Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.826 views

Medsos, Mau Dibawa Kemana?

Oleh: Rut Sri Wahyuningsih*

 

Kemajuan teknologi tak dapat dihindari. Semua kalangan hari ini "dipaksa" untuk mengikuti lajunya. Terlebih ketika dunia bergegas melantangkan revolusi industri 4.0 sebagai lalu lintas online termutakhir, meskipun sudah ada woro-woro industri 5.0.

Di sisi lain kemajuan teknologi sangat membantu manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Perjalanan lebih cepat, berita lebih up to date, bisnis lebih mudah, promosi lebih leluasa, belajar tidak boring, inovasi dan kreasi mudah diakses. Dakwah mudah menyentuh setiap lini masyarakat, tinggal pilih mau ustadz atau ustadza siapa favoritnya.

Namun di sisi lainnya juga mengakibatkan sejumlah kerusakan sosial. Seperti munculnya jaringan judi online beromzet 9 milyar rupiah di Banyuwangi dibongkar( jatimnow.com,08/03/2019). Bisnis prostitusi online di Biltar dibongkar, satu mucikari ditangkap ( jatimnow.com, 08/03/2019). Kemudian kasus remaja awalnya kenal dari FB, menghilang kemudian  diperkosa. Kasus video porno dan lain-lain.  Jika itu memudahkan mengapa media sosial juga bisa menimbulkan kerusakan? Media sosial bak dua mata pedang jika kita tak paham faktanya.

Tidak ada yang salah dengan media sosial, karena ia bagian dari ilmu pengetahuan dan teknologi. Umum. Universal. Namun akan berbeda dampaknya jika berada dalam sebuah sistem. Yang mana sistem itu mengandung pandangan hidup sebuah masyarakat.  Karena sistem itulah yang akan mengendalikan. Apakah shahih ataukah batil. Apakah berasal dari hawa nafsu manusia ataukah dari Kalam Ilahi.

Jika dalam sistem sekuler. Maka liberalisme dan kapitalisme sebagai produk unggulannya akan otomatis menjadi penguasanya. Orang menggunakan media sosial jelas akan bebas untuk apa saja, tak peduli untuk kebaikan atau keburukan. Karena landasan pokok sistem ini adalah pemisahan agama dari kehidupan. Suara manusia lebih diunggulkan daripada suara Tuhan. Semua perilaku bebas asal tidak mengganggu orang lain. Maka kerusakan mental dan sosial akan mengikuti sebagai akibat dari ketidaktundukan mereka dengan Sang Khalik. Juga selama media sosial bisa menghasilkan pundi-pundi penghasilan, maka akan terus digunakan sekalipun komoditas yang ia jual adalah sesuatu yang dilarang dalam agama.

Media sosial adalah lahan subur  yang menyediakan berbagai manfaat bagi kapitalisme. Menyasar setiap genre masyarakat, menawarkan racun hedosnisme dan lalai kepada mengingat akhirat. Naudzubillah...kerusakan masyarakat sekaranglah buktinya. Media sosial dimutilasi sedemikian rupa hingga hanya sebatas eksistensi diri tanpa nilai plus. Saling mencaci, menghina, membully, dan ajang pamer tak terelakkan.

Hingga ada yang bertanya, "Bagaimana hukumnya kirim ucapan Natal lewat media sosial?" Inilah efek terparah. Karena  menyangka hukum media sosial berbeda dengan dunia nyata. Kebodohan dalam agama perlahan menguasai kaum muslim. Karena mereka membebek trend yang diciptakan kapitalisme dan liberalisme. Saatnya kita bijak bermedia sosial, mengambil manfaat teknologi sebesar-besarnya untuk kepentingan umat, yaitu berdakwah.

Informasi yang sehat merupakan perkara yang penting bagi  Negara Daulah. Yaitu untuk menyatukan negeri-negeri kaum muslim dan menyebarkan dakwah Islam ke seluruh umat manusia. Media sosial diperlukan untuk menggambarkan Islam dengan benar dan membina kepribadian masyarakat sehingga terdorong untuk hidup dengan cara yang islami dan menjadikan syariat Islam sebagai tolok ukur dalam segal kegiatan hidupnya.

Media sosial juga berperan mengungkap kesalahan pemikiran , paham dan ideologi serta aturan-aturan sekuler. Dengan cara itu maka masyarakat menjadi paham mana yang salah dan mana yang benar. Serta terhindar dari pemikiran, pemahaman dan gaya hidup yang tidak Islami. Dan media dengan fungsi yang seperti ini hanya ada dalam sistem aturan Islam.

Hanya Islam  yang mampu menyelesaikan cybre crime. Dengan syariatnya yang tegas dan adil. Saatnya kita sebagai seorang muslim bertanggung jawab dengan keimanan kita dengan berjuang menegakkan apa yang wajib kita tegakkan, yaitu sistem khilafah, yang akan menerapkan syariat Islam secara menyeluruh. Wallahu a'lam bishowab.

*Penulis adalah Pengasuh Grup Online BROWNIS

Ilustrasi: Google 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Agar Ibadah Kita Diterima

Agar Ibadah Kita Diterima

Jum'at, 21 Feb 2020 22:52

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Jum'at, 21 Feb 2020 21:46

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Jum'at, 21 Feb 2020 21:07

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Jum'at, 21 Feb 2020 20:38

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Jum'at, 21 Feb 2020 19:30

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Jum'at, 21 Feb 2020 17:59

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Jum'at, 21 Feb 2020 17:51

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Jum'at, 21 Feb 2020 16:00

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Jum'at, 21 Feb 2020 15:15

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Jum'at, 21 Feb 2020 14:30

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Jum'at, 21 Feb 2020 13:45

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Jum'at, 21 Feb 2020 11:45

Saudi Cegat Rudal Balistik  Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Saudi Cegat Rudal Balistik Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Jum'at, 21 Feb 2020 11:15

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Jum'at, 21 Feb 2020 10:56

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Jum'at, 21 Feb 2020 09:53

Waspada Jebakan 2024

Waspada Jebakan 2024

Kamis, 20 Feb 2020 23:47

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI:  Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI: Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Kamis, 20 Feb 2020 22:09

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Kamis, 20 Feb 2020 21:20

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Kamis, 20 Feb 2020 21:12

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Kamis, 20 Feb 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X