Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.043 views

Generasi Kering Iman

Oleh:

Harumi, S.Pd, aktivis Institut Kajian Politik dan Perempuan

 

DALAM sistem sekuler-liberal seperti hari ini, kita dibiasakan dengan interpretasi terhadap segala sesuatu secara bebas. Tidak terkecuali ajaran agama. Hal ini sebagaimana yang coba digambarkan dalam video singkat yang tengah diperbincangkan oleh warganet. Dalam unggahan video tersebut ada dua orang yang mencoba membuat interpretasi terhadap hukum Islam tentang pacaran.

Gagasan yang mereka bangun menafikkan syariat dalam mengatur pergaulan dengan lawan jenis. Sebagaimana asas sekulerisme bahwa peran agama hanya berlaku dalam ranah privasi, bukan untuk mengatur urusan publik terlebih memberlakukannya dalam mengatur urusan negara. Karena sekulerisme pasti mendiskreditkan ajaran agama dalam kehidupan manusia, bahkan menjadikan agama sebagai penyebab munculnya problematika masyarakat.

Sayangnya gagasan sesat semacam ini gagal dipahami oleh kebanyakan generasi muda saat ini. Mereka menelan mentah-mentah teori-teori sekulerisme dan menolak syariat dengan dalih tidak relevan dengan sudut pandang pribadinya. Walhasil inilah yang membuat mereka menjadi agen sekuler, menentang setiap syariat yang dibawa ke ranah publik. Melalui ide sekulerisme, mereka dicetak untuk menjadi sosok yang cerdas secara intelektual dan emosional, akan tetapi secara spiritualnya kosong.

Misalnya, pandangan sekulerisme tentang cinta tidak lain adalah sebagai dalih dalam pelampiasan syahwat. Maka menjadi keharusan untuk diumbar salah satunya dengan jalan pacaran karena menurutnya hidup menjadi berwarna, tidak kering. Mereka justru mendiskreditkan hukum Islam tentang pacaran yang haram, sehingga tidak perlu berdakwah kepada orang-orang yang ingin pacaran. Seolah-olah mereka berhak mengganti hukum Allah berdasarkan "kecerdasan akalnya" saja, dengan mengatakan bahwa aktivitas yang mendekatkan kepada zina tersebut bisa bernilai positif tidak melulu nagatif.

Padahal budaya pacaran yang menjalar dikalangan remaja, telah membuat mereka lupa jati dirinya. Dari mulai kehilangan kesuciannya karena aktivitas pacaran, kehamilan yang tidak dikehendaki dan berujung pada maraknya aborsi. Ini bukti bahwa kedunguan konsep sekulerisme dalam menjawab pemenuhan naluri manusia, yang pada akhirnya justru merusak generasi.

Sebaliknya hanya Islam satu-satunya yang mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas intelektual dan emosional saja, akan tetapi juga unggul secara spiritual. Karena pembentukan kepribadian generasi dalam Islam berlandaskan aqidah Islam, yakni terdiri dari pola pikir dan pola sikapnya. Sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabat yang mampu mewujudkan kecintaan kepada agama. Dari sanalah terwujud ghirah dalam hati mereka, sehingga tidak kering seperti yang mereka katakan. Rasulullah bersabda:

“Wallahi, Demi Allah. Seandainya mereka meletakkan matahari di tangan kananku, dan bulan di tangan kiriku, agar aku menghentikan dakwah ini, niscaya aku tidak akan menghentikan dakwah ini hingga Allah memenangkannya atau aku binasa.”

Inilah yang menghujam dalam dada setiap kaum muslimin. Menjadikan kecintaannya terhadap Islam direalisasikan dalam aktivitas yang produktif  karena ingin meraih kedudukan setinggi-tingginya dihadapan Allah. Misalnya pada masa khilafah abbasiyah, yang menelurkan banyak karya diberbagai bidang terutama sains dan teknologi. Hingga saat ini karya-karya mereka masih relevan, dan dijadikan dasar perkembangan teknologi saat ini. Maka mereka sibuk untuk beramal memberi kemaslahatan bagi Islam.

Inilah potret generasi unggul yang belum mampu diwujudkan oleh sistem sekuler-liberal. Sistem sekuler-liberal hanya akan merusak pemikiran generasi, karena menjauhkan mereka dari penciptanya sehingga menjadi generasi kering iman. Oleh karena itu sudah sewajarnya generasi kita berpaling dari pemikiran sekuler-liberal dan memperbanyak tasqofah Islam, untuk menjadi pejuang tegaknya kemuliaan Islam bukan malah memeranginya. Wallahu alam bishawab.

“Ada tujuh golongan manusia yang akan Allah naungi dalam naungan-Nya pada hari tidak ada naungan kecuali hanya naungan-Nya:… pemuda yang tumbuh dalam suasana ibadah (ketaatan) kepada Tuhannya.” (HR al-Bukhari)

Jadi, mari menjadi generasi taat syariat agar tidak menyesal sampai akhirat.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Papua Membara; Kedaulatan Meregang!

Papua Membara; Kedaulatan Meregang!

Jum'at, 23 Aug 2019 01:44

India Gunakan Lagu-lagu Patriotisme Pop Desak Umat Hindu untuk Klaim Kashmir

India Gunakan Lagu-lagu Patriotisme Pop Desak Umat Hindu untuk Klaim Kashmir

Kamis, 22 Aug 2019 22:03

Suriah Klaim Buka Koridor Kemanusiaan Bagi Warga Sipil yang Melarikan Diri dari Idlib

Suriah Klaim Buka Koridor Kemanusiaan Bagi Warga Sipil yang Melarikan Diri dari Idlib

Kamis, 22 Aug 2019 21:59

PM Pakistan: Tidak Ada Gunanya Dialog dengan India Terkait Kashmir

PM Pakistan: Tidak Ada Gunanya Dialog dengan India Terkait Kashmir

Kamis, 22 Aug 2019 21:55

Pasukan GNA Rebut Kembali Posisi-posisi Penting di Selatan Ibukota Tripoli dari Milisi Haftar

Pasukan GNA Rebut Kembali Posisi-posisi Penting di Selatan Ibukota Tripoli dari Milisi Haftar

Kamis, 22 Aug 2019 21:45

HRW Minta Myanmar dan Bangladesh Batalkan Pemulangan Rohingya ke Rakhine

HRW Minta Myanmar dan Bangladesh Batalkan Pemulangan Rohingya ke Rakhine

Kamis, 22 Aug 2019 21:15

Turki-AS Setuju untuk Luncurkan Fase Pertama Rencana Zona Aman Suriah

Turki-AS Setuju untuk Luncurkan Fase Pertama Rencana Zona Aman Suriah

Kamis, 22 Aug 2019 20:53

Pengungsi Rohingya: Lebih Baik Mati Daripada Dipulangkan ke Myanmar

Pengungsi Rohingya: Lebih Baik Mati Daripada Dipulangkan ke Myanmar

Kamis, 22 Aug 2019 20:45

Penyerangan Imam Musthafa Terhadap Aparat Polisi di Mapolsek Wonokromo Aksi Terorisme?

Penyerangan Imam Musthafa Terhadap Aparat Polisi di Mapolsek Wonokromo Aksi Terorisme?

Kamis, 22 Aug 2019 20:45

AS: Kekerasan Brutal di Suriah Harus Dihentikan

AS: Kekerasan Brutal di Suriah Harus Dihentikan

Kamis, 22 Aug 2019 18:54

Peran Ibu dalam Mendidik Anak

Peran Ibu dalam Mendidik Anak

Kamis, 22 Aug 2019 18:22

Rezim Assad yang Didukung Rusia Mengepung Barat Laut Suriah

Rezim Assad yang Didukung Rusia Mengepung Barat Laut Suriah

Kamis, 22 Aug 2019 17:50

NATO: 2 Tentara AS Terbunuh di Afghanistan

NATO: 2 Tentara AS Terbunuh di Afghanistan

Kamis, 22 Aug 2019 17:43

Ikuti Workshop Quantum Secret, Solusi Tarik Rizki yang Sempit

Ikuti Workshop Quantum Secret, Solusi Tarik Rizki yang Sempit

Kamis, 22 Aug 2019 17:08

PromoBox : Template Desain Keren dengan Teks Iklan Menjual, Pre Order Now!

PromoBox : Template Desain Keren dengan Teks Iklan Menjual, Pre Order Now!

Kamis, 22 Aug 2019 17:00

PBB Peringatkan 3 Juta Orang Berisiko Terkena Serangan di Barat Laut Suriah

PBB Peringatkan 3 Juta Orang Berisiko Terkena Serangan di Barat Laut Suriah

Kamis, 22 Aug 2019 16:37

Ekonom Abdalla Hamdok Jadi PM Sudan yang Baru dari Warga Sipil

Ekonom Abdalla Hamdok Jadi PM Sudan yang Baru dari Warga Sipil

Kamis, 22 Aug 2019 16:29

Soal UAS dan FPI, HNW Tegur Media Ini Berkali-kali

Soal UAS dan FPI, HNW Tegur Media Ini Berkali-kali

Kamis, 22 Aug 2019 15:15

Memperbaiki Negara Kita Agar Lebih Baik

Memperbaiki Negara Kita Agar Lebih Baik

Kamis, 22 Aug 2019 15:00

Pidato Jokowi Dikritik karena Tak Singgung Perdagangan Orang

Pidato Jokowi Dikritik karena Tak Singgung Perdagangan Orang

Kamis, 22 Aug 2019 14:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X