Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.418 views

Medsos, Mau Dibawa Kemana?

Oleh: Rut Sri Wahyuningsih*

 

Kemajuan teknologi tak dapat dihindari. Semua kalangan hari ini "dipaksa" untuk mengikuti lajunya. Terlebih ketika dunia bergegas melantangkan revolusi industri 4.0 sebagai lalu lintas online termutakhir, meskipun sudah ada woro-woro industri 5.0.

Di sisi lain kemajuan teknologi sangat membantu manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Perjalanan lebih cepat, berita lebih up to date, bisnis lebih mudah, promosi lebih leluasa, belajar tidak boring, inovasi dan kreasi mudah diakses. Dakwah mudah menyentuh setiap lini masyarakat, tinggal pilih mau ustadz atau ustadza siapa favoritnya.

Namun di sisi lainnya juga mengakibatkan sejumlah kerusakan sosial. Seperti munculnya jaringan judi online beromzet 9 milyar rupiah di Banyuwangi dibongkar( jatimnow.com,08/03/2019). Bisnis prostitusi online di Biltar dibongkar, satu mucikari ditangkap ( jatimnow.com, 08/03/2019). Kemudian kasus remaja awalnya kenal dari FB, menghilang kemudian  diperkosa. Kasus video porno dan lain-lain.  Jika itu memudahkan mengapa media sosial juga bisa menimbulkan kerusakan? Media sosial bak dua mata pedang jika kita tak paham faktanya.

Tidak ada yang salah dengan media sosial, karena ia bagian dari ilmu pengetahuan dan teknologi. Umum. Universal. Namun akan berbeda dampaknya jika berada dalam sebuah sistem. Yang mana sistem itu mengandung pandangan hidup sebuah masyarakat.  Karena sistem itulah yang akan mengendalikan. Apakah shahih ataukah batil. Apakah berasal dari hawa nafsu manusia ataukah dari Kalam Ilahi.

Jika dalam sistem sekuler. Maka liberalisme dan kapitalisme sebagai produk unggulannya akan otomatis menjadi penguasanya. Orang menggunakan media sosial jelas akan bebas untuk apa saja, tak peduli untuk kebaikan atau keburukan. Karena landasan pokok sistem ini adalah pemisahan agama dari kehidupan. Suara manusia lebih diunggulkan daripada suara Tuhan. Semua perilaku bebas asal tidak mengganggu orang lain. Maka kerusakan mental dan sosial akan mengikuti sebagai akibat dari ketidaktundukan mereka dengan Sang Khalik. Juga selama media sosial bisa menghasilkan pundi-pundi penghasilan, maka akan terus digunakan sekalipun komoditas yang ia jual adalah sesuatu yang dilarang dalam agama.

Media sosial adalah lahan subur  yang menyediakan berbagai manfaat bagi kapitalisme. Menyasar setiap genre masyarakat, menawarkan racun hedosnisme dan lalai kepada mengingat akhirat. Naudzubillah...kerusakan masyarakat sekaranglah buktinya. Media sosial dimutilasi sedemikian rupa hingga hanya sebatas eksistensi diri tanpa nilai plus. Saling mencaci, menghina, membully, dan ajang pamer tak terelakkan.

Hingga ada yang bertanya, "Bagaimana hukumnya kirim ucapan Natal lewat media sosial?" Inilah efek terparah. Karena  menyangka hukum media sosial berbeda dengan dunia nyata. Kebodohan dalam agama perlahan menguasai kaum muslim. Karena mereka membebek trend yang diciptakan kapitalisme dan liberalisme. Saatnya kita bijak bermedia sosial, mengambil manfaat teknologi sebesar-besarnya untuk kepentingan umat, yaitu berdakwah.

Informasi yang sehat merupakan perkara yang penting bagi  Negara Daulah. Yaitu untuk menyatukan negeri-negeri kaum muslim dan menyebarkan dakwah Islam ke seluruh umat manusia. Media sosial diperlukan untuk menggambarkan Islam dengan benar dan membina kepribadian masyarakat sehingga terdorong untuk hidup dengan cara yang islami dan menjadikan syariat Islam sebagai tolok ukur dalam segal kegiatan hidupnya.

Media sosial juga berperan mengungkap kesalahan pemikiran , paham dan ideologi serta aturan-aturan sekuler. Dengan cara itu maka masyarakat menjadi paham mana yang salah dan mana yang benar. Serta terhindar dari pemikiran, pemahaman dan gaya hidup yang tidak Islami. Dan media dengan fungsi yang seperti ini hanya ada dalam sistem aturan Islam.

Hanya Islam  yang mampu menyelesaikan cybre crime. Dengan syariatnya yang tegas dan adil. Saatnya kita sebagai seorang muslim bertanggung jawab dengan keimanan kita dengan berjuang menegakkan apa yang wajib kita tegakkan, yaitu sistem khilafah, yang akan menerapkan syariat Islam secara menyeluruh. Wallahu a'lam bishowab.

*Penulis adalah Pengasuh Grup Online BROWNIS

Ilustrasi: Google 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Latest News
Harga Bawang Putih Naik, Rakyat Menjerit

Harga Bawang Putih Naik, Rakyat Menjerit

Senin, 20 May 2019 14:28

Membedah Persoalan Sebab Kematian Mendadak Petugas Pemilu Dari Perspektif Keilmuan

Membedah Persoalan Sebab Kematian Mendadak Petugas Pemilu Dari Perspektif Keilmuan

Senin, 20 May 2019 13:20

Amien Rais Dipanggil Polisi sebagai Saksi Kasus Makar People Power

Amien Rais Dipanggil Polisi sebagai Saksi Kasus Makar People Power

Senin, 20 May 2019 13:16

Dituduh Makar, Lieus Sungkharisma Diciduk Polda Metro Jaya

Dituduh Makar, Lieus Sungkharisma Diciduk Polda Metro Jaya

Senin, 20 May 2019 12:19

Dana Zakat Seharusnya Dikelola Siapa?

Dana Zakat Seharusnya Dikelola Siapa?

Senin, 20 May 2019 11:40

Solusi Stabilitas Harga Pangan Ada di Tangan Penguasa

Solusi Stabilitas Harga Pangan Ada di Tangan Penguasa

Senin, 20 May 2019 10:47

Proyek OBOR China, Indonesia Terancam Terbakar?

Proyek OBOR China, Indonesia Terancam Terbakar?

Senin, 20 May 2019 09:55

Setop Stigma Negatif pada People Power

Setop Stigma Negatif pada People Power

Senin, 20 May 2019 06:01

Polisi adalah Aparat Negara, Bukan Alat Politik Rezim

Polisi adalah Aparat Negara, Bukan Alat Politik Rezim

Senin, 20 May 2019 04:01

Pasukan India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir

Pasukan India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir

Senin, 20 May 2019 01:39

Hendropriyono Tuding Pendukung Prabowo Mulai Ompong

Hendropriyono Tuding Pendukung Prabowo Mulai Ompong

Ahad, 19 May 2019 23:37

Bus Pariwisata Jadi Sasaran Serangan Bom di Mesir

Bus Pariwisata Jadi Sasaran Serangan Bom di Mesir

Ahad, 19 May 2019 23:14

Titik Balik Otoritarian di Rezim Jokowi

Titik Balik Otoritarian di Rezim Jokowi

Ahad, 19 May 2019 23:01

Pengacara Eggi Minta People Power 2014 Diusut

Pengacara Eggi Minta People Power 2014 Diusut

Ahad, 19 May 2019 22:33

Meski Juara, Kursi PDIP Rontok di DKI Jakarta

Meski Juara, Kursi PDIP Rontok di DKI Jakarta

Ahad, 19 May 2019 22:33

Dewan Militer Sudan Lanjutkan Pembicaraan dengan Para Demonstran

Dewan Militer Sudan Lanjutkan Pembicaraan dengan Para Demonstran

Ahad, 19 May 2019 21:42

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 7,9 Persen

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 7,9 Persen

Ahad, 19 May 2019 21:41

Pasukan Irak Klaim Tangkap Komandan Daesh di Mosul

Pasukan Irak Klaim Tangkap Komandan Daesh di Mosul

Ahad, 19 May 2019 21:14

Ulama Nigeria Sebut Kesenjangan Ekonomi Penyebab Ketidakstabilan Negara Itu

Ulama Nigeria Sebut Kesenjangan Ekonomi Penyebab Ketidakstabilan Negara Itu

Ahad, 19 May 2019 21:06

Meningkatnya Ancaman Kebebasan Berpendapat

Meningkatnya Ancaman Kebebasan Berpendapat

Ahad, 19 May 2019 21:01


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X