Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.034 views

Radikalisme Jadi Kambing Hitam

 

Oleh:

Ainul Mizan*

 

KAMIS siang (10/10/2019), publik Indonesia dibuat geger. Pasalnya seorang Menkopulhukam menjadi korban penusukan di Pandeglang, Banten (www.merdeka.com, Jum’at 11/10/2019). Setelah itu, Pak Wiranto langsung dilarikan ke RSUD Pandeglang kemudian dirujuk ke RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat) di Jakpus.

Tentunya kejadian penyerangan seperti ini tidaklah bisa dibenarkan dan patut mendapat kecaman. Bahkan hal demikian tentunya merupakan tindakan teror yang bisa membahayakan nyawa orang lain. Semoga beliau, Pak Wiranto segera lekas diberikan kesembuhan oleh Allah SWT.

Adapun selanjutnya dibangun sebuah narasi dan wacana bahwa setelah kejadian ini, Presiden Jokowi menyerukan untuk memerangi paham radikalisme (www.cnnindonesia.com, Kamis 10/10 2019). Tentunya seruan memerangi radikalisme susah untuk dilepaskan dari nuansa islamophobia. Melihat fragmen banyaknya persekusi terhadap ulama, yang terbaru kasus pembatalan kuliah umum UAS di Masjid UGM yang rencananya hari Sabtu, 12 Oktober 2019. Terbitnya Perpu Nomer 2 Tahun 2017, yang digunakan untuk mencabut BHP dari ormas HTI. Begitu pula alerginya istana dengan hal – hal yang berbau bendera tauhid, salah satu contohnya langkah Menag yang melakukan investigasi di MAN 1 Sukabumi, Jabar (www.nasional.tempo.co, 21 Juli 2019). Ini saja sudah cukup untuk membuktikan bahwa narasi radikalisme itu diarahkan kepada Islam dan aktivisnya.

Sesungguhnya radikalisme bukanlah ajaran Islam. Islam tidak mengajarkan melakukan tindakan – tindakan teror dan radikal untuk melakukan perubahan kearah Islam di tengah – tengah masyarakat. Pendek kata, dakwah atau seruan kepada Islam disampaikan dengan menyeru akal manusia agar terbentuk sebuah kesadaran sebagai hamba Allah SWT yang senantiasa harus beribadah kepadaNya. Tentunya aktivitas demikian sejalan dengan sila pertama Pancasila yang menjadi asas dari semua sila Pancasila.

Justru, yang menjadikan metode menyebar teror dan radikal dalam melakukan perubahan di masyarakat adalah Ideologi Komunis. Bermula dari pandangan Lenin yang memandang konsepsi perubahan ala Marxisme adalah sebuah utopia. Maka Lenin mengambil haluan revolusi fisik guna bisa mewujudkan cita – cita yakni masyarakat tanpa kelas. Jadi bisa dipahami faktanya dari Revolusi Bolsevick Lenin. Ia menghabisi semua keluarga Tsar Rusia.

Begitu pula yang terjadi di Indonesia yaitu pemberontakan PKI. Baik dari PKI Muso tahun 1948 dan aksi G 30 S/PKI tahun 1965, aksi yang dilakukannya adalah sebuah kekejaman, kesadisan dan keberutalan yang tidak bisa diterima oleh rasa kemanusiaan.

Jadi salah alamat bila Islam menjadi pihak tertuduh dalam narasi radikalisme ini. Bila radikalisme itu bukan ajaran Islam, tentunya ajaran Islam secara keseluruhan tidaklah mengandung radikalisme di dalamnya. Islam sangatlah memuliakan kehidupan yang ada pada seseorang. Bahkan dalam menjaganya, Islam menetapkan ancaman dan sangsi yang tegas dan keras.

Allah SWT menyatakan dalam sebuah firmanNya yang artinya: “Barangsiapa yang membunuh orang lain tanpa sebab yang dibenarkan, atau karena berbuat kerusakan di muka bumi, maka ia layaknya membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan orang lain, maka ia layaknya telah menghidupkan manusia seluruhnya” (TQS. Al Maidah ayat 32).

Bagi mereka yang telah menghilangkan nyawa orang lain tanpa hak, Islam telah menetapkan sangsi qishosh dan bila mendapatkan ampunan dari keluarga korban, tentunya hanya membayar denda, yakni berupa uang 1000 dinar atau 100 ekor unta. 

Jangankan dalam kasus pembunuhan, sangsinya demikian rupa, bahkan dalam kasus penganiayaan sangat mendapat perhatian besar di dalam ajaran Islam. Sebagai contoh, orang yang melakukan penganiayaan yang menyebabkan hidungnya rusak terpotong salah satu sisinya, maka dikenakan ½ diyat, yakni membayar 50 ekor unta (Kitab Nidhomul Uqubat fil Islam bab Jinayat).

Walhasil dengan aturan dan sangsi demikian akan mampu mencegah masyarakat dari perbuatan – perbuatan melukai, menganiaya, dan pembunuhan, sehingga keamanan akan mudah untuk diwujudkan.

Sekarang yang semestinya menjadi  konsentrasi semua elemen bangsa dan umat Islam untuk bersatu menghilangkan sekat – sekat perbedaan, bergerak bersama untuk mewujudkan kemerdekaan yang sebenar – benarnya yakni terbebas dari penjajahan dalam segala bentuknya. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat akan mampu untuk diwujudkan, baik lahir maupun batin.

Umat Islam tentunya memegang peranan penting dalam mewujudkan sebuah negeri yang makmur dan mendapatkan ridho dari Allah SWT. Umat Islam harus mampu menampilkan bahwa ajaran Islam mampu menjawab berbagai problem keumatan dan kebangsaan dengan tuntas dan baik. *Penulis tinggal di Malang, Jawa Timur.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Soal Pembatalan Haji 2020, PKS: Pemerintah Melanggar Undang-Undang!

Soal Pembatalan Haji 2020, PKS: Pemerintah Melanggar Undang-Undang!

Selasa, 02 Jun 2020 23:40

Hikmah di Balik Pembatalan Ibadah Haji 1441H

Hikmah di Balik Pembatalan Ibadah Haji 1441H

Selasa, 02 Jun 2020 22:36

Apple Kunci iPhone Jarahan Untuk Selamanya Ketika Protes Atas Tewasnya Flyod Berlanjut di AS

Apple Kunci iPhone Jarahan Untuk Selamanya Ketika Protes Atas Tewasnya Flyod Berlanjut di AS

Selasa, 02 Jun 2020 22:35

Batalkan Pemberangkatan Haji 2020 Secara Sepihak, Legislator Sebut Menag Offside

Batalkan Pemberangkatan Haji 2020 Secara Sepihak, Legislator Sebut Menag Offside

Selasa, 02 Jun 2020 21:22

Bangladesh Laporkan Kematian Pertama Akibat COVID-19 di Kamp Pengungsi Rohingya

Bangladesh Laporkan Kematian Pertama Akibat COVID-19 di Kamp Pengungsi Rohingya

Selasa, 02 Jun 2020 21:10

Australia Selidiki Serangan Terhadap Wartawannya Oleh Polisi AS Saat Meliput Demonstrasi

Australia Selidiki Serangan Terhadap Wartawannya Oleh Polisi AS Saat Meliput Demonstrasi

Selasa, 02 Jun 2020 20:46

Seorang Karyawan Kantor PM Israel Benyamin Netanyahu Positif Terinfeksi Virus Corona

Seorang Karyawan Kantor PM Israel Benyamin Netanyahu Positif Terinfeksi Virus Corona

Selasa, 02 Jun 2020 19:15

Koalisi Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houtsi yang Akan Menargetkan Warga Sipil Khamis Mushalit

Koalisi Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houtsi yang Akan Menargetkan Warga Sipil Khamis Mushalit

Selasa, 02 Jun 2020 19:00

IPO Desak KPU RI Terapkan Protokol Next Normal untuk Pilkada 2020

IPO Desak KPU RI Terapkan Protokol Next Normal untuk Pilkada 2020

Selasa, 02 Jun 2020 17:47

Ahli Sebut Penggunaan Masker Saat Berolahraga Dimungkinkan

Ahli Sebut Penggunaan Masker Saat Berolahraga Dimungkinkan

Selasa, 02 Jun 2020 15:57

Data Pemilih Bocor, Komisioner KPU Perlu Dirombak Total

Data Pemilih Bocor, Komisioner KPU Perlu Dirombak Total

Selasa, 02 Jun 2020 14:41

Utamakan Keselamatan, Keberangkatan Jamaah Haji Tahun Ini Dibatalkan

Utamakan Keselamatan, Keberangkatan Jamaah Haji Tahun Ini Dibatalkan

Selasa, 02 Jun 2020 13:53

Meski Covid-19 Belum Berakhir, Pengamat Sarankan Pilkada tetap Dilaksanakan di Tahun 2020

Meski Covid-19 Belum Berakhir, Pengamat Sarankan Pilkada tetap Dilaksanakan di Tahun 2020

Selasa, 02 Jun 2020 12:55

Terkait New Normal, Politisi PKS Minta Ojek Online Boleh Bawa Penumpang dengan Protokol Kesehatan

Terkait New Normal, Politisi PKS Minta Ojek Online Boleh Bawa Penumpang dengan Protokol Kesehatan

Selasa, 02 Jun 2020 12:39

Din Syamsuddin Doakan Ade Armando

Din Syamsuddin Doakan Ade Armando

Selasa, 02 Jun 2020 11:37

Trump Ancam Kirim Militer AS untuk Tumpas Kerusuhan Sipil Akibat Kematian George Flyod

Trump Ancam Kirim Militer AS untuk Tumpas Kerusuhan Sipil Akibat Kematian George Flyod

Selasa, 02 Jun 2020 11:35

Soal Covid-19, Jangan Samakan Negeri Gingseng dengan Negeri Tetangga

Soal Covid-19, Jangan Samakan Negeri Gingseng dengan Negeri Tetangga

Selasa, 02 Jun 2020 11:10

Dilarang WHO, Legislator Minta Pemerintah Klarifikasi Penggunaan ‘Klorokuin’ untuk Pasien Covid-19

Dilarang WHO, Legislator Minta Pemerintah Klarifikasi Penggunaan ‘Klorokuin’ untuk Pasien Covid-19

Selasa, 02 Jun 2020 10:21

Ade Armando: Memang Salah Saya Apa?

Ade Armando: Memang Salah Saya Apa?

Selasa, 02 Jun 2020 09:56

Pakar Ingatkan Risiko Gangguan Kesehatan Saat WFH

Pakar Ingatkan Risiko Gangguan Kesehatan Saat WFH

Selasa, 02 Jun 2020 09:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X