Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.174 views

Kemaksiatan di Malam Tasyakuran Hari Kemerdekaan, Miris!

Tasyakuran malam 17 Agustus. Bagaimana kabarnya, kawan? Syahdukah? Mengingat perjuangan para pahlawan yang rela mengorbankan diri, harta, keluarga bahkan nyawa. Atau sebaliknya? Setelah seremoni basa-basi dan ditutup doa secuil, hura-hura gegap gempita mengisi perayaan kemerdekaan negeri dari tahun ke tahun?

Seorang kawan bercerita bahwa di kampungnya, malam tasyakuran diisi dengan penampilan anak SD lengkap dengan seragamnya berdansa-dansi mesra dengan lawan jenis. Para orang tua yang ada di situ malah bersorak menyemangati dan memvideokan. Miris!

Yakin kejadian serupa tak hanya di satu tempat saja. Nyaris semua panggung tirakat yang seharusnya berisi rasa syukur atas kemerdekaan dari penjajah, diisi dengan penjajahan gaya baru. Penjajahan akan jahilnya cara mengisi kemerdekaan. Penjajahan akan jahilnya terhadap serangan budaya yang tak sesuai dengan kepribadian bangsa apalagi agama dalam hal ini Islam.

Dari tahun ke tahun tradisi seperti ini seolah dilestarikan. Berbahagia karena Indonesia merdeka, katanya. Haruskan rasa bahagia itu diwujudkan dalam bentuk kejahilan berupa kemaksiatan seperti itu?

Pernah nggak sih ada yang berpikir bahwa perayaan demikian sesungguhnya merusak mental dan moral anak-anak bangsa secara laten?

Bayangkan jika sejak kecil mereka dibiasakan merayakan kemerdekaan dengan hura-hura dansa-dansi serupa itu. Sejak seragam putih merah seolah dimaklumi saat mereka bermesraan dengan lawan jenis. Bukan hanya dimaklumi, disoraki, didukung, diabadikan melalui foto dan video dan kemudian dibanggakan ke mana-mana. Sedikit lebih besar mereka kemudian menjadi generasi gaul bebas sehingga bayi tak berdosa lahir di mana-mana akibat perzinaan. Inikah generasi yang mereka harapkan? Naudzubillah.

Begadang semalam suntuk menjelang pagi, adalah lanjutan dari kegiatan yang katanya tasyakuran. Apa kabar salat Subuh berjamaah di masjid? Jangankan berangkat ke masjid, apa kabar salat Subuh di rumah tanpa acara kesiangan? Jangan-jangan bablas pula karena tubuh terlalu lelah setelah semalam menghabiskan malam dengan alasan tirakat dan tasyakuran.

Pernahkah terpikir di benak mereka, inikah yang dimau oleh para pahlawan yang telah gugur itu? Hura-hura dan foya-foya dengan alasan bergembira karena telah merdeka seperti inikah bentuk rasa syukur itu? Tidakkah ada cara lain untuk memaknai kemerdekaan dengan lebih hakiki?

Merdeka dari penjajah bernama Jepang dan Belanda secara fisik, memang iya. Tapi bagaimana dengan penjajah bernama pendangkalan akidah yang terus dilancarkan setiap hari? Keteguhan menjalankan syariat Islam dilabeli teroris. Keinginan untuk diatur oleh hukum Allah dan bukan hukum peninggalan penjajah Belanda, dianggap mengancam eksistensi negeri. Sudahkah kita merdeka atau masih terus dijajah oleh mereka yang juga menyebut dirinya muslim tapi enggan diatur oleh hukum Islam?

Harusnya momen tirakat semalam diisi dengan renungan seperti ini. Karena dari renungan ini, akan muncul satu sudut pandang baru bagaimana mensyukuri kemerdekaan selama 74 tahun ini. Setelahnya akan muncul amal yang itu akan menjadi sumbangsih bagi negeri untuk generasi yang lebih baik. Generasi yang menjaga diri karena pemahaman agamanya tentu jauh lebih bisa diandalkan daripada generasi yang hobi foya-foya dan hura-hura. Dan ini menjadi PR bersama untuk mensterilkan panggung tirakatan dari maksiat menjadi panggung tirakatan yang penuh dengan ketaatan pada Allah dan segenap hukumNya. Wallahu alam. (riafariana/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Rabu, 18 Sep 2019 23:00

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Rabu, 18 Sep 2019 22:15

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Rabu, 18 Sep 2019 21:53

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Rabu, 18 Sep 2019 21:30

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Rabu, 18 Sep 2019 21:10

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

Rabu, 18 Sep 2019 21:00

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Rabu, 18 Sep 2019 20:56

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Rabu, 18 Sep 2019 20:53

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Rabu, 18 Sep 2019 20:43

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Rabu, 18 Sep 2019 20:30

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 18 Sep 2019 20:04

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Rabu, 18 Sep 2019 19:57

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Rabu, 18 Sep 2019 19:04

‘Islam Ramah’ yang Tak Ramah

‘Islam Ramah’ yang Tak Ramah

Rabu, 18 Sep 2019 18:54

Kirim Relawan Ditolak Riau, Anies Ucapkan Syukur Api Sudah Padam

Kirim Relawan Ditolak Riau, Anies Ucapkan Syukur Api Sudah Padam

Rabu, 18 Sep 2019 18:49

AS Gugat Mantan Karyawan NSA Edward Snowden Terkait Buku Terbaru

AS Gugat Mantan Karyawan NSA Edward Snowden Terkait Buku Terbaru

Rabu, 18 Sep 2019 18:48

Kejanggalan Dewan Pengawas KPK

Kejanggalan Dewan Pengawas KPK

Rabu, 18 Sep 2019 18:09

Iran Tahan 3 Warga Australia atas Tuduhan Mata-mata

Iran Tahan 3 Warga Australia atas Tuduhan Mata-mata

Rabu, 18 Sep 2019 17:47

Ada Elite yang Sengaja Menjinakkan KPK karena Tersandung Dugaan Korupsi

Ada Elite yang Sengaja Menjinakkan KPK karena Tersandung Dugaan Korupsi

Rabu, 18 Sep 2019 17:09

AS dan Bahrain Bahas Masalah Keamanan di Tengah Ketegangan dengan Iran

AS dan Bahrain Bahas Masalah Keamanan di Tengah Ketegangan dengan Iran

Rabu, 18 Sep 2019 16:13


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Senin, 16/09/2019 17:13

Tempo Tonjok Pinokio