Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.739 views

New Zealand Berdarah, Akibat Tak Ada Perisai Bernama Khilafah

Oleh: Shita Istiyanti

Jumat berdarah terjadi di New Zealand, 15 maret 2019 pukul 13.40 waktu setempat. Masjid Al Noor di Christchurch dan Linwood Avenue diberondong tembakan brutal oleh teroris bengis yang menewaskan setidaknya 49 orang dan melukai 20 lainnya. Lebih parahnya pelaku secara barbar menyiarkan secara langsung serangan berdarah ini melalui akun media sosialnya.

Dalam video tersebut terlihat bagaimana pelaku dengan sangat brutal menyerang jamaah masjid yang hendak sholat jumat menggunakan senapan mesin selama lebih dari 6 menit. Saksi mata juga melihat pelaku sempat kembali ke mobil untuk mengambil amunisi, lalu masuk lagi ke masjid untuk kembali melakukan penembakan (tribunnews). Dilansir dari Harian New Zealand, Herald melaporkan bahwa pelaku merupakan seorang pria Australia yang telah menulis manifesto berisi ideologi ekstrim kanan yang anti Islam dan anti imigran.

Tragedi ini tak hanya menghebohkan dunia, tapi benar – benar menyayat hati kaum muslim. Lagi – lagi umat Islam disuguhi tragedi kemanusiaan memilukan, namun dunia hanya menganggapnya hal biasa karena pelakunya “hanya”  kelompok bersenjata. Dunia menyebutnya “penembakan bersenjata”, bukan teroris. Bahkan media online dipaksa bungkam akan kejadian ini dengan melarang penyebaran video yang diunggah oleh sang teroris.

Indonesia pun tak kalah agresif. Menteri Kominfo Rudiantara melarang penyebaran video ini dengan dalih mengandung aksi kekerasan dan melanggar UU No 11 Tahun 2008 mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Bahkan segala cara ia kerahkan. Instansinya sudah bekerja sama dengan media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan lainnya untuk mengatasi peredaran konten ini.

"Sudah sekitar 500 unggahan yang dihapus dari berbagai platform sampai sore ini,” kata dia lewat akun Twitter @rudiantara_id, Jumat (15/03/2019). Hal sebaliknya sangat berbeda ketika yang menjadi pelakunya adalah kaum muslim. Tak segan – segan dunia langsung melabeli “teroris” walau pelaku sebenarnya belum dipastikan, hanya dugaan.

Dunia dalam sistem kapitalisme memang tak adil. Tragedi berdarah yang menyerang kaum muslim sebenarnya tak hanya sekali ini. Puluhan kali aksi teror bahkan genosida yang menghabisi nyawa kaum muslim, tak bisa disembunyikan dari mata dunia. Sebut saja pembantaian Muslim Rohingya, genosida Muslim Uyghur, hujan bom di Palestina yang tak kunjung usai, derita kaum muslim di Bosnia, Suriah dan negara lainnya.

Dunia seolah bungkam tak berdaya, buta matanya dan tuli telinganya. PBB terbukti gagal, sebab masalah ini terjadi sejak lama. ASEAN tidak berkutik, Indonesia hanya sekadar menyesalkan. Dunia juga hanya bisa mengecam tanpa aksi nyata. Berbeda halnya jika aksi teror ini terjadi pada segelintir orang di dunia Barat. Semua pasti serempak dan kompak mengutuk serta menjadi trending topik dunia. Sungguh timpang!

Tertumpahnya darah kaum muslim seolah tak berharga di mata dunia. Populasinya banyak tapi tak memiliki taji dalam diplomasi. Ketika aktivis Islam menyuarakan solusi, hanya dianggap angin lalu. Sekadar resolusi tanpa aksi, dunia lambat merespon.

Fakta ini semakin menguatkan keharusan kaum muslim memiliki Junnah atau perisai yang akan melindungi mereka dari rasisnya sistem kapitalisme. Junnah atau perisai itu tak lain adalah khilafah. Karena dengan khilafah kaum muslim dunia akan terhimpun bersatu padu dalam satu kepemimpinan yang akan menjadi kekuatan besar kaum muslim dan menghentikan seluruh kedzoliman di muka bumi.

Hanya khilafah yang akan menjamin terselamatkannya jiwa – jiwa dan kehormatan kaum muslim. Hanya khilafah yang akan mengembalikan peradaban mulia pelindung nyawa siapa saja yang akan merahmati seluruh dunia. Bila sudah begini, masa iya kita masih ragu khilafah untuk menjadikan khilafah sebagai solusi? Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Kamis, 09 Jul 2020 22:13

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

Kamis, 09 Jul 2020 21:30

Satu Batalion Tentara Israel Dikarantina Setelah Ada Anggotanya Terinfeksi Virus Corona

Satu Batalion Tentara Israel Dikarantina Setelah Ada Anggotanya Terinfeksi Virus Corona

Kamis, 09 Jul 2020 21:05

Wacana TNI Dilibatkan untuk Kerukunan Umat Beragama, Bukhori: Menag Kembali Gagal Paham

Wacana TNI Dilibatkan untuk Kerukunan Umat Beragama, Bukhori: Menag Kembali Gagal Paham

Kamis, 09 Jul 2020 20:48

[VIDEO] Komunisme Ajaran Malu-malu

[VIDEO] Komunisme Ajaran Malu-malu

Kamis, 09 Jul 2020 19:44

Yvone Ridlye Berencana Pergi ke Suriah Untuk Upayakan Pembebasan Tauqir Sharif dari Penahanan HTS

Yvone Ridlye Berencana Pergi ke Suriah Untuk Upayakan Pembebasan Tauqir Sharif dari Penahanan HTS

Kamis, 09 Jul 2020 18:15

Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Targetkan Istana Kerajaan Saudi

Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Targetkan Istana Kerajaan Saudi

Kamis, 09 Jul 2020 17:00

Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi

Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi

Kamis, 09 Jul 2020 16:28

Afghanistan Tidak Akan Bebaskan 600 Tahanan Taliban yang Mereka Anggap 'Terlalu Berbahaya'

Afghanistan Tidak Akan Bebaskan 600 Tahanan Taliban yang Mereka Anggap 'Terlalu Berbahaya'

Kamis, 09 Jul 2020 15:00

Warga Kashmir Takut UU Domisili Baru India Jadikan Wilayah Mereka Palestina Lain

Warga Kashmir Takut UU Domisili Baru India Jadikan Wilayah Mereka Palestina Lain

Kamis, 09 Jul 2020 14:15

Daftar Lengkap Pemenang Indonesia Fundraising Award 2020

Daftar Lengkap Pemenang Indonesia Fundraising Award 2020

Kamis, 09 Jul 2020 12:59

Solusi Islam Mengatasi Quarter Life Crisis

Solusi Islam Mengatasi Quarter Life Crisis

Kamis, 09 Jul 2020 09:26

Cara Hindari Konflik Keuangan Keluarga di Tengah Pandemi

Cara Hindari Konflik Keuangan Keluarga di Tengah Pandemi

Kamis, 09 Jul 2020 08:18

[VIDEO] Haedar Nashir: Umat Islam Miliki Saham Besar Dirikan NKRI dan Pancasila

[VIDEO] Haedar Nashir: Umat Islam Miliki Saham Besar Dirikan NKRI dan Pancasila

Kamis, 09 Jul 2020 07:00

Boikot Produk Pendukung LGBT, Efektifkah?

Boikot Produk Pendukung LGBT, Efektifkah?

Rabu, 08 Jul 2020 23:55

Konsep

Konsep "Tangguh Semeru" di Jawa Timur, Solusi Tatanan Baru ?

Rabu, 08 Jul 2020 23:20

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Rabu, 08 Jul 2020 23:06

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

Rabu, 08 Jul 2020 22:59

1721 Alumni ITB Dukung Din, RR: Ternyata yang Doyan Jilat Kekuasaan Hanya Minoritas

1721 Alumni ITB Dukung Din, RR: Ternyata yang Doyan Jilat Kekuasaan Hanya Minoritas

Rabu, 08 Jul 2020 21:52

Arab Saudi Berencana Sediakan 1 Juta Lapangan Pekerjaan Bagi Perempuan Pada 2030

Arab Saudi Berencana Sediakan 1 Juta Lapangan Pekerjaan Bagi Perempuan Pada 2030

Rabu, 08 Jul 2020 21:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X