Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.899 views

New Zealand Berdarah, Akibat Tak Ada Perisai Bernama Khilafah

Oleh: Shita Istiyanti

Jumat berdarah terjadi di New Zealand, 15 maret 2019 pukul 13.40 waktu setempat. Masjid Al Noor di Christchurch dan Linwood Avenue diberondong tembakan brutal oleh teroris bengis yang menewaskan setidaknya 49 orang dan melukai 20 lainnya. Lebih parahnya pelaku secara barbar menyiarkan secara langsung serangan berdarah ini melalui akun media sosialnya.

Dalam video tersebut terlihat bagaimana pelaku dengan sangat brutal menyerang jamaah masjid yang hendak sholat jumat menggunakan senapan mesin selama lebih dari 6 menit. Saksi mata juga melihat pelaku sempat kembali ke mobil untuk mengambil amunisi, lalu masuk lagi ke masjid untuk kembali melakukan penembakan (tribunnews). Dilansir dari Harian New Zealand, Herald melaporkan bahwa pelaku merupakan seorang pria Australia yang telah menulis manifesto berisi ideologi ekstrim kanan yang anti Islam dan anti imigran.

Tragedi ini tak hanya menghebohkan dunia, tapi benar – benar menyayat hati kaum muslim. Lagi – lagi umat Islam disuguhi tragedi kemanusiaan memilukan, namun dunia hanya menganggapnya hal biasa karena pelakunya “hanya”  kelompok bersenjata. Dunia menyebutnya “penembakan bersenjata”, bukan teroris. Bahkan media online dipaksa bungkam akan kejadian ini dengan melarang penyebaran video yang diunggah oleh sang teroris.

Indonesia pun tak kalah agresif. Menteri Kominfo Rudiantara melarang penyebaran video ini dengan dalih mengandung aksi kekerasan dan melanggar UU No 11 Tahun 2008 mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Bahkan segala cara ia kerahkan. Instansinya sudah bekerja sama dengan media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan lainnya untuk mengatasi peredaran konten ini.

"Sudah sekitar 500 unggahan yang dihapus dari berbagai platform sampai sore ini,” kata dia lewat akun Twitter @rudiantara_id, Jumat (15/03/2019). Hal sebaliknya sangat berbeda ketika yang menjadi pelakunya adalah kaum muslim. Tak segan – segan dunia langsung melabeli “teroris” walau pelaku sebenarnya belum dipastikan, hanya dugaan.

Dunia dalam sistem kapitalisme memang tak adil. Tragedi berdarah yang menyerang kaum muslim sebenarnya tak hanya sekali ini. Puluhan kali aksi teror bahkan genosida yang menghabisi nyawa kaum muslim, tak bisa disembunyikan dari mata dunia. Sebut saja pembantaian Muslim Rohingya, genosida Muslim Uyghur, hujan bom di Palestina yang tak kunjung usai, derita kaum muslim di Bosnia, Suriah dan negara lainnya.

Dunia seolah bungkam tak berdaya, buta matanya dan tuli telinganya. PBB terbukti gagal, sebab masalah ini terjadi sejak lama. ASEAN tidak berkutik, Indonesia hanya sekadar menyesalkan. Dunia juga hanya bisa mengecam tanpa aksi nyata. Berbeda halnya jika aksi teror ini terjadi pada segelintir orang di dunia Barat. Semua pasti serempak dan kompak mengutuk serta menjadi trending topik dunia. Sungguh timpang!

Tertumpahnya darah kaum muslim seolah tak berharga di mata dunia. Populasinya banyak tapi tak memiliki taji dalam diplomasi. Ketika aktivis Islam menyuarakan solusi, hanya dianggap angin lalu. Sekadar resolusi tanpa aksi, dunia lambat merespon.

Fakta ini semakin menguatkan keharusan kaum muslim memiliki Junnah atau perisai yang akan melindungi mereka dari rasisnya sistem kapitalisme. Junnah atau perisai itu tak lain adalah khilafah. Karena dengan khilafah kaum muslim dunia akan terhimpun bersatu padu dalam satu kepemimpinan yang akan menjadi kekuatan besar kaum muslim dan menghentikan seluruh kedzoliman di muka bumi.

Hanya khilafah yang akan menjamin terselamatkannya jiwa – jiwa dan kehormatan kaum muslim. Hanya khilafah yang akan mengembalikan peradaban mulia pelindung nyawa siapa saja yang akan merahmati seluruh dunia. Bila sudah begini, masa iya kita masih ragu khilafah untuk menjadikan khilafah sebagai solusi? Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Latest News
Harga Bawang Putih Naik, Rakyat Menjerit

Harga Bawang Putih Naik, Rakyat Menjerit

Senin, 20 May 2019 14:28

Membedah Persoalan Sebab Kematian Mendadak Petugas Pemilu Dari Perspektif Keilmuan

Membedah Persoalan Sebab Kematian Mendadak Petugas Pemilu Dari Perspektif Keilmuan

Senin, 20 May 2019 13:20

Amien Rais Dipanggil Polisi sebagai Saksi Kasus Makar People Power

Amien Rais Dipanggil Polisi sebagai Saksi Kasus Makar People Power

Senin, 20 May 2019 13:16

Dituduh Makar, Lieus Sungkharisma Diciduk Polda Metro Jaya

Dituduh Makar, Lieus Sungkharisma Diciduk Polda Metro Jaya

Senin, 20 May 2019 12:19

Dana Zakat Seharusnya Dikelola Siapa?

Dana Zakat Seharusnya Dikelola Siapa?

Senin, 20 May 2019 11:40

Solusi Stabilitas Harga Pangan Ada di Tangan Penguasa

Solusi Stabilitas Harga Pangan Ada di Tangan Penguasa

Senin, 20 May 2019 10:47

Proyek OBOR China, Indonesia Terancam Terbakar?

Proyek OBOR China, Indonesia Terancam Terbakar?

Senin, 20 May 2019 09:55

Setop Stigma Negatif pada People Power

Setop Stigma Negatif pada People Power

Senin, 20 May 2019 06:01

Polisi adalah Aparat Negara, Bukan Alat Politik Rezim

Polisi adalah Aparat Negara, Bukan Alat Politik Rezim

Senin, 20 May 2019 04:01

Pasukan India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir

Pasukan India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir

Senin, 20 May 2019 01:39

Hendropriyono Tuding Pendukung Prabowo Mulai Ompong

Hendropriyono Tuding Pendukung Prabowo Mulai Ompong

Ahad, 19 May 2019 23:37

Bus Pariwisata Jadi Sasaran Serangan Bom di Mesir

Bus Pariwisata Jadi Sasaran Serangan Bom di Mesir

Ahad, 19 May 2019 23:14

Titik Balik Otoritarian di Rezim Jokowi

Titik Balik Otoritarian di Rezim Jokowi

Ahad, 19 May 2019 23:01

Pengacara Eggi Minta People Power 2014 Diusut

Pengacara Eggi Minta People Power 2014 Diusut

Ahad, 19 May 2019 22:33

Meski Juara, Kursi PDIP Rontok di DKI Jakarta

Meski Juara, Kursi PDIP Rontok di DKI Jakarta

Ahad, 19 May 2019 22:33

Dewan Militer Sudan Lanjutkan Pembicaraan dengan Para Demonstran

Dewan Militer Sudan Lanjutkan Pembicaraan dengan Para Demonstran

Ahad, 19 May 2019 21:42

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 7,9 Persen

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 7,9 Persen

Ahad, 19 May 2019 21:41

Pasukan Irak Klaim Tangkap Komandan Daesh di Mosul

Pasukan Irak Klaim Tangkap Komandan Daesh di Mosul

Ahad, 19 May 2019 21:14

Ulama Nigeria Sebut Kesenjangan Ekonomi Penyebab Ketidakstabilan Negara Itu

Ulama Nigeria Sebut Kesenjangan Ekonomi Penyebab Ketidakstabilan Negara Itu

Ahad, 19 May 2019 21:06

Meningkatnya Ancaman Kebebasan Berpendapat

Meningkatnya Ancaman Kebebasan Berpendapat

Ahad, 19 May 2019 21:01


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Jum'at, 17/05/2019 03:21

Politik Takwa Meniadakan Politik Uang