Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.562 views

Mengapa Vaksin Covid-19 Masih Belum Ditemukan?

                                           

                                          Oleh: Lia Asani

Menurut Dirut Perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Farmasi PT. Bio Farma yang merupakan produsen vaksin terbesar di Asia Tenggara, Honesti Basyir, produksi Vaksin Covid-19 butuh waktu 2-3 tahun. (Dilansir dari cnbcindonesia.com)

Itu baru waktu produksi, atau pembuatan produk yang sudah melalu riset penelitian, sedang untuk riset penelitiannya, jika dimulai dari 0 (nol) covid-19, butuh waktu 10-15 tahun. Bahkan ada vaksin yang sampai melalui penelitian jauh lebih lama dari itu. Sejauh ini, vaksin tercepat yang pernah dibuat adalah vaksin gondong yang hanya membutuhkan waktu pembuatan 4 tahun. Untungnya kita pernah menemui virus dengan jenis yang sama sebelumnya, sehingga mungkin bisa mengembangkan praklinis vaksin yang sudah ada, jadi tidak perlu memulai riset penelitian dari nol.

Menurut Jason Schwartz, profesor di Yale University School of Public Health. Secara genetis, virus SARS 2002 dengan covid-19 80% hampir sama. Sekalipun virusnya tidak sama, namun mereka dari jenis yang sama. Dengan itu, para ilmuwan mungkin sudah mendapat pengalaman perilaku praklinis dari vaksin SARS yang mungkin akan sama dengan pembuatan vaksin covid-19.

Mengapa membutuhkan waktu yang sangat lama untuk membuat vaksin?

Sekadar info, pembuatan vaksin harus melalui banyak tahapan, dari mulai riset akademik, tahap pre-clinical (praklinis), 3 fase uji coba pada hewan. Biasanya pada tahap ini banyak kandidat vaksin yang menemui kegagalan dikarenakan tidak memenuhi respon imun yang diinginkan. Setelahnya, baru tahap uji coba pada manusia, itupun harus melalui tahapan uji coba lagi, hingga 1, 2, 3 tahapan dengan memperhatikan safety (keamanan) di setiap tahapannya. Hingga seleksi kandidat vaksin harus memenuhi beberapa kriteria;

1. Apakah kandidat vaksin dapat mencegah munculnya penyakit?

2. Apakah kandidat vaksin dapat mencegah infeksi patogen?

3. Apakah kandidat vaksin  mengarah pada produksi dan antibodi atau respon imun lain yang terkait dengan patogen?

Semua pertanyaan itu jelas harus bisa dijawab oleh semua kandidat vaksin. Tahukah kalian, hanya kurang dari 10% dari 100% obat yang memasuki uji klinis disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA). Artinya dari 100 kandidat vaksin yang menjanjikan, hanya 10 vaksin saja yang berhasil atau disetujui, 90 kandidat lainnya gagal dan dibuang.

Itu semua butuh proses panjang nan melelahkan dimana ilmuwan-ilmuwan ahli berjibaku di dalamnya. Mereka bekerja keras, jatuh bangun dan menelan banyak biaya, waktu, juga tenaga. Barulah proses tersebut menemui tahap akhir, yakni tahap produksi, yang sekali produksi tentu menyesuaikan kebutuhan manusia di dunia, hingga harus memproduksi jutaan, bahkan milyaran dosis per tahunnya.

Kemudian datang orang-orang yang percaya teori konspirasi, mencari celah menyalahkan perusahaan farmasi dan biotek dan mengatakan mereka mencari uang  dengan mendatangkan virus dan sebagainya.

Lebih parahnya lagi, mereka semakin tidak masuk akal dalam mengkampanyekan teori-teori konspirasi dengan menuduh covid-19 adalah virus yang dibuat demi mencari kepingan uang dengan menjual Vaksin, padahal Vaksinnya sendiri belum ditemukan.

Ada lagi kasus dimana vaksin akan siap diproduksi, tapi wabah sudah bisa dikendalikan. Dunia sudah tidak memerlukannya lagi seperti kasus SARS pada 2002 silam, sehingga pengembangan vaksin untuk virus SARS dihentikan.

Bisa bayangkan ilmuwan-ilmuwan ahli sedang berusaha sekuat tenaga membuat vaksin di luar sana demi agar virus ini dapat diatasi dan tidak bermutasi lebih ganas lagi, sedang kebijakan pemerintah semakin mengarah pada Herd Immunity yang mengharuskan para ahli segera menemukan vaksin untuk ini, kalian justru memutilasi semuanya dengan teori konspirasi?l

Tahukah kalian walau semua lembaga farmasi atau biotek saat ini saling berlomba-lomba menemukan vaksin untuk covid-19, masih ada kemungkinan bahwa vaksinnya mungkin tidak pernah bisa ditemukan selamanya? Semua tergantung keberhasilan dari penelitian mereka.

Seperti yang dikatakan wakil kepala medis dari Inggris Jonathan Van-tam terkait vaksin covid-19, bahwa vaksin mungkin tidak akan ditemukan. Karena memang sulit menemukan vaksin ideal yang bisa melindungi dari infeksi, mencegah penyebarannya dan melakukannya dengan aman.

Dalam kasus ini, sangat wajar jika para ilmuwan berbicara hati-hati dalam pembuatan vaksin, karena 30 tahun para ilmuwan mengisolasi HIV, virus yang menyebabkan AIDS, mereka masih belum memiliki vaksinnya.

Tibalah pada kesimpulan: bagi kalian yang percaya teori konspirasi, apakah kalian percaya dengan orang-orang yang memang ahli di bidangnya? Ilmuwan-ilmuwan yang memang terbiasa meriset dan meneliti suatu hal, yang mereka berjibaku mengabdikan jiwa raganya dengan uji coba di dalam laboratorium, mengorbankan banyak waktu dan dana mereka dengan ilmu yang mereka pelajari puluhan tahun?

Atau kalian lebih percaya dengan orang-orang yang mengacu pada teori halusinasi, opini dan kemungkinan-kemungkinan yang tidak berdasar?

Semuanya saya serahkan pada diri kalian masing-masing. Hanya saja, saya ingin memberikan 1 nasihat.

"Jika urusan diserahkan bukan kepada ahlinya, maka tunggulah kehancurannya." Hadits Bukhari Nomor 6015. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Science lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 09:57

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Selasa, 22 Sep 2020 08:50

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Selasa, 22 Sep 2020 07:47

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Selasa, 22 Sep 2020 06:57

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Selasa, 22 Sep 2020 06:35

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 21:20

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Senin, 21 Sep 2020 18:45

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Senin, 21 Sep 2020 17:45

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Senin, 21 Sep 2020 16:37

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 14:45

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Senin, 21 Sep 2020 12:50

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Senin, 21 Sep 2020 11:59

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Ahad, 20 Sep 2020 22:22

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Ahad, 20 Sep 2020 21:53

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Ahad, 20 Sep 2020 21:25

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Ahad, 20 Sep 2020 21:20

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Ahad, 20 Sep 2020 21:05

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Ahad, 20 Sep 2020 18:30

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Ahad, 20 Sep 2020 17:45

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Ahad, 20 Sep 2020 06:52


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X