Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.284 views

Indonesia Mempermudah Investasi Asing, Ada Apakah?

 

Oleh: Rut Sri Wahyuningsih

Baru-baru ini Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyatakan pemerintah bakal merombak 72 undang-undang (UU) terkait perizinan investasi demi menarik lebih banyak investor ke dalam negeri.

Luhut menyatakan perubahan UU ini akan dilakukan dengan skema omnibus law, sesuai perintah Presiden Joko Widodo. Skema tersebut bisa diartikan sebagai konsep pembuatan beleid yang menyatukan sejumlah aturan menjadi satu uu yang akan dijadikan payung hukum baru (CNN Indonesia, 12/9/2019).

Ia menerangkan ada beberapa beleid yang dibuat pada era 90-an, tetapi belum direvisi kembali sehingga tidak tepat untuk mengatur situasi saat ini. Menurutnya, proses revisi itu sudah dikerjakan oleh Sekretariat Kabinet (Setkab) dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Luhut tak merinci secara pasti uu apa saja yang akan direvisi. Hal yang pasti, beleid itu berkaitan dengan pemberian izin investasi di Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pemerintah akan kembali memangkas perizinan yang tidak perlu secara habis-habisan demi meningkatkan aliran investasi ke Indonesia. Upaya tersebut dilakukan agar perekonomian Tanah Air tetap kuat walau ditengah tekanan perlambatan ekonomi global.

Luhut berharap, kalau sudah ada kepastian dengan aturan yang jelas, orang akan berbondong-bondong ke Indonesia bahkan hingga ASEAN menjadikan Indonesia sebagai area yang ramah investasi.

Mudahnya Investasi di Indonesia

Begitu gencarnya pemerintah mengupayakan kemudahan investasi, sehingga kajian maupun revisi UU diadakan. Seakan kegiatan perekonomian hanya berputar pada investasi (produksi). Parahnya kemudian diopinikan bahwa investasi ini untuk menguatkan perekonomian. Padahal faktanya kegiatan ekonomi juga menyangkut aktifitas distribusi dan konsumsi. Namun mengapa hanya investasi yang menjadi fokus?

Jelas wacana pemerintah melalui pernyataan Luhut bukan tanpa alasan. Kekayaan SDA Indonesia memang tak diragukan lagi. Sejak sebelum kemerdekaan Indonesia telah menyumbang kemakmuran bagi Eropa dengan rempah-rempahnya. Kemudian datang Amerika dengan penguasaan gunung Gasberg di Papua dan berlanjut pada kompleks-kompleks pertambangan lainnya, yang hari ini tak terhitung jumlahnya.

Dengan  merombak 72 UU kemudian menjadikannya satu payung kemudahan bagi investasi adalah jalan untuk makin menguasai Indonesia. Tak pelak lagi, kita makin terseret ke dalam jebakan kapitalisme dan neoliberal, penjajahan gaya baru yang ditawarkan asing. Tak hanya wilayah yang dikehendaki namun hingga kepada kedaulatan negeri ini hendak diinjak-injak asing. Melalui tangan pemerintah sendiri. Inilah neo liberalisme yang lebih berbahaya dari perang angkat senjata.

Fakta telah banyak menunjukkan bukti bahwa ternyata kesejahteraan belum mampu terwujud seiring dengan makin banyaknya investor menanamkan investasinya, pendapatan dari sisi pajak pun tak mampu mengatrol pendapatan negara menjadi surplus. Karena investasi yang dimudahkan oleh pemerintah ini tidak semata-mata berupa proyek, ada pula yang berupa perjanjian hutang atau tukar tambah hutang. Yang semuanya harus dibayar oleh negara.

Angka kemiskinan meroket, kriminal menanjak, pengangguran marak, dan jelas PR bangsa ini makin banyak, sementara mental penguasanya hanya fokus pada pemenuhan kepentingan diri mereka sendiri. Wakil rakyat yang sedianya mewakili suara rakyatpun sangat arogan begitu kursi parlemen telah mereka duduki.

72 UU yang digadang akan direvisi ulang pun tak akan jauh dari corak sebelumnya. Karena sejatinya barat tahu potensi dan kelemahan negara ini. Sehingga terus menekan Indonesia dengan berbagai cara untuk tetap berada dalam kekuasaannya.  Pembenahan 72 UU erat kaitannya dengan posisi pemerintah kita yang tunduk kepada arahan asing. Negara kita tidak berdaulat, berbagai tekanan berhasil diterapkan karena kita tak punya penangkalnya. Ideologi yang menjadi landasan bangsa pengatur kehidupan bernegara mandul.

Islam Punya Solusi

Islam adalah ideologi hakiki, Islam adalah akidah dan syariat yang langsung dari Allah Sang Maha Pencipta dan Pengatur. Dalam pandangan Islam, haram hukumnya jika kita terus menerus membuka kran investasi asing namun mengabaikan rakyat. Allah memperingatkqn dalam QS. Al-Nisâ’ [4]: 141 “Dan sekali-kali Allah tidak akan pernah memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk menguasai orang-orang mukmin.”

Allah ‘Azza wa Jalla melarang memberikan jalan apapun bagi orang kafir untuk menguasai orang-orang beriman secara mutlak. Apapun bentuknya yang mengarah pada jalan penguasaan. Maka penyelesaian Islam terhadap persoalan ini adalah pertama, mengembalikan kedaulatan kepada hukum syara, berdasarkan ayat di atas maka tidak ada jalan lain bagi kaum beriman kecuali taat, tunduk dan patuh. Menjadikan satu-satunya Alquran dan As sunah sebagai sumber hukum.  Campakkan hukum manusia yang rentan revisi.

Jika mindset ini telah terpatri dalam setiap benak rakyat dan pemimpin maka akan mudah untuk melangkah kepada solusi kedua, yaitu mengembalikan hak kepemilikan SDA kepada yang berhak, sesuai dengan hadis Rasulullah bahwa kaum muslim  berserikat dalam tiga hal, padang rumput, air dan api. ( HR. Abu Dawud dan Ahmad). Makna hadist ini jelas sekali. Maka yang menjadi kepemilikan negara tidak mungkin menjadi kepemilikan perseorangan maupun korporat. Demikian sebaliknya. Sehingga negara mampu menjadi penjamin kesejahteraan rakyat sebagaimana tujuan dibentuknya negara. Yaitu sebagai Rain atau imam dan pengurus urusan umat.

Ketiga adalah menciptakan kondisi muamalah dan interaksi internasional bukan semata-mata berdasarkan konsensus internasional yang sarat manfaat dan kepentingan. Sehingga riba dan kebohongan menjadi kebiasaan bahkan kebutuhan. Maka pemimpin dunia semestinya adalah mereka yang sadar bahwa setiap kemaksiatan kepada Allah akan diganjar neraka. Dan ini butuh kekuatan ideologi sahih.

Ideologi penjajah harus dihadapi dengan ideologi yang sahih. Kaum Muslim telah memiliki itu dan telah mampu membuktikan kekuatannya selama 1300 tahun. Sistem ekonominya kuat dan tanpa andil asing sedikit pun. Saatnya untuk mengkaji ulang, sampai kapan akan terus menerus berada di ketiak penjajah ala neoliberalisme? Wallahu a' lam biashowab. (rf/voa-islam.com)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Istri Suka Ghibah, Bagaimana Menyikapinya?

Istri Suka Ghibah, Bagaimana Menyikapinya?

Selasa, 22 Oct 2019 14:30

Bidikmisi Vs Bidikmenteri

Bidikmisi Vs Bidikmenteri

Selasa, 22 Oct 2019 14:17

Milisi Komunis Kurdi Minta Bantuan Israel untuk Melawan Serangan Militer Turki di Suriah Utara

Milisi Komunis Kurdi Minta Bantuan Israel untuk Melawan Serangan Militer Turki di Suriah Utara

Selasa, 22 Oct 2019 14:00

Pilih Oposisi, Kader PKS Diminta Sosialiasikan Sikap Partai

Pilih Oposisi, Kader PKS Diminta Sosialiasikan Sikap Partai

Selasa, 22 Oct 2019 13:19

Saudi Akan Hapuskan Hukum yang Melarang Wanita untuk Bepergian Tanpa Mahram

Saudi Akan Hapuskan Hukum yang Melarang Wanita untuk Bepergian Tanpa Mahram

Selasa, 22 Oct 2019 12:30

Bukan Periode Menikmati

Bukan Periode Menikmati

Selasa, 22 Oct 2019 12:13

Gadget Addict dan Teori Karl Marx Tentang Candu Agama

Gadget Addict dan Teori Karl Marx Tentang Candu Agama

Selasa, 22 Oct 2019 11:44

Merasa Dikhianati, Warga Kurdi di Qamishli Suriah Lempari Pasukan AS dengan Batu dan Buah Busuk

Merasa Dikhianati, Warga Kurdi di Qamishli Suriah Lempari Pasukan AS dengan Batu dan Buah Busuk

Selasa, 22 Oct 2019 11:30

Refleksi Hari Santri di Kota Santri

Refleksi Hari Santri di Kota Santri

Selasa, 22 Oct 2019 09:38

Ustaz Fauzil Adhim: Jangan Cepat Mencela, Jangan Cepat Memuji

Ustaz Fauzil Adhim: Jangan Cepat Mencela, Jangan Cepat Memuji

Selasa, 22 Oct 2019 08:30

Sambut Hari Santri, Fraksi PKS Gelar FGD dengan Pimpinan Pondok Pesantren

Sambut Hari Santri, Fraksi PKS Gelar FGD dengan Pimpinan Pondok Pesantren

Selasa, 22 Oct 2019 07:33

Tumpas Crosshijabers Hingga ke Akarnya

Tumpas Crosshijabers Hingga ke Akarnya

Selasa, 22 Oct 2019 01:27

KontraS Sayangkan Indonesia Terpilih Jadi Dewan HAM PBB, Ini Alasannya

KontraS Sayangkan Indonesia Terpilih Jadi Dewan HAM PBB, Ini Alasannya

Senin, 21 Oct 2019 22:16

BPJS, Pemalakan Model Baru di Bidang Kesehatan?

BPJS, Pemalakan Model Baru di Bidang Kesehatan?

Senin, 21 Oct 2019 21:27

Gangguan Mental, Akibat Layar di Genggaman Tangan?

Gangguan Mental, Akibat Layar di Genggaman Tangan?

Senin, 21 Oct 2019 21:11

Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Ini Pernyataan Forum Umat Islam

Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Ini Pernyataan Forum Umat Islam

Senin, 21 Oct 2019 18:32

RI Jadi Anggota Dewan HAM PBB, PKS Minta Perjuangkan Palestina, Rohingya dan Uighur

RI Jadi Anggota Dewan HAM PBB, PKS Minta Perjuangkan Palestina, Rohingya dan Uighur

Senin, 21 Oct 2019 16:55

Meong Tetap Meong, Tak Akan Menggonggong

Meong Tetap Meong, Tak Akan Menggonggong

Senin, 21 Oct 2019 16:22

Tentara Yaman Rebut Kembali Tal Al-Khadr di Taiz dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Tentara Yaman Rebut Kembali Tal Al-Khadr di Taiz dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Senin, 21 Oct 2019 16:00

Jokowi Optimis Indonesia Jadi Negara Maju 2045, Mufida Ingatkan PR Periode Sebelumnya

Jokowi Optimis Indonesia Jadi Negara Maju 2045, Mufida Ingatkan PR Periode Sebelumnya

Senin, 21 Oct 2019 15:21


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X