Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.888 views

Stanford atau Harvard, Pendidikan Tetap Mahal!

Oleh: Rochmah Ambarwati

Di tengah heboh warganet tentang berbagai topik, tema Stanford atau Harvard mencuat dan dibicarakan.  Itu karena ada artis yang sedang galau memilih antara kedua universitas bergengsi tersebut untuk S2. Sebelumnya, ia telah menyelesaikan kuliah S1 di Universitas Oxford, Inggris. Selama masa SMA, ia pun bersekolah di salah satu sekolah internasional yang terkenal di Jakarta.

Kemudian, publik pun berdecak kagum akan prestasi yang diraih. Why? Karena walaupun artis, ia masih mengutamakan pendidikan. Terlebih, ia mampu lolos dua universitas yang memiliki kualifikasi penerimaan mahasiswa cukup ketat dan bersaing dengan banyak calon mahasiswa lain dari seluruh dunia.

Sebetulnya, tidak heran sih artis tersebut mempunyai prestasi sedemikian. Masa SMA dia juga berasal dari sekolah bertaraf internasional yang ada di Jakarta. Jangan ditanya berapa biayanya. Tentu hal ini merupakan hal biasa bagi artis tersebut serta beberapa orang yang mampu. Lalu, bagaimana kabar rakyat tak mampu yang jumlahnya lebih banyak daripada mereka yang berduit? 

Biaya Pendidikan Mahal

Fenomena mahalnya biaya pendidikan baik di luar negeri maupun di tanah air memang bukan hal yang baru. Di Indonesia, pemerintah sudah menciptakan berbagai kebijakan untuk menjadikan pendidikan tak berbiaya mahal. Untuk tingkat sekolah dasar dan menengah dan untuk level sekolah negeri, masyarakat tidak diharuskan membayar biaya pokok sekolah. Namun untuk sekolah swasta dan tingkat perguruan tinggi, masyarakat masih harus membayar biaya yang sangat tinggi.

Ambil contoh untuk bisa masuk universitas negeri. Paling tidak orang tua harus menyiapkan uang puluhan juta sebagai uang masuk, plus SPP per semester yang masih berkisar jutaan sampai puluhan juta. Tergantung pada jurusan yang diambil serta universitas tempat kuliah.

Untuk beberapa jurusan tertentu, terutama jurusan yang dikenal dengan jurusan ‘elit’, biaya kuliah bahkan bisa melangit. Sebagai contoh jurusan kedokteran, uang masuknya sudah ratusan juta.

Tingginya biaya pendidikan menjadikan hanya sebagian kecil saja masyarakat yang mampu meneruskan pendidikan ke tingkat perguruan tinggi. Bagi yang tak mampu, tentu mereka tak akan banyak bermimpi untuk bisa kuliah. Sebagian akan berusaha mengejar beasiswa walaupun memang tidak semuanya mampu untuk meraihnya.

Sejatinya, Indonesia merupakan satu negara yang mengamanatkan akan pentingnya pendidikan. Bahkan, undang-undang negara kita pun juga mengatur agar APBN memberikan anggaran yang tinggi untuk biaya pendidikan, walau hanya di tingkat sekolah dasar dan menengah.

Hanya saja, ini pun masih belum merata. Jika ingin mendapatkan kualitas pendidikan yang lebih baik, pihak yang mampu akan mengusahakan untuk mendapatkan sekolah yang lebih berkualitas. Misal sekolah swasta dengan biaya yang sangat tinggi dibandingkan sekolah negeri. Hal ini disebabkan karena sekolah swasta dianggap lebih baik dan berkualitas dibandingkan dengan sekolah negeri. Bila begini, tentu akan terjadi kesenjangan antara sekolah swasta vs sekolah negeri, kaya vs miskin. Apa iya kondisi seperti ini yang kita kehendaki untuk terjadi?

Negara Wajib Mengelola Pendidikan

Pendidikan menjadi salah satu kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi oleh negara. Dengan pengelolaan kas atau keuangan negara yang baik, biaya pendidikan dapat digratiskan. Karena memang dengan pendidikanlah akan tercipta generasi sesuai dengan harapan bangsa.

Islam sebagai satu agama dengan aturan yang paripurna, juga memiliki seperangkat aturan mengenai pendidikan ini, lengkap untuk seluruh komponennya, mulai dari institusi sekolah itu sendiri, guru dan personil pendidikan lainnya sebagai pelaku pendidikan, serta siswa sebagai ujung tombak pembentukan generasi cemerlang.

Pada masa pemerintahan islam dahulu, Islam telah membuktikan bagaimana pengelolaan keuangan negara yang baik akan mampu menciptakan sekolah yang gratis untuk semua rakyatnya, gaji yang tinggi untuk guru, serta fasilitas sekolah yang sangat ideal untuk mendukung proses pendidikan yang terjadi.

Dengan adanya sekolah gratis, setiap rakyat tidak akan kesulitan untuk bersekolah, bahkan mereka bisa mempelajari berbagai ilmu pengetahuan yang dikehendaki. Kesejahteraan guru juga bukan sebuah harapan semu. Di masa Khalifah Umar.ra, seorang guru digaji sekitar 33juta. Tentu nilai ini sangat tinggi dibandingkan dengan gaji guru di masa sekarang.

Fasilitas sekolah juga tidak setengah-setengah disiapkan untuk rakyat dan siapa saja yang berniat bersekolah. Sekolah di masa Islam dibangun begitu megah dengan fasilitas perpustakaan yang sangat besar dan mampu menampung banyak buku untuk siswa-siswanya.

Inilah gambaran sekolah dan pendidikan yang ada di masa pemerintahan Islam. Tentu saja, Islam sangat memberikan perhatian besar terhadap pendidikan karena dengan pendidikanlah, satu bangsa bisa maju dengan terciptanya generasi yang berkualitas. Sebaliknya, jika satu negara tidak memberikan perhatian serius pada pendidikan maka tentu saja, generasi yang dihasilkan tidak akan mampu untuk disebut sebagai generasi yang berkualitas.

Hal ini menjadi salah satu bukti lagi bahwa Islam menjadi aturan hidup yang sangat sesuai dengan manusia. Bila kondisi ideal ini terwujud, galau memilih Stanford atau Harvard tak akan terjadi lagi. Itu karena kualitas pendidikan di negeri yang menjalankan sistem Islam dengan kaaafah, berkualitas pula universitas dan segenap sistem pendidikannya. Lantas, apakah masih kita tak mau untuk mengambil islam dalam hidup kita? (rf/voa-islam.com)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Kamis, 19 Sep 2019 10:57

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Kamis, 19 Sep 2019 10:23

Islamophobia Dijadikan Komoditas Politik

Islamophobia Dijadikan Komoditas Politik

Kamis, 19 Sep 2019 09:23

Menyoal Film The Santri

Menyoal Film The Santri

Kamis, 19 Sep 2019 08:40

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

Kamis, 19 Sep 2019 07:34

Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Rabu, 18 Sep 2019 23:46

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Rabu, 18 Sep 2019 23:23

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Rabu, 18 Sep 2019 23:00

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Rabu, 18 Sep 2019 22:15

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Rabu, 18 Sep 2019 21:53

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Rabu, 18 Sep 2019 21:30

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Rabu, 18 Sep 2019 21:10

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

Rabu, 18 Sep 2019 21:00

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Rabu, 18 Sep 2019 20:56

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Rabu, 18 Sep 2019 20:53

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Rabu, 18 Sep 2019 20:43

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Rabu, 18 Sep 2019 20:30

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 18 Sep 2019 20:04

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Rabu, 18 Sep 2019 19:57

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Rabu, 18 Sep 2019 19:04


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Rabu, 18/09/2019 14:09

Fahri: KPK Salah Jalan (4)