Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.152 views

Generasi Kering Iman

Oleh:

Harumi, S.Pd, aktivis Institut Kajian Politik dan Perempuan

 

DALAM sistem sekuler-liberal seperti hari ini, kita dibiasakan dengan interpretasi terhadap segala sesuatu secara bebas. Tidak terkecuali ajaran agama. Hal ini sebagaimana yang coba digambarkan dalam video singkat yang tengah diperbincangkan oleh warganet. Dalam unggahan video tersebut ada dua orang yang mencoba membuat interpretasi terhadap hukum Islam tentang pacaran.

Gagasan yang mereka bangun menafikkan syariat dalam mengatur pergaulan dengan lawan jenis. Sebagaimana asas sekulerisme bahwa peran agama hanya berlaku dalam ranah privasi, bukan untuk mengatur urusan publik terlebih memberlakukannya dalam mengatur urusan negara. Karena sekulerisme pasti mendiskreditkan ajaran agama dalam kehidupan manusia, bahkan menjadikan agama sebagai penyebab munculnya problematika masyarakat.

Sayangnya gagasan sesat semacam ini gagal dipahami oleh kebanyakan generasi muda saat ini. Mereka menelan mentah-mentah teori-teori sekulerisme dan menolak syariat dengan dalih tidak relevan dengan sudut pandang pribadinya. Walhasil inilah yang membuat mereka menjadi agen sekuler, menentang setiap syariat yang dibawa ke ranah publik. Melalui ide sekulerisme, mereka dicetak untuk menjadi sosok yang cerdas secara intelektual dan emosional, akan tetapi secara spiritualnya kosong.

Misalnya, pandangan sekulerisme tentang cinta tidak lain adalah sebagai dalih dalam pelampiasan syahwat. Maka menjadi keharusan untuk diumbar salah satunya dengan jalan pacaran karena menurutnya hidup menjadi berwarna, tidak kering. Mereka justru mendiskreditkan hukum Islam tentang pacaran yang haram, sehingga tidak perlu berdakwah kepada orang-orang yang ingin pacaran. Seolah-olah mereka berhak mengganti hukum Allah berdasarkan "kecerdasan akalnya" saja, dengan mengatakan bahwa aktivitas yang mendekatkan kepada zina tersebut bisa bernilai positif tidak melulu nagatif.

Padahal budaya pacaran yang menjalar dikalangan remaja, telah membuat mereka lupa jati dirinya. Dari mulai kehilangan kesuciannya karena aktivitas pacaran, kehamilan yang tidak dikehendaki dan berujung pada maraknya aborsi. Ini bukti bahwa kedunguan konsep sekulerisme dalam menjawab pemenuhan naluri manusia, yang pada akhirnya justru merusak generasi.

Sebaliknya hanya Islam satu-satunya yang mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas intelektual dan emosional saja, akan tetapi juga unggul secara spiritual. Karena pembentukan kepribadian generasi dalam Islam berlandaskan aqidah Islam, yakni terdiri dari pola pikir dan pola sikapnya. Sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabat yang mampu mewujudkan kecintaan kepada agama. Dari sanalah terwujud ghirah dalam hati mereka, sehingga tidak kering seperti yang mereka katakan. Rasulullah bersabda:

“Wallahi, Demi Allah. Seandainya mereka meletakkan matahari di tangan kananku, dan bulan di tangan kiriku, agar aku menghentikan dakwah ini, niscaya aku tidak akan menghentikan dakwah ini hingga Allah memenangkannya atau aku binasa.”

Inilah yang menghujam dalam dada setiap kaum muslimin. Menjadikan kecintaannya terhadap Islam direalisasikan dalam aktivitas yang produktif  karena ingin meraih kedudukan setinggi-tingginya dihadapan Allah. Misalnya pada masa khilafah abbasiyah, yang menelurkan banyak karya diberbagai bidang terutama sains dan teknologi. Hingga saat ini karya-karya mereka masih relevan, dan dijadikan dasar perkembangan teknologi saat ini. Maka mereka sibuk untuk beramal memberi kemaslahatan bagi Islam.

Inilah potret generasi unggul yang belum mampu diwujudkan oleh sistem sekuler-liberal. Sistem sekuler-liberal hanya akan merusak pemikiran generasi, karena menjauhkan mereka dari penciptanya sehingga menjadi generasi kering iman. Oleh karena itu sudah sewajarnya generasi kita berpaling dari pemikiran sekuler-liberal dan memperbanyak tasqofah Islam, untuk menjadi pejuang tegaknya kemuliaan Islam bukan malah memeranginya. Wallahu alam bishawab.

“Ada tujuh golongan manusia yang akan Allah naungi dalam naungan-Nya pada hari tidak ada naungan kecuali hanya naungan-Nya:… pemuda yang tumbuh dalam suasana ibadah (ketaatan) kepada Tuhannya.” (HR al-Bukhari)

Jadi, mari menjadi generasi taat syariat agar tidak menyesal sampai akhirat.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
MUI Jabar Pertimbangkan untuk Haramkan Game PUBG

MUI Jabar Pertimbangkan untuk Haramkan Game PUBG

Kamis, 21 Mar 2019 12:56

BPN akan Undang Pemantau/Pengawas Pemilu 2019 dari Luar

BPN akan Undang Pemantau/Pengawas Pemilu 2019 dari Luar

Kamis, 21 Mar 2019 12:31

Tagar 17 April Good Bye Jokowi Posisi Teratas di Twitter

Tagar 17 April Good Bye Jokowi Posisi Teratas di Twitter

Kamis, 21 Mar 2019 11:37

Respon TKN Dianggap Merendahkan NU

Respon TKN Dianggap Merendahkan NU

Kamis, 21 Mar 2019 11:31

Radovan Karadzic Divonis Seumur Hidup atas Genosida dan Kejahatan Perang Terhadap Muslim Bosnia

Radovan Karadzic Divonis Seumur Hidup atas Genosida dan Kejahatan Perang Terhadap Muslim Bosnia

Kamis, 21 Mar 2019 11:05

Solusi Kartu Jokowi Recehan dan Pergantian Rezim

Solusi Kartu Jokowi Recehan dan Pergantian Rezim

Kamis, 21 Mar 2019 10:31

Ilusi Kesetaraan Gender

Ilusi Kesetaraan Gender

Kamis, 21 Mar 2019 10:18

Selandia Baru Akan Siarkan Adzan Hari Jum'at Melalui TV Nasional Demi Menghormati Umat Muslim

Selandia Baru Akan Siarkan Adzan Hari Jum'at Melalui TV Nasional Demi Menghormati Umat Muslim

Kamis, 21 Mar 2019 10:01

Saldo Moralitas Menag Lukman Hakim Menjadi Nol

Saldo Moralitas Menag Lukman Hakim Menjadi Nol

Kamis, 21 Mar 2019 09:19

Sekjen PDIP Sebut OKE OCE Gagal, Faktanya OKE OCE Sudah Berinvestasi Rp350 Milyar Selama 2018

Sekjen PDIP Sebut OKE OCE Gagal, Faktanya OKE OCE Sudah Berinvestasi Rp350 Milyar Selama 2018

Kamis, 21 Mar 2019 09:04

Ritual Adat Batui dalam Timbangan Aqidah Islam (Bagian Kelima-Selesai)

Ritual Adat Batui dalam Timbangan Aqidah Islam (Bagian Kelima-Selesai)

Kamis, 21 Mar 2019 08:30

Keberatan dengan Artikel Tirto.id, Jonru Kirim Hak Jawab

Keberatan dengan Artikel Tirto.id, Jonru Kirim Hak Jawab

Kamis, 21 Mar 2019 07:46

Menyucikan Kementerian Agama

Menyucikan Kementerian Agama

Kamis, 21 Mar 2019 07:44

Tuntunan Syariah dalam Membidik Arah Pemberdayaan Perempuan

Tuntunan Syariah dalam Membidik Arah Pemberdayaan Perempuan

Kamis, 21 Mar 2019 06:05

Perempuan Mulia

Perempuan Mulia

Kamis, 21 Mar 2019 05:33

Pemimpin Kita Itu Visioner, tapi (Maaf) Saya Mau Coblos Pak Prabowo Saja

Pemimpin Kita Itu Visioner, tapi (Maaf) Saya Mau Coblos Pak Prabowo Saja

Kamis, 21 Mar 2019 03:27

Perilaku Korupsi Politisi Harus Diakhiri

Perilaku Korupsi Politisi Harus Diakhiri

Kamis, 21 Mar 2019 01:20

Hadapi Pilpres, Din Syamsuddin: Warga Muhammadiyah Tak Boleh Netral

Hadapi Pilpres, Din Syamsuddin: Warga Muhammadiyah Tak Boleh Netral

Rabu, 20 Mar 2019 23:16

Islam Solusi Berantas Korupsi

Islam Solusi Berantas Korupsi

Rabu, 20 Mar 2019 23:08

Akan Ada Upaya Cipta Kondisi hanya Rakyat Mayoritas tak Sejalan dengan Jokowi?

Akan Ada Upaya Cipta Kondisi hanya Rakyat Mayoritas tak Sejalan dengan Jokowi?

Rabu, 20 Mar 2019 22:05


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X