Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.374 views

Jika Mereduksi Islam, Forum Doktor Muslimin Peduli Bangsa Tolak Konsep Moderasi Agama

FOCUS GROUP DISCUSSION ONLINE #3

Pernyataan Sikap Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa

“QUO VADIS MODERASI AJARAN ISLAM, AGENDA SIAPA?”

Memahami muncul dan berkembangnya ide atau wacana moderasi ajaran Islam menjadi sesuatu hal yang menarik untuk diikuti. Suatu ide atau teori tidaklah muncul begitu saja tanpa sejumlah asumsi dan preposisi. Begitu pula gagasan pemikiran, tidak dapat lepas dari konteks peradaban yang melahirkannya. Tanpa menafikan hal-hal yang bersifat universal dalam setiap pemikiran, tidak pula dapat dipungkiri bahwa terdapat juga perbedaan-perbedaan yang mendasar, radix, ideologis yang menjadi landasan dan melatarbelakangi gagasan tersebut.

Oleh sebab itu, perlu untuk melakukan dialog intelektual dengan para penggagas jargon-jargon tentang pembebasan teks/nash, dekonstruksi tafsir al-Quran lalu menggantikannya dengan metode hermeutika yang digunakan dalam tradisi Bible, yang kemudian melahirkan sejumlah terminologi yang tidak dikenal sebelumnya dalam khazanah keilmuan salafush shalih, termasuk moderasi beragama.

Dunia Barat, termasuk kaum intelektualnya sangat faham bahwa eksistensi agama mereka tergugat dengan adanya Islam. Oleh sebab itu, para intelektual Barat yang mengkaji teologi dan filsafat Islam, sejak D.B. MacDonald, Alfred Gullimaune, Montgomery Watt sampai Harry Wolfson, Shlomo Pines, dan lainnya, memiliki framework yang sama. Dan jelas bahwa para intelektual Barat (orientalis) tidak mau mengakui bahwa pandangan hidup Islam adalah unsur utama berkembangnya peradaban Islam dan budayanya.

Untuk mempertahankan dan mengembangkan peradaban Islam tentu bukan berarti menolak mentah- mentah segala sesuatu yang berasal dari Barat. Sebaliknya, bersikap adil terhadap peradaban Barat juga tidak dimaknai untuk permisif terhadap masuknya berbagai unsur budaya dan peradaban asing. Dalam konteks ini, ada proses raddun 'penolakan' dan istbat 'menetapkan' sesuai dengan prinsip Islam

Dalam konteks tersebut, pengarusutamaan sikap moderasi dalam beragama jika arahnya adalah untuk mereduksi beberapa bagian ajaran Islam yang dapat mengarah pada pendangkalan aqidah umat atau dalam kerangka untuk deradikalisasi ajaran Islam dalam bingkai war on Islam yang terus dilancarkan oleh Barat kepada Islam, maka hal itu tentu wajib ditolak, termasuk oleh kalangan intelektual sebagai pihak yang paling otoritatif untuk memberikan pejelasan nilai-nilai Islam yang syamilan wa kamilan, sesuai dengan kehendak Allah SWT.

Maka melalui proses pengkajian yang mendalam dan sekaligus wujud kepedulian terhadap bangsa, Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa bersama ini menyatakan beberapa hal berikut ini:

  1. Menolak dengan tegas proses pengarusutamaan ide moderasi beragama, apabila dimaksudkan untuk mereduksi ajaran Islam yang mulia ini dan atau dengan maksud untuk melakukan deradikalisasi atas ajaran Islam, sebagaimana yang selama ini gencar dikampanyekan oleh Barat ke dunia Islam.

  2. Seluruh ajaran Islam itu adalah kebaikan karena berasal dari Dzat Yang Maha Baik, yaitu Allah SWT, dan ajaran Islam adalah jalan hidup (way of life) dan sekaligus solusi (problem solving) bagi seluruh permasalahan umat manusia, baik muslim maupun non muslim, sebagaimana penegasan Allah SWT bahwa Islam adalah sebagai rahmatan lil alamiin.

  1. Ummatan wasathan adalah al-Khiyar wa al-ajwad, umat pilihan yang berlaku adil dan yang terbaik merupakan prototipe umat yang memiliki dan memegang teguh: prinsip tidak melampaui batas, baik dalam bersikap, bertutur kata, berbuat, termasuk beribadah. Prinsip tidak melakukan hal-hal yang sia-sia belaka, baik perkataan maupun perbuatan. Prinsip selalu berada dalam jalan yang lurus (Al-Shirath al-Mustaqim) dengan senantiasa menaati syariatnya, mengikuti Al-Qur’an dan As-Sunnah.

  2. Merekomendasikan agar intelektual Muslim berhati-hati dalam menggunakan berbagai terminologi baru yang tidak ditemukan penjelasannya dalam kitab-kitab turats para ulama salafush shalih, baik dalam kitab-kitab mu’jam, fikih, atau lainnya, seperti Islam moderat, moderasi Islam (wasathiyah Islam), radikalisme, ekstremisme, fundamentalisme, terorisme, dan sejenisnya, tetapi disisi lainnya menolak konsep ajaran Islam seperti jihad fi sabilillah, kafir, Khilafah dan sejenisnya. Karena semua itu sesungguhnya merupakan rancangan Barat, sebagai bagian dari ghazwul-fikr dan ghazwuts-tsaqafi.

  3. Menyerukan kepada sesama intelektual muslim untuk melakukan penyadaran atas hal-hal fundamental dari ajaran Islam yang telah disalahpahami umat, sekaligus mengadvokasi pentingnya untuk kembali pada ajaran Islam yang kaffah dan berdimensi Rahmatan lil Alamiin.

  4. Menyeru kepada seluruh intelektual Muslim untuk menolak dan meminta dihentikannya seluruh program deradikalisasi, reduksi, diskriminasi, dan kriminalisasi ajaran Islam yang merupakan bentuk dari Islamofobia dan war on radicalism yang sejatinya adalah war on Islam.

  5. Menyerukan kepada pemerintah agar kembali kepada aturan Allah dan Rasul-nya dan menghentikan persekusi terhadap para intelektual maupun ulama dan para aktivis Islam, yang mempunyai pemikiran kritis dan menyuarakan Islam yang sebenarnya.

  6. Menyerukan kepada sesama intelektual muslim merapatkan barisan untuk mengedukasi masyarakat untuk terikat kepada aturan Allah dan Rasul-Nya. Islam adalah Rahmatan lil’Aalamin yang akan membawa keberkahan, kedamaian, menyelamatkan umat manusia dan seluruh alam.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, keistiqomahan dan pertolongan kepada kita semua untuk terus berjuang di jalan Allah demi kelangsungan hidup Islam dan kesejahteraan umat manusia dan seluruh Alam.

26 Juli 2020
Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa

Dr. Ahmad Sastra, MM. Dr. Faqih Syarif, M.Si Ketua Sekjen

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Pers Rilis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Selasa, 20 Oct 2020 22:35

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Selasa, 20 Oct 2020 22:15

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Selasa, 20 Oct 2020 21:15

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

Selasa, 20 Oct 2020 20:45

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Selasa, 20 Oct 2020 19:41

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

Selasa, 20 Oct 2020 17:59

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Selasa, 20 Oct 2020 17:26

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Selasa, 20 Oct 2020 09:33

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Selasa, 20 Oct 2020 07:02

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Senin, 19 Oct 2020 21:43

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Senin, 19 Oct 2020 21:32

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Senin, 19 Oct 2020 21:18

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Senin, 19 Oct 2020 21:09

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Senin, 19 Oct 2020 20:05

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan karena Pandemi Corona

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan karena Pandemi Corona

Senin, 19 Oct 2020 16:45

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Senin, 19 Oct 2020 15:35

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

Senin, 19 Oct 2020 14:20

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Senin, 19 Oct 2020 14:15

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Senin, 19 Oct 2020 12:10

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Senin, 19 Oct 2020 10:36


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X