Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
17.398 views

Selenggarakan Bedah Tesis Edisi Ketujuh, HMPP Bahas Dakwah Kaum Muda PERSIS di Medsos

BANDUNG (voa-islam.com) - Dilakukan secara online, Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Perstauan Islam (HMPP) kembali selenggarakan Bedah Tesis edisi ketujuh.

Judul tesis yang dibedah adalah "Transformasi, Representasi, dan Pergeseran Otoritas Dakwah PERSIS: Studi Atas Gerakan Dakwah Pemuda PERSIS di Media Sosial" karya Hilman Fauzi Patahilah S.Sos.I., M.A.

Adapun yang menjadi pembedah diskusi adalah Nizar Ahmad Saputra, M.I.Kom. selaku Tim Staf Khusus Presiden RI; M. Ersyad Muttaqien, S.Kom.I., M.I.Kom. selaku Dosen FISIP Universitas Pasundan & Dir. Eksekutif Muttaqien Institute Research and Social Movement. Sedangkan Atropal Asparina, S.Th.I, Mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga & Alumni PPI 76 Tarogong, Garut, bertindak sebagai moderator.

Bedah tesis yang dipertahankan di Magister Islamic Studies, UIN Yogyakarta, ini dihadiri pula Sekretaris Majelis Penasihat PP PERSIS, Prof. Dr. H. Dadan Wildan Anas, M.Hum.

Dalam sambutannya, Dadan Wildan menyambut gembira gagasan dan kegiatan yang diadakan oleh HMPP. Hal ini menunjukan geliat intelektual yang kentara pada mahasiswa pascasarjana PERSIS di Jogja.

Menurut Dadan, PERSIS ketinggalan dalam ranah dakwah. Sehingga, PERSIS kurang dikenal di masyarakat. Dakwah PERSIS cenderung tidak berubah, masih berkutat dalam dakwah dari mimbar ke mimbar, serta merasa besar dengan diri yang kecil.

Padahal secara historis, PERSIS memberikan terobosan baru dalam dunia dakwah, yaitu dengan dakwah bil kitabah yang saat itu masih dianggap asing.

Dadan menambahkan, M. Natsir, A. Hassan, dan Fakhrudin Al-Kahiri adalah tokoh aktivis dakwah dan intelektual yang bisa membangun dinamika dakwah di tengah-tengah kaum tradisionalis.

Tulisan-tulisan tokoh PERSIS banyak diperhitungkan, dan banyak mengubah pemikiran keislaman di Indonesia. Namun, saat ini tulisan-tulisan PERSIS tidak banyak dijadikan rujukan.

Dadan berharap generasi muda PERSIS bisa membawa PERSIS ke arah yang lebih baik dan kekinian, loncatan jauh ke depan dengan memberikan gebrakan baru. 

“Sebagai kelompok pemikir, PERSIS jangan sampai terbelakang dalam pemikiran. Kader-kader muda PERSIS harus bisa dakwah ke berbagai aspek,” ungkapnya.

Di awal penyampaiannya, Hilman menjelaskan problem riset dalam tesis ini berasal dari intern PERSIS yang kurang menguasai media, padahal medsos bisa memperluas jaringan.

“Saya tidak tertarik kepada Pemuda PERSIS struktural, tetapi tertarik untuk meneliti Pemuda nonstruktural,” ungkapnya lansir persis.or.id.

Ia menilai, kader-kader Pemuda PERSIS nonstrukturral lebih bisa melakukan perkembangan prilaku keagamaan, walaupun terjadi pergeseran otoritas serta tidak menginduk ajaran PERSIS. 

Dalam beberapa sampel yang disajikan, Hilman menunjukan bahwa kader-kader Pemuda PERSIS nonstruktural tidak menunjukan identitas kepersisannya dalam konten-konten medsos, serta mencari dan mengunggah konten yang sesuai dengan apa yang disukainya.

M. Ersyad Muttaqien, Dosen FISIP Universitas Pasundan & Direktur Eksekutif Muttaqien Institute Research and Social Movement, selaku pembedah pertama memberikan pernyataan bahwa tesis cenderung diinspirasi oleh dua tokoh PERSIS, yaitu Prof. Dadan dan Prof. Atip. Ia membagi dakwah menjadi beberapa hal, seperti dakwah historis, doktrinis, dan sosial budaya. Maka, kajian dalam tesis ini lebih kepada dakwah sosial-budaya.

Menurut Ersyad, dalam tesis ini terdapat samar kualifikasi pemuda sebagai objek penelitian. Namun, ia menemukan beberapa informasi seperti terjadinya transformasi dakwah dengan semangat mad’u independen. Artinya terjadi perubahan dari dakwah retoris ke semiotis atau fenomenologis, dari dakwah reflektif ke dakwah analitik untuk hari ini.

“Lembaga keagamaan hari ini ada otoritas yang tidak memiliki kekuatan di masyarakat. Karena terjadi pergeseran dari fatwa institut ke fatwa individual. Masyarakat lebih banyak menerima fatwa individual,” pungkasnya. 

Pada sesi selanjutnya, Nizar selaku pembedah kedua melakukan Refleksi dakwah PERSIS yang dilakukan oleh para pendahulu; A. Hassan, M. Natsir, dan Isa Anshari. 

“Dengan melihat sebagai seorang cendekiawan bukan ahli fuqaha maka dakwah yang dihasilkan lebih komprehensif dan substansif, serta memenuhi hajat orang banyak,” ujarnya.

Menurut Nizar, Transformasi dakwah PERSIS baru bersifat individual bukan secara institusional.

“Kemudian, dakwah politik PERSIS tidak memiliki desain dan bersifat insidental. Dakwah politik PERSIS hanya bertujuan untuk menjaga umat supaya tidak terpecah, bukan mengarahkan kader PERSIS untuk duduk di kursi pemerintahan.” pungkas Nizar mengkritisi. 

Lebih lanjut ia menyampaikan, dakwah dengan riset dan sains adalah ciri PERSIS berkemajuan. Mengutip ungkapan Kuntowijoyo bahwa Islam terbagi menjadi mitos, ideologis dan sains. 

“PR besarnya adalah bagaimana transformasi dakwah PERSIS. Membuat grand desain, grand teori, middle teori, dan aplikasi teori itu. Kunci pembaharuan PERSIS itu ada pada bentuk dakwah pemuda PERSIS.” demikian Nizar mengakhiri pemaparannya. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
FWB, Worth it Kah?

FWB, Worth it Kah?

Selasa, 09 Aug 2022 08:34

FPKS: Setop Proyek IKN dan Kereta Cepat, Alihkan ke Subsidi BBM

FPKS: Setop Proyek IKN dan Kereta Cepat, Alihkan ke Subsidi BBM

Selasa, 09 Aug 2022 07:59

Angka Perokok Anak Terus Meningkat, Jadikan E-KTP Syarat Beli Rokok

Angka Perokok Anak Terus Meningkat, Jadikan E-KTP Syarat Beli Rokok

Selasa, 09 Aug 2022 07:26

Turki Sangat Prihatin Atas Pembunuhan Berantai 4 Muslim Di New Mexico AS

Turki Sangat Prihatin Atas Pembunuhan Berantai 4 Muslim Di New Mexico AS

Senin, 08 Aug 2022 22:04

Pemimpin Seniornya Terbunuh Dalam Serangan Bom Pinggir Jalan, TTP Salahkan Agen Intelijen Pakistan

Pemimpin Seniornya Terbunuh Dalam Serangan Bom Pinggir Jalan, TTP Salahkan Agen Intelijen Pakistan

Senin, 08 Aug 2022 21:05

Polisi Selidiki Keterkaitan Pembunuhan Berantai 4 Pria Muslim Di AS

Polisi Selidiki Keterkaitan Pembunuhan Berantai 4 Pria Muslim Di AS

Senin, 08 Aug 2022 20:31

Bharada E Sebagai Justice Collaborator, Ferdy Sambo Bisa Gawat

Bharada E Sebagai Justice Collaborator, Ferdy Sambo Bisa Gawat

Senin, 08 Aug 2022 17:21

Ketua Majelis Syuro: PBB Partai Menarik, Bukan Partai Menakutkan

Ketua Majelis Syuro: PBB Partai Menarik, Bukan Partai Menakutkan

Senin, 08 Aug 2022 08:12

Menebar Cahaya di Tengah Gempuran Budaya Jepang

Menebar Cahaya di Tengah Gempuran Budaya Jepang

Senin, 08 Aug 2022 08:04

Ummu Imarah

Ummu Imarah

Senin, 08 Aug 2022 07:42

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Ahad, 07 Aug 2022 21:50

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Ahad, 07 Aug 2022 21:25

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Ahad, 07 Aug 2022 21:15

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

Ahad, 07 Aug 2022 20:59

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Ahad, 07 Aug 2022 20:55

Partai Gelora Resmi Daftar ke KPU

Partai Gelora Resmi Daftar ke KPU

Ahad, 07 Aug 2022 20:41

Korupsi Penyakit Terbesar di Indonesia

Korupsi Penyakit Terbesar di Indonesia

Ahad, 07 Aug 2022 16:00

Mindset Bunuh Diri Nodai Generasi

Mindset Bunuh Diri Nodai Generasi

Ahad, 07 Aug 2022 15:55

Sudah 11 Orang Tewas 80 Lainnya Terluka Akibat Serangan Udara Baru Israel Di Jalur Gaza

Sudah 11 Orang Tewas 80 Lainnya Terluka Akibat Serangan Udara Baru Israel Di Jalur Gaza

Sabtu, 06 Aug 2022 22:36

Serangan Terbaru Zionis Israel Ke Gaza: Bagaimana Dunia Bereaksi Atas Agresi Israel

Serangan Terbaru Zionis Israel Ke Gaza: Bagaimana Dunia Bereaksi Atas Agresi Israel

Sabtu, 06 Aug 2022 21:31


MUI

Must Read!
X