Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.885 views

Menyikapi Tulisan Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?

Oleh

Rahmi Surainah, M.Pdwarga Kaltim

 

NKRI bersyariah atau ruang publik yang manusiawi? Merupakan judul esai yang ditulis oleh Deny JA, Ph.D. Diawal pengantar tulisan disampaikan gaung NKRI bersyariah disuarakan oleh Habib Riziek Shihab ketika memulai aksi 212 tahun 2016 dan diperkuat lagi saat reuni 212. 

Sebenarnya gaung Syariah Islam ini sudah lama disuarakan, sejak kemerdekaan Indonesia. Tercetus dalam sila pertama bahwa kewajiban menerapkan syariah Islam, namun batal karena toleransi atau keputusan final dari pemimpin saat itu. Ahli sejarah atau fakta hidup di masanya lebih tahu mengapa sila pertama akhirnya diubah.

Bagaimana sikap kita atas seruan NKRI bersyariah itu?

Deny JA menantang agar Habib Riziek mendetailkan proposalnya dalam 2 tahap. Pertama, perlu mengoperasionalkan apa yang dimaksud dengan NKRI bersyariah. Sangat perlu diturunkan dan diterjemahkan nilai bersyariah itu dalam index yang terukur. Kedua, setelah menjadi index yang terukur diuji index itu dengan melihat dunia berdasarkan data. Dari semua negara yang ada di dunia, negara mana yang bisa dijadikan referensi yang paling tinggi skor index negara bersyariah.

Sikap saya pribadi, sebagai warga negara muslim di Indonesia terhadap seruan NKRI bersyariah adalah (sami'na wa ata'na) kami dengar dan kami taat. Seruan ini bukan seruan Habib Riziek semata, beliau hanya mubaligh yang menyampaikan dakwah. 

Seruan NKRI bersyariah adalah seruan Allah Sang Mudabbir, Pengatur manusia tentunya tahu apa yang terbaik untuk manusia. Dia yang menciptakan dia juga tahu kelebihan dan kelemahan manusia, wajar aturan dari Allah sesuai fitrah manusia. Bukan aturan manusia yang sebenarnya lemah dan terbatas. Mereka membuat aturan sesuai nafsunya dan kadang bertentangan dengan agama. Bahkan aturannya pun merupakan pesanan pemilik kekuasan dan pemilik kapitalis untuk melanggengkan keberadaan mereka.

NKRI bersyariah adalah NKRI yang menerapkan seluruh syariah Islam, mulai dari sistem pemerintahan, ekonomi, sosial pergaulan, pendidikan, hukum peradilan, media informasi, dan hubungan politik dalam dan luar negeri diatur sesuai syariah Islam.

NKRI bersyariah berarti NKRI akan menjadi titik awal bagi penyatuan kembali seluruh dunia Islam menuju terwujudnya Daulah Khilafah. Syariah Islam dalam bingkai Khilafah, syariah Islam yang lahir dari akidah Islam menjadikan Islam sebagai asas ideologi. Syariah Islam dengan ideologi Islamnya akan sepadan menghadapi negara yang berideologi Kapitalis sekuler dan ideologi Sosialis Liberal dalam level dunia. 

Referensi penerapan negara yang menerapkan syariah Islam bukan dilihat dari negara-negara Islam sekarang karena hukum yang diterapkan masih sebagian, bukan keseluruhan.

Lihatlah penerapan Islam pada masa peradaban Islam, Daulah Khilafah Islamiyah yang mampu bertahan hampir 14 abad dan telah runtuh pada tahun 1924.

Jadi lembaga riset yang meneliti nilai islami pada sebuah negara sekarang hanya dikategorikan sebagai negara yang mayoritas penduduknya muslim. Namun, aturannya bukan aturan syariah Islam yang sempurna. Seperti lembaga bernama Yayasan Islamicity Index menurunkan aneka nilai (termasuk keadilan, kemakmuran, ketimpangan ekonomi kecil, tinggi penghormatan pada hak asasi) direkomendasikan Al-Qur'an dalam sebuah index.

Temuan lembaga ini menarik dan menohok. Ternyata top 10 negara yang paling islami adalah negara Barat.

Sedangkan negara yang mayoritasnya Muslim justru skor index Islamicitynya biasa saja dan cenderung rendah. 

Dari temuan itu Deny JA mengungkapkan yang mana yang lebih kita pentingkan? Label? Atau substansi? Label Islam atau praktek islami?

Tentunya yang lebih penting adalah substansi yang berawal dari label, label yang melahirkan substansi. Jadi, ketika memakai label Islam, jenggot misalnya otomatis substansinya kesadaran akan nilai/ iman bahwa jenggot merupakan sunnah Rasulullah saw. 

Contoh tolong menolong adalah praktek islami sedangkan labelnya adalah seruan yang ada dalam Al-Qur'an. Label mencerminkan khas ciri perbuatan muslim dan substansi mencerminkan nilai dasar perbuatan tersebut karena iman, tidak bisa dipisahkan. 

Selain itu PBB, lembaga dunia untuk semua negara, mengembangkan indexnya sendiri untuk menguji kemajuan sebuah negara. PBB beranggapan kemajuan sebuah negara tak bisa diukur hanya dengan kemajuan ekonomi semata. Yang utama negara harus bisa membuat warga negara merasa bahagia.

Bahagia tidak hanya tercukupi kebutuhan dasarnya, tak hanya pertumbuhan ekonomi dan pendidikan. Namun, tercipta pula ruang sosial yang penuh dengan trust, tolong menolong, dengan pemerintah yang bersih dan kompeten.

Hasilnya top 10 negara yang paling tinggi skor Happiness Index juga tidak jauh beda.

Bagi saya khususnya umat muslim kebahagian adalah keberkahan, mendapat ridho dari Allah. Kejujuran, tolong menolong, pemerintah bersih dan kompeten buah dari pelaksanaan hukum syara, kesadaran iman, perintah dari Allah bukan semata nilai manusia.

Deny JA mengungkapkan pada dasarnya nilai terbaik dari agama Islam, sebagaimana agama lain, jika diuniversalkan, itu sama dengan aneka nilai manusiawi yang dirumuskan oleh peradaban mutakhir. Nilai yang islami juga nilai manusiawi, itulah ruang publik yang universal yang bisa dinikmati semua manusia, apapun agama dan keyakinannya.

"Ungkapan nilai terbaik dari agama Islam sebagaimana agama lain jika diuniversalkan maka sama dengan nilai manusiawi", ungkapan ini mengandung nilai pluralisme. Islam sebenarnya plural tapi bukan berati pluralisme, karena Islam meyakini bahwa agama yang terbaik adalah Islam dan tidak akan diterima agama lain selain Islam.

Nilai islami beda dengan nilai manusiawi karena nilai islami tumbuh dari kesadaran akan iman, ada pahala dan dosa. Sedangkan nilai manusiawi tumbuh dari kesadaran sebagai manusia saja jiwa humanisme, tidak ada iman tetapi semata nilai. Jadi ruang publik yang universal atau manusiawi adalah ketika nilai-nilai Islam diterapkan dalam seluruh aspek kehidupan. Sehingga ketika Islam diterapkan akan tercipta rahmatan lil alamin, rahmat bagi seluruh alam walaupun beda agama dan keyakinan.

Semua negara modern pada dasarnya mencoba menggapai ruang publik yang manusiawi.

Bagi semua negara muslim pada dasarnya mereka satu kesatuan dalam Daulah Khilafah. Negara-negara muslim hendaknya sadar dan bangkit memperjuangkan syariah Islam. Negara Islam akan maju ketika menerapkan syariah Islam dalam semua lini kehidupan.

Bagaimana dengan akidah Islam dalam Ruang Publik Manusia itu? Baik dalam Islamicity Index atau World Happiness Index, hak beragama sesuai dengan keyakinan setiap individu warga negara dijunjung sangat tinggi. Itu adalah hak asasi paling dasar.

Negara tidak boleh mengintervesi dan menghalangi pelaksanaan akidah warga negara. Yang dilarang hanya jika ada upaya pemaksaan kehendak dan penyeragaman tafsir dengan kekerasan.

Bohong! Masih ada pemaksaan keyakinan, masih ada yang melanggar hak asasi. Buktinya banyak warga negara muslim di negara minoritas yang mereka dilecehkan, ditindas bahkan dipaksa karena mereka muslim. Padahal ketika negara Islam berjaya atau nonmuslim dalam mayoritas Islam tetap akan diperlakukan dengan baik. Justru ketika negara Islam diterapkan negara akan menjaga dan melindungi akidah warganya. Yang dilarang hanya aliran sesat karena penodaan agama. 

Berhentilah membuat kontra antara Islam dengan Pancasila. Pancasila lahir dari sebagian pemikir orang Islam. Kemerdekaanpun ada karena banyak pengorbanan umat Islam. Para pendiri bangsa memang merumuskan fondasi bangsa yakni Pancasila. Namun, polemik sila pertama yang menyuarakan NKRI bersyariah membuktikan bahwa NKRI bersyariah memang pernah diperjuangkan, dan bisa jadi merupakan estafet perjuangan yang belum selesai. Wallahualam.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Iran: Pakistan Akan Membayar Mahal Karena Sembunyikan Jihadis yang Menewaskan Anggota IRGC

Iran: Pakistan Akan Membayar Mahal Karena Sembunyikan Jihadis yang Menewaskan Anggota IRGC

Ahad, 17 Feb 2019 22:15

Trump Desak Negara Eropa Ambil Kembali Warganya yang Bergabung dengan Islamic State

Trump Desak Negara Eropa Ambil Kembali Warganya yang Bergabung dengan Islamic State

Ahad, 17 Feb 2019 21:35

Debat Pilpres: Prabowo Menyerang, Jokowi Bertahan

Debat Pilpres: Prabowo Menyerang, Jokowi Bertahan

Ahad, 17 Feb 2019 19:21

3 Tentara AS Tewas dalam Serangan Bom Al-Shabaab di Pangkalan Militer Baledogle Selatan Somalia

3 Tentara AS Tewas dalam Serangan Bom Al-Shabaab di Pangkalan Militer Baledogle Selatan Somalia

Ahad, 17 Feb 2019 12:25

Fajar Hidayah Raih Silver Medal dari Dubes Republik Ceko

Fajar Hidayah Raih Silver Medal dari Dubes Republik Ceko

Ahad, 17 Feb 2019 12:12

Talkshow Bencana RUU P-KS di Medan

Talkshow Bencana RUU P-KS di Medan

Ahad, 17 Feb 2019 11:48

Erdogan: Turki Tidak Akan Batalkan Perjanjian Pembelian Rudal S-400 Rusia

Erdogan: Turki Tidak Akan Batalkan Perjanjian Pembelian Rudal S-400 Rusia

Ahad, 17 Feb 2019 11:35

Bahan Infrastruktur Dalam Negeri yang Kurang Diperhatikan

Bahan Infrastruktur Dalam Negeri yang Kurang Diperhatikan

Ahad, 17 Feb 2019 11:01

Jenderal Joseph Votel: Islamic State Masih Jauh dari Dikalahkan

Jenderal Joseph Votel: Islamic State Masih Jauh dari Dikalahkan

Ahad, 17 Feb 2019 10:45

AILA Edukasi Masyarakat untuk Tolakan RUU P-KS di Beberapa Kota

AILA Edukasi Masyarakat untuk Tolakan RUU P-KS di Beberapa Kota

Ahad, 17 Feb 2019 09:52

Harapan Pengamat ke Pemimpin akan Datang Kelola Infrastruktur

Harapan Pengamat ke Pemimpin akan Datang Kelola Infrastruktur

Ahad, 17 Feb 2019 09:01

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Ahad, 17 Feb 2019 08:36

Ketika Bangun Infrastruktur tidak Tengok Kiri dan Kanan

Ketika Bangun Infrastruktur tidak Tengok Kiri dan Kanan

Ahad, 17 Feb 2019 07:01

Dianggap Menuding, BPN Tantang TKN sebut Nama

Dianggap Menuding, BPN Tantang TKN sebut Nama

Ahad, 17 Feb 2019 05:01

Remaja Melek Politik, Jadi Sasaran Politisi?

Remaja Melek Politik, Jadi Sasaran Politisi?

Ahad, 17 Feb 2019 01:17

Tubuhku Milikku, Paham Rusak yang Diselipkan pada RUU P-KS?

Tubuhku Milikku, Paham Rusak yang Diselipkan pada RUU P-KS?

Ahad, 17 Feb 2019 00:59

TKN Sindir Ketum PAN, Wasekjen Menjawab

TKN Sindir Ketum PAN, Wasekjen Menjawab

Sabtu, 16 Feb 2019 23:25

Kepastian Hukum jika Prabowo-Sandi Terpilih

Kepastian Hukum jika Prabowo-Sandi Terpilih

Sabtu, 16 Feb 2019 22:25

SOHR Klaim Pasukan Dukungan AS Rebut Kantong Terakhir yang Dikuasai Islamic State di Timur Suriah

SOHR Klaim Pasukan Dukungan AS Rebut Kantong Terakhir yang Dikuasai Islamic State di Timur Suriah

Sabtu, 16 Feb 2019 22:15

Butuh Kepemimpinan Kuat Berantas Mafia

Butuh Kepemimpinan Kuat Berantas Mafia

Sabtu, 16 Feb 2019 21:25


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Ahad, 17/02/2019 11:48

Talkshow Bencana RUU P-KS di Medan