Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.311 views

Blackpink, Generasi Terjebak Kemaksiatan

Oleh: Ummu Adibah (Pemerhati Remaja)

Fans berat Blackpink sontak melakukan serangan balik setelah seorang dosen Jurnalistik Universitas Padjajaran bandung, Maimon Herawati membuat sebuah petisi yang berjudul “Hentikan Iklan Blackpink Shopee”. Petisi yang dibuat Maimon ini bukan tanpa alasan.

Sebagaimana diketahui, Blackpink adalah nama sebuah girlband dari Korea Selatan yang personilnya terdiri dari empat personil remaja putri. Bukan semata- mata karena girlband itu berasal dari Korea yang membuat Maimon membuat petisi itu, tetapi lebih karena keempat remaja putri itu berpenampilan seksi dan seronok di dalam iklannya. Apalagi iklan tersebut ditayangkan secara massif di semua channel TV.

Sepanjang waktu, bahkan di sela-sela tayangan kartun yang digandrungi anak-anak, sehingga cukup dimaklumi jika dalam benak Maimon ada semacam kekhawatiran Blackpink ini lambat laun akan menjadi ikon bagi para remaja bahkan memuja-muja, mengidolakan, bahkan menirunya. Sebuah pemikiran yang wajar, sekaligus bentuk kecemasan orang tua yang perduli terhadap masa depan generasi bangsa. Apa jadinya generasi kita kalau tingkah polanya sudah diwarnai dengan budaya liberal bahkan permisif seperti itu.

Sayangnya, maksud baik Ibu Maimon ini tak serta merta menuai dukungan semua orang. Meskipun banyak yang mendukungnya, tetapi tidak sedikit juga yang mengecamnya, bahkan sampai mencaci maki, baik secara langsung maupun melalui medsos. Maimon benar-benar dibully habis-habisan oleh fans berat Blackpink yang tak  rela girlband kesayangannya diusik.

Rata-rata dari mereka adalah anak-anak muda yang seharusnya memiliki rasa hormat dan sopan santun kepada orang yang lebih tua, tetapi entah mengapa secuil pun rasa hormat itu tak ada lagi dalam hati mereka. Saat mereka membela idola mereka, sungguh yang nampak adalah wajah-wajah sangar yang menyeramkan. Bahkan, mereka tanpa punya belas kasih membuat petisi tandingan yang berjudul “Usir Maimon dari Indonesia”.

Persis bunyi suara seorang tokoh yang juga senang main “usir-usiran”. Tetapi Maimon tak perduli dengan respon para fans Blackpink tersebut. Dia bahkan terus melanjutkan aksinya dengan membawa hasil petisi yang berisi lebih dari 80 000 tanda tangan tersebut kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Hasilnya, KPI akhirnya  melakukan teguran keras kepada beberapa stasiun TV yang menayangkan iklan yang dibawakan girlband tersebut.

Kita patut mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Maimon Herawati. Meskipun apa yang dilakukannya hanya sekedar membuat petisi. Tapi setidaknya masih ada sosok ibu yang berani menyuarakan keperduliannya kepada nasib generasi muda bangsa ini. Masih ada wanita yang tak rela generasi muda bangsa ini rusak moral dan akhlaknya karena teracuni budaya liberalisme.

Memang tak bisa dipungkiri, kita hidup di negeri yang menerapkan sistem kapitalisme sekuler. Segala sesuatunya dipandang dari asas manfaat dan menguntungkan. Jauh dari nilai-nilai syariat Islam. Pun persoalan Blackpink ini juga sarat dengan nilai kapitalis sekuler. Para pebisnis bersaing demi meraup keuntungan berlipat-lipat tentu dengan menghalalkan segala cara. 

Tak perduli apakah dengan caranya itu akan ada pihak-pihak yang menjadi korban. Tak perduli apakah caranya itu halal ataukah haram. Shopee pun sama. Dengan menggandeng Blackpink sebagai Brand Ambassadornya mereka berharap iklannya akan banyak diminati konsumen. Tak perduli apakah iklannya itu akan berdampak negatif atau tidak kepada penontonnya. Yang penting mereka mendapat keuntungan sebanyak- banyaknya.

Kalau tidak ada petisi Maimon Herawati, mungkin KPI juga tidak terlalu perduli. Buktinya, sebenarnya kalau diamati tidak hanya iklan Blakpink saja yang tidak pantas untuk disajikan sebagai sebuah tontonan. Banyak iklan yang lain, banyak acara lain yang juga tidak layak untuk ditayangkan karena cenderung menyajikan konten-konten yang merusak moral dan akhlak penontonnya. Entah itu anak-anak, remaja atau orang dewasa. Inilah perlunya ada kontrol dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara agar kehidupan berjalan sebagaimana mestinya sesuai tuntunan Allah.

Satu hal lagi, penerapan sistem kapitalis sekuler harus segera diakhiri. Sistem itu hanya akan menciptakan permasalahan di tengah-tengah masyarakat. Asas kebebasan yang dipuja-puja justru faktanya hanya menjadi penyebab kehancuran moral generasi. Tak ada sedikit pun kebaikan di sana. Hanya dengan kembali kepada sistem Islamlah kehormatan manusia akan selalu terjaga, karena aturannya murni berasal dari Sang Pencipta kehidupan.

Sistem Islam benar-benar akan menjaga generasi muda dari kemerosotan moral dan akhlak. Jelasnya, dalam konteks sekarang ini, semua konten baik yang ada di dunia nyata ataupun di dunia maya akan diawasi dan diatur sedemikian rupa supaya tidak menyimpang dari ketentuan syariat Islam. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Mengaku Taqwa Jangan Pelit Meminta dan Memberi Maaf

Mengaku Taqwa Jangan Pelit Meminta dan Memberi Maaf

Senin, 23 May 2022 15:00

Orang Bersenjata Tembak Mati Seorang Kolonel Pasukan Elit Iran Di Teheran

Orang Bersenjata Tembak Mati Seorang Kolonel Pasukan Elit Iran Di Teheran

Senin, 23 May 2022 14:45

PKS Protes Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris di Jakarta

PKS Protes Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris di Jakarta

Senin, 23 May 2022 05:08

Di Silaturahim MUI, Kiai Zulfa Ingatkan Bahaya Youtuber yang Berfatwa Secara Asal

Di Silaturahim MUI, Kiai Zulfa Ingatkan Bahaya Youtuber yang Berfatwa Secara Asal

Ahad, 22 May 2022 23:37

Di Markas Besar PBB, Utusan Pemuda Persis Ghazi Bahas Peran Fikih Islam untuk Pelestarian Lingkunga

Di Markas Besar PBB, Utusan Pemuda Persis Ghazi Bahas Peran Fikih Islam untuk Pelestarian Lingkunga

Ahad, 22 May 2022 23:15

Militer Yordania: Empat Orang Tewas Dalam Upaya Penyeludupan Narkoba Dari Suriah

Militer Yordania: Empat Orang Tewas Dalam Upaya Penyeludupan Narkoba Dari Suriah

Ahad, 22 May 2022 21:10

Seorang Pria Ditangkap Di Maroko Karena Mengaku Sebagai 'Imam Mahdi'

Seorang Pria Ditangkap Di Maroko Karena Mengaku Sebagai 'Imam Mahdi'

Ahad, 22 May 2022 20:46

Israel Bocorkan Jutaan Data Biometrik Ke 'Badan Misterius'

Israel Bocorkan Jutaan Data Biometrik Ke 'Badan Misterius'

Ahad, 22 May 2022 20:17

Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait LGBT

Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait LGBT

Ahad, 22 May 2022 15:05

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita

Ahad, 22 May 2022 15:00

Ketua MUI: Sholat Jamaah Buka Masker Asalkan Kondisi Sehat

Ketua MUI: Sholat Jamaah Buka Masker Asalkan Kondisi Sehat

Ahad, 22 May 2022 14:43

Perdana di Jawa Barat, PW PERSIS Jabar Gelar Olimpiade Sains dan Baca Kitab

Perdana di Jawa Barat, PW PERSIS Jabar Gelar Olimpiade Sains dan Baca Kitab

Ahad, 22 May 2022 13:35

Selenggarakan Musker I, PERSISTRI Jabar Fokus Konsolidasi Interna

Selenggarakan Musker I, PERSISTRI Jabar Fokus Konsolidasi Interna

Ahad, 22 May 2022 13:20

Singapura Dipersoalkan pada Penolakan terhadap UAS

Singapura Dipersoalkan pada Penolakan terhadap UAS

Ahad, 22 May 2022 13:00

Esok Menggema Teriakan: Ganyang Singapura

Esok Menggema Teriakan: Ganyang Singapura

Ahad, 22 May 2022 12:45

Selamatkan Generasi dari Virus Kaum Pelangi

Selamatkan Generasi dari Virus Kaum Pelangi

Ahad, 22 May 2022 10:32

Europol: SoundCloud Hapus Ribuan Nasyid, Khotbah Dan Propaganda Jihadis

Europol: SoundCloud Hapus Ribuan Nasyid, Khotbah Dan Propaganda Jihadis

Sabtu, 21 May 2022 20:29

Bentengi Diri dari Fenomena Jatah Mantan

Bentengi Diri dari Fenomena Jatah Mantan

Sabtu, 21 May 2022 17:14

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Jum'at, 20 May 2022 17:09

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Jum'at, 20 May 2022 16:30


MUI

Must Read!
X