Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.772 views

Gerak Jabar Siap Mengawal Maklumat MUI Soal RUU HIP

PERS RILIS

Belum usai masalah mengenai penanggulangan pandemi covid-19 yang prosentasenya masih terus bertambah, DPR yang mestinya berwenang mengetuk palu kebijakan yang berprioritas pada keselamatan hidup rakyatnya, pejabat legistalif malah berkelakar merancang kebijakan ditengah pendemi yang sama sekali tidak pro terhadap nasib rakyatnya sendiri, diantara beberapa RUU yang masuk Prolegnas sebagian besar bermasalah, dimulai dari RUU Omnibuslaw yang merugikan nasib buruh dengan RUU CILAKAnya, RUU Minerba yang hanya menguntungkan para Investor dari kalangan pejabat maupun non pejabat dengan tidak mengindahkan tanah-tanah adat serta tentu saja berdampak pada rusaknya ruang hidup masyarakat.

Baru-baru ini orang-orang di senayan kembali berulah, diinisiasi Partai berlambang banteng itu, menyulut api kemarahan rakyat Indonesia dengan kreatifnya merancang Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila ( RUU HIP ).

Tentu saja RUU ini sontak mengundang reaksi masa terutama Umat Islam, yang apabila merujuk secara historis para ulama besar seperti KH. Wahid Hasyim dari NU, Ki Bagus Hadikusumo, Kyai Haji Mas Masnsur dari Muhammadiyah, KH Abdul Kahar Muzakkir dari Partai Sarekat Islam Indonesia, dan KH Agus Salim, turut andil besar dalam merancang landasan Ideologi bangsa yaitu Pancasila dan UUD 1945.

RUU HIP ini sangatlah bermasalah karena digadang-gadang akan merubah landasan negara dengan diperasnya Pancasila, menjadi Trisila yaitu Sosio Nasionalisme, Sosio Demokrasi, dan Ketuhanan yang berkebudayaan, lalu kemudian dikristalisasi lagi menjadi Ekasila yaitu Gotong royong, dan yang paling berbahaya adalah, RUU HIP ini tidak meletakan TAP MPRS XXV Tahun 1966 di RUU nya tentang pelarangan PKI di Indonesia, ini menjadi permasalahan serius terutama dikalangan umat Islam yang secara historis pernah menjadi korban kekejaman partai berlambang palu arit secara fisik, dan hingga saat ini pun kekejamannya terus bergulir hanya saja dengan berbagai macam metode yang berdampak terhadap rusaknya akidah Generasi bangsa.

Hal ini dirasa penting untuk kita persoalkan sebab jika RUU HIP ini tidak kita tolak maka Generasi Komunis Baru akan bercokol diberbagai komponen-komponen penting masyarakat,terutama dikalangan para Legislator perancang kebijakan di parlemen. Sebagaimana yang dilansir oleh jurnalislam.com (24/6/2020) Ketua Aliansi Nasional Anti Syiah KH. Athian Ali meminta RUU Haluan Ideologi Pancasila dibatalkan.

"Menghentikan pembahasan dan sekaligus memastikan RUU HIP ini tidak akan menjadi Undang-Undang, serta Mengusut konseptor yang menginisiasi RUU HIP ini agar rakyat mendapat jaminan bahwa pemerintah dibawah kepemimpinan Jokowi adalah anti Komunisme" pintanya.

Dalam kesempatan yang lain Ketua Harian Dewan Dakwah Jawa barat Ustad Roinul Balad menyatakan bahwa.

"Dewan dakwah sangat berkepentingan mengawal masalah bahaya kebangkitan komunisme ini. Karena para pendiri dewan da'wah adalah sebagai bagian dari kesejarahan (The Founding Fathers) Republik Indonesia, sebagai Penyelamat NKRI', yang tidak ada kompromi dengan PKI dan segala mantel-mantelnya yang berfaham Anti Tuhan Yang Maha Esa sebagai Dasar Negara Indonesia".

Beliau juga menghimbau, "Untuk membentuk Satgas anti komunisme secara terstruktur dari atas sampai dengan grass root. Karena bahaya virus komunisme lebih dahsyat ketimbang virus corona yang sudah menguras anggaran negara cukup signifikan!" tuturnya dalam rapat konsolidasi penolakan RUU HIP antar Ormas Islam se-Jawa Barat di Lantai 3 Masjid Al-Fajr Cijagra Buah Batu, Bandung, Jawa Barat (28/6/2020)

Maka dari pada itu segenap Warga Jawa Barat harus menyatakan sikap dan menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia terkhusus warga Jawa Barat untuk sama-sama menyatakan sikap
 

1. KAWAL MAKLUMAT MUI MENYOAL RUU HIP

2. MENOLAK KERAS RUU HIP & PENUHI TUNTUTAN WARGA JABAR UNTUK TIDAK HANYA MENUNDA BAHASAN RUU HIP TETAPI MEMBATALKAN SERTA MENCABUT RUU HIP INI DARI PROLEGNAS

3. MENGUSUT KONSEPTOR DIBALIK USUL RANCANG RUU HIP

“GERAK JABAR”
(Gerakan Rakyat Anti Komunis Jawa Barat)

#dukungmaklumatMUI #tolakruuhip #ganyangkomunis #selamatkanindonesia #tolakideologikomunis #GERAKJABAR

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Pers Rilis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
12 Pengungsi Tewas Dibunuh Di Kamp Timur Laut Suriah Tempat Anggota Keluarga IS Ditahan

12 Pengungsi Tewas Dibunuh Di Kamp Timur Laut Suriah Tempat Anggota Keluarga IS Ditahan

Jum'at, 22 Jan 2021 23:16

Tahanan Palestina di Penjara Israel Meninggal Setelah Menerima Vaksin Virus Corona

Tahanan Palestina di Penjara Israel Meninggal Setelah Menerima Vaksin Virus Corona

Jum'at, 22 Jan 2021 22:37

Pantaskah Menuduh Curah Hujan Menjadi Penyebab Bencana Banjir?

Pantaskah Menuduh Curah Hujan Menjadi Penyebab Bencana Banjir?

Jum'at, 22 Jan 2021 19:42

Suami Menyusu ke Istrinya, Ini Pandangan Syaikh Bin Bazz!

Suami Menyusu ke Istrinya, Ini Pandangan Syaikh Bin Bazz!

Jum'at, 22 Jan 2021 17:08

Anggota DPR Ingatkan Penanggungjawab Penanganan Covid-19 Ada Dipundak Presiden Jokowi

Anggota DPR Ingatkan Penanggungjawab Penanganan Covid-19 Ada Dipundak Presiden Jokowi

Jum'at, 22 Jan 2021 12:38

Banjir Kalsel Akibat Kerusakan Lingkungan, Netty: Pemerintah Jangan Lepas Tangan!

Banjir Kalsel Akibat Kerusakan Lingkungan, Netty: Pemerintah Jangan Lepas Tangan!

Jum'at, 22 Jan 2021 08:43

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Kamis, 21 Jan 2021 23:55

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Kamis, 21 Jan 2021 22:05

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Kamis, 21 Jan 2021 21:51

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Kamis, 21 Jan 2021 20:54

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Kamis, 21 Jan 2021 19:00

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Kamis, 21 Jan 2021 16:26

Perpres Berbahaya, Mau Dibawa ke mana Negara?

Perpres Berbahaya, Mau Dibawa ke mana Negara?

Kamis, 21 Jan 2021 16:20

Seorang Tentara AS Ditangkap Karena Diduga Membantu Rencana Serangan Islamic State

Seorang Tentara AS Ditangkap Karena Diduga Membantu Rencana Serangan Islamic State

Kamis, 21 Jan 2021 15:15

Apakah Shalat Jum’at Wajib Bagi Wanita?

Apakah Shalat Jum’at Wajib Bagi Wanita?

Kamis, 21 Jan 2021 14:03

Legislator Berharap Komjen Listyo Sigit Bawa Perubahan di Tubuh Polri

Legislator Berharap Komjen Listyo Sigit Bawa Perubahan di Tubuh Polri

Kamis, 21 Jan 2021 12:52

Jadi Presiden AS Ke-46, Joe Biden Janjikan 'Hari Baru' Untuk Amerika Serikat

Jadi Presiden AS Ke-46, Joe Biden Janjikan 'Hari Baru' Untuk Amerika Serikat

Kamis, 21 Jan 2021 12:42

Inilah Harapan Partai Gelora kepada Listyo Sigit sebagai Kapolri Baru

Inilah Harapan Partai Gelora kepada Listyo Sigit sebagai Kapolri Baru

Kamis, 21 Jan 2021 12:32

DKI Punya Sekda Baru, Fahira Idris: Bantu Gubernur Kuatkan Koordinasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi

DKI Punya Sekda Baru, Fahira Idris: Bantu Gubernur Kuatkan Koordinasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi

Kamis, 21 Jan 2021 12:14

Ketua MUI Bidang Fatwa Maudhuiyah Terima Doktor Honoris Causa dari UIN Semarang

Ketua MUI Bidang Fatwa Maudhuiyah Terima Doktor Honoris Causa dari UIN Semarang

Kamis, 21 Jan 2021 11:59


MUI

Must Read!
X