Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.187 views

New Zealand Berdarah, Akibat Tak Ada Perisai Bernama Khilafah

Oleh: Shita Istiyanti

Jumat berdarah terjadi di New Zealand, 15 maret 2019 pukul 13.40 waktu setempat. Masjid Al Noor di Christchurch dan Linwood Avenue diberondong tembakan brutal oleh teroris bengis yang menewaskan setidaknya 49 orang dan melukai 20 lainnya. Lebih parahnya pelaku secara barbar menyiarkan secara langsung serangan berdarah ini melalui akun media sosialnya.

Dalam video tersebut terlihat bagaimana pelaku dengan sangat brutal menyerang jamaah masjid yang hendak sholat jumat menggunakan senapan mesin selama lebih dari 6 menit. Saksi mata juga melihat pelaku sempat kembali ke mobil untuk mengambil amunisi, lalu masuk lagi ke masjid untuk kembali melakukan penembakan (tribunnews). Dilansir dari Harian New Zealand, Herald melaporkan bahwa pelaku merupakan seorang pria Australia yang telah menulis manifesto berisi ideologi ekstrim kanan yang anti Islam dan anti imigran.

Tragedi ini tak hanya menghebohkan dunia, tapi benar – benar menyayat hati kaum muslim. Lagi – lagi umat Islam disuguhi tragedi kemanusiaan memilukan, namun dunia hanya menganggapnya hal biasa karena pelakunya “hanya”  kelompok bersenjata. Dunia menyebutnya “penembakan bersenjata”, bukan teroris. Bahkan media online dipaksa bungkam akan kejadian ini dengan melarang penyebaran video yang diunggah oleh sang teroris.

Indonesia pun tak kalah agresif. Menteri Kominfo Rudiantara melarang penyebaran video ini dengan dalih mengandung aksi kekerasan dan melanggar UU No 11 Tahun 2008 mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Bahkan segala cara ia kerahkan. Instansinya sudah bekerja sama dengan media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan lainnya untuk mengatasi peredaran konten ini.

"Sudah sekitar 500 unggahan yang dihapus dari berbagai platform sampai sore ini,” kata dia lewat akun Twitter @rudiantara_id, Jumat (15/03/2019). Hal sebaliknya sangat berbeda ketika yang menjadi pelakunya adalah kaum muslim. Tak segan – segan dunia langsung melabeli “teroris” walau pelaku sebenarnya belum dipastikan, hanya dugaan.

Dunia dalam sistem kapitalisme memang tak adil. Tragedi berdarah yang menyerang kaum muslim sebenarnya tak hanya sekali ini. Puluhan kali aksi teror bahkan genosida yang menghabisi nyawa kaum muslim, tak bisa disembunyikan dari mata dunia. Sebut saja pembantaian Muslim Rohingya, genosida Muslim Uyghur, hujan bom di Palestina yang tak kunjung usai, derita kaum muslim di Bosnia, Suriah dan negara lainnya.

Dunia seolah bungkam tak berdaya, buta matanya dan tuli telinganya. PBB terbukti gagal, sebab masalah ini terjadi sejak lama. ASEAN tidak berkutik, Indonesia hanya sekadar menyesalkan. Dunia juga hanya bisa mengecam tanpa aksi nyata. Berbeda halnya jika aksi teror ini terjadi pada segelintir orang di dunia Barat. Semua pasti serempak dan kompak mengutuk serta menjadi trending topik dunia. Sungguh timpang!

Tertumpahnya darah kaum muslim seolah tak berharga di mata dunia. Populasinya banyak tapi tak memiliki taji dalam diplomasi. Ketika aktivis Islam menyuarakan solusi, hanya dianggap angin lalu. Sekadar resolusi tanpa aksi, dunia lambat merespon.

Fakta ini semakin menguatkan keharusan kaum muslim memiliki Junnah atau perisai yang akan melindungi mereka dari rasisnya sistem kapitalisme. Junnah atau perisai itu tak lain adalah khilafah. Karena dengan khilafah kaum muslim dunia akan terhimpun bersatu padu dalam satu kepemimpinan yang akan menjadi kekuatan besar kaum muslim dan menghentikan seluruh kedzoliman di muka bumi.

Hanya khilafah yang akan menjamin terselamatkannya jiwa – jiwa dan kehormatan kaum muslim. Hanya khilafah yang akan mengembalikan peradaban mulia pelindung nyawa siapa saja yang akan merahmati seluruh dunia. Bila sudah begini, masa iya kita masih ragu khilafah untuk menjadikan khilafah sebagai solusi? Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Papua Membara; Kedaulatan Meregang!

Papua Membara; Kedaulatan Meregang!

Jum'at, 23 Aug 2019 01:44

India Gunakan Lagu-lagu Patriotisme Pop Desak Umat Hindu untuk Klaim Kashmir

India Gunakan Lagu-lagu Patriotisme Pop Desak Umat Hindu untuk Klaim Kashmir

Kamis, 22 Aug 2019 22:03

Suriah Klaim Buka Koridor Kemanusiaan Bagi Warga Sipil yang Melarikan Diri dari Idlib

Suriah Klaim Buka Koridor Kemanusiaan Bagi Warga Sipil yang Melarikan Diri dari Idlib

Kamis, 22 Aug 2019 21:59

PM Pakistan: Tidak Ada Gunanya Dialog dengan India Terkait Kashmir

PM Pakistan: Tidak Ada Gunanya Dialog dengan India Terkait Kashmir

Kamis, 22 Aug 2019 21:55

Pasukan GNA Rebut Kembali Posisi-posisi Penting di Selatan Ibukota Tripoli dari Milisi Haftar

Pasukan GNA Rebut Kembali Posisi-posisi Penting di Selatan Ibukota Tripoli dari Milisi Haftar

Kamis, 22 Aug 2019 21:45

HRW Minta Myanmar dan Bangladesh Batalkan Pemulangan Rohingya ke Rakhine

HRW Minta Myanmar dan Bangladesh Batalkan Pemulangan Rohingya ke Rakhine

Kamis, 22 Aug 2019 21:15

Turki-AS Setuju untuk Luncurkan Fase Pertama Rencana Zona Aman Suriah

Turki-AS Setuju untuk Luncurkan Fase Pertama Rencana Zona Aman Suriah

Kamis, 22 Aug 2019 20:53

Pengungsi Rohingya: Lebih Baik Mati Daripada Dipulangkan ke Myanmar

Pengungsi Rohingya: Lebih Baik Mati Daripada Dipulangkan ke Myanmar

Kamis, 22 Aug 2019 20:45

Penyerangan Imam Musthafa Terhadap Aparat Polisi di Mapolsek Wonokromo Aksi Terorisme?

Penyerangan Imam Musthafa Terhadap Aparat Polisi di Mapolsek Wonokromo Aksi Terorisme?

Kamis, 22 Aug 2019 20:45

AS: Kekerasan Brutal di Suriah Harus Dihentikan

AS: Kekerasan Brutal di Suriah Harus Dihentikan

Kamis, 22 Aug 2019 18:54

Peran Ibu dalam Mendidik Anak

Peran Ibu dalam Mendidik Anak

Kamis, 22 Aug 2019 18:22

Rezim Assad yang Didukung Rusia Mengepung Barat Laut Suriah

Rezim Assad yang Didukung Rusia Mengepung Barat Laut Suriah

Kamis, 22 Aug 2019 17:50

NATO: 2 Tentara AS Terbunuh di Afghanistan

NATO: 2 Tentara AS Terbunuh di Afghanistan

Kamis, 22 Aug 2019 17:43

Ikuti Workshop Quantum Secret, Solusi Tarik Rizki yang Sempit

Ikuti Workshop Quantum Secret, Solusi Tarik Rizki yang Sempit

Kamis, 22 Aug 2019 17:08

PromoBox : Template Desain Keren dengan Teks Iklan Menjual, Pre Order Now!

PromoBox : Template Desain Keren dengan Teks Iklan Menjual, Pre Order Now!

Kamis, 22 Aug 2019 17:00

PBB Peringatkan 3 Juta Orang Berisiko Terkena Serangan di Barat Laut Suriah

PBB Peringatkan 3 Juta Orang Berisiko Terkena Serangan di Barat Laut Suriah

Kamis, 22 Aug 2019 16:37

Ekonom Abdalla Hamdok Jadi PM Sudan yang Baru dari Warga Sipil

Ekonom Abdalla Hamdok Jadi PM Sudan yang Baru dari Warga Sipil

Kamis, 22 Aug 2019 16:29

Soal UAS dan FPI, HNW Tegur Media Ini Berkali-kali

Soal UAS dan FPI, HNW Tegur Media Ini Berkali-kali

Kamis, 22 Aug 2019 15:15

Memperbaiki Negara Kita Agar Lebih Baik

Memperbaiki Negara Kita Agar Lebih Baik

Kamis, 22 Aug 2019 15:00

Pidato Jokowi Dikritik karena Tak Singgung Perdagangan Orang

Pidato Jokowi Dikritik karena Tak Singgung Perdagangan Orang

Kamis, 22 Aug 2019 14:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X