Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.563 views

Oh Su Hyang dan Dilema Krisis Kepribadian Idol Korea Selatan

 

Oleh: Henyk Widaryanti

Oppa-oppa kini mendapat perhatian dunia. Setelah dulu serial drama Dae Jang Geum berhasil menyedot perhatian masyarakat +62, kini para oppa dan eonni justru menjadi idola para remaja. Paras yang katanya ganteng, cantik, putih dan slim menarik perhatian para penikmat film korea. Tak tanggung-tanggung mereka rela menghabiskan dana demi menyerupai para idolanya atau sekadar nonton konsernya.

Apa hubungannya dengan Oh Su Hyang? Apakah ia termasuk oppa-oppa yang jadi incaran kaum Hawa? Tentu saja bukan. Oh Su Hyang adalah seorang penulis. Ia menulis buku Bicara itu Ada Seninya dan Komunikasi itu Ada Seninya. Dua buku yang dapat meningkatkan skill komunikasi.

Kepribadian Menurut Oh Su Hyang

Dalam buku Komunikasi itu Ada Seninya ada pernyataan Oh Su Hyang yang menggelitik saya. Ia menyatakan bahwa paras yang cantik, ganteng, putih dan slim tak bisa begitu saja menarik perhatian. Tapi hal yang dapat menarik perhatian adalah kepribadiannya. Pola pikir dan pola sikap yang ditunjukkan seseorang akan membuat lawan bicara menilai kepribadiannya. Hal itu akan mempengaruhi seberapa besar orang tersebut mampu menggaet lawan bicaranya.

Apakah teori yang diutarakan Oh Su Hyang, pakar komunikasi dari Korea Selatan ini diikuti oleh masyarakatnya sendiri? Kalau diamati, sebagaimana yang terjadi di negeri +62, Korea Selatan juga memasarkan Oppa dan Eonni melalui sarana hiburan. Sehingga wajah cantik, ganteng, putih dan tubuh slim menjadi prioritas utama. Bahkan bentuk fisik ini dijadikan poin utama untuk melancarkan bisnis. Seperti yang kita ketahui, industri film, musik, fashion, kosmetik hingga elektronik menggunakan jasa paras fisik.

Apakah teori Oh Su Hyang dipakai? Kalau  dilihat-lihat sih sepertinya sangat kecil kemungkinan dipakai. Sejauh mata memandang hanya kehidupan glamour dan bentuk fisik saja yang ditonjolkan seorang idola. Tidak hanya di Negeri Ginseng, di negeri +62 pun demikian. Contohnya, iklan-iklan di Indonesia banyak memakai artis Korea sebagai brand ambassadornya. Sebut saja Tokopedia yang berhasil menggaet BTS, Shopee yang merangkul Stray Kids, Blibi yang menggandeng Park Seo Joon, Lazada yang dengan Lee Min Ho dan Mie  Sedap bersama Siwon Choi (sindonews.com, 7/01/21).

Para pengusaha memanfaatkan aktor-aktor Korea yang sedang tenar untuk mempromosikan  usaha mereka. Hingga akhirnya disebut bahwa K-pop mampu memulihkan ekonomi dan investasi di Indonesia. Luar biasa bukan?

Realitas Kehidupan Oppa Eonni Korea Selatan

Bagaimana dengan kehidupan asli mereka? Apakah sesempurna gambaran promosi? Nyatanya artis-artis Korea banyak juga yang mati bunuh diri. Bukan karena takut tak dapat memenuhi kebutuhan, tapi lebih karena stress kena bulian penggemarnya. Hal yang lebih mengejutkan lagi, di tahun 2020 Korea Selatan mengalami darurat demografi. Apa itu?

Nilai kelahiran di negeri ginseng mengalami kemerosotan. Di tahun 2020 nilai kelahirannya terendah se-dunia. Pemerintah setempat menyebut, bahwa populasi Korsel menyusut 20.838 jiwa daei tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan jumlah kelahiran lebih sedikit dari pada kematian. Mengapa bisa demikian?

Bencana demografi ini disinyalir terjadi karena mahalnya biaya hidup di sana. Sekaligus sulitnya menjadi ibu yang memiliki peran ganda. Mengurus anak sekaligus bekerja. Padahal negeri ini merupakan negara no. 12 terbaik ekonominya di Dunia (cirebon.pikiran-rakyat.com, 5/1/21).

Sangat disayangkan, negara yang memiliki idola panutan dunia malah mengalami kemerosotan dalam hal memahami hidup. Mereka hanya memikirkan bahwa hidup hanya untuk mencari uang. Kekayaan adalah hal utama. Kerja menjadi aktivitas terpenting dalam hidupnya. Hingga akhirnya hubungan keluarga, suami-istri tak lagi diperhatikan. Malah dianggap memberatkan. Kalau ingin melampiaskan ghorizah nau' bagaimana? Kan tinggal berhubungan suka sama suka. Ikatan pernikahan tak lagi diperhitungkan. Apakah ini yang dimaksud kepribadian baik oleh Oh Su Hyang?

Kepribadian Menurut Islam

Islam memiliki kepribadian yang unik, berbeda dengan yang lain. Dalam Islam kepribadian itu gabungan dari pola pikir dan pola sikap. Pola pikir itu adalah dasar berfikir seseorang yang dipakai untuk menghukumi realitas yang dihadapi dengan landasan tertentu. Sedangkan pola sikap adalah cara yang digunakan seseorang untuk memenuhi potensi kehidupannya (baik jasmani maupun naluri) dengan landasan tertentu. Jadi kalau kepribadian Islam ya landasan berfikir dan bersikapnya pakai Islam.

Nah, seorang muslim yang punya kepribadian Islam itu akan beraktivitas sesuai pola pikir Islam. Misalnya, bagi seorang muslim bentuk fisik seperti cantik, ganteng, putih dan slim bukanlah yang utama. Sehingga seseorang dipandang baik dan patut dicontoh jika ia orang yang bertakwa. Contohnya Aisyah binti Abu Bakar atau Ali bin Abi Tholib. Pemuda-pemudi yang terkenal sepanjang zaman bukan karena parasnya, tapi karena kepribadian Islamnya.

Islam juga memiliki pandangan khas antara laki-laki dan perempuan. Tugas utama laki-laki sebagai pencari nafkah dan pemimpin keluarga menempatkannya pada posisi istimewa. Begitu juga perempuan, ada peran al umm warobatul bait yang wajib dilaksanakan. Meski demikian, ia boleh bekerja asalkan pekerjaan itu tak mengganggu kewajibannya. Kepribadian Islam membuat kaum muslimin menyandarkan segala aktivitasnya sesuai hukum syara'. Karena kebahagian yang ingin diraih bukan sekadar materi, tapi ingin mencapai keridhoan Allah.

Jadi kepribadian yang dimaksud Oh Su Hyang tentang menggaet orang untuk mengikutinya, ada pada Islam. Hal ini dicontohkan oleh Rasulullah Saw yang memiliki kepribadian Islam. Beliau mampu menggaet umat manusia dengan perkataan dan perbuatannya. Dari teladan inilah, kemudian muncul generasi para sahabat, tabiin, dan orang-orang salih yang lebih mengutamakan kepribadian melalui kata dan perbuatan daripada fisik semata. Wallahu'alam. (rf/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
Memilih Pemimpin

Memilih Pemimpin

Jum'at, 15 Jan 2021 21:15

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Jum'at, 15 Jan 2021 19:45

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Jum'at, 15 Jan 2021 16:56

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 12:59

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Jum'at, 15 Jan 2021 11:35

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Jum'at, 15 Jan 2021 11:10

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Jum'at, 15 Jan 2021 10:59

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 10:47

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

Jum'at, 15 Jan 2021 00:16

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Jum'at, 15 Jan 2021 00:10

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Kamis, 14 Jan 2021 21:05

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Kamis, 14 Jan 2021 20:45

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Kamis, 14 Jan 2021 18:54

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Kamis, 14 Jan 2021 16:21

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Kamis, 14 Jan 2021 14:45

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Kamis, 14 Jan 2021 14:36

Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Dimakzulkan untuk Kedua Kalinya

Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Dimakzulkan untuk Kedua Kalinya

Kamis, 14 Jan 2021 14:15

Waspada terhadap Covid-19 adalah Bentuk Ketaqwaan

Waspada terhadap Covid-19 adalah Bentuk Ketaqwaan

Kamis, 14 Jan 2021 13:01

Bagong Mbangun Deso Versus Gelandangan Instant

Bagong Mbangun Deso Versus Gelandangan Instant

Kamis, 14 Jan 2021 11:55

KH Cholil Nafis: Syekh Ali Jaber Dai yang Istiqamah dan Rendah Hati

KH Cholil Nafis: Syekh Ali Jaber Dai yang Istiqamah dan Rendah Hati

Kamis, 14 Jan 2021 10:41


MUI

Must Read!
X