Kamis, 6 Zulqaidah 1447 H / 23 April 2026 14:20 wib
120 views
Bahaya Cela Pendosa dan Bangga Diri Dengan Ibadah
Rintihan penyesalan seorang pendosa bisa lebih dicintai Allah daripada lantunan tasbih orang yang bangga dengan ibadahnya.
Mencela saudaramu karena dosanya justru bisa menjadi dosa yang lebih besar daripada kesalahannya. Sebab di dalamnya ada kesombongan karena merasa lebih taat, merasa diri bersih, dan seolah-olah hanya dia yang bersalah.
Padahal bisa jadi, dosa yang ia lakukan membuat hatinya hancur—melahirkan rasa rendah diri, tunduk, dan menjauhkan dirinya dari kesombongan, ujub, serta merasa paling benar. Ia berdiri di hadapan Allah dengan hati yang lembut, penuh penyesalan, dan penuh harap.
Keadaan seperti itu bisa jadi jauh lebih baik daripada orang yang rajin beribadah namun disertai rasa bangga, merasa banyak amal, bahkan merasa berjasa di hadapan Allah dan manusia.
Betapa dekatnya seorang pendosa yang menyesal dengan rahmat Allah Ta’ala. Dan betapa dekatnya orang yang sombong dengan kemurkaan-Nya.
Dosa yang membuat seseorang rendah di hadapan Allah bisa lebih baik daripada ibadah yang melahirkan kesombongan.
Bisa jadi, dosa itu menjadi “obat” yang menyembuhkan penyakit hati yang berbahaya—yang mungkin (penyakit hati) ada dalam dirimu, tanpa kamu sadari. [PurWD/voa-islam.com]
Sumber: Nasihat-nasihat Ibnul Qayyim
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!