Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.758 views

Rekayasa Baca Al-Qur'an dengan Langgam Jawa dan Imaratus Sufahaa'

Oleh: Hartono Ahmad Jaiz

Dalam peringatan Isra’ Mi’raj 1436 H di Istana Negara, atau Istana yang digunakan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada Jum’at (15/5/2015) malam ada sesuatu yang berbeda dalam pembacaan tilawah Al-Qur’an.

Pembacaan Al-Qur’an yang biasanya dilantunkan sesuai dengan kaidah Islam baik dari segi tajwid dan tatacaranya, namun dalam peringatan Isra’ Mi’raj 1436 H di Istana Negara itu dilantunkan dengan lagu Dandang Gulo, salah satu tembang alias nyanyian dalam Langgam Jawa.

 

Masalah membaca Al-Qur’an dengan lagu Jawa Dadandanggulo dan sebagainya

Jenis lagu Dandanggulo itu dari segi makna kurang lebih adalah angan-angan manis. Lagu dalam langgam Jawa itu punya cengkok naik turunnnya nada dan panjang pendeknya, jumlah bait syairnya serta jumlah suku kata dan qafiyahnya, bunyi-bunyi di akhir bait. Bahkan sekaligus mengandung pula misi dalam isi jenis langgam itu.

Ketika jenis lagunya Dandanggulo maka ya hanya angan-angan manis. Lantas, ketika ternyata untuk melagukan Ayat-ayat Al-Qur’an, berarti sama dengan “memerkosa” ayat Allah untuk diresapi sebagai angan-angan manis belaka. Betapa celakanya!

Ketika jenis lagunya Dandanggulo maka ya hanya angan-angan manis. Lantas, ketika ternyata untuk melagukan Ayat-ayat Al-Qur’an, berarti sama dengan “memerkosa” ayat Allah untuk diresapi sebagai angan-angan manis belaka. Betapa celakanya!

Lantas nanti ketika membaca al-Qur’an dengan langgam jenis lainnya, misalnya Durmo (sindiran untuk orang songong, tak peduli totokromo/ tatakrama), bagaimana kalau itu untuk membaca ayat-ayat tentang Keagungan Allah Ta’ala?

Perlu diketahui, tatacara melagukan dan menyusun bait-bait syair lagu langgam Jawa itu mirip dengan ilmu ‘Arudh wal qawafi dalam Sastra Arab. Kalau dalam Langgam Jawa ada Dandanggulo (yang ketika disebut jenis itu) maka mencakup isinya bermakna  sekitar angan-angan manis. Irama lagu nyanyiannya sudah tertentu, termasuk panjang pendeknya, jumlah bait syairnya, huruf-huruf akhir baitnya dan sebagainya.

Dalam ilmu ‘arudh wal qawafi, juga ada jenis-jenis bahar, ada bahar wafir, misalnya syair (hanya sekadar contoh):

إِلهِيْ لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلا        وَلاَ أَقْوَى عَلَى نَارِ الجَحِيْم

“Wahai Tuhan aku bukanlah ahli (Surga) Firdaus, dan aku tak sanggup ke (Neraka) Jahim.

Syair itu harus sesuai wazannya (timbangan yang mengatur panjang pendek dan menimbulkan irama nadanya). Juga harus sesuai qafiyahnya, bunyi akhir tiap baitnya.

Irama lagu dari syair yang baharnya jenis wafir contohnya Ilahi lastulil firdausi itu ya hanya untuk dilagukan syair yang begitu. Tidak boleh untuk melagukan syair-syair yang jenis baharnya lain. Apalagi untuk menjadi rujukan dalam membaca al-Qur’an, maka lebih tidak boleh lagi. Karena akan sangat tidak cocok dan tidak dapat diterapkan.

Demikian pula, lagu irama Dandagulo Jawa, ya tidak bisa untuk melagukan jenis tembang Durmo (songong, bahasa Betawi, tidak peduli tatakrama dan susila). Bagaimana mau melagukan angan-angan manis (Dandanggulo) untuk laku Durmo (sindiran untuk yang songong)?

Nah, persoalannya, lha sesama langgam Jawa saja yang satu tidak boleh untuk yang lain, karena serba berlainan, bahkan tujuannya juga berlainan, ada yang untuk angan-angan manis, ada yang untuk menyindir kesongongan, ada yang untuk masalah kasmaran (asmarandana) dan sebagainya. Jadi dari arah mana, ketika mau dipaksakan untuk membaca Al-Qur’an?

Itu belum lagi ketika antara irama lagu Jawanya itu tujuannya untuk menyindir kesongongan, misalnya, lalu untuk membaca ayat-ayat tentang keagungan Allah Ta’ala. Bagaimana? Bukankah itu jatuhnya menjadi mengolok-olok ayat Allah? Padahal kalau sampai dinilai sebagai mengolok-olok ayat Allah, maka menjadi kafir.

وَلَئِن سَأَلۡتَهُمۡ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلۡعَبُۚ قُلۡ أَبِٱللَّهِ وَءَايَٰتِهِۦ وَرَسُولِهِۦ كُنتُمۡ تَسۡتَهۡزِءُونَ ٦٥لَا تَعۡتَذِرُواْ قَدۡ كَفَرۡتُم بَعۡدَ إِيمَٰنِكُمۡۚ إِن نَّعۡفُ عَن طَآئِفَةٖ مِّنكُمۡ نُعَذِّبۡ طَآئِفَةَۢ بِأَنَّهُمۡ كَانُواْ مُجۡرِمِينَ ٦٦ [سورة التوبة,٦٥-٦٦]

65. Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan manjawab, "Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja". Katakanlah: "Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?

66. Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa [At Tawbah,65-66].

Oleh karena itu, orang-orang Arab tempat turunnya ayat suci Al-Qur’an sendiri tidak pernah menjadikan lagu syair-syair Arab dengan berbagai bentuk baharnya untuk langgam dalam membaca Al-Qur’an. Lha kok malah langgam Jawa mau dijadikan untuk langgam dalam membaca Al-Qur’an. Afalaa ta’qiluun?

 

Penegasan lagi

Langgam Jawa dandanggulo dan sebagainya, bukan hanya masalah nada irama, tapi mengandung muatan tertentu. Begitu disebut dandanggulo, ya muatannya tentang angan-angan manis. Kalau jenis lagu Durmo ya mengenai semacam sindiran terhadap kesongongan (yang tidak peduli tatakrama/ totokromo). Sehingga penghayatan orang yang melagukan dan yang mendengarnya juga sudah terbawa oleh jenis langgam itu.

Dan satu hal yang sangat perlu diingat, Langgam Jawa Dandanggulo, Durmo dan sebagainya itu hanya bisa digunakan untuk tembang alias nyanyian. Maka ketika disuarakan, walau yang disuarakan itu Al-Qur’an, kesannya ya tetap nyanyian. Jadi sama dengan membanting ayat suci menjadi nyanyian belaka. Apakah setega itu kita mau memperlakukan ayat-ayat Allah Ta’ala?

(Lihat haditsnya di bawah nanti, menjadikan Al-Qur'an sebagai nyanyian itu termasuk 6 perkara yang Nabi SAW takuti atas umatnya).

Lebih dari itu, nyanyian itu tadi sifatnya sangat terbatas. Artinya yang jenis untuk kasmaran seperti Asmorondono (Asmarandana) ya tidak boleh dinyanyikan untuk lagu jenis pucung alias pocong yang berkaitan dengan orang meninggal.

Kalau orang masih punya pikiran lurus, mana mungkin jenis tembang nyanyian dan sifatnya sangat terbatas seperti itu, kemudian diperuntukkan untuk membaca wahyu Allah?

Kalau orang masih punya pikiran lurus, mana mungkin jenis tembang nyanyian dan sifatnya sangat terbatas seperti itu, kemudian diperuntukkan untuk membaca wahyu Allah? Sedangkan untuk membaca teks Pancasila dalam satu acara misalnya, itu saja sama sekali tidak bisa.

Kenapa? Karena, misalnya Pancasila dibaca dengan lagu Megatruh (mecati alias menjelang meninggal), maka tentu menimbulkan tanda tanya. Apakah pembacanya itu ngalup  biar segera mati atau bagaimana.

Itu saja sama-sama hanya bikinan manusia. Sudah menimbulkan masalah. Lha kalau itu untuk merekayasa bacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, bukankah berarti pelecehan dan penodaan agama?

Sekali lagi saya tanyakan (secara inkari): Bagaimana kalau ayat-ayat tentang keagungan Allah Ta'ala, lalu dibaca dengan langgam Durmo yang inti nada lagu itu sindiran terhadap orang songong?

Tentu yang terjadi bukan penghormatan terhadapm kesucian Al-Qur’an dan pengagungan untuk Allah Ta’ala dalam isi ayat suci itu, namun adalah istihza’ aias pelecehan. Padahal, kalau sampai jatuhnya ke istihza’ terhadap Allah, ayat-ayat suciNya, dan Nabi Muhammad shallalahu ‘alaihi wa sallam, maka bisa mengeluarkan pelakunya dari Islam.

وَلَئِن سَأَلۡتَهُمۡ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلۡعَبُۚ قُلۡ أَبِٱللَّهِ وَءَايَٰتِهِۦ وَرَسُولِهِۦ كُنتُمۡ تَسۡتَهۡزِءُونَ ٦٥لَا تَعۡتَذِرُواْ قَدۡ كَفَرۡتُم بَعۡدَ إِيمَٰنِكُمۡۚ إِن نَّعۡفُ عَن طَآئِفَةٖ مِّنكُمۡ نُعَذِّبۡ طَآئِفَةَۢ بِأَنَّهُمۡ كَانُواْ مُجۡرِمِينَ ٦٦ [سورة التوبة,٦٥-٦٦]

65. Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan manjawab, "Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja". Katakanlah: "Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?

66. Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa

[At Tawbah,65-66]

Jadi jangan gampang-gampang bicara. Sekalipun ahli ilmu Al-Qur'an, namun dalam kasus rekayasa pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an ini, ketika tidak mengerti tentang Langgam Jawa dengan aneka rangkaiannya, ya wala taqfu maa laisa laka bihi 'ilm.

وَلَا تَقۡفُ مَا لَيۡسَ لَكَ بِهِۦ عِلۡمٌۚ إِنَّ ٱلسَّمۡعَ وَٱلۡبَصَرَ وَٱلۡفُؤَادَ كُلُّ أُوْلَٰٓئِكَ كَانَ عَنۡهُ مَسۡ‍ُٔولٗا ٣٦ [سورة الإسراء,٣٦]

36. Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya

[Al Isra"36]

 Apalagi ini untuk merekayasa bacaan Al-Qur'an yang mungkin mengikuti Said Aqil Siradj ketua umum NU dan orang liberal dalam memasarkan apa yang disebut Islam NUsantara.

Mau dibawa ke mana Umat Islam ini?

Semoga Allah lindungi kami dari ini:

عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " أَخَافُ عَلَيْكُمْ سِتًّا: إِمَارَةُ السُّفَهَاءِ، وَسَفْكُ الدِّمَاءِ، وَبَيْعُ الْحُكْمِ، وَقَطِيعَةُ الرَّحِمِ، وَنَشْوٌ يَتَّخِذُونَ الْقُرْآنَ مَزَامِيرَ، وَكَثْرَةُ الشُّرَطِ "

[حكم الألباني](صحيح) انظر حديث رقم: 216 في صحيح الجامع

Dari Auf bin Malik dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

Aku khawatir atas kamu sekalian enam: pemerintahan orang-orang yang bodoh, penumpahan darah, jual hukum, memutus (tali) persaudaraan/ kekerabatan, generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai nyanyian, dan banyaknya polisi (aparat pemerintah, yang berarti banyak kedhaliman). (HR Thabrani, shahih menurut Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ hadits no. 216).


أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِكَعْبِ بْنِ عُجْرَةَ أَعَاذَكَ اللَّهُ مِنْ إِمَارَةِ السُّفَهَاءِ قَالَ وَمَا إِمَارَةُ السُّفَهَاءِ قَالَ أُمَرَاءُ يَكُونُونَ بَعْدِي لَا يَقْتَدُونَ بِهَدْيِي وَلَا يَسْتَنُّونَ بِسُنَّتِي فَمَنْ صَدَّقَهُمْ بِكَذِبِهِمْ وَأَعَانَهُمْ عَلَى ظُلْمِهِمْ فَأُولَئِكَ لَيْسُوا مِنِّي وَلَسْتُ مِنْهُمْ وَلَا يَرِدُوا عَلَيَّ حَوْضِي وَمَنْ لَمْ يُصَدِّقْهُمْ بِكَذِبِهِمْ وَلَمْ يُعِنْهُمْ عَلَى ظُلْمِهِمْ فَأُولَئِكَ مِنِّي وَأَنَا مِنْهُمْ وَسَيَرِدُوا عَلَيَّ حَوْضِي 

الراوي : جابر بن عبدالله المحدث : الألباني

المصدر : صحيح الترغيب الصفحة أو الرقم: 2242 خلاصة حكم المحدث : صحيح لغيره

Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada Ka’b bin’ Ujroh, “Semoga Allah melindungimu dari pemerintahan orang-orang yang bodoh”, (Ka’b bin ‘Ujroh Radliyallahu’anhu) bertanya, apa itu kepemerintahan orang bodoh? (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) bersabda: “Yaitu para pemimpin negara sesudahku yang tidak mengikuti petunjukku dan tidak pula berjalan dengan sunnahku, barangsiapa yang membenarkan mereka dengan kebohongan mereka serta menolong mereka atas kedholiman mereka maka dia bukanlah golonganku, dan aku juga bukan termasuk golongannya, mereka tidak akan datang kepadaku di atas telagaku, barang siapa yang tidak membenarkan mereka atas kebohongan mereka, serta tidak menolong mereka atas kedholiman mereka maka mereka adalah golonganku dan aku juga golongan mereka serta mereka akan mendatangiku di atas telagaku. (Musnad Ahmad No.13919, shahih lighairihi menurut Al-Albani dalam Shahih at-Targhib). Allahul Musta’an. Wa laa haula walaa quwwata illaa billahil ‘aliyyil ‘adhiim. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ulama Bicara lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Peringatan UNICEF: Lebih dari 200 Juta Anak di Dunia Mengalami Obesitas atau Kurang Gizi

Peringatan UNICEF: Lebih dari 200 Juta Anak di Dunia Mengalami Obesitas atau Kurang Gizi

Rabu, 16 Oct 2019 10:30

Tragedi Irma Nasution

Tragedi Irma Nasution

Rabu, 16 Oct 2019 09:01

SMA Ar-Rohmah Putri Raih Juara Umum Hidayatullah Islamic Competition 2019

SMA Ar-Rohmah Putri Raih Juara Umum Hidayatullah Islamic Competition 2019

Rabu, 16 Oct 2019 08:18

Mengkritisi Disertasi Milku Al-Yamin Abdul Azis

Mengkritisi Disertasi Milku Al-Yamin Abdul Azis

Rabu, 16 Oct 2019 06:17

Catatan dari Gifu, 3 Hari Pasca Badai Topan Hagibis Melanda Jepang

Catatan dari Gifu, 3 Hari Pasca Badai Topan Hagibis Melanda Jepang

Selasa, 15 Oct 2019 21:35

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?

Selasa, 15 Oct 2019 21:25

"Bagiku Ini adalah Teguran, Karena Menunda Shalat!"

Selasa, 15 Oct 2019 19:55

Teroris YPG Paksa Pemuda Lokal untuk Bertempur Melawan Pasukan Turki di Suriah Utara

Teroris YPG Paksa Pemuda Lokal untuk Bertempur Melawan Pasukan Turki di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 18:00

Mahasiswa antara Amanat dan Tudingan Pengkhianat

Mahasiswa antara Amanat dan Tudingan Pengkhianat

Selasa, 15 Oct 2019 17:50

Pasukan Saudi Ambil Alih Pelabuhan Aden di Yaman Selatan

Pasukan Saudi Ambil Alih Pelabuhan Aden di Yaman Selatan

Selasa, 15 Oct 2019 16:45

Trump: YPG Kemungkinan Bebaskan Tahanan IS untuk Libatkan AS dalam Operasi Turki di Suriah Utara

Trump: YPG Kemungkinan Bebaskan Tahanan IS untuk Libatkan AS dalam Operasi Turki di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 12:30

Tentara Nasional Suriah Rebut Sejumlah Besar Senjata dan Amunisi Milik YPG di Tal Abyad

Tentara Nasional Suriah Rebut Sejumlah Besar Senjata dan Amunisi Milik YPG di Tal Abyad

Selasa, 15 Oct 2019 11:34

Politisi PKS Setuju Calon Kepala Daerah Tak Boleh Zina dan Mabuk

Politisi PKS Setuju Calon Kepala Daerah Tak Boleh Zina dan Mabuk

Selasa, 15 Oct 2019 11:08

ABC News Dikecam Karena Tayangkan Video Palsu Serangan Turki pada Warga Sipil di Suriah Utara

ABC News Dikecam Karena Tayangkan Video Palsu Serangan Turki pada Warga Sipil di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 10:30

Melihat Amerika Dari Dekat

Melihat Amerika Dari Dekat

Selasa, 15 Oct 2019 09:26

Pasif Sikapi Kasus Pendemo Wafat, KontraS Minta Kompolnas Dibubarkan

Pasif Sikapi Kasus Pendemo Wafat, KontraS Minta Kompolnas Dibubarkan

Selasa, 15 Oct 2019 09:04

Fenomena Laki-laki Berhijab dan Bercadar, MIUMI Kota Bekasi: Hukumnya Haram

Fenomena Laki-laki Berhijab dan Bercadar, MIUMI Kota Bekasi: Hukumnya Haram

Selasa, 15 Oct 2019 07:30

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih dalam Diskursus UU KPK

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih dalam Diskursus UU KPK

Selasa, 15 Oct 2019 06:14

Korupsi dalam Pandangan Islam

Korupsi dalam Pandangan Islam

Senin, 14 Oct 2019 21:45

Viral Crosshijaber: Krisis Pendidikan Fitrah Seksualitas

Viral Crosshijaber: Krisis Pendidikan Fitrah Seksualitas

Senin, 14 Oct 2019 21:19


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X