Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.732 views

Menyoal Toleransi di Sistem Demokrasi dan Islam

Oleh:  Tari Ummu Hamzah

Menteri Dalam negeri Tjahyo Kumolo baru-baru ini mengapresiasi Institut Setara yang civitas akademinya memberikan penghargaan kepada 10 kota di Indonesia yang memiliki nilai toleransi tinggi. Tjahyo Kumolo menegaskan bahwa penghargaan itu bisa menjadikan kepala daerah sadar akan keberagaman warganya. Tjahyo mengungkapkan bahwa, "Jangan dilihat sesorang dari sisi agama, suku, etnis, tapi dari prestasi, loyalitas, kesetaraan yang ada." Hal itu dirasanya penting dalam menghadapi tantangan bangsa yang semakin berat dan kompleks.

Memang benar bahwa Indonesia kaya akan keberagaman. Hal itu tidak bisa dielakkan. Negeri ini menjadikan toleransi sebagai kunci pemersatu bangsa. Hanya saja pada prakteknya masih banyak pelanggaran toleransi yang terjadi di tengah masyarakat. Kita ambil contoh ramainya pemberitaan tentang sebuah e-commerce yang menayangkan iklannya di berbagai kanal berita online, digital platforms musik (aplikasi penyedia layanan musik online), serta sosial media.

Iklan e-commerce ini menayangkan girlband asal Korea, dengan pakaian minim. Pemilik e-commerce itu sendiri menyatakan bahwa penampilan girlband tersebut sudah ditoleransi oleh pihak KPI, dan sudah sesuai dengan norma di Indonesia. Tapi karena banyaknya petisi yang berisi pemboikotan iklan  tersebut, maka KPI terpaksa harus memboikot iklan tersebut.

Disini bisa kita ambil sudut pandang tentang batas toleransi. Jika kita mengambil sudut pandang ideologi kapitalis yang terkenal dengan kebebasan dan sekulernya, maka hal diatas masih bisa ditoleransi. Buktinya para Kpop-ers yang didominasi oleh orang-orang sekuler dan hedonis, sangat mendukung keberadaan para artis Korea, tanpa memandang efek dari keberadaan artis-artis dari negeri gingseng tersebut.

Jadi Toleransi tergantung kepada pandangan ideologi. Ketika jika masyarakat sudah sesuai dengan ideologi kapitalis dan sekuler, itu sudah dianggap toleransi. Tapi jika ada sekelompok masyarakat yang bertentangan dengan ideologi kapitalis, maka disebut intoleran. Padahal masyarakat hendak melakukan perbaikan di tengah-tengah bangsa, tapi mendapat label intoleran.

Itulah jika toleransi diletakkan pada ideologi kufur. Pasti akan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Lain lagi jika toleransi diletakkan pada ideologi Islam. Islam adalah agama yang diturunkan oleh Allah, Tuhan pemilik semesta alam. Allah yang mengetahui hakikat hambanya. Jadi ketika Allah menghadirkan Islam di tengah ummat manusia, jelas Islam pasti akan meleburkan segala perbedaan yang ada. Dan sebenarnya hanya Islam sajalah yang mampu memelihara perbedaan di tengah kaum muslimin. Sebab Islam memiliki aturan yang baku, yang digunakan untuk mengatur aneka keberagaman di tengah manusia.

Dalam Al Quran Allah Ta’ala berfirman, “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangimu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu, dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (QS. Al Mumtahanah: 8-9)

Inilah pokok prinsip toleransi dalam Islam. Islam menganjurkan berbuat baik kepada siapa saja dalam berbagai aspek kecuali dalam urusan agama. Urusan agama di sini juga termasuk masalah aqidah dan pandangam hidup sesuai Islam. Artinya kita boleh berbuat baik kepada setiap orang tapi tidak dengan cara mengikuti pandangan hidup atau aqidah di luar Islam.  Sebab Islam memandang bahwa aqidah dan ideologi di luar islam adalah kufur. Jadi tidak layak untuk diikuti. Sebab Islam adalah agama yang tegas. Dalam hal-hal yang sudah ditetapkan hukumnya dalam syariat islam, maka tidak ada toleransi lagi atas hal tersebut.

Sebenarnya praktik toleransi sudah dijalankan pada masa Rasulullah SAW. Tapi yang paling masyhur adalah, praktik toleransi Islam ketika berjaya di Andalusia. Masyarakat Eropa pada umumnya dan Andalusia khususnya telah menikmati kebebasan gemilangnya peradaban Islam, meski mereka masih non muslim.

Peradaban Islam telah menyajikan teknologi dan kemajuan yang bisa dirasakan semua pihak, tanpa membedakan mereka muslim atau bukan. Hebatnya negara memberikan jaminan keamanan yang sama pada harta dan jiwa mereka yang tinggal di wilayah Islam tanpa ada pembedaan dengan warga negara muslim. Bahkan tidak ada pemaksaan dari pihak muslim agar masyarakat non muslim harus mengikuti aqidah kaum muslimin. Dari sini bisa terlihat betapa adil dan makmurnya dunia dibawah kekuasaan Islam. Masya Allah. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Mengaku Taqwa Jangan Pelit Meminta dan Memberi Maaf

Mengaku Taqwa Jangan Pelit Meminta dan Memberi Maaf

Senin, 23 May 2022 15:00

Orang Bersenjata Tembak Mati Seorang Kolonel Pasukan Elit Iran Di Teheran

Orang Bersenjata Tembak Mati Seorang Kolonel Pasukan Elit Iran Di Teheran

Senin, 23 May 2022 14:45

PKS Protes Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris di Jakarta

PKS Protes Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris di Jakarta

Senin, 23 May 2022 05:08

Di Silaturahim MUI, Kiai Zulfa Ingatkan Bahaya Youtuber yang Berfatwa Secara Asal

Di Silaturahim MUI, Kiai Zulfa Ingatkan Bahaya Youtuber yang Berfatwa Secara Asal

Ahad, 22 May 2022 23:37

Di Markas Besar PBB, Utusan Pemuda Persis Ghazi Bahas Peran Fikih Islam untuk Pelestarian Lingkunga

Di Markas Besar PBB, Utusan Pemuda Persis Ghazi Bahas Peran Fikih Islam untuk Pelestarian Lingkunga

Ahad, 22 May 2022 23:15

Militer Yordania: Empat Orang Tewas Dalam Upaya Penyeludupan Narkoba Dari Suriah

Militer Yordania: Empat Orang Tewas Dalam Upaya Penyeludupan Narkoba Dari Suriah

Ahad, 22 May 2022 21:10

Seorang Pria Ditangkap Di Maroko Karena Mengaku Sebagai 'Imam Mahdi'

Seorang Pria Ditangkap Di Maroko Karena Mengaku Sebagai 'Imam Mahdi'

Ahad, 22 May 2022 20:46

Israel Bocorkan Jutaan Data Biometrik Ke 'Badan Misterius'

Israel Bocorkan Jutaan Data Biometrik Ke 'Badan Misterius'

Ahad, 22 May 2022 20:17

Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait LGBT

Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait LGBT

Ahad, 22 May 2022 15:05

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita

Ahad, 22 May 2022 15:00

Ketua MUI: Sholat Jamaah Buka Masker Asalkan Kondisi Sehat

Ketua MUI: Sholat Jamaah Buka Masker Asalkan Kondisi Sehat

Ahad, 22 May 2022 14:43

Perdana di Jawa Barat, PW PERSIS Jabar Gelar Olimpiade Sains dan Baca Kitab

Perdana di Jawa Barat, PW PERSIS Jabar Gelar Olimpiade Sains dan Baca Kitab

Ahad, 22 May 2022 13:35

Selenggarakan Musker I, PERSISTRI Jabar Fokus Konsolidasi Interna

Selenggarakan Musker I, PERSISTRI Jabar Fokus Konsolidasi Interna

Ahad, 22 May 2022 13:20

Singapura Dipersoalkan pada Penolakan terhadap UAS

Singapura Dipersoalkan pada Penolakan terhadap UAS

Ahad, 22 May 2022 13:00

Esok Menggema Teriakan: Ganyang Singapura

Esok Menggema Teriakan: Ganyang Singapura

Ahad, 22 May 2022 12:45

Selamatkan Generasi dari Virus Kaum Pelangi

Selamatkan Generasi dari Virus Kaum Pelangi

Ahad, 22 May 2022 10:32

Europol: SoundCloud Hapus Ribuan Nasyid, Khotbah Dan Propaganda Jihadis

Europol: SoundCloud Hapus Ribuan Nasyid, Khotbah Dan Propaganda Jihadis

Sabtu, 21 May 2022 20:29

Bentengi Diri dari Fenomena Jatah Mantan

Bentengi Diri dari Fenomena Jatah Mantan

Sabtu, 21 May 2022 17:14

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Jum'at, 20 May 2022 17:09

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Jum'at, 20 May 2022 16:30


MUI

Must Read!
X

Jum'at, 20/05/2022 08:57

Partai Gelora Kecam Pencekalan UAS