga akal mereka puas.

Namun dengan pembatalan acara ini jelas sekali bahwa pihak kampus "merendahkan" bahkan meremehkan Akal Mahasiswa UGM itu sendiri. Padahal jikalau pun yang disampaikan UAS adalah hal yang "berbahaya" dan tidak sesuai dengan akal mereka, pasti akan ada pengkajian terlebih dahulu oleh para intelektual ini, bukan langsung diterima sebagai doktrin.

Ketiga: Kampus sudah tak netral, teracuni paham sekulerisme.

Terlihat sekali bahwa kampus sudah tak lagi objektif dan secara tidak langsung mereka dijadikan alat penguasa untuk melanggengkan kekuasaannya. Hal ini terlihat bagaimana mereka menghalangi dakwah islam, dari mulai kasus ancaman terhadap PTK yang diduga berafiliasi dengan organisasi terlarang, pencabutan beasiswa para mahasiswa yang "diduga" berafiliasi dengan HTI hingga secara sepihak mengeluarkan mahasiswa yang lantang menyuarakan kedzoliman penguasa, seperti kasus Hikma Sanggala yang sempat menuai pro kontra.Namun terlihat lembek kepada kedzoliman yang jelas - jelas akan merusak masyarakat. Seperti diadakannya seminar yang pro terhadap LGBT dengan dalih kajian ilmiah.

Racun sekulerisme yakni pemisahan antara agama dengan kehidupan mulai meracuni kampus. Seminar - seminar atau acara lain yang bertajuk "islami" selalu dicurigai dan berusaha untuk dibatalkan. Padahal sejatinya Islam tidaklah bisa dipisahkan dari kehidupan apalagi ilmu pengetahuan.

Karena sumbangan Islam terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi sangatlah besar, walau nyatanya barat menutup - nutupi sejarah kegemilangan Islam selama 14 abad. Sebut saja Ibnu Al -Haytam seorang polymath yang ahli dalam optika, juga mekanika. Ibnu Sina yang juga seorang polymath ahli kedokteran yang hingga kini menjadi rujukan, dan ilmuan lain yang melatarbelakangi ilmu pengetahuan masa kini. Maka merupakan hal mustahil untuk memisahkan Islam dengan iptek karena Allah mendorong umatnya dalam Al-Quran untuk menjadi sebaik - baik hamba yakni hamba yang bermanfaat.

Dalam masalah ini terlihat jelas kemunafikan ideologi kapitalisme yang diemban bangsa ini. Kapitalisme dengan slogan kebebasannya hanyalah hoaks yang dihembuskan para pengembannya dengan topeng manis menjanjikan seribu janji. Padahal dibalik topeng itu kebebasan hanyalah alat promosi, nyatanya kebebasan akademikpun dibungkam, kebebasan menyampaikan kritik kepada penguasa dipersekusi, kebebasan menyebarkan kebenaran dihukum mati. Mana yang namanya kebebasan? Hanya tameng untuk membentengi diri kapitalisme itu sendiri yang kini sekarat penuh luka yang tak lama lagi akan mati.

Wahai para intelektual, kenalilah musuh sejati bangsa ini. Musuh kalian bukanlah saudara sesama muslim yang kini di persekusi. Sadarlah bahwa musuh kalian adalah para antek dengan kepentingan memperkaya diri di negri ini yang disetir oleh musuh sejati, yakni para kapitalis yang tak ingin kekuasaannya yang hampir 1 abad ini mati. Lihat saja satu per satu dari mereka terungkap aibnya, terciduk KPK.

Sadarlah para intelektual, akal kalian telah diracuni oleh paham sekuler yang hanya mencetak kalian menjadi buruh murah secara instan. Mengunci rapat akal kalian, membungkam erat mulut kalian untuk menyuarakan kebenaran dengan iming - iming uang dan kenikmatan dunia.

Bangkitlah dari rantai yang mengikat kalian, tentunya dengan kebangkitan yang hakiki, bukan kebangkitan semu tak berarah seperti yang tercatat dalam sejarah, revormasi 98.

Arah kebangkitan hakiki hanyalah dengan apa yang telah dicontohkan oleh Rosulullah yang terbukti berhasil merubah masyarakat jahiliah menjadi masyarakat pemikir yang memimpin peradaban manusia dan menjadi mercusuar peradaban selama 14 abad lamanya. Yakni perubahan hakiki dengan Islam.

Di dalam Islam intelektual baik muslim maupun non muslim mendapat hak sama untuk bereksplorasi, mempelajari apapun dan mengkritik apapun bahkan penguasa bila dia dzolim terhadap rakyatnya, bahkan hal ini diwajibkan. Hal ini terbukti lahirnya ribuan polymath yakni orang yang ahli di banyak bidang seperti Maryam Al Asturlabi, Ibnu Sina, Abbas ibn Firnas, Al Jabr dll.

Karena kalian adalah ujung tombak kebangkitan. Maka jangan pernah mau terkekang apalagi terbungkam. Bangkitlan!*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Klaim Tewaskan 16  Tentara Turki di Libya

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Klaim Tewaskan 16 Tentara Turki di Libya

Senin, 24 Feb 2020 17:30

Yordania Akan Larang Masuk Warga Cina, Iran dan Korsel Sebagai Tanggapan Atas Wabah Corona

Yordania Akan Larang Masuk Warga Cina, Iran dan Korsel Sebagai Tanggapan Atas Wabah Corona

Senin, 24 Feb 2020 16:30

Paus Franciskus Tidak Setuju Rencana Perdamaian Timur Tengah Donald Trump

Paus Franciskus Tidak Setuju Rencana Perdamaian Timur Tengah Donald Trump

Senin, 24 Feb 2020 16:00

Turki dan Pakistan Akan Tutup Perbatasannya dengan Iran Khawatir Penyebaran Virus Corona

Turki dan Pakistan Akan Tutup Perbatasannya dengan Iran Khawatir Penyebaran Virus Corona

Senin, 24 Feb 2020 16:00

Senator: Wagub DKI Terpilih Harus Mampu Ikuti Ritme Kerja Anies

Senator: Wagub DKI Terpilih Harus Mampu Ikuti Ritme Kerja Anies

Senin, 24 Feb 2020 15:56

PM Malaysia Mahathir Kirim Surat Pengunduran Diri Kepada Raja

PM Malaysia Mahathir Kirim Surat Pengunduran Diri Kepada Raja

Senin, 24 Feb 2020 15:00

Elektabilitas Anies Menguat, Kenapa PSI Galau?

Elektabilitas Anies Menguat, Kenapa PSI Galau?

Senin, 24 Feb 2020 12:45

Hamri Muin Resmi Jabat Ketua Umum PP LIDMI Periode 2020-2022

Hamri Muin Resmi Jabat Ketua Umum PP LIDMI Periode 2020-2022

Senin, 24 Feb 2020 12:25

Survei Indo Barometer, Anies Baswedan Paling Berpotensi Jadi Presiden 2024

Survei Indo Barometer, Anies Baswedan Paling Berpotensi Jadi Presiden 2024

Senin, 24 Feb 2020 07:30

Wakil Bupati Bantaeng: Pimpin Masa Depan dengan Menguasai Teknologi

Wakil Bupati Bantaeng: Pimpin Masa Depan dengan Menguasai Teknologi

Senin, 24 Feb 2020 07:02

PKS: RUU Minerba Harus Memihak Rakyat

PKS: RUU Minerba Harus Memihak Rakyat

Senin, 24 Feb 2020 06:30

Seluruh Korban Hanyut Susur Sungai Sempor Telah Ditemukan

Seluruh Korban Hanyut Susur Sungai Sempor Telah Ditemukan

Senin, 24 Feb 2020 06:28

Kritik untuk Menteri Nadiem: Merdekakan Kampus dari Korporasi!

Kritik untuk Menteri Nadiem: Merdekakan Kampus dari Korporasi!

Ahad, 23 Feb 2020 22:33

Ucapan Salam Keselamatan, Ada yang Alergi?

Ucapan Salam Keselamatan, Ada yang Alergi?

Ahad, 23 Feb 2020 22:05

Mengerikan, Pasukan Israel Seret Jenazah Warga Palestina di Perbatasan Gaza Menggunakan Buldoser

Mengerikan, Pasukan Israel Seret Jenazah Warga Palestina di Perbatasan Gaza Menggunakan Buldoser

Ahad, 23 Feb 2020 21:00

Muadzin Masjid Raya London yang Ditikam Saat Kumandangkan Adzan Maafkan Pelaku Penusukan

Muadzin Masjid Raya London yang Ditikam Saat Kumandangkan Adzan Maafkan Pelaku Penusukan

Ahad, 23 Feb 2020 19:55

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

Ahad, 23 Feb 2020 18:18

Tabligh Akbar di Gowa, Direktur Pristac: Anak adalah Aset Peradaban

Tabligh Akbar di Gowa, Direktur Pristac: Anak adalah Aset Peradaban

Ahad, 23 Feb 2020 17:50

Lebih Dari 10.000 Warga Sipil Terbunuh atau Terluka Dalam Perang Afghanistan pada 2019

Lebih Dari 10.000 Warga Sipil Terbunuh atau Terluka Dalam Perang Afghanistan pada 2019

Ahad, 23 Feb 2020 17:48

Olok-olok Salam Pancasila

Olok-olok Salam Pancasila

Ahad, 23 Feb 2020 16:07


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X