Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.802 views

HAM dan Standar Ganda PBB terhadap Kebijakan Kesultanan Brunei

Oleh: Yulida Hasanah*

Dikutip dari Al Jazeera pada Selasa (2/4),Kesultanan Brunei telah memberlakukan  Undang-undang hukuman rajam (lempar batu) hingga meninggal kepada pelaku perzinaan dan hubungan sesama jenis (LGBT) sekaligus menetapkan hukuman potong tangan bagi pelaku pencurian.

Kebijakan Kesultanan Brunei tersebut dianggap kontroversial dan mendapatkan kecaman dari Badan Internasional PBB. PBB menyebut kebijakan ini kejam dan tidak manusiawi. Langkah-langkah yang dianggap kontroversial itu merupakan bagian dari undang-undang hukum pidana baru oleh Kesultanan Brunei, yang akan dilaksanakan pada Rabu 3 April 2019.

Kecaman luas dari berbagai pihak di tingkat global telah menghujani Brunei dalam beberapa hari terakhir.

Kepala urusan HAM di PBB, Michelle Bachelet, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, mendesak pemerintah Brunei untuk menghentikan berlakunya KUHP baru yang "kejam" tersebut.

"Jika diterapkan, ini menandai kemunduran serius tentang perlindungan hak asasi manusia bagi rakyat Brunei," kata Bachelet.

Kecaman PBB tersebut bukanlah yang pertama kalinya disuarakan. Pada tahun 2015 lalu dalam sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, dua belas lembaga PBB menyerukan untuk mengakhiri kekerasan dan diskriminasi terhadap kaum lesbian, gay, biseksual, transgender dan intersex (LGBTI) dan menjabarkan langkah-langkah guna melindungi mereka.

Menurut Kepala Isu Global Kantor Komisioner HAM atau OHCHR, Charles Radcliffe, “Ini merupakan bentuk komitmen Lembaga PBB dan seruan agar pemerintahan di seluruh dunia berbuat lebih banyak guna menangani kekerasan dan diskriminasi homofobik dan transfobik.

Maka, terlihat begitu jelas bahwa PBB adalah alat legitimasi menyuarakan HAM yang sarat akan kepentingan raja mereka yakni Amerika Serikat sebagai negara kapitalis yang sangat anti terhadap Hukum-hukum Islam.

 

HAM Slogan Barat dalam memuja Kebebasan

Sebagaimana diketahui, Hak Asasi Manusia merupakan salah satu slogan yang digembar gemborkan oleh Amerika dan Barat serta selalu mereka upayakan agar diambil dan diadopsi oleh kaum muslim.

Slogan yang memiliki penampilan indah dan mempesona di mata kebanyakan kaum muslim, karena mereka memang merasakan kezaliman, kekejaman dan penindasan dari para penguasa yang menjadi kaki tangan AS dan Barat. Walaupun HAM sendiri berasal dari pandangan ideologi kapitalis yang memiliki landasan sekulerisme (memisahkan agama dari kehidupan manusia).

Sedangkan slogan HAM pada dasarnya adalah untuk menyebarkan empat ide kebebasan yang diadopsi oleh Kapitalis. Yaitu, kebebasan beraqidah, kebebasan berpendapat, kebebasan hak milik dan kebebasan berperilaku.

HAM baru menjadi peraturan internasional setelah perang dunia II dan setelah berdirinya PBB, yiatu pada saat diumumkannya Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia pada tahun 1948. Inilah awal PBB menjadi alat kapitalis yang berfungsi untuk menanamkan kepercayaan akan kebijakan-kebijakan AS sebagai Undang-Undang Internasional yang bersifat mengikat.

Termasuk hari ini, di mana mereka telah bermuka dua, melakukan standar ganda terhadap “kebebasan” yang mereka serukan pada dunia adalah kebebasan dengan sifatnya yang sekuleristik anti Islam. Dan tidak memberi kebebasan terhadap kebijkan untuk pemberlakuan hukum-hukum Islam seperti hukuman mati bagi pelaku LGBT.

Jadi, sangat jelas bukan? Di mana PBB berpihak dan untuk siapa mereka bekerja?

 

Melawan Penjajahan Barat dengan Kekuatan Politik Global

Brunei dan negeri muslim lain di dunia yang ingin menerapkan aturan Islam sebagai Undang-Undang bagi mereka tak kan pernah berjalan mulus selama negeri-negeri muslim ini tetap berada dalam penguasaan lembaga internasional bernama PBB.

Harus ada Institusi politikglobal yang sebanding agar mampu melakukan perlawanan terhadap segala kebijakan yang mereka keluarkan dalam rangka menjauhkan umat Islam dari hukum-hukum Allah SWT.

Intstuti poltik global inilah yang akan menjadi wadah penerapan Syari’at Islam secara sempurna dan menjadi institusi politik yang mampu menegakkan keadilan bagi seluruh umat.

Dan sesungguhnya Rasulullah telah mewariskan untuk umatnya sebuah kekuasaan yang agung, yaitu sebuah kekhilafahan. Di mana Khalifah Abu bakar Ash Shiddiq, Khalifah Umar bin Khaththab dan Khalifah-khalifah setelah mereka dengan penuh leluasa menerapkan hukuman mati bagi kaum Nabi Luth, hukuman cambuk dan rajam bagi para pezina, hukum potong tangan bagi pencuri dan hukuman mati bagi para penghina Nabi Saw dalam rangka memusnahkan kemaksiatan yang ada dan menjaga ketaqwaan umat kepada Rabbnya.

Khilafah Islamiyah bukan hanya menerapkan hukum-hukum Allah dalam masalah hudud, namun juga seluruh Hukum Allah dalam masalah aqidah, ibadah, makanan, minuman, pakaian, akhlaq, muamalah, dakwah dan jihad akan diterapkan di dalamnya. Inilah sebenarnya yang menjadi kunci dari turunnya Rahmat dan tentunya menjadi benteng pelindung umat dari penjajahan barat. Wallaahu a’lamu bish shawab. [syahid/voa-islam.com]

*Penulis adalah Anggota Forum Silaturahmi Muballghoh (FORSIMA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Muhammadiyah Harap Jokowi-Ma'ruf Lebih Rangkul Seluruh Lapisan Masyarakat

Muhammadiyah Harap Jokowi-Ma'ruf Lebih Rangkul Seluruh Lapisan Masyarakat

Sabtu, 19 Oct 2019 16:29

BPJPH Belum Siap, Sejumlah UKM Gagal Daftar Sertifikasi Halal

BPJPH Belum Siap, Sejumlah UKM Gagal Daftar Sertifikasi Halal

Sabtu, 19 Oct 2019 15:38

Bully dan Kekerasan Coreng Citra Pendidikan

Bully dan Kekerasan Coreng Citra Pendidikan

Sabtu, 19 Oct 2019 14:51

Trump Klaim Beberapa Negara Eropa Bersedia Pulangkan Pejuang IS yang Ditahan di Suriah

Trump Klaim Beberapa Negara Eropa Bersedia Pulangkan Pejuang IS yang Ditahan di Suriah

Sabtu, 19 Oct 2019 14:00

Erdogan Ancam Lancarkan Kembali Serangan Jika Milisi Komunis Kurdi Tidak Mundur dari 'Zona Aman'

Erdogan Ancam Lancarkan Kembali Serangan Jika Milisi Komunis Kurdi Tidak Mundur dari 'Zona Aman'

Sabtu, 19 Oct 2019 13:00

Komnas HAM Selidiki Kasus Wafatnya Dua Mahasiswa Kendari

Komnas HAM Selidiki Kasus Wafatnya Dua Mahasiswa Kendari

Sabtu, 19 Oct 2019 08:40

Pak Jokowi, Kenapa Pelantikan Dibuat Tegang?

Pak Jokowi, Kenapa Pelantikan Dibuat Tegang?

Sabtu, 19 Oct 2019 06:31

Soal Fenomena Cross-Hijaber, MUI: Pria Berdandan Menyerupai Wanita Hukumnya Haram

Soal Fenomena Cross-Hijaber, MUI: Pria Berdandan Menyerupai Wanita Hukumnya Haram

Sabtu, 19 Oct 2019 03:55

Ustaz Bachtiar Nasir Disambut Kesultanan Bacan

Ustaz Bachtiar Nasir Disambut Kesultanan Bacan

Jum'at, 18 Oct 2019 22:06

Inilah 4 Tips Agar Berdandan Tidak Jadi Tabarruj

Inilah 4 Tips Agar Berdandan Tidak Jadi Tabarruj

Jum'at, 18 Oct 2019 21:55

Buzzer, Penyebar Kebaikan or Kebohongan?

Buzzer, Penyebar Kebaikan or Kebohongan?

Jum'at, 18 Oct 2019 21:43

Pengamat: Jokowi Harus Buktikan kepada Publik Soal Pilihan Menteri

Pengamat: Jokowi Harus Buktikan kepada Publik Soal Pilihan Menteri

Jum'at, 18 Oct 2019 21:12

Tatkala Kampus Alami Degradasi Intelektualitas

Tatkala Kampus Alami Degradasi Intelektualitas

Jum'at, 18 Oct 2019 21:01

Kearifan Muslim Melayu Kepulauan Cocos

Kearifan Muslim Melayu Kepulauan Cocos

Jum'at, 18 Oct 2019 20:56

Islamic State Bebaskan Para Muslimah yang Ditahan Pasukan Kurdi di Penjara Raqqa

Islamic State Bebaskan Para Muslimah yang Ditahan Pasukan Kurdi di Penjara Raqqa

Jum'at, 18 Oct 2019 19:45

Siapakah Pengkhianat Negara Sesungguhnya?

Siapakah Pengkhianat Negara Sesungguhnya?

Jum'at, 18 Oct 2019 19:05

Para Ilmuwan Menemukan Badai Besar Dapat Menciptakan ' Gempa Badai'

Para Ilmuwan Menemukan Badai Besar Dapat Menciptakan ' Gempa Badai'

Jum'at, 18 Oct 2019 18:45

BPJPH Belum Siap Ambil Alih Sertifikasi Halal

BPJPH Belum Siap Ambil Alih Sertifikasi Halal

Jum'at, 18 Oct 2019 18:24

Hamas Kecam Upaya Negara Arab untuk Menormalkan Hubungan dengan Israel

Hamas Kecam Upaya Negara Arab untuk Menormalkan Hubungan dengan Israel

Jum'at, 18 Oct 2019 17:45

Penjelasan LPPOM MUI Terkait Sertifikasi Halal Pasca Berlakunya UU JPH

Penjelasan LPPOM MUI Terkait Sertifikasi Halal Pasca Berlakunya UU JPH

Jum'at, 18 Oct 2019 17:41


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X