Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.253 views

Tren Frozen Food di Saat Pandemi Covid-19, Bagaimana Aspek Kehalalan dan Keamanannya?

 

Oleh:

Agam Gumawang, STP

Auditor Halal LPPOM MUI DKI Jakarta dan Kordinator Auditor tahun 2016

Lulusan Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian UGM

 

AKIBAT pandemi Covid-19 melanda Indonesia, beberapa bisnis kuliner pun terpaksa harus menutup restorannya dan mengalami penurunan profit. Seiring berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa kota, masyarakat dihimbau untuk tetap di rumah dan memesan makanan secara take away.

Kondisi tersebut memunculkan peluang bisnis kuliner baru, yakni bisnis makanan beku (frozen food). Dikarenakan kemudahan dan kepraktisan penyajiannya, frozen food kini menjadi primadona tren makanan disaat masyarakat harus meminimalkan aktivitas di luar rumah dan menjadi solusi bagi mereka yang sibuk dengan urusan working from home (WFH).

Frozen food adalah pangan yang sudah diolah setengah matang yang kemudian dibekukan dan bersifat ready-to-cook. Proses pembekuan pangan ini dapat memperpanjang umur simpan (shelf life) produk disebabkan adanya proses penghambatan pertumbuhan mikroorganisme, aktivitas enzim, dan reaksi kimia-biokimia bahan pangan. Beberapa contoh frozen food yang sudah populer, antara lain : chicken nugget, bakso, sosis, kaki naga, pempek, siomay, dan lain – lain. Di balik kemudahan penyajian frozen food, konsumen perlu mengetahui aspek kehalalan dan keamanan frozen food yang akan dikonsumsi.

Terkait bahan baku frozen food yang menggunakan daging sapi/ayam, titik kritis kehalalannya adalah proses penyembelihan hewan tersebut. Proses penyembelihan harus dilakukan secara syar’i. Tempat pemotongan hewan yang memiliki sertifikat halal yang sah dari MUI dapat dijamin telah menerapkan proses penyembelihan secara syar’i. Untuk sumber daging yang berasal dari impor, sertifikat halalnya harus berasal dari lembaga sertifikasi halal yang diakui oleh MUI.

Produk frozen food kekinian cenderung menggunakan Monosodium Glutamat/Mononatrium Glutamat (MSG) sebagai penguat rasa. Proses pengolahan MSG di pabrik menentukan status kehalalan produk MSG yang dihasilkan. Media pertumbuhan bakteri penghasil asam glutamat harus menggunakan bahan yang halal dan tidak mengandung babi serta turunannya. Selain itu, fasilitas produksi untuk mengolah frozen food tidak pernah digunakan untuk mengolah produk babi dan turunannya supaya menghindari kontaminasi silang dengan bahan yang halal. Informasi mengenai produk frozen food yang telah tersertifikasi halal, konsumen dapat mengaksesnya di halalmui.org, lalu memilih kolom “Cek Product Halal”.

Mengenai keamanan produk frozen food, konsumen harus teliti membaca keterangan kemasan pada frozen food yang akan dibeli, seperti informasi kadaluwarsa, saran penyimpanan, dan saran penyajian. Bakteri pathogen pada pangan dapat tumbuh dengan baik pada suhu 5-60ºC, biasa disebut temperature danger zone. Oleh karena itu, proses penanganan, penyimpanan, dan pengolahan frozen food harus diluar temperature danger zone untuk menjamin keamanannya.

Proses pencairan frozen food (thawing) harus dilakukan secara tepat untuk menghindari fluktuasi suhu yang mendukung pertumbuhan mikrroorganisme yang merugikan. Proses thawing yang tepat dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu memindahkan produk ke bagian bawah freezer kulkas, defrost menggunakan microwave, atau mengalirkan produk frozen food yang dikemas dengan air mengalir. Tips selanjutnya adalah frozen food yang sudah dithawing harus segera dimasak. Terakhir, produk yang yang sudah dimasak tidak boleh di diamkan di suhu ruang lebih dari 2 jam.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Science lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Selasa, 22 Sep 2020 22:15

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Selasa, 22 Sep 2020 22:13

Dilema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Dilema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 21:21

Studi: Memiliki Flu Melipat Gandakan Risiko Kematian Akibat Virus Corona

Studi: Memiliki Flu Melipat Gandakan Risiko Kematian Akibat Virus Corona

Selasa, 22 Sep 2020 21:15

Pasukan Keamanan Palestina Tangkap Pendukung Mantan Pejabat Fatah Mohammed Dahlan

Pasukan Keamanan Palestina Tangkap Pendukung Mantan Pejabat Fatah Mohammed Dahlan

Selasa, 22 Sep 2020 21:00

Biadab! Cina Paksa Muslim Uighur Latihan Minum Minuman Keras

Biadab! Cina Paksa Muslim Uighur Latihan Minum Minuman Keras

Selasa, 22 Sep 2020 20:18

Pemimpin yang Dibenci Rakyat

Pemimpin yang Dibenci Rakyat

Selasa, 22 Sep 2020 18:19

Pasangan Didin Hafidhuddin dan Adian Husaini Pimpin Dewan Dakwah

Pasangan Didin Hafidhuddin dan Adian Husaini Pimpin Dewan Dakwah

Selasa, 22 Sep 2020 18:07

Ikhwanul Muslimin Akan Ambil Bagian Dalam Pemilu di Yordania

Ikhwanul Muslimin Akan Ambil Bagian Dalam Pemilu di Yordania

Selasa, 22 Sep 2020 17:45

Gara-Gara ''New Normal'', Indonesia Gak Kunjung Normal

Gara-Gara ''New Normal'', Indonesia Gak Kunjung Normal

Selasa, 22 Sep 2020 16:18

Wah, Ada Ngabaliniyah

Wah, Ada Ngabaliniyah

Selasa, 22 Sep 2020 14:00

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 09:57

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Selasa, 22 Sep 2020 08:50

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Selasa, 22 Sep 2020 07:47

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Selasa, 22 Sep 2020 06:57

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Selasa, 22 Sep 2020 06:35

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 21:20

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Senin, 21 Sep 2020 18:45

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Senin, 21 Sep 2020 17:45

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Senin, 21 Sep 2020 16:37


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X