Senin, 24 Zulhijjah 1447 H / 28 Desember 2009 11:32 wib
2.070 views
Yaman Akui Terima Bantuan Militer Amerika
Kepala Keamanan Nasional Yaman mengumumkan bahwa negaranya menerima bantuan dari Amerika dalam tindakan kekerasan pada apa yang mereka sebut “Operasi Al Qaeda” di Yaman Selatan.
Mohamed Al Anisi mengungkapkan pada surat kabar Saudi Arabia, Okaz, bahwa tentara Yaman akan bekerja sama dengan militer Amerika dalam serangan di kamp Al Qaeda, demikian laporan DPA, Sabtu kemarin.
Yaman mengonfirmasi adanya laporan ABC bahwa Presiden AS Barack Obama menandatangani perintah untuk serangan militer baru-baru ini di Yaman yang mengakibatkan terbunuhnya puluhan warga sipil, termasuk anak-anak.
Atas utusan Obama, pesawat perang militer telah disediakan di dua kamp sebelah utara ibukota Yaman, pada 17 Desember. Amerika juga melemparkan beban di belakang pemerintah pusat di Sana’a, dengan dukungan pertahanan bentukan mereka, di utara Yaman yang mengakibatkan krisis kemanusian di wilayah tersebut.
Pejuang Houthis menyatakan bahwa jet tentara Amerika memiliki beberapa waktu untuk membombardir wilayahnya, menewaskan penduduk sipil termasuk wanita dan anak-anak.
Konflik di utara Yaman dimulai pada 2004 antara pejuang Sana’a dan pejuang Houthi. Alternatif perdamaian adalah kembali ke wilayahnya sampai 11 Agustus, ketika angkatan bersenjata Yaman meluncurkan serangan besar, yang disebut dengan "Operasi Pembumihangusan". (Meta Susanti/khilafah.com)
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!