Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.252 views

Menyoal Doa dan Corona

Oleh: Ustadz Dr. Hakimuddin Sali, Lc, MA.

1. Di beberapa group, tak sedikit teman yang berbeda keyakinan bertanya-tanya tentang sekian postingan saya terkait doa dan corona. Apakah doa saja cukup untuk mengatasi Corona? Bukankah itu bukti bahwa agama tidak kompatibel dengan sience?

2. Sebenarnya saya ingin menjawab tegas: "Cukup!". Jika Allâh Ta'âlâ berkehendak meng-ijabahi doa tersebut, maka itu lebih dari cukup. Karena tiada sesuatu yang terjadi di semesta ini, kecuali atas izin-Nya (QS. At-Taghâbun: 11). Setidaknya itu keyakinan saya. Tapi tentu tidak akan memuaskan mereka. Namanya juga beda keyakinan.

3. Doa adalah ranah teologis. Bagian dari keimanan seseorang, yang siapa pun tidak berhak untuk mencibirnya. Meminjam istilah Al-Qur'an dalam Al-Kahfi ayat 29, "Faman syâ-a fal-yu'min waman syâ-a fal yakfur" (Siapa yang mau percaya silakan, yang mau ingkar juga terserah). Biar waktu nanti yang membuktikan kebenarannya. Baik tersegera di dunia, atau tertunda nanti di akherat sana.

4. Apakah Doa pasti terkabul? Belum tentu. Syarat dan ketentuan berlaku. Merupakan hak prerogatif Allâh Ta'âlâ untuk mengabulkan atau tidak. Tetapi sebagaimana pemaparan Ibnul Qoyyim, bahwa doa seorang hamba yang tulus pasti akan bermuara pada: pengabulan seketika, atau pengabulan tertunda, atau diganti dengan yang lebih baik, atau menjadi tabungan untuk kelak dinikmati di akherat.

5. Tanpa berpikir pengabulan pun, bagi kami doa sendiri adalah ibadah. Bahkan inti ibadah. Jelas berpahala. Karena ia mengandung setidaknya empat unsur penghambaan: Tauhîd (pengesaan), Tawakkal (kepasrahan), Rojaa' (pengharapan) dan Tawâdhu' (rendah diri). Kata 'Umar bin Khathâb, "Yang menjadi obsesiku bukan pengabulan doa, tapi keistiqomahan untuk terus meminta kepada-Nya" (Al-Iqtidhâ': 2/706).

6. Secara kejiwaan, doa - yang terkandung di dalamnya komunikasi spiritual dan curahan hati - mempunyai efek yang dahsyat untuk menenangkan hati dan menangkal rasa panik, cemas, resah dan ketakutan yang berlebihan. Kondisi mental seperti ini tentu sangat berpengaruh pada imunitas atau daya tahan tubuh dalam menghadapi serangan penyakit. Riset selama 20 tahun di Carnegie University dan Ohio University telah mengkonfirmasi hal itu.

7. Apalagi dalam Islam, doa tidak menafikkan usaha, dan tawakkal tidak menihilkan ikhtiar. Karena kedua sisi itu hakikatnya adalah dua kewajiban yang berbeda. Dalam Al-Qur'ân telah ditegaskan, "Sesungguhnya Allâh tidak akan mengubah keadaan sebuah kaum, hingga mereka berusaha mengubah diri mereka sendiri" (QS. Ar-Ra'd: 11).

8. Perintah untuk berusaha menghadirkan sebab (Al-Akhdzu bil Asbâb) dalam menghadapi wabah, terwujud dengan seruan "Hajr" dari Rasulullah: "Jika kalian mendengar ada wabah di suatu wilayah, maka janganlah memasukinya. Tapi jika terjadi wabah di tempat kalian berada, maka jangan tinggalkan tempat itu" (HR. Bukhâri). Itu 1400 tahun yang lalu, sebelum umat manusia sekarang mengenal istilah: Karantina, Isolasi, Social Distancing, dan Lockdown.

9. Hadits-hadits terkait dengan hal itu juga banyak, seperti larangan berinteraksi dan sering melihat ke orang yang sedang terkena wabah penyakit (HR. Bukhâri) dan larangan mencampurkan antara yang sehat dan yang sakit (HR. Muslim).

10. Saat banyak negara masih terlelap, jauh-jauh hari Al-Harâmain Asy-Syarîfain sebagai pusat Dunia Islam, telah memberi contoh kesigapan dalam menghadapi Corona. Diantaranya dengan menutup Umroh dari dalam dan luar negeri, membatasi waktu buka, larangan membawa anak kecil, mempersering pembersihan dengan disinfectant, membuat jarak yang lebih jauh antara shaf depan dan belakang, mengganti galon air zam-zam dengan layanan keliling, dan memutus akses ke titik-titik kerumunan seperti: Ka'bah, Mas'â, Raudhah dan Makam Rasulullah.

11. Itu belum termasuk anjuran pola hidup bersih dan sehat, semisal: mandi besar minimal sepekan sekali, berwudhu minimal sehari lima kali, makan yang halal dan thayyib, tidur malam lebih awal, memotong kuku, menutup mulut ketika menguap dan lainnya. Dimana syariat-syariat itu telah menunjukkan hikmahnya dan terbukti punya kontribusi positif dalam pencegahan wabah penyakit.

12. Berbagai kaidah dalam hukum Islam pun memberi solusi dan kelonggaran beragama dalam kondisi seperti sekarang ini, seperti: "Al-Masyyaqqah tajlibut taisîr" (Kesulitan menghasilkan pemudahan), "Lâ dharara walâ dhirâr" (Larangan membahayakan diri dan orang lain), "Dar-ul mafâsid muqoddam 'alâ jalbil mashâlih" (Mencegah kerusakan didahulukan dari pada meraih kemaslahatan), "Taqdîmul mashlahah al-'âmmah 'alal mashlahah al-khâsshah" (Mendahulukan kemaslahatan umum di atas kemaslahatan pribadi), "Yutahammalu adh-dharar al-khâsh lidaf'i adh-dharar al-'âm" (Menanggung bahaya yang bersifat khusus demi mencegah bahaya yang bersifat umum).

13. Adapun untuk menangani wabah secara lebih detail - yang dari zaman ke zaman selalu muncul varian atau mutan baru - secara umum Al-Qur'ân telah men-stimulasi umatnya untuk terus berpikir, mendalami, dan melakukan riset, dengan berbagai diksi seperti: "Afalâ ta'qilûn", "Afalâ tubshirûn", atau "Afalâ tatafakkarûn". Selagi tidak melanggar batasan halâl-harâm, maka itu termasuk dalam kategori "Antum a'lamu bi umûri dunyâkum" (kalian lebih paham dengan urusan dunia kalian) (HR. Ibnu Hibbân).

Jadi plizz dech, jangan ada lagi yang nyinyirin seruan doa ya, apalagi menuduh kaum beragama tak berdaya menjawab kegentingan Corona. Orang yang gagap si dia, kenapa yang jadi kambing hitam kita? [PurWD/voa-islam.com]

Kota Nabi, 23 Rajab 1441

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Kamis, 02 Apr 2020 20:00

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Kamis, 02 Apr 2020 19:29

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Kamis, 02 Apr 2020 18:51

Update 2 April 2020 Infografik Covid-19: 1790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal

Update 2 April 2020 Infografik Covid-19: 1790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal

Kamis, 02 Apr 2020 18:40

Interupsi Paripurna DPR, Mardani Minta Warteg, Ojol, Sopir, hingga Asongan Didahulukan Bantuan

Interupsi Paripurna DPR, Mardani Minta Warteg, Ojol, Sopir, hingga Asongan Didahulukan Bantuan

Kamis, 02 Apr 2020 18:08

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Komprehensif Daring

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Komprehensif Daring

Kamis, 02 Apr 2020 17:44

Pasukan Israel Curi Bantuan Makanan dan Medis untuk Warga Palestina Terdampak Wabah Virus Corona

Pasukan Israel Curi Bantuan Makanan dan Medis untuk Warga Palestina Terdampak Wabah Virus Corona

Kamis, 02 Apr 2020 16:35

Efek Wabah Corona, Jamaah Meunasah Lamduro Darussalam Bagikan Sembako Untuk Keluarga Miskin

Efek Wabah Corona, Jamaah Meunasah Lamduro Darussalam Bagikan Sembako Untuk Keluarga Miskin

Kamis, 02 Apr 2020 16:13

Kafir, Meninggalkan Shalat Jumat Tiga Kali karena Corona? Berikut Penjelasan KH Cholil Nafis

Kafir, Meninggalkan Shalat Jumat Tiga Kali karena Corona? Berikut Penjelasan KH Cholil Nafis

Kamis, 02 Apr 2020 14:57

Pasukan Rezim Assad dan Milisi Syi'ah Dukungan Iran Mulai Jarah Properti Warga Sipil di Idlib

Pasukan Rezim Assad dan Milisi Syi'ah Dukungan Iran Mulai Jarah Properti Warga Sipil di Idlib

Kamis, 02 Apr 2020 14:45

Jangan Paranoid!

Jangan Paranoid!

Kamis, 02 Apr 2020 13:53

35 Rumah Sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah  Rawat 1084 Pasien Covid-19

35 Rumah Sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Rawat 1084 Pasien Covid-19

Kamis, 02 Apr 2020 12:27

Politisi Golkar: Larangan Mudik Harus Sertakan Sanksi

Politisi Golkar: Larangan Mudik Harus Sertakan Sanksi

Kamis, 02 Apr 2020 08:30

Saleh Daulay: PSBB Belum Tentu Berjalan Efektif

Saleh Daulay: PSBB Belum Tentu Berjalan Efektif

Kamis, 02 Apr 2020 07:46

Nasir Djamil Apresiasi Pemulangan Tujuh TKA China di Aceh

Nasir Djamil Apresiasi Pemulangan Tujuh TKA China di Aceh

Kamis, 02 Apr 2020 06:55

Corona dan Status Darurat Kesehatan

Corona dan Status Darurat Kesehatan

Kamis, 02 Apr 2020 04:50

Angka Kematian Corona di DKI Tertinggi, DPRD Heran Pemerintah Pusat Tolak Karantina Wilayah

Angka Kematian Corona di DKI Tertinggi, DPRD Heran Pemerintah Pusat Tolak Karantina Wilayah

Kamis, 02 Apr 2020 01:21

Keimanan dan Kemanusiaan

Keimanan dan Kemanusiaan

Rabu, 01 Apr 2020 23:43

Gugur di Medan Juang

Gugur di Medan Juang

Rabu, 01 Apr 2020 22:48

Saudi Akan Bangun Ruang Karantina Raksasa untuk Isolasi Pesien Terinfeksi Corona dalam Sepekan

Saudi Akan Bangun Ruang Karantina Raksasa untuk Isolasi Pesien Terinfeksi Corona dalam Sepekan

Rabu, 01 Apr 2020 22:25


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X